Pinjaman Cepat Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman Cepat Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman sertifikat Bank BPR ialah pinjaman cepat dengan jaminan sertifikat rumah di Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Bank BPR dahulu di kenal dengan nama Bank Perkreditan Rakyat. Namun per tanggal 12 Januari 2023 nama BPR di sahkan menjadi Bank Perekonomian Rakyat oleh Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (PERBARINDO).

Pinjaman kredit multiguna merupakan salah satu produk pinjaman Bank BPR dengan agunan berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Pinjaman kredit multiguna tersebut sangat di minati oleh masyarakat karena keunggulan proses yang cepat dan juga mudah.

Untuk nominal pinjaman maksimal yang dapat anda ajukan di Bank BPR tergantung dari seberapa besar dana yang di kelola oleh Bank BPR tersebut. Masing – masing Bank BPR memiliki Batas Maksimal Pencairan Kredit karena Bank BPR di kelola oleh swasta. Untuk nominal pinjaman yang Bank BPR kami tawarkan mulai dari pinjaman 20 Juta sampai dengan 5 Milyar.

Cara Gadai Mengajukan Pinjaman Cepat Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah

Gadai Sertifikat Rumah

Saat ini sudah sangat mudah menemukan Bank BPR di sekitar tempat tinggal. Karena kemajuan Bank BPR sangat pesat dan produknya sangat di minati oleh masyarakat. Anda dapat berkonsultasi dengan tim marketing kami di Bank BPR mana yang dapat mengajukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan anda.

Karena Bank BPR memiliki beberapa kebijakan yang berbeda – beda satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu jika pinjaman anda di tolak di salah satu Bank BPR bukan tidak mungkin pinjaman anda akan mendapat persetujuan di Bank BPR lainnya. Dan calon debitur harus memahami dan menghormati aturan kebijakan yang di buat oleh Bank BPR tersebut.

Bank BPR di kelola oleh swasta terkadang ada keterbatasan cabang yang hanya dapat memproses pinjaman di suatu daerah tertentu saja. Anda dapat dengan mudah mendatangi Bank BPR terdekat menanyakan skema proses pinjaman. Atau anda dapat menghubungi tim marketing kami untuk konsultasi seputar permasalahan pinjaman.

Berikut ini kami akan membahas tentang cara gadai sertifikat rumah di Bank BPR, yaitu :

1. Proses SLIK OJK

Proses awal ketika akan mengajukan pinjaman di Bank BPR maka akan di lakukan proses pengecekan SLIK OJK terlebih dahulu. Biasanya staff marketing dari Bank BPR akan meminta dokumen awal pengecekan SLIK OJK meliputi : Fotocopy KTP suami istri, Fotocopy Kartu Keluarga, Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah.

Mengajukan pinjaman sertifikat rumah di Bank BPR di kenal lebih mudah jika membandingkan pengajuan di Bank Umum. Jika calon debitur terkendala SLIK OJK kolektibilitas 2 masih dapat di bantu proses pengajuan pinjaman di Bank BPR. Lalu apabila terdapat kredit macet yang telah lunas maka cukup melampirkan Surat Keterangan Lunas.

Untuk proses pengajuan SLIK OJK di Bank BPR biasanya memakan waktu proses 1 – 2 hari sampai dengan hasil SLIK OJK keluar hasilnya.

2. Proses Survei

Setelah lolos SLIK OJK maka selanjutnya proses survei lokasi jaminan rumah. Proses survei akan di jalankan oleh surveyour dan credit analyst bank BPR yang akan menilai dan menganalisa dokumen persyaratan pinjaman kredit anda. Proses survei terkadang bisa di jalankan 1 – 2 kali survei. Tergantung nominal pinjaman yang anda ajukan dan kebijakan kantor Bank BPR tersebut.

Ketika survei berlangsung usahakan dokumen persyaratan kredit yang di minta oleh Bank BPR sudah dilengkapi semua. Karena dengan persyaratan dokumen yang sudah lengkap akan memudahkan dan mempercepat proses pengajuan pinjaman kredit.

