Syarat Gadai Sertifikat Rumah Di Bank Pahami Dahulu Beberapa Hal Berikut

Syarat Gadai Sertifikat Rumah Di Bank Pahami Dahulu Beberapa Hal Berikut

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan bantuan dana adalah gadai sertifikat rumah di bank ini. Nah, gadai sertifikat rumah inilah ternyata banyak dipilih oleh sebagian besar orang. Khususnya bagi mereka dimana ingin mendapatkan pinjaman dana dengan jumlah besar terutama untuk kebutuhan usaha.

Sama seperti dengan gadai bpkb mobil, gadai sertifikat inilah juga membutuhkan beberapa persyaratan dimana harus dipenuhi oleh nasabah sebelum mendapatkan dana pinjaman. Adapun prosesnya juga akan berlangsung selama beberapa hari sehingga nasabah diharuskan agar bersabar dalam menunggu dananya tersebut.

Adapun pinjaman sertifikat rumah sendiri menjadi solusi paling tepat buat sebagian besar orang untuk memenuhi biaya kebutuhan yang semakin naik dari waktu ke waktu. Tetapi perlu diingat bahwa anda sebaiknya mengajukan pinjaman tersebut ketika dalam kondisi terdesak saja sehingga dapat meminimalisir berbagai macam kerugian.

Sekilas Tentang Gadai Sertifikat Rumah

Sebelum anda mengetahui bagaimana syarat untuk gadai sertifikat tersebut maka penting agar mengetahui sekilas tentang pinjaman satu ini. Sebenarnya kehadirannya tidak jauh berbeda dengan gadai sertifikat tanah di Bank. Dimana kalau dilihat maka pinjaman tersebut masuk ke dalam kredit multiguna.

Bahkan sebagian besar orang mengenal produk KGM dengan sebutan gadai sertifikat tersebut. Itu karena jaminan yang diminta biasanya merupakan aset yang dimiliki oleh pihak nasabah seperti sertifikat rumah atau tanah. Biasanya produknya dapat diberikan kepada pegawai tetap dan sudah bekerja minimal 2 tahun ataupun pengusaha dimana sedang menjalankan usahanya minimal satu tahun.

Biasanya seorang nasabah akan mengambil kredit multiguna untuk berbagai kebutuhan seperti renovasi rumah, mengembangkan usaha atau bisnis ataupun kebutuhan lainnya dimana memerlukan dana dengan jumlah yang besar.

Saat ini hampir semua bank memang menyediakan layanan tersebut bahkan tidak sedikit pula bank memberikan layanan berupa take over pinjaman jaminan sertifikat. Terutama bagi para nasabah dimana merasa angsuran terasa berat ataupun bunganya akan terasa lebih mahal.

Syarat-syarat Gadai Sertifikat Rumah di Bank

Bagi anda yang ingin melakukan gadai sertifikat tersebut maka harus memahami dahulu bagaimana syarat gadai sertifikat rumah di bank dahulu. Hal tersebut sangat penting karena untuk memperlancar prosesnya nanti. Sebab apabila terdapat beberapa syarat yang kurang ternyata prosesnya tidak dapat berjalan dengan leluasa.

Adapun beberapa persyaratan dimana harus dipenuhi ketika akan gadai sertifikat rumah di bank BCA ataupun bank-bank lainnya diantaranya adalah.

  1.   Merupakan warga negara Indonesia
  2.   Berusia minimal 21 tahun
  3.   Mempunyai penghasilan tetap
  4.   Mempunyai jaminan berupa property dengan kondisi pembangunan 100%
  5.   NPWP atau bukti pajak penghasilan
  6.   KTP, Akta Nikah bagi yang sudah menikah, Kartu Keluarga dan Akta Lahir
  7.   Sertifikat pecahan dimana sudah balik nama
  8.   Formulir KMG
  9.   Bukti kwitansi DP
  10. Serta keterangan penghasilan atau slip gaji

Perlu diketahui bahwa syarat di atas kemungkinan besar hampir sama dengan gadai sertifikat rumah di bank BRI, mandiri ataupun bank-bank lainnya. Sebagai informasi lebih lanjut, maka nasabah dapat bertanya kepada bagian customer service dari pihak bank yang bersangkutan.

