MEMAHAMI APHT & SKMHT PADA KREDIT BANK

MEMAHAMI APHT & SKMHT PADA KREDIT BANK

MEMAHAMI APHT & SKMHT PADA KREDIT BANK

 

Memahami perjanjian APHT dan SKMHT pada kredit bank bagi anda yang sudah pernah mengajukan pinjaman KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau kredit multiguna jaminan sertifikat rumah tentu tidak asing dengan perjanjian tersebut. Pengertian singkatnya APHT ialah Akta Pemberian Hak Tanggungan yaitu sebuah perjanjian yang diperlukan sebagai jaminan bahwa pinjaman dari bank bakal dilunasi. Sementara itu SKMHT ialah Surat Kuasa Memberikan Hak Tanggungan, di dalam kredit KPR SKMHT diperlukan apabila sertifikat tanah masih atas nama pemilik sebelumnya atau masih diurus di kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional).

Untuk anda yang berencana mengajukan pinjaman KPR rumah atau kredit multiguna jaminan sertifikat rumah melakukan tanda tangan dokumen APHT atau SKMHT menjadi bagian penting dalam proses. Dokumen ini sangat penting dalam proses perjanjian kredit dan untuk mengurus dokumen ini anda perlu dibantu oleh notaris rekanan bank agar surat tersebut sah secara hukum. APHT dijadikan pegangan berdasarkan hukum buat bank selaku kreditur untuk mengeksekusi jaminan jika terjadi kredit macet.

Tata cara pengajuan kredit pada umumnya melewati 3 tahap, yaitu :

  1. Perjanjian Kredit, yaitu merupakan surat yang dibuat oleh bank atau lembaga keuangan lainnya sebagai dasar pencairan pinjaman kredit. Perjanjian ini merupakan surat yang telah ditetapkan bank mengenai perihal suku bunga, plafon pinjaman kredit, biaya – biaya dan lain sebagainya. Sebelum menandatangani perjanjian ini biasanya pihak bank sudah menginfokan terlebih dahulu besaran biaya – biaya potongan.
  2. Pengakuan Hutang, yaitu surat yang berisi bahwa debitur mengakui berhutang dan kreditur menerima pengakuan tersebut. Surat pengakuan hutang ini dibuat oleh notaris dan wajib di tanda tangani dihadapan notaris.
  3. APHT, APHT wajib ditandangani oleh semua pihak yang terlibat dalam kepemilikan objek Hak Tanggungan. Akta ini berisi informasi sebagai berikut : Syarat – syarat spesialitas, Jumlah pinjaman yang diberikan kreditur, Penunjukan objek hak tanggungan, Hal – hal yang diperjanjikan (pasal 11 (2) UU Hak Tanggungan (UUHT)) oleh kreditur dan debitur, termasuk janji Roya Partial (pasal 2 (2) UUHT) dan janji penjualan objek Hak Tanggungan di bawah tangan (Pasal 20 UUHT)

Setelah itu biaya dalam mengurus pembuatan akta dan surat kuasa baik dalam proses perjanjian jual beli atau menggadaikan sertifikat rumah terdapat biaya – biaya yang akan dikeluarkan. Setiap notaris akan membebankan biaya yang berbeda – beda mulai dari perbedaan plafon pinjaman kredit yang bervariasi dan juga lokasi jaminan properti dapat mempengaruhi biaya tersebut. Terimakasih

 

APHT & SKMHT

 

MEMBANGUN RELASI BISNIS UNTUK KEMAJUAN USAHA ANDA

MEMBANGUN RELASI BISNIS UNTUK KEMAJUAN USAHA ANDA

MEMBANGUN RELASI BISNIS UNTUK KEMAJUAN USAHA ANDA

 

Membangun relasi bisnis yang baik dengan mencari partner bisnis bagian penting untuk menambah mitra kerja sebagai salah satu strategi kemajuan bisnis anda. Relasi sangat dibutuhkan dalam bentuk bisnis apapun karena terkadang kita membutuhkan keahlian lain yang tidak kita miliki untuk mendukung usaha yang kita punya. Tanpa adanya relasi bisnis tentu anda akan kesulitan dalam menjalankan bisnis yang anda miliki. Dalam membangun relasi bisnis membutuhkan proses yang panjang dan saling kepercayaan.

