4 Cara Untuk Melakukan Pinjaman Sertifikat Atas Nama Orangtua

4 Cara Untuk Melakukan Pinjaman Sertifikat Atas Nama Orangtua

Bila Anda membutuhkan dana cepat dengan angsuran yang cukup ringan maka yang bisa anda lakukan adalah dengan mengajukan pinjaman dengan sertifikat rumah atau Kredit Agunan sertifikat rumah. Selain angsurannya ringan, persyaratannya pun cukup mudah. Namun bagaimana bila sertifikat rumah tersebut masih diatasnamakan orang lain seperti milik orang tua ataupun masih dalam status kepemilikan pemilik rumah yang lama? Anda tidak perlu khawatir pinjaman sertifikat atas nama orang tua maupun orang lain masih dapat dilakukan dengan melakukan 4 cara pinjaman sertifikat atas nama orangtua. Simak penjelasannya sebagai berikut,

1. Urus proses balik nama

Dalam kebijakan beberapa bank tidak menerima jaminan atas nama orang lain dikarenakan bakn tidak menginginkan risiko yang dapat terjadi bila nantinya nasabah yang melakukan pinjaman tersebut tidak mampu untuk melunasi hutangnya. Hal yang bisa Anda lakukan bila yang diusahakan adalah bentuk pinjaman sertifikat atas nama orang tua maka harus dilakukan balik nama atas sertifikat tersebut melalui bantuan PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) atau Anda juga bisa mengajukan secara mandiri ke badan pertanahan setempat dengan menyertakan surat pengantar dari PPAT. Meskipun dalam proses balik nama tersebut membutuhkan waktu yang lama dan akan dipungut biaya, namun upaya balik nama ini Anda bisa terbebas dari masalah lain di kemudian hari seperti sengketa aset maupun permasalahan lainnya. Upaya ini juga berlaku bagi tanah yang belum memiliki sertifikat bila ingin digunakan sebagai jaminan pinjaman.

2. Pinjaman sertifikat atas nama orangtua atau orang lain melalui surat kuasa

Bila tanah yang Anda miliki saat ini adalah atas nama orang lain karena Anda membelinya hal ini tentunya akan menyulitkan Anda yang hendak melakukan pinjaman menggunakan sertifikat tanah tersebut. Tapi pinjaman melalui jaminan sertifikat tanah masih bisa diproses dengan menggunakan surat kuasa. Surat ini memiliki fungsi untuk menunjukkan bahwa sertifikat tersebut milik Anda. Hal yang yang bisa dilakukan adalah dengan melampirkan akta jual beli atau bukti kwitansi.

3. Pinjaman jaminan sertifikat rumah yang diatasnamakanan nama anggota keluarga

Pinjaman sertifikat atas nama orangtua masih bisa berlaku bila masih dalam satu kartu keluarga. Biasanya terdapat syarat tambahan seperti surat pernyataan dari pemilik sertifikat dan anak anaknya yang akan dilegalisir tersebut. Yang menandakan bersedia bila sertifikatnya digunakan sebagai jaminan pengajuan kredit. Bila pengajuan pinjaman sertifikat atas nama orangtua yang sudah meninggal maka harus diganti nama.

4. Pinjam tangan

Bila uang pinjaman yang dibutuhkan sudah sangat mendesak dan tidak nmemungkinkan untuk ke notaris, maupun membuat surat kuasa. Anda bisa melakukan pinjaman dengan atas nama pemilik sertifikat tersebut atau dikenal dengan pinjam tangan. Namun pihak yang bersangkutan atas pinjaman tersebut harus sepakat dan tidak keberatan.

3 Keuntungan Dan Cara Meminjam Uang Dengan Jaminan Sertifikat Rumah

3 Keuntungan Dan Cara Meminjam Uang Dengan Jaminan Sertifikat Rumah

Sertifikat rumah bukan hanya sebagai identitas kepemilikan rumah saja, akan tetapi sertifikat rumah dapat juga menjadi harta yang bernilai. Pasalnya dengan sertifikat rumah, anda dapat mendapatkan pinjaman uang dalam jumlah yang besar. Tak heran jika banyak masyarakat yang memilih pinjaman uang jaminan sertifikat rumah. Jika anda sedang membutuhkan dana atau uang yang besar untuk biaya usaha, pengobatan, pendidikan, atau lainnya. Meminjam uang dengan agunan sertifikat rumah adalah solusi yang tepat. berikut ini penjelasan mengenai cara meminjam uang dengan jaminan sertifikat rumah yang aman dan terpercaya.