Proses Gadai Sertifikat Rumah Ke Bank

Sampai disini, anda pastinya sudah mengetahui bagaimana syarat gadai sertifikat rumah di bank mandiri ataupun bank lainnya bukan? lantas bagaimanakah prosesnya? Adapun prosesnya sendiri ternyata tidaklah rumit seperti yang anda bayangkan sebelumnya. langsung saja berikut ini beberapa proses dalam pegadaian sertifikat tersebut

1. Pastikan Telah Memenuhi Syarat Administratif

Hal paling utama yang harus diperhatikan oleh nasabah adalah pastikan sudah memenuhi syarat administratif terlebih dahulu. Adapun syarat-syaratnya bisa memperhatikan pada penjelasan dari kami sebelumnya.

2. Datang ke Pihak Bank Terdekat

Sesudah tidak, anda bisa datang ke pihak bank terdekat. Disinilah anda bisa mengajukan gadai sertifikat rumah di bank BNI ataupun bank-bank lainnya di Indonesia. Pastikan bahwa semua berkat diatas diserahkan kepada pihak terkait.

3. Mengisi Formulir

Setelah itu, anda akan diminta untuk mengisi formulir terkait dengan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah tersebut. nantinya terdapat sejumlah data dimana harus diisi dengan baik dan benar. Jangan sampai memalsukan data apapun di dalamnya karena  akan meningkatkan berbagai macam risiko.

4. Tentukan Jumlah Pinjaman

Jangan khawatir karena pihak dari bank akan menyediakan adanya tabel pinjaman bank jaminan sertifikat tersebut sebagai bahan pertimbangan bagi nasabah. Adapun pinjaman yang bisa didapatkan sangat bervariasi mulai dari Rp250 HINGGA Rp5 miliar rupiah. Sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan yang dimiliki masing-masing.

5. Tunggu Hingga Proses Pencairan Dilakukan

Setelah anda melakukan proses pengajuan, nantinya pihak bank tidak akan langsung mencairkan dananya. Tetapi terdapat sejumlah tahapan yang harus dilewati terlebih dahulu. Saran dari kami adalah pastikan anda mengikuti prosedurnya dengan baik termasuk ketika petugas datang langsung ke lapangan untuk memantau.

Tips Aman Gadai Sertifikat Rumah

Perlu diingat bahwa dokumen satu ini memang menjadi dokumen yang sangat penting karena nilainya memang cukup besar. Bahkan bisa dibilang bahwa kegiatan menggadaikan sertifikat tersebut mempunyai risiko yang cukup besar loh.

Adapun beberapa risiko yang bisa terjadi setelah menggadaikan sertifikat seperti sertifikat akan ditahan hingga masa kredit tersebut berakhir, apabila hutang tersebut tidak bisa dibayar maka rumah akan disita oleh pihak bank terkait, hingga tingginya nilai bunga yang harus dibayarkan oleh pihak nasabah.

Itulah mengapa sebagai seorang nasabah yang pintar memang diwajibkan agar memahami cara gadai sertifikat rumah di bank yang cerdas dan terhindar dari kerugian besar.

1. Nama Terdaftar dalam Sertifikat

Apabila anda ingin menggadaikan sertifikat rumah maka sebaiknya harus dibuktikan dengan nama kepemilikannya. Banyak lembaga keuangan dimana tidak memberikan layanan gadai dengan sertifikat rumah dimana belum balik nama. Oleh karena itulah prosesnya biasanya akan cukup lama bahkan kemungkinan besar gagal pun juga cukup tinggi.

2. Gadai Di Bank Saja

Jangan pernah melakukan gadai di lembaga keuangan yang belum jelas seperti belum terdaftar dalam OJK alias otoritas jasa keuangan. Sebab apabila anda nekad mendaftarkan gadai di lembaga keuangan yang belum terdaftar ojk, besar kemungkinan akan terjadi tindak penipuan juga cukup besar.

3. Pastikan Kelengkapan Syarat

Jangan lupa juga anda harus memastikan bahwa syarat gadai sertifikat rumah di bank tersebut sudah dipenuhi. Siapkan semua berkas yang diminta dan dikumpulkan ke dalam satu map sehingga lebih rapi. Hal ini tentu akan memberikan kemudahan dalam proses verifikasi nantinya.

4. Memeriksa Status 5C Anda

Terakhir jangan lupa juga sebagai calon nasabah, anda juga harus memeriksa 5C dahulu yakni capacity, character, capital, condition serta collateral untuk memastikan bahwa anda layak memperoleh pinjaman tersebut.

Mempunyai kebutuhan dengan modal yang besar memang mengharuskan anda agar bisa memutar otak buat memperoleh dananya tersebut. Salah satunya adalah dengan cara gadai sertifikat rumah di bank dimana akan memberikan pinjaman dengan jumlah besar.