Dalam menjalankan suatu bisnis penting dalam memiliki jaringan bisnis yang baik karena dengan jaringan yang baik akan membuat bisnis berjalan dengan lancar. Sebelum melakukan bisnis tentu anda harus mengetahui bisnis yang akan dijalankan, hal ini sangat penting karena anda harus tahu rencana bisnis apa yang akan dijalankan. Agar relasi dapat berjalan lancar tentu harus memiliki hubungan ikhlas dan tulus dengan memberikan rasa kenyamanan bagi relasi bisnis kita. Tentu hal ini akan menyenangkan dalam menjalin sebuah hubungan relasi bisnis.

Sebagai pebisnis tentu akan dituntut untuk selalu menjalin relasi dengan orang lain secara berkelanjutan. Ada banyak  beberapa cara yang dilakukan dalam mempertahankan sebuah relasi hubungan yang baik. Pertama membangun komunikasi yang baik menjadi hal penting agar tidak terjadi kesalah pahaman terhadap partner bisnis kita. Dengan melakukan komunikasi rutin dan membangun juga rasa saling kepercayaan akan membuat terjalinnya hubungan yang baik. Setelah anda mendapat kepercayaan menjadilah orang yang bertanggung jawab dan menjaga kepercayaan tersebut jangan sampai mengecewakan partner bisnis.

Dampak positif dari relasi hubungan yang berjalan dengan baik akan melancarkan kegiatan usaha yang dijalankan. Dalam berbisnis jaringan menjadi suatu kunci menuju kesuksesan  sebab hanya dengan jaringan anda dengan mudah mengembangkan usaha untuk menjadi lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Dan bisnis yang berjalan tentu tidak selamanya akan berjalan mulus. Ketika terjadi masalah tentu harus memecahkan secara bersama – sama dengan mencari solusi terbaik dengan begitu anda akan lebih mudah dalam menghadapi persaingan di dunia bisnis.

 

Relasi Bisnis

 

HAL YANG DIPERHATIKAN KETIKA MEMILIH HUNIAN RUMAH

HAL YANG DIPERHATIKAN KETIKA MEMILIH HUNIAN RUMAH

HAL YANG DIPERHATIKAN KETIKA MEMILIH HUNIAN RUMAH

 

Rumah merupakan tempat berkumpulnya keluarga dan tempat menjadi tempat istirahat setelah melakukan aktivitas sehari – hari. Rumah merupakan aset properti yang memiliki nilai investasi dan memiliki nilai jual tinggi. Hal inilah yang menyebabkan beberapa orang wajib memiliki pertimbangan dalam memilih hunian keluarga yang tepat. Untuk memilih hunian rumah yang baik akan ada pertimbangan mulai dari persetujuan keluarga, kualitas air, lokasi, fasilitas umum, lingkungan dan masih banyak lainnya. Pada dasarnya masing – masing orang memiliki pertimbangan sendiri – sendiri dalam memilih hunian idaman.

Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi hal yang patut dipertimbangkan ketika memilih hunian rumah. Ketika tinggal di kawasan rumah tentu anda membutuhkan lingkungan yang aman dan nyaman untuk tempat beristirahat. Kondisi keamanan biasanya dapat di dukung oleh fasilitas keamanan yang memadai disekitar lingkungan rumah tersebut. Dan untuk kenyamanan pastikan memilih rumah yang bebas banjir, jauh dari SUTET, jauh dari pemakaman karena hal tersebut dapat mempengaruhi juga nilai investasi rumah.

