Di Mana Bisa Gadai Sertifikat Rumah Untuk Dapat Pinjaman Usaha?

Di Mana Bisa Gadai Sertifikat Rumah Untuk Dapat Pinjaman Usaha?

Pertanyaan di mana bisa gadai sertifikat rumah sering muncul, apalagi seputar pinjaman usaha. Tidak semua tempat dapat melayani pinjaman dengan konsep gadai. Jadi, Anda harus berusaha cari tempat layanan finansial yang cocok untuk kebutuhan ini. Untuk permudah proses cari ini, mari bahas beberapa rekomendasi tempat pinjam uang untuk kebutuhan usaha dengan sertifikat rumah!

Bank dengan Layanan Pinjaman Multiguna

Pelayanan pinjaman multiguna sudah banyak ditawarkan bank – bank besar. Menggunakan program ini, siapa saja dapat mengajukan request pinjaman dengan syarat jaminan aset tertentu. Asset ini dapat berupa banyak hal. Contoh saja dokumen seputar saham, surat tanah, sertifikat rumah dan STNK.

Proses pinjaman ini bisa dibilang susah – susah gampang. Susah karena birokrasi pinjaman di bank jauh lebih ketat. Sedangkan gampang karena dari aspek kepercayaan dan bunga jauh lebih baik daripada pinjam di tempat lain.

Pegadaian

Pegadaian adalah tempat di mana bisa gadai sertifikat rumah paling pertama di pikiran masyarakat. Tempat ini mengizinkan Anda mendapat pinjaman sesuai dengan nilai barang yang digadaikan. Jika nilai rumah Anda tinggi, pinjaman yang bisa Anda ajukan dapat tinggi pula.

Namun, tetap saja, pihak pegadaian akan menyesuaikan besaran cicilan dengan kemampuan bayar Anda. Hal ini dilakukan untuk memastikan pinjaman tidak gagal bayar dan Anda memiliki kesempatan menebus sertifikat yang dijadikan jaminan.

Lembaga Finansial Non-Bank

Tempat gadai sertifikat rumah demi pinjaman usaha bisa juga dilakukan di lembaga finansial non-bank. Contoh lembaga ini antara lain BFI Finance, Adira dan Astra. Lembaga seperti ini dapat membantu untuk pinjaman sampai ukuran puluhan sampai ratusan juta Rupiah. Jadi tidak aneh jika banyak orang merekomendasikan pinjam di lembaga seperti ini untuk usaha.

Namun, Anda harus pastikan pilih yang benar. Hanya pilih lembaga finansial yang terdaftar di OJK dan sudah terkenal baik. Jangan sampai asal pilih tempat pinjam dan akhirnya terjebak hutang ke lembaga yang tidak benar.

Koperasi

Organisasi koperasi adalah badan bisnis dengan dasar penyejahteraan anggota. Koperasi simpan pinjam sudah lama ada di Indonesia dan banyak dimanfaatkan untuk pinjaman usaha. Koperasi besar umumnya punya program khusus dana pinjaman keperluan usaha. Anda tentu dapat menikmati program pinjaman tersebut selama jadi anggota koperasi.

Umumnya, pinjaman besar di koperasi selalu menggunakan jaminan. Baik itu jaminan surat kendaraan, aset emas dan juga tanah. Sertifikat rumah juga dapat digunakan sebagai jaminan dengan saldo besar. Jadi, silahkan komunikasi dengan koperasi di lingkungan Anda. Siapa tahu, Anda bisa dapat pinjaman jauh lebih mudah.

Sekarang Anda sudah tahu di mana bisa gadai sertifikat rumah yang mudah untuk usaha. Mudah – mudahan informasi ini berguna dan dapat Anda manfaatkan. Pengajuan pinjaman usaha harus benar – benar Anda perhatikan, jadi usahakan menimbang tempat yang tepat untuk melakukannya. Semoga sukses mengajukan pinjaman usaha Anda!