Informasikan data yang anda miliki dengan sebenar – benarnya sesuai dengan apa yang ada. Karena pasti akan ada pengecekan dari Bank BPR untuk memastikan informasi yang anda berikan. Jika sampai informasi tersebut salah bukan tidak mungkin data pengajuan pinjaman anda akan ditolak.

3. Pengecekan Sertifikat Rumah

Setelah data pengajuan pinjaman kredit anda lengkap akan diajukan ke pemutus pinjaman kredit atau komite kredit. Jika pinjaman anda di setujui. Maka akan di berikan Surat Persetujuan Perjanjian Kredit oleh bank. Sebagai dasar bahwa pinjaman anda telah disetujui dengan nominal pinjaman dan angsuran yang tercantum.

Bank akan menjelaskan nominal pinjaman yang di setujui. Angsuran per bulan yang wajib dibayarkan dan potongan pinjaman lainnya di awal. Setelah calon debitur menyetujui maka akan di lakukan pengecekan keabsahan sertifikat rumah dahulu oleh notaris rekanan bank di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Untuk pengecekan sertifikat rumah ini bervariatif lama prosesnya karena tergantung dari kondisi sertifikat rumah yang anda miliki. Biasanya proses pengecekan sertifikat rumah ini dapat memakan waktu 1 – 3 hari dan apabila terdapat lebih dari itu sebaiknya anda menanyakan kendala apa yang terjadi di pengecekan sertifikat rumah.

4. Akad Kredit

Proses akhir ialah proses akad kredit yang akan dilakukan tanda tangan perjanjian kontrak dengan bank dan juga dengan notaris rekanan bank. Tanda tangan ini di jalankan di satu tempat bisa di kantor bank dan juga bisa di jalankan di kantor notaris rekanan bank.

Ketika tanda tangan akad kredit maka mewajibkan untuk hadir seluruh pihak jika sertifikat atas nama pasangan maka suami istri wajib hari tanda tangan di kantor. Begitu juga apabila sertifikat rumah atas nama orangtua maka jika anak kandung yang maju sebagai pemohon untuk kedua orangtua juga wajib untuk hadir tanda tangan di kantor.

Dan terakhir ialah proses pencairan dana pinjaman yang akan di transfer ke rekening pribadi calon debitur.

Persyaratan Pinjaman Cepat Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota – nota atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan
  • Fotocopy PBB
  • Fotocopy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

 

Gadai Sertifikat Rumah Di BPR (Tlp/WA : 0858 9268 2443)

Gadai Sertifikat Rumah Di BPR (Tlp/WA : 0858 9268 2443)

Gadai sertifikat rumah di Bank BPR dapat menjadi alternatif mendapatkan dana pinjaman dengan jaminan Sertipikat Hak Milik (SHM) atau Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Bank BPR atau dulu yang terkenal dengan nama Bank Perkreditan Rakyat kini telah berubah nama menjadi Bank Perekonomian Rakyat.

Perubahan nama tersebut diluncurkan oleh Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (PERBARINDO) sesuai dengan (UU) Nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang di sahkan pada 12 Januari 2023.

Sebagian masyarakat  memilih mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di Bank BPR karena proses yang cukup cepat dan mudah. Selain itu Bank BPR juga dapat membantu sebagian masyarakat yang memiliki kendala sedikit di SLIK OJK khususnya pinjaman tanpa jaminan dengan syarat dan ketentuan mengikuti peraturan kebijakan Bank BPR tersebut.

Bank BPR Apakah Resmi?

Cara Gadai Sertifikat Rumah

Bank BPR atau saat ini kita kenal dengan nama Bank Perekonomian Rakyat. Ialah bank yang berfungsi  menyalurkan kredit kepada masyarakat baik pengusaha atau karyawan tetapi juga dapat menerima simpanan dari masyarakat. Bank BPR di kenal di masyarakat sebagai bank yang memiliki proses kredit yang relatif cepat dan persyaratan yang lebih sederhana.

Bank BPR merupakan lembaga perbankan resmi yang di atur berdasarkan UU No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan dan sebagaimana telah di ubah dengan UU No. 10 tahun 1998. Bank BPR dalam layanannya menyediakan jasa keuangan kepada para pengusaha mikro, kecil, dan menengah.