CARA CEPAT GADAI SERTIFIKAT RUMAH

CARA CEPAT GADAI SERTIFIKAT RUMAH

CARA CEPAT GADAI SERTIFIKAT RUMAH

 

Banyak pilihan tempat dalam menjaminkan sertifikat rumah dengan penawaran tingkat suku bunga yang berbeda. Memilih pinjaman ke bank menjadi salah satu pilihan dalam memperoleh dana untuk modal bisnis ataupun keperluan lainnya. Karena selain aman dan terjamin bunga kredit pada bank menjadi prioritas calon debitur dalam memilih tempat gadai sertifikat rumah.

Ketika mengajukan pinjaman ke bank atau lembaga lainnya ada tahapan prosedur yang harus dilengkapi calon debitur. Salah satunya dengan menyertakan agunan yang menjadi jaminan diantaranya Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Sertifikat rumah memiliki nilai jual yang mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Untuk anda yang mencari pinjaman dengan kebutuhan cepat dapat memilih Bank Perkreditan Rakyat (BPR). BPR dapat memproses cepat pinjaman yang anda ajukan jika dibandingkan dengan bank konvensional. Proses di BPR dapat memakan waktu 4 hari kerja dana sudah bisa cair dengan melewati proses BI Checking, Survey, Pengecekan Sertifikat, Akad Kredit. Namun tergantung juga dari nilai nominal pinjaman yang diajukan biasanya pinjaman 100 juta ke bawah sesuai dengan kebijakan approval cabang.

Gadai Sertifikat Rumah

 

Memilih Bank Perkreditan Rakyat

Pertumbuhan Bank Perkreditan Rakyat saat ini sangat pesat dan sudah banyak Bank Perkreditan Rakyat yang sudah sangat maju. Masyarakat banyak memilih mengajukan pinjaman kredit di BPR karena proses yang cukup mudah dan juga cepat tidak memakan waktu cukup lama. Dengan segala keunggulan tersebut menjadikan Bank Perkreditan Rakyat menjadi pilihan tempat dalam pengajuan kredit gadai sertifikat rumah.

Banyak pilihan dalam memilih bank perkreditan rakyat masing – masing bank menawarkan relatif bunga yang tidak berbeda jauh. Namun hal yang terpenting pastikan bank yang anda pilih sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Kami bermitra dengan beberapa bank perkreditan rakyat yang dapat membantu proses gadai sertifikat rumah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Ajukan pinjaman multiguna sertifikat rumah anda sekarang juga dengan menghubungi nomer hp yang ada di bawah ini.

Syarat Gadai Sertifikat Rumah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Akta Nikah
  • Slip Gaji + Surat Ket Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  • SKU + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran/Rekening Tabungan
  • Fotocopy PBB + IMB
  • Fotocopy SHM/SHGB

 

Info Lebih Lanjut : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

4 LANGKAH PENGAJUAN SERTIFIKAT RUMAH

4 LANGKAH PENGAJUAN SERTIFIKAT RUMAH

4 LANGKAH PENGAJUAN SERTIFIKAT RUMAH

 

Pengajuan pinjaman sertifikat rumah dapat menjadi solusi untuk masyarakat yang membutuhkan dana dengan jumlah cukup besar. Masyarakat cenderung memilih tempat gadai sertifikat rumah di bank karena bank merupakan tempat gadai aman dan terpercaya, Namun selain di  bank ada beberapa tempat gadai sertifikat rumah diantaranya pegadaian, koperasi, lembaga pembiayaan, bank perkreditan rakyat. Pastikan tempat gadai sertifikat rumah yang anda pilih sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ajukan pinjaman sertifikat rumah anda sekarang juga karena kami menawarkan proses cepat dan bunga rendah.

Gadai Sertifikat Rumah

 

Langkah – Langkah Dalam Pengajuan Sertifikat Rumah

Proses pengajuan pinjaman sertifikat rumah melewati beberapa tahapan sampai dana pinjaman cair ke rekening pribadi anda. Agar proses lebih cepat sebaiknya lengkapi data persyaratan dengan selengkap – lengkapnya semakin cepat calon debitur melengkapi data maka semakin cepat pula proses pengajuan kreditnya. Berikut proses pengajuan sertifikat rumah :