4 Tips Lancar Gadai Sertifikat Rumah Di BPR

4 Tips Lancar Gadai Sertifikat Rumah Di BPR

Banyak orang sudah tahu bahwa BPR menyediakan layanan gadai sertifikat rumah. Walaupun sudah tahu layanannya, masih banyak orang gagal ajukan pinjaman dengan gadai sertifikat rumah di BPR. Untuk belajar hindari masalah penolakan ini, mari bahas 5 tips yang dapat membantu berikut ini!

1. Selalu Cari Informasi Terbaru Seputar Situasi Ekonomi, Bunga dan Pinjaman

Kondisi ekonomi, rate bunga dan situasi aturan pinjaman dapat berubah sewaktu – waktu. Hal ini akan pengaruhi kemampuan Anda ambil pinjaman di BPR. Jika tidak ingin proses terlalu lama dan langsung lancar, pastikan pinjam di situasi ekonomi normal. Pastikan cari informasi seputar situasi ekonomi dan dunia keuangan agar pinjaman Anda langsung cair dan dapat digunakan!

2. Pastikan Persiapan Syarat Sudah Beres Jauh Hari

Tips utama untuk lancar gadai sertifikat rumah di BPR adalah persiapan syarat. Pastikan semua persyaratan yang diminta pihak BPR sudah siap minimal 3 hari sebelum proses pengajuan. Hal ini penting agar saat diproses, urusan syarat tidak perlu ralat dan mundur panjang karena ada kesalahan persiapan dokumen.

Jika perlu, Anda harus buat bentuk dokumen syarat menjadi dua bentuk. Pertama adalah bentuk fisik dan yang kedua bentuk digital. Bentuk digital dipersiapkan semisal BPR meminta ada upload data syarat. Namun, umumnya datang ke kantor BPR dengan dokumen fisik sudah cukup, tapi tidak ada salahnya jaga – jaga bentuk digitalnya.3

3. Gunakan Bantuan Kalkulator Pinjaman Untuk Simulasi Cicilan

Sebelum melakukan pinjaman, pastikan besarannya masuk akal. Sesuaikan besaran dengan kemampuan Anda bayar. Untuk tahu berapa besar cicilan yang akan dibebani, gunakan kalkulator simulasi cicilan untuk hal ini.

BPR biasanya hanya akan mengabulkan pinjaman dengan besaran masuk akal. Pastikan pendapatan Anda stabil dengan besaran cicilan. Hanya dengan perbandingan yang baik, pinjaman Anda akan dikabulkan.

4. Pastikan Pinjaman Memiliki Tujuan yang Jelas

Hal terakhir yang penting adalah menunjukan kepentingan melakukan pinjaman. Pihak BPR hanya akan mengurus proses gadai ini jika tujuan jelas dan logis. Contoh saja melakukan pinjaman untuk kebutuhan beli rumah atau usaha pasti lebih lancar urusnya dibandingkan kepentingan beli NFT.

Walaupun BPR tergolong tempat gadai sertifikat rumah yang mudah, mereka tetap organisasi finansial yang perlu menimbang spending. Memang tidak masalah Anda beli NFT, tapi di mata BPR, hal ini bisa menjadi resiko tersendiri. Bayangkan jika NFT tersebut adalah skema penipuan? Tentu BPR harus usut infonya lebih dulu.

Jadi kemungkinan dapat pinjaman jika alasan kurang bagus atau tidak jelas, akan perlambat proses pengurusan. Pastikan keperluan Anda penting, logis dan mudah dipertanggungjawabkan demi kelancaran pengurusan.

Memanfaatkan tips di atas, Anda akan lebih lancar gadai sertifikat rumah di BPR. Namun jika masih gagal, masih banyak jalur ambil pinjaman menggunakan sertifikat rumah. Mulai dari program pinjaman bank, ke pegadaian, koperasi dan bahkan perusahaan finansial lain. Pastikan cermat memilih tempat pinjam yang paling cocok dengan kebutuhan Anda!

Apakah Bisa Gadai Sertifikat Rumah Di Koperasi?