Saat ini Bank BPR telah berkembang mengikuti kemajuan zaman dan jumlahnya pun meningkat dengan pesat. Hampir setiap wilayah kota di Indonesia terdapat BPR yang membantu menyalurkan kredit untuk masyarakat. BPR merupakan lembaga keuangan yang di atur dan di awasi ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jika anda ingin mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di BPR ada baiknya meneliti dan mengecek terlebih dahulu. Anda bisa menanyakan mulai dari sudah terdaftar OJK, Tingkat suku bunga per bulan, Berapa lama prosesnya, Potongan pinjaman, Pinalty pelunasan di percepat dan lain sebagainya.

Berikut ini kami akan menginformasikan jenis – jenis BPR, antara lain :

1. Berdasarkan Kepemilikan

Dari berdasarkan kepemilikannya BPR dapat anda bedakan menjadi 2, yaitu : BPR milik pemerintah (umumnya Pemerintah Daerah Tingkat II) dan BPR Milik swasta. Untuk BPR swasta sangat mudah anda temukan di sekitar tempat tinggal karena BPR saat ini telah berkembang sangat pesat.

2. Berdasarkan Pengelolaan

Dari berdasarkan pengelolaannya BPR di bagi menjadi 2 jenis, yaitu : BPR Konvensional dan BPR syariah (BPRS). Dari kedua jenis pengelolaan BPR tersebut di kelola seperti halnya bank umum dan di kelola dengan menggunakan prinsip syariah.

3. Berdasarkan Jenis

  • BPR Badan Perkreditan Desa (BKD) : Merupakan lembaga keuangan yang beroperasi di pedesaan, Namun tahun 1992 melalui UU Perbankan, BKD di berikan status BPR tetapi dengan karakteristik yang unik. Bank Desa dan Lumbung Desa merupakan contoh dari jenis BPR Badan Perkreditan Desa
  • LDKP (Lembaga Dana Kredit Pedesaan) : LDKP ini dapat berbentuk Perusahaan Daerah (PD), Koperasi, Perseroan Terbatas (PT), dan bentuk lainnya
  • BPR bukan Badan Perkreditan Desa : contohnya adalah BPR eks LDKP, Bank Pasar, BKPD (Bank Karya Produksi Desa), dan Bank Pegawai

 

Keuntungan Gadai Sertifikat Rumah Di BPR

Agunan Sertifikat Rumah

Menggadaikan sertifikat rumah di Bank BPR dapat menjadi pilihan tepat untuk anda. Dengan mengajukan pinjaman sertifikat rumah di Bank BPR tentu berbeda dengan pengajuan pinjaman sertifikat rumah di bank umum. Masing – masing bank tersebut mempunyai ketentuan dan kebijakan yang berbeda – beda satu sama lain.

Pinjaman sertifikat rumah dapat memudahkan masyarakat memperoleh dana pinjaman dengan jumlah cukup besar. Dengan mengagunkan jaminan sertifikat rumah ke bank sementara unit rumah masih dapat anda jadikan tempat tinggal sehari – hari dapat menjadi langkah cerdas dalam memperoleh dana pinjaman.

Berikut  ini beberapa keuntungan yang dapat anda peroleh dari menggadaikan sertifikat rumah di BPR, yaitu :

1. Proses Mudah

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah di Bank BPR di kenal relatif lebih mudah jika mengajukan di bank umum. Terkadang banyak calon debitur yang memiliki kendala pengajuan pinjaman karena SLIK OJK yang bermasalah terdapat tunggakan bahkan kredit macet.

Jika mengajukan pinjaman di Bank BPR untuk hasil SLIK OJK masing – masing BPR mempunyai kebijakan sendiri – sendiri dalam menilai calon debiturnya. Jika terdapat kolektibilitas 2 pembayaran di SLIK OJK beberapa BPR masih dapat membantu prosesnya dengan menilai semua pertimbangan.