  1. Proses Bi Checking, Proses awal dalam pengajuan pinjaman kredit sertifikat rumah yaitu SLIK BI Check. Selama pinjaman kredit yang anda bayar lancar dan sudah lunas maka tidak akan menjadi masalah. Apabila terdapat tunggakan sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu. Jika dahulu terjadi kendala kredit macet namun sudah lunas maka cukup melampirkan bukti surat keterangan lunasnya saja.
  2. Proses Survey, Proses survey bertujuan untuk mengecek dan meneliti apakah benar data sesuai dengan yang calon debitur berikan. Berikan informasi dengan sebenar – benarnya karena akan menentukan proses pengajuan pinjaman anda. Ada beberapa bank yang melakukan proses survey 2x tergantung dari ketentuan bank tersebut.
  3. Proses Pengecekan Sertifikat Rumah, Setelah pinjaman anda disetujui maka sertifikat rumah akan dilakukan pengecekan di BPN (Badan Pertanahan Nasional) melalui notaris yang ditunjuk oleh pihak bank. Biasanya proses pengecekan memakan waktu 1 – 2 hari namun tergantung juga dengan sertifikat rumah tersebut bisa juga lebih lama dari waktu tersebut.
  4. Proses Akad Kredit, Proses terakhir merupakan proses tanda tangan kontrak kredit dengan pihak bank dan juga notaris yang ditunjuk oleh pihak bank. Dan Pencairan dana pinjaman ke rekening pribadi anda.

 

Persyaratan Gadai Sertifikat Rumah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah
  • Slip Gaji + Surat Ket Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  • SKU + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran/Rekening Tabungan
  • Fotocopy PBB + IMB
  • Fotocopy SHM/SHGB

 

Untuk Info Lebih Lanjut

Tlp /WA : 0858 9268 2443

 

JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH

JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH

JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH

 

Pinjaman Dengan Jaminan Sertifikat Rumah menjadi solusi gadai yang tepat bagi anda yang mencari dana tambahan untuk berbagai macam keperluan hidup. Dengan menjaminkan sertifikat yang anda miliki jumlah pinjaman yang diperoleh dapat berjumlah besar tergantung dari nilai jaminan yang anda miliki dan berapa besar pendapatan keuangan per bulan. Untuk jaminan sertifikat rumah yang dapat kami proses berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangun (SHGB). Berikut beberapa jenis surat rumah :

  • Sertifikat Hak Milik (SHM), Sertifikat hak milik merupakan jenis sertifikat yang memiliki legalitas paling kuat. SHM dapat beralih dan dialihkan kepada orang lain.
  • Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), adalah sebuah hak yang diberikan kepada seseorang untuk membangun bangunan diatas tanah paling lama 30 tahun. dan SHGB dapat diperpanjang selama 20 tahun.
  • Akta Jual Beli (AJB), adalah dokumen yang menyatakan adanya perpindahan atau peralihan hak pada suatu bidang lahan dari pemilik/penjual kepada pembeli sebagai pemilik baru. Namun dalam legalitas AJB belum begitu kuat jika dibandingkan SHM dan SHGB.
  • Girik, Surat Keterangan atas sebidang tanah yang dikeluarkan dari kelurahan dan kecamatan setempat, Girik merupakan surat yang menerangkan identitas pembayar pajak pada suatu lahan

 

Gadai Sertifikat Rumah

 

Gadai Sertifikat Rumah Wajib Nama Sendiri

Mengajukan pinjaman sertifikat rumah untuk pemohon wajib nama yang tercantum di sertifikat rumah suami/istri atau anak/orangtua. Apabila sertifikat rumah masih atas nama pemilik lama maka prosesnya wajib dibalik nama ke atas nama pemohon. Beberapa bank dapat membantu proses balik nama sertifikat ke atas nama pemohon untuk biayanya potong dari pencairan namun ada beberapa bank juga yang tidak dapat proses. Jadi sebaiknya pastikan sebelum mengajukan pinjaman sertifikat rumah sudah atas milik anda sendiri agar prosesnya lebih mudah dan tidak banyak pemotongan biaya.

Sertifikat atas nama orangtua dapat diajukan dan apabila orangtua masih di bawah 60 tahun dan memiliki penghasilan ada beberapa bank yang masih dapat memproses. Namun apabila orangtua tidak memiliki penghasilan biasanya anak yang maju sebagai pemohon dan kedua orangtua wajib ikut tanda tangan di depan notaris. Apabila salah satu orangtua sudah tidak ada maka diwajibkan seluruh anak kandung ikut tanda tangan di hadapan notaris. Dan yang terakhir jika atas nama di sertifikat sudah almarhum maka wajib dibalik nama ke ahli warisnya dengan melampirkan surat keterangan waris dari kelurahan dan kecamatan setempat.