Cara meminjam uang dengan jaminan sertifikat rumah

  1. Pastikan syarat utama terpenuhi

Syaratnya adalah anda seorang WNI yang berusia 21-55 tahun dengan penghasilan tetap, untuk nama pemilik rumah atau tanah yang tertera pada sertifikat adalah nama orang yang mengajukan pinjaman.

Dan baiknya jika kepemilikan rumah adalah SHM, namun bisa juga HGB atau HGU. Selain itu anda juga harus menyiapkan berkas atau dokumen pendukung seperti KTP, KK, NPWP, slip gaji, IMB, dan lainnya.

  1. Datangi lembaga terkait

Setelah anda melengkapi berkas yang diperlukan, langsung datangi lembaga atau perusahaan yang melayani kredit agunan sertifikat rumah. Sebelumnya pastikan lembaga atau perusahaan yang anda pilih adalah lembaga yang terpercaya dan berpengalaman serta sudah terdaftar OJK.

Pengajuan pinjaman biasanya tidak langsung diterima, karena petugas akan mengecek terlebih dahulu berkas yang anda berikan. Jika sudah sesuai dan memenuhi syarat ketentuan yang berlaku, pengajuan pinjaman anda akan diterima dan uang yang anda pinjam akan diberikan.

Penuhi semua syarat pinjaman agar pengajuan pinjaman anda disetujui oleh lembaga terkait. Setelah pengajuan anda disetujui pastikan produk pinjaman yang anda pilih adalah sesuai dengan kesanggupan anda. Perhitungkan dengan baik sesuai dengan gaji yang anda peroleh setiap bulannya.

Keuntungan pinjaman jaminan sertifikat rumah

  1. Pinjaman lebih besar

Salah satu keuntungan yang anda dapatkan dari agunan sertifikat rumah adalah besaran pinjaman lebih besar, sehingga dana atau uang yang anda dapatkan juga lebih banyak. Meskipun begitu, anda juga harus mengajukan sesuai dengan besaran kebutuhan anda.

  1. Tenor lebih lama

Dikarenakan besaran pinjaman yang di dapat lebih besar, tenor atau jangka waktu pengembaliannya pun tidaklah sebentar. Sehingga lembaga pinjaman uang akan memberikan keringanan dengan memberikan tenor lebih lama, sekitar 1-5 tahun.

  1. Pencairan cepat

Salah satu proses pengajuan pinjaman dengan serifikat rumah adalh dengan melakukan survey lokasi terlebih dahulu. Akan tetapi, waktu yang dibutuhkan terbilang cepat.

Penjelasan di atas mengenai cara meminjam uang dengan jaminan sertifikat rumah sudah cukup jelas, apakah anda tertarik untuk mengajukan pinjaman dengan agunan sertifikat rumah.

Keuntungan Dan Tips Memilih Pinjaman Online Jaminan Sertifikat Terpercaya

Keuntungan Dan Tips Memilih Pinjaman Online Jaminan Sertifikat Terpercaya

Mengingat kenaikan barang serta kebutuhan yang semakin meninggi, membuat sebagian dari masyarakat membutuhkan uang atau dana yang lebih. Akan tetapi hal tersebut tidak sebanding dengan pemasukan yang diperoleh sehari-hari. Dengan keadaan tersebut, anda sangat perlu pinjaman dana untuk dapat memenuhi kebutuhan. Seiring dengan perkembangan zaman yang memiliki teknologi serba canggih ini, anda dimudahkan untuk meminjam dana. Saat ini banyak perusahaan pinjaman online jaminan sertifikat yang dapat membantu anda. Seperti yang kita tahu sertifikat rumah atau tanah merupakan harta berharga yang dapat dijadikan sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman uang.

