4 Platform Ini Terima Gadai Sertifikat Rumah, Apa Saja?

4 Platform Ini Terima Gadai Sertifikat Rumah, Apa Saja?

Terima Gadai Sertifikat Rumah Di Indonesia, praktik gadai sertifikat rumah sudah jadi solusi yang umum untuk mendapatkan dana dalam jumlah besar dengan cepat dan mudah. Hal ini juga didukung oleh keberadaan berbagai pilihan lembaga atau platform yang terima gadai sertifikat rumah. Artinya, Anda punya beberapa alternatif yang bisa Anda pertimbangkan dan pilih.

Hal ini bisa sangat menguntungkan Anda, terutama bagi Anda yang sedang membutuhkan dana cepat sebagai utang produktif. Dan solusi gadai sertifikat rumah ini juga akan lebih bermanfaat bagi Anda yang menggadaikan sertifikat rumah pribadi.

Karena dibandingkan menggunakan jenis aset lain seperti emas sebagai jaminan, pengajuan pinjaman dengan jaminan sertifikat properti lebih disukai apalagi oleh bank. Maka dari itu, Anda nantinya pun akan bisa gadai SHM cepat yang tentunya sangat membantu dalam kondisi darurat.

Kalau begitu, apa saja ya platform atau tempat gadai sertifikat yang bisa Anda temukan? Dalam artikel ini, Anda bisa temukan 4 (empat) platform berupa lembaga atau instansi jasa gadai sertifikat tanah yang sudah terbukti aman, terjamin, dan terpercaya.

Gadai Sertifikat Rumah di Bank

Pilihan pertama tentu saja adalah bank. Bahkan opsi yang ini sudah sangat umum dan bisa dibilang bahwa semua bank yang ada di Indonesia adalah bank yang menerima sertifikat rumah sebagai bentuk jaminan. Tentu saja berlaku untuk bank yang menyediakan produk kredit — biasanya jenis produk yang dimaksud adalah Kredit Multiguna (KMG).

Lewat KMG, biasanya Anda bisa mendapatkan kredit dengan plafon mencapai Rp 1 miliar atau lebih, tapi tentu saja semuanya bergantung pada hasil appraisal yang dilakukan oleh bank. Tenor pinjamannya juga bervariasi, mulai dari 1 sampai 10 tahun.

Dalam cara gadaikan sertifikat rumah ke bank, ada beberapa syarat administrasi yang perlu Anda penuhi di samping sertifikat rumah Anda. Contohnya fotokopi identitas diri dan Kartu Keluarga (KK), formulir pengajuan pinjaman, slip gaji, salinan SPT, fotokopi NPWP, dan lainnya. Syarat lengkapnya bisa Anda pastikan langsung ke bank masing-masing, tapi secara garis besar biasanya syarat-syaratnya serupa.

Gadai Surat Rumah Melalui Pegadaian

Selain bank, alternatif lain yang biasa dipilih oleh masyarakat di Indonesia adalah gadai surat rumah di Pegadaian. Karena seperti yang tentu sudah Anda ketahui, Pegadaian sendiri memang terima gadai sertifikat rumah maupun aset lainnya, termasuk kendaraan. Sedangkan besar pinjaman yang tersedia bisa mencapai Rp 50 juta, tergantung kebutuhan Anda.

Untuk tenor pinjaman, Pegadaian menawarkan pilihan mulai dari 3 sampai 5 tahun untuk pinjaman dengan jaminan berupa surat rumah. Sedangkan syaratnya secara garis besar juga sama dengan syarat ketika Anda melakukan pengajuan pinjaman sertifikat rumah di bank, termasuk identitas diri, sertifikat rumah, IMB, dan sebagainya.

Untuk mengajukan pinjaman di Pegadaian dengan jaminan sertifikat rumah, Anda hanya perlu datang langsung ke kantor Pegadaian terdekat dengan membawa semua dokumen persyaratan. Setibanya di sana, isi formulir yang diminta. Kalau semua syarat sudah lengkap, Pegadaian akan menaksir nilai jual rumah yang Anda gadaikan.

Begitu pengajuan pembiayaan jaminan sertifikat rumah disetujui Pegadaian, dana akan dicairkan dalam waktu 1-5 hari kerja, bergantung nominal pinjamannya. Dana tersebut bisa Anda ambil dalam bentuk uang tunai maupun ditransfer ke rekening pribadi Anda.