Apakah Bisa Gadai Sertifikat Rumah Di Koperasi?

Gadai sertifikat rumah di koperasi memungkinkan Anda mendapatkan pinjaman dana. Hal ini sudah berlaku sejak dulu saat pemerintah mengizinkan koperasi simpan pinjam beroperasi. Namun, banyak orang sayangnya masih tidak tahu tentang hal ini. Karena itu, mari bahas lebih detail soal gadai koperasi ini pada artikel berikut!

Beda Gadai di Koperasi dengan di Pegadaian

Siapa sangka koperasi bisa jadi tempat gadai sertifikat rumah juga. Kebanyakan orang bayangkan koperasi hanya sebagai tempat pinjam dana bagi para anggota saja. Namun di era modern sekarang, koperasi banyak yang berkembang dan bahkan memiliki posisi sebagai organisasi finansial bagi beberapa golongan.

Contoh saja koperasi simpan pinjam organisasi perkumpulan petani. Koperasi ini membuka peluang petani melakukan pinjaman untuk keperluan pengelolaan usaha mereka lebih baik. Koperasi bahkan memberikan syarat lebih ringan dibandingkan tempat pinjaman seperti gadai atau bank.

Anda perlu ingat bahwa koperasi memiliki dasar kekeluargaan dan kesejahteraan bersama. Beda dengan badan finansial lain yang lebih profit oriented, koperasi berusaha membantu para anggotanya tapi dengan cara yang benar.

Jadi walaupun syarat pinjaman lebih mudah dan jangka waktu pembayaran lebih fleksibel, penekanan bayar hutang tetap ada. Bedanya, Anda tidak akan dikejar rentenir, tapi mendapatkan hukuman secara sosial dari anggota lain. Hukuman ini bisa berupa pandangan negatif sebagai penghutang tidak bayar atau bahkan di cap sebagai anggota yang memberatkan.

Aspek inilah yang membuat gadai sertifikat rumah di koperasi sangat berbeda dengan pegadaian ataupun badan finansial lainnya.

Persyaratan yang Harus Dipenuhi

Persyaratan untuk pinjaman di koperasi mirip dengan bank biasa. Jadi bisa dibilang, syarat yang diperlukan adalah:

  • Merupakan WNI dan berdomisili di Indonesia.
  • Berusia antara 21 sampai 55 tahun, diluar tersebut kemungkinan pinjaman dikabulkan lebih kecil.
  • Memiliki bukti pendapatan yang jelas serta dapat dipertanggung jawabkan. Untuk pegawai, bukti ini bisa berupa slip gaji, sedangkan untuk wirausahawan bisa menunjukan NPWP dan bukti pembukuan usaha terakhir.
  • Memiliki kemampuan bayar yang cukup. Jadi jika pendapatan dan gaji di bawah besaran kemampuan cicil, biasanya pinjaman koperasi tidak akan dipenuhi.
  • Harus menjadi anggota koperasi dengan durasi tertentu. Umumnya, lama durasi ditentukan oleh aturan koperasi masing – masing.
  • Memenuhi pembayaran simpanan pokok dan simpanan wajib secara rutin.
  • Tidak punya track record gagal bayar sebelumnya.
  • Tidak memiliki catatan kriminal.

Tergantung jenis pinjaman, syarat jaminan bisa berbeda. Contoh saja untuk koperasi yang membuka program pendanaan usaha kecil, syarat jaminan biasanya aset tidak bergerak. Jadi bisa dipastikan sertifikat tanah atau rumah Anda dijadikan jaminan.

Di sisi lain, pinjaman pribadi untuk kebutuhan belanja bulanan, modal mudik atau bahkan kebutuhan pendidikan anak, pinjaman dapat menggunakan jaminan lain. Contoh dengan jaminan motor, kendaraan atau bahkan aset emas.

Selamat Mengajukan Pinjaman!