Syarat pinjaman online jaminan sertifikat

Pada dasarnya untuk syarat berkas yang harus anda persiapkan tidak jauh berbeda dengan pengajuan pinjaman non online, diantaranya:

  1. WNI berusia 20-60 tahun
  2. status rumah adalah milik pribadi
  3. rumah hunian bersifat bangunan permanen
  4. rumah berlokasi di daerah komplek atau pemukiman yang dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.
  5. menyiapkan KTP
  6. Kartu keluarga
  7. PBB
  8. NPWP
  9. IMB
  10. slip gaji selama 6 bulan terakhir
  11. rekening Koran
  12. surat keterangan kerja bagi karyawan

Setiap perusahaan pinjaman online terpercaya akan memberikan pelayanan yang memuaskan dan professional. Oleh karena itu, anda jangan sampai salah memilih perusahaan pinjaman online. gali informasi secara menyeluruh terkait perusahaan tersebut.

Tips memilih perusahaan pinjaman online terbaik

  1. Legalitas OJK

Perusahaan atau lembaga pinjaman online yang dapat anda pilih pastikan terdaftar OJK. Lembaga pinjol yang aman dan tentunya dapat dipercaya adalah lembaga yang sudah terdaftar dan memiliki legalitas OJK. Untuk mengeceknya dapat langsung melalui website resmi dari OJK

  1. Perhatikan penawaran

Sebelum anda memilih produk pinjaman, anda dapat meminta keterangan lengkap mengenai produk yang mereka tawarkan. Sesuaikan bunga yang dibebankan dengan kesanggupan anda.

  1. Pelayanan yang professional

Perusahaan atau lembaga pinjaman yang bekerja dengan professional akan melayani pelanggan dengan baik dan ramah. Tentunya mereka akan mengutamakan kepuasan pelanggan.

Keuntungan pinjaman online kredit agunan sertifikat rumah

  1. Persyaratan mudah

Karena pinjaman dilakukan secara online, berkas yang diperlukan tidak perlu repot untuk membuatnya. Persyaratan pinjaman online dapat di scan menggunakan android atau hp tanpa harus mencetak syarat yang diperlukan.

  1. Proses cepat

Mengingat kecanggihan teknologi masa kini yang terus meningkat, membuat proses pengajuan pinjaman melalui online lebih cepat, mudah, dan praktis. Salah satu hal yang paling disenangi masyarakat adalah pinjaman online cepat dibandingkan pinjaman non-online

Demikian tadi informasi mengenai pinjaman online jaminan sertifikat dan juga keuntungan yang anda peroleh. Pastikan lembaga pinjaman yang anda pilih adalah lembaga yang terpercaya sudah terdaftar OJK.

Berikut Adalah Keuntungan Pinjaman Pakai Jaminan Sertifikat Rumah

Berikut Adalah Keuntungan Pinjaman Pakai Jaminan Sertifikat Rumah

Tentu dalam beberapa waktu anda pasti butuh sebuah dana yang cepat cair dengan jumlah yang sangat besar. Jika anda mengajukan sebuah pinjaman berupa sertifikat rumah maka itu adalah sebuah alternatif solusi yang bisa anda coba. Terkadang pinjaman pakai jaminan sertifikat rumah menjadi sebuah solusi terakhir yang bisa anda pilih.

Hal yang demikian biasanya dilakukan karena rumah memiliki sebuah nilai yang besar dan di antara beberapa asset yang lain. Maka rumah tersebut akan dijadikan sebagai sebuah pinjaman. Secara umum berbagai macam pihak lembaga keuangan dan pegadaian akan menerima sebuah pengajuan agunan pinjaman dengan pihak nasabah menjaminkan sertifikat rumahnya.

Di jaman digital seperti saat ini maka beberapa fintech banyak menyediakan sebuah jasa untuk pengajuan pinjaman. Pengajuan dengan cara langsung secara online untuk menjaminkan sebuah sertifikat. Jika anda mengajukan pinjaman tersebut dengan cara demikian maka anda akan banyak memperoleh manfaat dari apa yang telah anda lakukan.

Artikel kali ini akan memberikan ulasan terkait itu semua, usalan ini bisa dijadikan sebagai referensi atau acuan ketika anda ingin mengajukan sebuah sertifikat rumah untuk dijadikan sebuah agunan. Tentu cara ini sangat menguntungkan jika dana tersebut anda pakai untuk modal bisnis, karena tidak sedikit nantinya dana yang akan cair dari bank.