Mengajukan pinjaman namun suami istri telah bercerai maka wajib di cek dahulu apakah rumah tersebut harta gono gini atau tidak. Karena jika harta gono gini tidak dapat diajukan dan wajib menyertakan surat penetapan pengadilan terlebih dahulu. Apabila membeli rumah tersebut sebelum atau sesudah pernikahan maka dipastikan harta tersebut bukan termasuk harta gono gini namun apabila membeli rumah tersebut ketika pernikahan maka dipastikan harta tersebut masuk harta gono gini.

 

Tempat Gadai Sertifikat Rumah

Mengajukan pinjaman multiguna sertifikat rumah saat ini dapat mengajukan di Bank, Lembaga Pembiayaan, Bank Perkreditan Rakyat, Pegadaian dan Koperasi. Masing – masing tempat memiliki keunggulan sendiri – sendiri mulai dari bunga, kecepatan proses, Bi checking dan lainnya. Sebelum mengajukan hal yang paling terpenting ajukan di bank atau lembaga keuangan yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena OJK memiliki peran penting dalam kegiatan sektor jasa keuangan.

SLIK BI Checking

SLIK adalah Sistem Layanan Informasi Keuangan yang pengelolaanya menjadi tanggung jawab OJK bertujuan untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pelayanan informasi keuangan. Sebelum anda mengajukan pinjaman proses pertama yang dilakukan BI Checking terlebih dahulu pastikan riwayat pembayaran kredit anda tidak ada masalah atau kredit macet. Apabila terkendala Bi Checking sebaiknya mengajukan pinjaman di Lembaga Keuangan Non Bi Checking. Jika terdapat riwayat kredit macet namun sudah lunas maka cukup menyertakan bukti surat keterangan lunasnya saja.

 

Jumlah Pinjaman Yang Anda Dapat

Menghitung jumlah pinjaman yang akan calon debitur dapat tergantung dari berapa harga nilai jaminan yang dijaminkan dan berapa pendapatan keuangan per bulan calon debitur. Pertama untuk nilai jaminan bank atau lembaga keuangan pasti memberikan pinjaman kredit dibawah harga pasaran sekitar 50 – 70% dari harga pasaran rumah berbeda dengan pinjaman KPR yang dapat memberikan LTV sampai 90% dari harga pasar dan juga tenor 10 tahun ke atas. Untuk pinjaman multiguna jaminan sertifikat rumah maksimal tenor di 5 tahun namun ada beberapa bank yang memberikan diatas 5 tahun.

Selanjutnya pastikan keuangan anda stabil dalam 6 bulan terakhir karena bank biasanya akan meminta bukti pendapatan anda dari rekening koran. Jika karyawan tentu tidak akan pusing karena gambaran gaji sudah tergambar di rekening koran setiap bulan. Untuk wiraswata biasanya ditambahkan bukti cashflow pembukuan keuangan yang didapat per bulan. Bank atau lembaga pembiayaan akan menilai kesanggupan angsuran calon debitur 30% dari pendapatan per bulan. Misalkan calon debitur memiliki penghasilan bersih 10 juta per bulan maka kesanggupan pembayaran angsuran di kisaran 3 juta per bulan.

 

Kawasan Perumahan dan Pemukiman

Kawasan rumah yang dijadikan jaminan ada beberapa jenis diantaranya perumahan, cluster, komplek, pemukiman dan lainnya. Untuk jaminan di kawasan perumahan memiliki market value yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan kawasan pemukiman. Nilai jaminan pasar yang diperoleh dapat tinggi dan kemungkinan mendapatkan pinjaman dengan jumlah cukup besar. Untuk rumah kawasan pemukiman nilai harga pasar cenderung kecil dan apabila jaminan tersebut berda dalam gang atau rumah helikopter maka ada beberapa bank yang dapat proses dan tidak dapat proses. Nilai pinjaman yang diperoleh dari rumah dalam gang tidak jauh dari 50 juta kebawah.

 

Kondisi Rumah Yang Dijaminkan

Bank atau Lembaga pembiayaan memiliki beberapa kriteria terhadap rumah yang akan menjadi jaminan, diantaranya :

  • Rumah bukan terletak di kawasan banjir
  • Rumah tidak dekat dengan pemakaman
  • Rumah minimal 100 meter dari SUTET
  • Rumah kondisi terawat
  • Rumah tidak berada di gang sempit

 

Persyaratan Pinjaman Sertifikat Rumah :

  1. Fotocopy KTP Suami Istri
  2. Fotocopy Kartu Keluarga
  3. Fotocopy Buku Nikah
  4. Slip Gaji + Surat Ket Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  5. SKU + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  6. Rek Koran/Rek Tabungan
  7. Fotocopy PBB
  8. Fotocopy SHM/SHGB

Untuk Info Lebih Lanjut

Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)