Sekarang Anda sudah lebih tahu seputar proses gadai sertifikat rumah di koperasi. Mudah – mudahan dengan baca artikel ini, Anda dengan lebih mudah mengajukan pinjaman dan memilih yang terbaik. Banyak opsi pinjaman dapat menggunakan jaminan sertifikat rumah, namun pilihan di koperasi lebih mudah diurus dan dapat didiskusikan secara kekeluargaan prosesnya!

Cara, Tips Dan Tempat Gadai Sertifikat Rumah

Cara, Tips Dan Tempat Gadai Sertifikat Rumah

Cara mendapatkan uang dengan cepat salah satunya adalah dengan pinjaman kredit. Ada berbagai cara jika anda hendak memperoleh pinjaman kredit, biasanya dengan menggadaikan sesuatu yang berharga milik anda. Seperti gadai sertifikat rumah misalnya. Berbagai tempat gadai sertifikat rumah pun bisa anda pilih. Mulai dari koperasi, bank, pegadaian, dan lain sebagainya.

Banyak sekali kejadian dalam hidup ini yang tak terduga dan tak sesuai dengan rencana ideal kita sebagai manusia. Kebutuhan akan dapat uang dengan cepat dalam jumlah banyak seringkali terjadi. Anda bisa mendapatkan uang dalam jumlah cukup banyak dengan lebih mudah dengan cara menggadaikan sertifikat rumah anda. Hal tersebut karena pihak yang menerima gadai sertifikat rumah di koperasi misalnya, sangat mempertimbangkan jaminan berupa properti rumah dsb karena nilai investasinya yang terus meningkat.

Arti gadai sertifikat rumah

Saat anda menggadaikan sertifikat rumah milik anda, itu berarti anda menjadikan rumah tersebut sebagai jaminan untuk pihak yang memberikan anda pinjaman uang, paling umum memang bank. Dibanding bentuk jaminan lainnya, rumah memang terkenal lebih mudah cairnya untuk gadai sertifikat rumah di BPR.

Untuk dananya sendiri yang bisa anda dapatkan dari gadai sertifikat tanah adalah kjra-kira sebesar 80% hingga 90% dari total nilai sertifikat rumah tersebut. Cukup besar bukan? Lalu dimana bisa gadai sertifikat rumah?

Cara gadai sertifikat rumah

Biasanya banyak orang ke bank atau pegadaian yang memang khusus mengurusi hal tersebut sebagai tempat gadai sertifikat rumah. Berikut adalah cara dan syarat yang harus terpenuhi apabila anda ingin menggadaikan sertifikat rumah di dua lembaga tersebut.

1. Bank

Jika menggadaikan sertifikat di bank anda bisa mendapatkan dana hingga 90% dari nilai sertifikat rumah tersebut. Selain itu tenor atau jatuh tempo pembayarannya pun cukup panjang mulai dari 1 hingga 10 tahun untuk pinjaman bank BRI jaminan sertifikat rumah.

Berikut adalah beberapa syarat yang perlu anda penuhi:

  • Merupakan WNI
  • Minimal sudah berusia 21 tahun
  • Punya penghasilan tetap yang dibuktikan dengan tanda terima gaji bulanan jika anda pegawai kantoran (NPWP, slip gaji atau yang lainnya)
  • Agunan properti dalam kondisi pembangunan yang 100%
  • Menunjukkan KTP, Akta nikah jika anda, akta lahir, dan kartu keluarga untuk pinjaman bank BCA jaminan sertifikat rumah.
  • Sertifikat pecahan yang dalam kondisi sudah balik nama
  • Bukti yang menunjukkan DP
  • Formulir untuk KMG

2. Pegadaian

Jika anda hendak menggadaikan sertifikat rumah di pegadaian, ada ketentuan batasan dana yang tidak bisa lebih dari 50 juta yang bisa anda dapatkan. Tenor atau jatuh temponya pun cukup dekat yaitu 3 hingga 5 tahun dari finance jaminan sertifikat rumah.