Manfaat Mengajukan Pinjaman Menggunakan Sertifikat

1. Proses Pencairannya Cepat

Ketika anda telah mengajukan sebuah pinjaman pakai jaminan sertifikat rumah dan telah disetujui oleh pihak bank maka anda bisa menerima dana pencairan dari bank tersebut dengan cukup cepat. Tentu akan ada sebuah survey yang nantinya akan menentukan taksiran harga dari rumah yang ingin anda gadaikan. Selain itu juga ada beberapa syarat lain yang harus anda penuhi untuk segera memperoleh pencairan tersebut.

2. Jumlah Pinjamannya Lebih Banyak

Coba anda bandingkan jika tidak meminjam kepada bank ataupun jasa keuangan lainnya, tentu jumlah pinjaman yang akan anda peroleh sangatlah sedikit jika dibandingkan dengan memperoleh pinjaman dari pihak bank. Selain itu, kredit agunan sertifikat rumah memiliki banyak keuntungan daripada jika anda menggadaikan aset yang lainnya.

3. Pengembaliannya Lebih Lama

Manfaat terakhir yang bisa anda peroleh adalah tenor atau jangka waktu pengembalian dari pinjaman anda tersebut cukup lama karena anda akan diberi waktu mulai dari satu hingga lima tahun untuk mengembalikan uang yang anda pinjam tersebut. Tentu ketika syarat secara keseluruhan telah anda penuhi maka akan lebih cepat uang yang ingin anda pinjam cepat cair.

Demikianlah artikel mengenai keuntungan pinjaman pakai jaminan sertifikat rumah. Manfaat – manfaat di atas tentu bisa anda peroleh jika sesegera mungkin mengajukan pinjaman kepada pihak bank ataupun jasa keuangan lainnya. Semoga artikel ini bermanfaat.

4 Jenis Pinjaman Bank Jaminan Sertifikat Rumah

4 Jenis Pinjaman Bank Jaminan Sertifikat Rumah

Kredit agunan sertifikat rumah sudah sering didengungkan di gendang telinga, tentunya tidak asing lagi kucuran dana yang membantu di masa krisis. Sering kali orang memanfaatkan kredit agunan sertifikat rumah untuk membiayai kebutuhan konsumtif seperti renovasi atau pindah rumah, biaya pendidikan, biaya pernikahan, dan lainnya. Perlu diketahui, kalau agunan sertifikat rumah untuk syarat mengajukan pinjaman bank jaminan sertifikat rumah diizinkan dan telah diatur oleh hukum.

Di bawah naungan hukum, ada beberapa lembaga keuangan yang menyediakan pinjaman dengan agunan atau jaminan sertifikat rumah. Pertama-tama Anda perlu memilih lembaga pinjaman yang kredibel serta bisa dipercaya, ada baiknya melakukan survei dan membandingkannya terlebih dahulu. Akan tetapi, Anda perlu mengetahui empat jenis pinjaman bank jaminan sertifikat rumah, antara lain:

1. Kredit multiguna

Mengutip dari Peraturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Nomor 05 Tahun 2015 dinyatakan, bahwa kredit multiguna merupakan pembiayaan untuk pengadaan barang maupun jasa yang dibutuhkan debitur dalam pemakaian atau konsumsi serta bukan untuk kepentingan usaha atau aktivitas produktif dalam jangka waktu yang dijanjikan.

Kredit jenis ini disediakan oleh berbagai perbankan seperti Bank BRI, Bank BCA, Bank Mandiri, hingga Bank Danamon. Dalam prosesnya dibutuhkan agunan atau jaminan berupa sertifikat tanah/apartemen/ruko, STNK dan BPKB, surat berharga, saham, deposito, dan lainnya.

2. Pegadaian

Gadai sertifikat merupakan pembiayaan berbasis syariah yang diberikan pada masyarakat dengan penghasilan tetap atau rutin, pengusaha mikro/kecil, serta petani dengan jaminan sertifikat tanah. Akan tetapi ada beberapa persyaratan dalam pegadaian, mulai dari pinjaman dari Rp 100 juta sampai Rp 200 juta, sesuai prinsip syariah, bisa dilunasi sewaktu-waktu, pengajuannya mudah.

3. Lembaga Non-Bank

Lembaga Non-Bank mempunyai produk pinjaman dengan syarat memberikan agunan sertifikat rumah. Selain itu, ada beberapa syarat pengajuan seperti WNI (Warga Negara Indonesia), berumur 21-60 tahun, status tempat tinggal rumah sendiri, pasangan, keluarga, kontrak tahunan, profesi pekerjaan: karyawan minimal tetap dua tahun dan untuk wiraswasta minimal dua tahun.