Apabila terdapat kredit macet di SLIK OJK maka akan lebih baik menyelesaikan dengan melunasi pinjaman tersebut sampai mendapatkan Surat Keterangan Lunas yang dapat menjadi bahan pertimbangan. Ataupun jika terdapat kendala di pinjaman tanpa jaminan masing – masing Bank BPR memiliki kebijakan sendiri – sendiri ada yang dapat membantu untuk hold dana pelunasan dari pinjaman kredit yang macet.

Hal terpenting dalam pengajuan pinjaman di Bank BPR dapat membantu pengajuan bersumber dari gaji atau karyawan dan bersumber dari usaha. Apabila dalam 3 bulan terakhir tidak terdapat sumber penghasilan yang masuk atau baru mau menjalankan usaha maka sudah pasti pengajuan pinjaman akan di tolak.

2. Proses Cepat

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah memerlukan waktu beberapa hari sampai dana dapat cair ke rekening pribadi anda. Pada umumnya mengajukan pinjaman di Bank BPR memerlukan waktu 1 – 2 minggu sampai dana pinjaman cair ke rekening pribadi anda.

Pengajuan pinjaman bisa saja berjalan lebih cepat apabila dokumen persyaratan kredit yang diminta oleh Bank BPR sudah lengkap. Kelengkapan dokumen memang menjadi syarat penentu dalam kecepatan proses sertifikat karena dengan dokumen yang sudah lengkap maka data akan langsung diajukan ke komite kredit.

Besar kecilnya nominal pinjaman juga dapat mempengaruhi kecepatan proses kredit karena jika nominal pinjaman kecil ada beberapa kebijakan Bank BPR untuk approval kantor cabang saja. Sementara jika pengajuan pinjaman kredit besar tentu approval harus sampai dengan kantor pusat dan tentu memiliki proses agak sedikit lebih lama.

3. Persyaratan Mudah

Agar pengajuan pinjaman kredit anda dapat di setujui maka harus menyiapkan beberapa persyaratan kredit. Ada baiknya melengkapi persyaratan kredit tersebut dengan selengkap – lengkapnya untuk memudahkan pengajuan pinjaman sertifikat rumah anda.

Untuk persyaratan kredit dapat dibagi menjadi 2 tipe persyaratan yaitu : persyaratan kredit yang bersumber penghasilan dari karyawan dan persyaratan kredit yang bersumber penghasilan dari wiraswasta.

Berikut ini persyaratan kredit dalam mengajukan pinjaman sertifikat rumah di Bank BPR :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota – nota atau Akta Legalitas + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan 3 – 6 Bulan Terakhir
  • Fotocopy PBB
  • Fotocopy SHM/SHGB

4. Dana Pinjaman Lebih Besar

Mengajukan pinjaman sertifikat rumah nilai pengajuan pinjaman dapat mendapatkan pinjaman dengan jumlah cukup besar. Akan tetapi hal ini kembali lagi kepada kapasitas pendapatan per bulan calon debitur yang dapat dinilai dari mutasi uang keluar masuk rekening koran atau seberapa besar kegiatan usaha yang dijalankan.

Pinjaman yang dapat diajukan di Bank BPR mulai dari pinjaman 20 Juta sampai dengan pinjaman 5 Milyar. Bank BPR pasti akan memberikan pinjaman dibawah harga jual rumah, untuk pinjaman yang diberikan biasanya 50 – 70% dari harga jual rumah. Namun ada juga Bank BPR yang memberikan maksimal pinjaman di 50 – 70% harga likuiditas hal tersebut kembali kepada kebijakan masing – masing Bank BPR.

 

 

Untuk Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Di Bank

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Di Bank

Pinjaman jaminan sertifikat rumah di bank dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan pinjaman dengan nominal besar. Pinjaman dengan nominal besar terkadang memang dibutuhkan oleh sebagian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup. Nominal pinjaman yang dapat diajukan mulai dari pinjaman 20 Juta sampai dengan 5 Milyar.