Ketika pindah ke suatu hunian rumah kelancaran rutinitas harian tentu menjadi salah satu hal penting yang juga harus dipertimbangkan. Saat memilih tempat tinggal rumah penting untuk mengukur jarak tempat kerja ke rumah karena apabila jarak terlalu jauh tentu akan menghabiskan waktu dan tenaga yang cukup banyak. Begitu pula dengan jarak sekolah anak apabila jarak terlalu jauh antara rumah dengan sekolah tentu akan menguras tenaga anak dalam menempuh pendidikan. Kondisi seperti ini tentu akan membuat setiap hari terasa lelah apabila jarak terlalu jauh.

Fasilitas umum yang dimiliki sekitar rumah juga wajib menjadi suatu pertimbangan. Fasilitas umum yang memadai di sekitar rumah  antara lain : fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan klinik, fasilitas pendidikan seperti sekolah dan bimbel, fasilitas perbelanjaan seperti pasar, minimarket dan mall, fasilitas ibadah dan beberapa fasilitas lainnya. Dengan lengkapnya fasilitas di sekitar lingkungan rumah tersebut tentu menjadikan anda lebih mudah dalam menjalankan aktivitas sehari – hari. Kesediaan transportasi juga menjadi hal penting seperti akses menuju tol, stasiun, halte bus dan lainnya.

Untuk anda yang saat ini sedang berniat membeli hunian rumah pastikan memilih hunian rumah anda di lokasi yang tepat. Anda dapat mengumpulkan informasi yang akurat terlebih dahulu sebelum membeli hunian rumah tersebut. Dengan mengumpulkan informasi tersebut kelak anda akan mendapatkan rumah yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

Sertifikat Rumah

TIPS WAKTU TEPAT DALAM MENGAJUKAN PINJAMAN

TIPS WAKTU TEPAT DALAM MENGAJUKAN PINJAMAN

TIPS WAKTU YANG TEPAT DALAM MENGAJUKAN PINJAMAN USAHA

 

Terkadang memulai usaha butuh pemikiran dan ide – ide inovatif beserta keberanian untuk memulai usaha. Jika telah terpikir rancangan sebuah ide dalam melakukan peluang usaha tentu tinggal menjalankan saja dan butuh modal. Modal usaha memang terkadang dapat menjadi kendala untuk beberapa orang dalam memulai bisnis usahanya. Namun saat ini mencari modal usaha cukuplah mudah karena dapat mengajukan pinjaman di lembaga keuangan resmi. Sumber pinjaman dapat melalui perbankan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) program pemerintah, Koperasi dan tempat pinjaman lainnya.

Meski terlihat cukup mudah tentu anda harus menyiapkan dokumen persyaratan yang menjadi persyaratan di lembaga keuangan tersebut. Mengajukan pinjaman usaha juga perlu dipikirkan dan dihitung secara matang agar kelancaran usaha berjalan dengan baik. Dengan usaha berjalan lancar maka otomatis dana yang disisihkan per bulan untuk pembayaran abgsuran pun berjalan dengan baik. Pinjaman usaha juga harus dilakukan di waktu yang tepat jangan sampai anda salah mengambil langkah dalam menjalankan usaha.

Saat ingin memulai usaha dengan menuangkan ide usaha di kepala dan tinggal menjalankan terkadang membutuhkan modal usaha yang menjadi kendala. Jika anda memiliki tabungan yang cukup untuk kebutuhan dana darurat tentu tidak akan bingung mencari pinjaman tersebut. Pinjaman untuk memulai usaha termasuk pinjaman produktif karena perputaran pengembalian angsiuran di dapat dari dana pinjaman. Pastikan mengajukan pinjaman usaha sesuai dengan kebutuhan modal usaha dan sesuaikan kemampuan bayar per bulan anda.