4. Koperasi

Koperasi pun bisa menjadi sarana meminta pinjaman dengan agunan sertifikat rumah. Seperti KSP Sejahtera Bersama yang menyediakan pinjaman mikro untuk pengusaha, pegawai, pedagang, yang bisa dimanfaatkan untuk modal kerja serta usah. Proses pengajuan pinjaman di koperasi pun persyaratannya mudah, yakni dengan pencairan cepat serta pinjaman yang bersaing. Akan tetapi, Anda harus menjadi anggota koperasi dengan usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun di akhir masa cicilan.

Itulah 4 jenis pinjaman bank jaminan sertifikat rumah yang bisa Anda pilih saat ingin melakukan pinjaman. Dari keempat jenis pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah, banyak yang memilih lembaga bank untuk melakukan kredit agunan sertifikat rumah karena beberapa hal seperti keuntungan dan kemudahan yang diberikannya. Dalam memilih pinjaman bank, Anda harus berhati-hati memilih lembaga bank terpercaya dan aman.

Cara Mendapatkan Kredit Jaminan Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua

Cara Mendapatkan Kredit Jaminan Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua

Selain menggadaikan sertifikat rumah melalui bank, Anda juga perlu memperhatikan apabila kredit jaminan sertifikat atas nama orangtua. Karena, kemungkinan itupun pasti ada dan harus diatasi jika hal tersebut terjadi pada Anda.

Prosedur Menggadaikan Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua

Jika Anda ingin menggadaikan sertifikat rumah atau meminjam kredit dengan menggunakan sertifikat, maka pastikan satu hal sebelum melanjutkan prosesnya. Bagaimana jika mengajukan kredit jaminan sertifikat atas nama orangtua, karena pasti akan berbeda prosedurnya dengan sertifikat milik sendiri. Adapun syarat dan prosedurnya adalah:

1. Konfirmasi Dengan Orangtua

Apabila orangtua Anda masih hidup, maka Anda perlu melakukan konfirmasi dan berdiskusi dengan orang tua karena sertifikat tersebut atas nama mereka. Karena, semua keputusan dan prosedurnya nanti akan mengikutsertakan orangtua Anda tersebut.

2. Melakukan Balik Nama

Lain halnya jika kedua orangtua Anda atau orangtua yang memiliki nama pada sertifikat tersebut sudah meninggal, maka prosesnya akan berbeda lagi. Yaitu, Anda harus melakukan balik nama terlebih dulu terhadap sertifikat tersebut. Tujuannya agar yang Anda lakukan bisa lebih mudah, seperti halnya mengurus sertifikat sendiri.

Prosedur balik nama dilakukan melalui notaris tentunya, yaitu dengan melampirkan beberapa dokumen seperti sertifikat asli, SPPT PBB terakhir, dan identitas diri yang akan dibalik nama.

3. Menghubungi Pihak Notaris

Karena akan melakukan balik nama, tentunya Anda harus menghubungi pihak notaris untuk mengurus semuanya. Notaris akan mengurus semuanya dengan cepat, asalkan semua syarat sudah Anda penuhi dengan lengkap.

4. Mulai Pengajuan ke Bank

Kredit Agunan sertifikat rumah ini memang biasa dilakukan dan ditujukan pada bank, maka Anda harus mulai pengajuan ke bank setelah semua hal yang berkaitan dengan sertifikat selesai. Pastikan masalah sertifikat memang tidak ada masalah.

5. Lakukan Syaratnya

Sama halnya seperti mengajukan kredit agunan ke bank dengan sertifikat rumah, lakukan semua proses dan penuhi syarat-syarat yang berlaku pada bank tersebut. Untuk tahapan terakhir ini, sudah sama dengan pengajuan biasa ke bank dengan menggunakan sertifikat rumah Anda sendiri.

Risiko Menggadaikan Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua

Selain keuntungan, tentunya juga ada sedikit risiko melakukan kredit jaminan sertifikat rumah atas nama orangtua. Kredit jaminan sertifikat atas nama orang tua ini memang sedikit lebih lama prosesnya dibandingkan milik sendiri.