Agunan yang dapat dijaminkan ke bank harus berupa Sertipikat Hak Milik (SHM) atau Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Sertifikat rumah merupakan surat berharga yang dapat dijadikan jaminan ke bank atau lembaga keuangan. Jika jaminan masih berbentuk Akta Jual Beli, Akta Hibah dan Girik di kami tidak dapat bantu prosesnya.

Langkah Pinjaman Sertifikat Rumah Di Bank

Menggadaikan Sertifikat Rumah

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah di bank dapat menjadi pilihan pinjaman yang aman jika ingin mengajukan kredit. Produk pinjaman jaminan sertifikat rumah di bank ada beberapa produk pinjaman di antaranya Produk pinjaman kredit multiguna, Produk pinjaman KUR, Produk pinjaman KPR. Masing – masing produk pinjaman tersebut mempunyai syarat dan ketentuan masing – masing.

Untuk produk pinjaman yang kami tawarkan ialah produk pinjaman kredit multiguna. Produk multiguna yang kami tawarkan untuk membiayai beberapa kebutuhan yang ada di masyarakat mulai dari biaya renovasi rumah, biaya pendidikan, biaya tambahan modal usaha dan berbagai kebutuhan biaya hidup lainnya.

Sebelum ingin mengajukan pinjaman di bank maka pilihlah bank atau lembaga keuangan yang mempunyai kredibilitas baik yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut ini beberapa langkah dalam pengajuan sertifikat rumah di bank :

1 SLIK OJK

Proses awal pengajuan pinjaman sertifikat rumah di bank ialah proses BI Checking. Saat ini layanan BI Checking dari Bank Indonesia sudah berpindah ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Istilah Bi Checking sebenarnya telah berubah menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Namun untuk SLIK OJK memiliki arti dan fungsi yang sama dengan istilah BI Checking.

Jika mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah di bank untuk SLIK OJK wajib bagus tanpa ada riwayat kredit macet. Akan tetapi beberapa bank memiliki toleransi kebijakan mengenai penilaian SLIK OJK. Jika pengajuan pinjaman di Bank Perekonomian Rakyat (BPR) untuk SLIK OJK terdapat toleransi apabila terdapat riwayat kredit macet dan sudah lunas dapat dibantu dengan melampirkan bukti surat keterangan lunas.

Akan lebih baik untuk selalu menjaga pembayaran angsuran pinjaman anda demi menjaga kualitas SLIK OJK anda. Dengan selalu menjaga jatuh tempo pembayaran kredit anda akan memudahkan apabila membutuhkan dana pinjaman di kemudian hari.

2. Persiapkan Dokumen Kredit

Sebagai syarat pengajuan pinjaman kredit harus melengkapi dokumen yang diminta oleh bank untuk syarat pengajuan pinjaman. Untuk dokumen awal yang diminta untuk pengajuan SLIK OJK ialah KTP, Kartu Keluarga dan Buku nikah atau surat nikah.

Untuk produk pinjaman kredit multiguna bank dapat membiayai karyawan dan wiraswasta. Apabila sumber pendapatan dari karyawan maka data yang diperlukan Slip Gaji atau Surat Keterangan Penghasilan dan Surat Keterangan Karyawan/ID Card. Selanjutnya untuk sumber pendapatan dari usaha maka data yang diperlukan Surat Keterangan Usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB) dan juga nota – nota pembelian penjualan.

3. Survei

Proses survei menjadi bagian yang wajib dalam mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah. Ketika proses survei dilakukan oleh pihak bank pastikan seluruh kelengkapan data sudah disiapkan dengan selengkap – lengkapnya. Karena semakin cepat melengkapi dokumen persyaratan kredit akan semakin cepat proses pengajuan pinjaman.

Ketika survei dilaksanakan berikan informasi dengan jelas dan benar karena bukan tidak mungkin bank akan mengkroscek segala informasi yang anda berikan. Jika terdapat informasi yang tidak sesuai maka tidak segan – segan bank akan menolak pengajuan pinjaman kredit anda.