Untuk pengajuan kredit multiguna di pegadaian dengan gadai sertifikat rumah, ada beberapa syarat yang harus terpenuhi diantaranya:

  • Telah berusia minimal 21 tahun
  • FC Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk
  • FC surat nikah jika anda sudah memiliki keluarga sendiri
  • Surat keterangan usaha jika anda seorang wirausaha
  • Sertifikat rumah yang asli
  • Sertifikat tanah yang asli
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  • Bukti atau kwitansi pembayaran PBB yang paling terakhir

Selanjutnya jika anda sudah memenuhi semua persyaratan tersebut, selanjutnya anda bisa segera mengajukan kredit pinjaman dana multiguna dengan cara berikut:

  • Datangi kantor pegadaian yang terdekat dari lokasi anda dan membawa syarat atau dokumen yang sudah disiapkan tadi
  • Isi formulir pinjaman
  • Selanjutnya dari pihak pegadaian akan menentukan nilai jual sertifikat rumah anda
  • Apabila pihak pegadaian menyetujui permintaan pinjaman dana anda, maka dana bisa cair mulai dari 1 hingga 5 hari setelah anda mengajukannya
  • Untuk penyerahan dana kredit tersebut bisa anda lakukan dengan cara mengambil secara tunai di pegadaian atau bisa juga dikirim melalui nomor rekening bank milik anda

Resiko yang perlu anda ketahui sebelum menggadaikan sertifikat rumah

Tampaknya sangat mudah sekali dapat dana pinjaman bank BNI jaminan sertifikat rumah, namun anda jangan senang terlebih dahulu karena ada beberapa resiko yang harus anda ketahui. Berikut adalah beberapa diantaranya:

  • Sertifikat rumah anda pastinya akan ditahan oleh pihak pemberi pinjaman kredit hingga masa kredit anda sudah berakhir
  • Jika masa kredit atau jatuh tempo sudah datang namun anda belum bisa melunasi pinjaman kredit tersebut, maka kemungkinan besar rumah anda bisa disita oleh pihak pemberi pinjaman
  • Suku bunga yang harus anda bayarkan untuk pinjaman tersebut cukup besar, bisa sampai di atas 10% dari dana kredit pinjaman mandiri agunan sertifikat rumah.

Tips gadai sertifikat rumah supaya lebih aman

Apabila anda memang sedang butuh uang banyak dalam waktu singkat dan memutuskan untuk menggadaikan sertifikat rumah anda, maka setidaknya ikuti beberapa tips berikut ini supaya sertifikat anda aman dan anda tetap bisa mendapatkan uang pinjaman tersebut.

1. Nama anda ada di daftar pemilik sertifikat rumah

Seringkali orang lupa saat membeli rumah dari pihak penjual untuk membalik nama atas sertifikat tersebut. Pastikan anda sudah melakukannya dan sertifikat tersebut atas nama anda. Hal itu untuk makin memudahkan anda dalam proses mencairkan dana pinjaman. Pihak pemberi pinjaman seringkali menolak jika nama anda belum terdaftar di sertifikat.

2. Pilihlah lembaga pinjaman yang sudah terdaftar resmi di OJK

Hal-hal seperti gadai sertifikat rumah sangat menggiurkan bagi para oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu untuk meningkatkan keamanan anda dalam kredit dengan agunan sertifikat rumah sebaiknya pilihlah lembaga pinjaman yang sudah terdaftar di OJK.

3. Lengkapi syarat-syaratnya

Pastikan anda memenuhi semua dokumen yang disyaratkan oleh pihak bank atau pegadaian. Jika semua dokumen syarat sudah siap, jadikan satu dalam keadaan rapi supaya proses pinjaman kredit multiguna.

Hal tersebut akan semakin memudahkan pihak bank atau pegadaian dalam memproses ajuan anda sehingga dana yang anda cari pun bisa cair semakin cepat pinjaman gadai sertifikat rumah.

4. Status 5C

Jika anda hendak emngajukan pinjaman ke bank atau pemberi pinjaman lainnya, biasanya pihak tersebut akan memeriksa latar belakang anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menyetujui permintaan anda.