Ketika anda ingin mengembangkan usaha atau berekspansi seperti membuka cabang baru atau yang lainnya maka pinjaman modal usaha dapat menjadi pilihan. Dengan anda mengembangkan usaha dan berekspansi bisnis tentu akan membuat penambahan pendapatan. Hal ini perlu juga perhitungan secara matang agar anda tidak salah langkah ke depannya. Agar ekspansi ini dapat berjalan sesuai target harus direncanakan dengan baik termasuk berapa modal yang dibutuhkan. .

Pengusaha memang terkadang butuh pinjaman dana untuk menjalankan dan mengembangkan usahanya. Selama pinjaman dana tersebut bermanfaat baik untuk bisnis yang dijalankan tentu langkah tersebut dapat menjadi pilihan tepat. Pilihlah tempat pinjaman yang cocok dengan data dan kebutuhan modal anda karena setiap tempat lembaga keuangan tentu memiliki syarat dan ketentuan masing – masing.

Sertifikat Rumah

BOLEHKAH NAMA DI SERTIFIKAT RUMAH LEBIH DARI SATU

BOLEHKAH NAMA DI SERTIFIKAT RUMAH LEBIH DARI SATU

BOLEHKAH NAMA DI SERTIFIKAT RUMAH LEBIH DARI SATU

 

Sertifikat rumah merupakan surat berharga sebagai bukti kepemilikan atas tanah atau suatu bangunan yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Sifat pembuktian tanah sertifikat sebagai tanda bukti hak, dapat dilihat di pasal 32 peraturan pemerintah No. 24/1997 tentang pendaftaran tanah yang berbunyi “Sertifikat merupakan surat tanda bukti hak yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat mengenai data fisik dan data yuridis yang termuat di dalamnya, sepanjang data fisik dan data yuridis tersebut sesuai dengan data yang ada dalam surat ukur dan buku tanah hak yang bersangkutan”.

Berdasarkan UU No. 5 tahun 1960 tentang pokok – pokok agraria, Sertifikat tanah yang sah dimata hukum adalah :

  • Sertifikat Hak Milik (SHM), Merupakan sertifikat atas kepemilikan penuh hak lahan dan/atau tanah yang dimiliki pemegang sertifikat tersebut
  • Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS)

Berlaku pada kepemilikan seseorang atas rumah vertikal atau apartemen (Rumah susun) yang dibangun di atas tanah dengan kepemilikan bersama :

  • Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) merupakan hak atas seseorang untuk mendirikan dan mempunyai bangunan – bangunan diatas tanah yang bukan miliknya sendiri
  • Girik atau PEtok, adalah tanah yang masih berjenis surat Girik/Petok sebenarnya bukan merupakan administrasi desa. Girik/PEtok berfungsi untuk menunjukan penguasaan atas lahan dan keperluan perpajakan
  • Acte van Eigendom, merupakan bukti kepemilikan tanah sebelum Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok – Pokok Agraria.
  • Akta Jual Beli (AJB), merupakan perjanjian jual beli dan salah satu bukti pengalihan hak atas tanah akibar dari jual beli tanah tersebut.

Lalu menurut pasal 31 ayat (4) PP 21/1997disebutkan bahwa hak atas tanah atau hak milik atas satuan rumah susun kepunyaan bersama dapat diterbitkan sertifikat sebanyak jumlah pemegang hak bersama untuk diberikan kepada tiap pemegang hak bersama yang bersangkutan, yang memuat nama serta besarnya bagian masing – masing dari hak bersama tersebut.

Jadi berdasarkan pasal tersebut maka boleh ada beberapa pemilik atau nama di sertifikat dari hak atas tanah tersebut. Dan dalam pasal tersebut tidak diberikan batasan berapa nama yang diperbolehkan sebagai pemilik dari hak atas tanah tersebut. Pada dasarnya dalam satu sertifikat dapat dicantumkan beberapa nama sebagai pemegang hak bersama atau untuk memudahkan masing – masing orang pemegang hak bersama, dan dapat diterbitkan sertifikat bagi masing – masing orang.

Sertifikat Rumah