4. Akad Kredit

Setelah pinjaman anda disetujui oleh bank maka bank akan mengeluarkan Surat Persetujuan Putusan Kredit (SP2K) atau Offer Letter (OL). Ketika calon debitur telah menandatangani surat tersebut maka akan dilakukan pengecekan keabsahan sertifikat rumah di BPN oleh notaris rekanan bank.

Setelah proses pengecekan sertifikat rumah selesai maka proses akhir ialah akad kredit tanda tangan di kantor suami istri jika sudah berkeluarga. Setelah proses tanda tangan selesai dengan pihak bank dan notaris maka dana pinjaman akan ditransfer ke rekening pribadi anda.

 

Syarat Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota – nota atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan 3 – 6 Bulan Terakhir
  • Fotocopy PBB + IMB
  • Fotocopy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

4 Keuntungan Ajukan Kredit Di BPR Jaminan Sertifikat Tanah

4 Keuntungan Ajukan Kredit Di BPR Jaminan Sertifikat Tanah

Tidak bisa dipungkiri lagi ketika kebutuhan semakin banyak tentu saja uang yang diperlukan juga semakin bertambah. Terkadang membuat orang harus memperoleh uang tersebut selain bekerja adalah dengan untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satu tempat yang aman untuk melakukan pinjaman adalah di BPR jaminan sertifikat tanah.

Keuntungan Mengajukan Kredit BPR dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Tidak bisa dikunci lagi bahwasanya saat ini terdapat berbagai macam lembaga pengkreditan yang bisa digunakan untuk meminjam sejumlah uang tentunya dengan menggunakan jaminan tertentu. Salah satunya adalah  BPR yang mana merupakan sebuah lembaga keuangan yang menyediakan pinjaman dengan berbagai macam jaminan salah satunya adalah sertifikat tanah dan rumah. Ada berbagai macam keuntungan yang bisa diperoleh para nasabahnya ketika  menggunakan jasa kredit BPR tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Persyaratan Mudah

Pada dasarnya setiap lembaga keuangan pastinya memiliki persyaratan tersendiri untuk bisa memberikan pinjaman kepada para nasabahnya. BPR jaminan sertifikat tanah adalah salah satu tempat yang memberikan kemudahan terhadap persyaratan dalam pengajuan kredit. Yang perlu melengkapi berbagai macam dokumen yang diperlukan seperti identitas diri dan mengisi berbagai macam formulir pengajuan yang disediakan. Tidak perlu menunggu waktu lama maka petugas akan segera memprosesnya dengan mudah dan cepat.

2. Banyak Pilihan Tenor Pinjaman

BPR memberikan banyak pilihan tenor bayaran pinjaman yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan para nasabahnya. Anda bisa memilih tenor pembayaran mulai dari 3 bulan, 6 bulan, satu tahun dan sebagainya. Dengan banyaknya pilihan tenor pembayaran tersebut tentu saja akan memberikan kemudahan bagi para nasabahnya untuk bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuannya. Tetapi sebelum memutuskan pemilihan tenor tersebut sebaiknya Anda terlebih dahulu berkonsultasi serta menyesuaikan dengan kemampuan pendapatan anda.

3. Bunga Rendah

Gadai sertifikat rumah bunga rendah menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh BPR. Tidak seperti lembaga keuangan lainnya yang terkadang memberikan bunga yang terlalu tinggi sehingga membuat para nasabahnya merasa kesulitan saat melakukan pembayaran. BPR selalu memberikan layanan terbaik dengan memberikan bunga rendah yang mana akan membuat para nasabahnya mudah dalam melakukan transaksi pembayaran dan tidak akan merasa terbebani. Selain itu ada berbagai macam metode pembayaran yang bisa digunakan karena lembaga keuangan ini sudah bekerja sama dengan berbagai macam bank sehingga memberikan kemudahan dalam bertransaksi.

4. Promo Menarik

Selain memberikan bunga yang rendah, BPR juga memberikan beberapa promo menarik yang siap diberikan pada para nasabahnya. Tentu saja ini menjadi salah satu hal yang menarik yang tidak ditemukan di lembaga keuangan manapun. Promo ini biasanya diadakan ketika event tertentu.