Pemeriksaan tersebut untuk melihat seberapa mampu anda untuk mengembalikan pinjaman yang akan mereka berikan. Nah dalam pemeriksaan tersebut seringkali digunakan analisa 5C. Analisa 5C adalah singkatan dari Capacity, Character, Condition, Capital, dan Collateral.

Pihak pemberi pinjaman tentunya tidak ingin memberikan dana yang mereka miliki ke sembarang orang karena tidak semua orang memiliki kapasitas dan tanggung jawab yang cukup. Misalnya saja tidak mungkin bank memberikan pinjaman pada orang yang masih terlilit hutang besar di tempat lain. Atau misalnya anda belum memiliki penghasilan tetap, bank sebagai tempat gadai sertifikat rumah tentunya tidak mau mengambil terlalu banyak resiko kemana dananya akan mengalir.

Yang Harus Diperhatikan Dalam Mengajukan Gadai Sertifikat Rumah Atas Nama Orang Tua

Yang Harus Diperhatikan Dalam Mengajukan Gadai Sertifikat Rumah Atas Nama Orang Tua

Ada kalanya dalam keadaan tertentu Anda membutuhkan dana dengan cepat, namun tidak memiliki properti atas nama Anda. Kemudian, Anda ingin gadai sertifikat rumah atas nama orang tua Anda. Karena bukan nama sendiri, Anda bingung bagaimana cara pengajuannya.

Sebenarnya mengajukan gadai sertifikat rumah yang bukan atas nama sendiri itu sangat mungkin untuk dilakukan. Lebih mudah lagi, jika sertifikat rumah yang akan digadaikan merupakan milik anggota keluarga.

Berikut ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengajuan gadai sertifikat rumah. Apabila, sertifikat rumah yang dimiliki masih atas nama orang tua.

1. Pastikan Bahwa Anggota Keluarga Menyetujui Pengajuan Gadai

Hal pertama yang harus Anda perhatikan dalam gadai sertifikat rumah atas nama orang tua adalah persetujuan dari anggota keluarga yang bersangkutan. Karena sertifikat merupakan atas nama orang tua.

Maka, Anda harus menanyakan dan mendapatkan persetujuan dari orang tua Anda terlebih dahulu. Jangan sampai Anda mengajukan gadai tanpa ada persetujuan, walaupun sertifikat merupakan milik orang tua sendiri. Anda tetap saja melakukan tindakan penipuan.

2. Urus dan Buat Surat Pernyataan dengan Anggota Keluarga Berkaitan

Sebagai bukti bahwa proses gadai sertifikat rumah yang atas nama orang tua sudah disetujui semua anggota keluarga. Anggota keluarga yang bersangkutan harus membuat surat pernyataan secara tertulis.

Dalam surat pernyataan ini harus tertera kesediaan orang tua untuk menjadi sertifikat rumah atas namanya sebagai jaminan. Surat pernyataan ini nantinya akan dilampirkan pada dokumen pengajuan pinjaman sebagai data pendukung.

3. Hubungan Keluarga Haruslah Vertikal

Ada syarat tertentu, jika Anda ingin menggadaikan sertifikat atas nama anggota keluarga Anda. Hubungan si peminjam dengan pemilik nama yang tertera pada sertifikat haruslah hubungan keluarga yang vertical. Hal ini berarti termasuk orang tua dan anak.

Orang tua dan anak ini juga harus berada dalam 1 kartu keluarga atau setidaknya sempat berada dalam 1 keluarga. Dengan begitu, hubungan vertikal yang ada bisa dibuktikan. Lampiran dokumen kartu keluarga ini nanti juga akan diminta sebagai data pelengkap.

4. Jika Sudah Meninggal Harus Dibalik Nama

Jika orang tua yang namanya digunakan dalam sertifikat rumah yang digadaikan meninggal sebelum proses atau selama proses peminjaman. Maka harus dilakukan proses balik nama terlebih dahulu pada sertifikat rumah.

Sertifikat rumah dialihkan namanya pada anggota keluarga yang menjadi alih waris. Jika ahli warisnya bukan Anda atau ada anak lain. Maka, Anda harus mendapatkan persetujuan dari ahli waris untuk melanjutkan proses peminjaman.

Itulah hal yang harus diperhatikan jika Anda ingin gadai sertifikat rumah atas nama orang tua. Walaupun atas nama orang tua sendiri ada beberapa prosedur yang harus dipenuhi.

Cara Gadai Sertifikat Rumah Belum Balik Nama, Ternyata Masih Bisa

Cara Gadai Sertifikat Rumah Belum Balik Nama, Ternyata Masih Bisa

Ada kalanya ketika Anda membeli properti, sertifikat rumah yang dimiliki belum balik nama. Namun, anda memerlukan uang dan ingin mengajukan pinjaman dengan sertifikat rumah. Ternyata gadai sertifikat rumah belum balik nama sangat mungkin untuk dilakukan.

Walaupun sertifikat rumah masih atas nama orang lain, pinjaman bisa dilakukan dengan menempuh cara tertentu. Bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman namun sertifikat rumah belum balik nama. Berikut adalah cara alternatif yang menjadi solusinya.

1. Lakukan Pengurusan Balik Nama Terlebih Dahulu

Cara pertama untuk gadai sertifikat rumah belum balik nama adalah dengan melakukan proses balik nama lebih dahulu. Banyak orang yang ragu melakukan proses ini, karena proses terkesan panjang dan sulit.

Namun, dengan melakukan proses balik nama terlebih dahulu sebelum peminjaman. Anda bisa terbebas dari resiko dan potensi masalah yang mungkin saja muncul di kemudian hari. Misalnya saja, jika ada kemungkinan sengketa aset dan sebagainya.

Karena itu, ada baiknya untuk Anda melakukan balik nama terlebih dahulu pada sertifikat rumah yang akan digadaikan.

2. Ajukan Pinjaman Sertifikat yang Atas Nama Anggota Keluarga 

Jika sertifikat rumah yang akan digadaikan belum balik nama, namun nama yang tertera masih ada hubungan keluarga dengan Anda. Terutama, dalam hubungan keluarga secara vertikal dalam satu kartu keluarga. Misalnya saja, ayah, ibu, atau anak.

Maka, pengajuan gadai sertifikat rumah masih bisa dilakukan tanpa perlu balik nama terlebih dahulu. Namun, sebelumnya, anggota keluarga yang memiliki rumah tersebut harus membuat surat pernyataan terlebih dahulu.

Dalam surat pernyataan ini, anggota keluarga harus menyatakan bahwa anggota keluarga bersedia. Sertifikat atas namanya digunakan untuk melakukan pengajuan kredit.

3. Proses Pinjam Tangan dengan Kesepakatan Dua Belah Pihak

Jika Anda dalam kondisi terdesak di mana Anda sangat membutuhkan gadai sertifikat rumah yang bisa dilakukan. dalam waktu cepat. Anda bisa melakukan pinjaman dengan atas nama yang tertera pada sertifikat. Cara ini dikenal dengan proses pinjam tangan.

Namun, dalam melakukan pinjaman dengan cara ini. Harus ada kesepakatan yang jelas antara pihak yang tertera namanya di sertifikat dan juga pihak peminjam. Cara ini cukup sulit dilakukan, karena Anda harus menyakinkan pemilik nama untuk meminjamkan namanya.

4. Urus Pembuatan Surat Kuasa

Selain proses balik nama, pembuatan surat kuasa juga bisa menjadi alternatif bagi Anda. Surat Kuasa bisa menjadi bukti jika sertifikat rumah yang ada merupakan milik Anda. Namun, belum diproses balik namanya.

Dalam surat kuasa ini, Anda harus melampirkan akta jual beli dan berbagai bukti lain. Hal ini untuk memperkuat Anda merupakan pemilik sah properti.

Itulah cara gadai sertifikat rumah belum balik nama yang bisa dilakukan. Ternyata ada cara untuk tetap mengajukan pinjaman dalam kondisi tersebut.