Itulah beberapa penjelasan mengenai keuntungan apa saja yang bisa diperoleh dengan mengajukan pinjaman di BPR jaminan sertifikat tanah. Bagaimana Apakah anda tertarik?

Begini Tips Mengajukan Kredit Agunan Sertifikat Rumah

Begini Tips Mengajukan Kredit Agunan Sertifikat Rumah

Mengajukan pinjaman menjadi solusi sebagian orang yang sedang membutuhkan uang dalam jumlah besar dan cepat cair. Salah satunya mengajukan kredit agunan sertifikat rumah. Hal ini lantaran sertifikat rumah biasanya mempunyai nilai paling besar dibandingkan jenis aset lainnya yang dijadikan jaminan pinjaman. Agar pengajuannya berhasil, yuk ikuti tips berikut:

1. Tentukan Tujuan Penggunaan Dana

Tentukan tujuan yang membuat Anda mengajukan pinjaman kredit agunan sertifikat rumah. Pastikan dana tersebut memang digunakan untuk tujuan yang jelas dan bermanfaat jangka panjang. Misalnya, untuk modal usaha, biaya pendidikan anak, dan keperluan lainnya.

Jangan sampai Anda mengajukan pinjaman untuk kebutuhan yang sifatnya konsumtif. Akan sangat disayangkan jika uang tersebut digunakan misalnya untuk membeli pakaian, dan membeli kebutuhan sehari-hari. Hal ini malah membuat Anda terlilit hutang.

Ketika saatnya membayar cicilan Anda malah mencari pinjaman lain. Ujungnya malah gali lubang tutup lubang, tentunya Anda tidak ingin berakhir seperti ini bukan?

2. Memiliki Keuangan yang Stabil

Setelah menentukan tujuan penggunaan dana gadai sertifikat rumah bunga rendah, Anda harus memikirkan kondisi keuangan pribadi. Pastikan kondisi keuangan Anda benar-benar mendukung untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak selain dari dana pinjaman.

Bukan hanya itu, Anda juga harus memiliki penghasilan tetap sehingga bisa membayar cicilan beserta dengan bunganya tepat waktu. Maka, pinjamlah jumlah dana yang sesuai dengan kemampuan membayar Anda. Jangan melebihi penghasilan.

Nantinya, pengajuan pinjaman memungkinkan disetujui pihak jasa pinjaman, asalkan tidak melebihi harga aset rumah yang Anda jadikan jaminan.

3. Pahami Semua Syarat Pengajuan Kredit

Sebelum Anda mengajukan kredit agunan sertifikat rumah, pahami dulu semua syarat untuk gadai sertifikat rumah dengan teliti. Hal ini karena tidak semua pinjaman bisa disetujui.

Namun, biasanya syarat pengajuan pinjaman antar satu perusahaan dengan lainnya hampir sama. Umumnya, Anda harus berusia 21 sampai 60 tahun dan mempunyai penghasilan tetap selama minimal 1 tahun. Selain itu, Anda wajib melampirkan dokumen pelengkap, berupa KTP, KK, fotokopi slip gaji, NPWP,  IMB dan PBB rumah.

Paling penting, usahakan untuk memenuhi semua syarat tersebut dan ketentuan yang berlaku agar pengajuan pinjaman Anda segera disetujui.

4. Jumlah Pinjaman Sesuai dengan Harga Rumah

Ketika berniat mengajukan pinjaman, Anda harus menghitung berapa harga rumah Anda jika dijual sehingga Anda bisa mengajukan pinjaman yang sesuai dengan harga rumah.

Namun, Anda tidak akan mendapatkan pencairan dengan harga 100% dari nilai rumah, melainkan hanya akan mendapatkan sekitar 60% dari keseluruhan harga rumah tersebut.

Meski begitu, hal ini juga dilihat lagi dari lokasi dan kondisi rumah yang Anda jaminkan. Maka, jika ingin mendapatkan dana cukup besar, pastikan memperbaiki kondisi rumah dulu agar memiliki nilai tinggi.

Itulah tips mengajukan kredit agunan sertifikat rumah yang bisa Anda aplikasikan. Semoga membantu.