Sebagai catatan, di Pegadaian Anda akan diminta untuk menunjukkan IMB. Artinya, Anda tidak bisa melakukan gadai sertifikat rumah tanpa IMB di Pegadaian.

Gadai Sertifikat Rumah di Rahn Tasjily Tanah

Alternatif berikutnya adalah Rahn Tasjly Tanah, yaitu pembiayaan berbasis syariah yang diberikan bagi masyarakat dengan penghasilan rutin/tetap, pengusaha mikro/kecil, serta petani. Pembiayaan ini bisa diakses dengan jaminan berupa sertifikat tanah dan Hak Guna Bangunan (HGB). Sedangkan plafonnya berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 200 juta.

Di sini, terdapat 2 (dua) opsi program: Reguler dan Fleksi. Untuk jenis Reguler, nantinya Anda wajib melakukan pembayaran angsuran bulanan. Sedangkan untuk jenis Fleksi, Anda bisa melakukan pembayaran wajib secara berjangka dan sekali bayar (sekaligus) setiap 3, 4, maupun 6 bulan.

Baik program Reguler maupun Fleksi memiliki tenor atau jangka waktu pembayaran yang sama. Jadi, yang membedakan hanya bagaimana pembayaran dilakukan, apakah setiap bulan seperti halnya pembayaran pinjaman seperti umumnya atau dibayar sekaligus setiap beberapa bulan.

Tertarik untuk mencoba mengakses pinjaman dari Rahn Tasjliy Tanah? Jika iya, Anda hanya perlu datang ke kantor Pegadaian Syariah terdekat dengan membawa marhun alias agunan.

Setelah itu, tim mikro akan melakukan verifikasi berkas-berkas pengajuan pinjaman dan survei lokasi. Kalau sudah, proses dilanjutnya dengan kesepakatan berapa besar marhun bih atau dana yang akan Anda terima sebagai nasabah, baik secara tunai maupun ditransfer ke rekening.

Gadai Sertifikat Rumah di Pinjamantunaiku.com

Kemudian apakah ada solusi pinjaman online sertifikat rumah? Ternyata ada, terutama bagi Anda yang memiliki rumah sebagai jaminan dengan lokasi di kawasan Jabodetabek. Yaitu melalui Pinjamantunaiku.com, yang sama-sama mudah, cepat, dan praktis.

Lewat Pinjamantunaiku.com, Anda bisa mendapatkan pinjaman dengan plafon mulai dari Rp 20 juta sampai dengan Rp 10 miliar. Ditambah lagi, besar bunga pinjamannya juga minim. Sedangkan untuk tenornya sendiri adalah maksimal 6 tahun, sehingga cukup panjang.

Di samping gadai sertifikat rumah, di Pinjamantunaiku.com Anda juga bisa gadaikan sertifikat ruko, kios, toko, apartemen, gedung, hotel, pabrik, maupun gudang sebagai jaminannya. Tak hanya itu saja, jaminan yang bisa diterima adalah SHM/SHGB tanah kosong maupun SHM/SHGB tanah dan bangunan, sehingga lebih fleksibel juga, kan?

Dengan mengajukan pinjaman menggunakan sertifikat properti sebagai jaminan di Pinjamantunaiku.com, Anda bisa merasakan berbagai manfaat berikut ini:

  • Fasilitas top-up pinjaman bagi Anda yang rutin membayar angsuran tepat pada waktunya.
  • Bayar bunga hanya untuk 3 (tiga) bulan saja untuk pinjaman rekening koran.
  • Pekerjaan atau profesi tidak jadi bahan pertimbangan utama Pinjamantunaiku.com dalam menyetujui pengajuan pinjaman.
  • Besaran suku bunga yang kompetitif dengan perusahaan-perusahaan pembiayaan lain.
  • Tenor kredit yang panjang, yaitu maksimal 6 tahun.

Sedangkan ketentuan jaminan tanah dan bangunan di Pinjamantunaiku.com adalah sebagai berikut:

  1. Jaminan wajib merupakan bangunan permanen layak huni.
  2. Sudah bersertifikat Hak Milik maupun Hak Guna Bangunan dengan hak masih berlaku atas nama peminjam.
  3. Lokasi jaminan di seluruh area Jabodetabek.
  4. Maksimal jumlah pinjaman sesuai dengan SK tentang Ketentuan Umum Jaminan dan Pengelolaannya.
  5. Menyerahkan dokumen properti, seperti:
    1. Salinan SHM/SHGB atas nama peminjam/suami/istri.
    2. Salinan Akta Jual Beli (AJB) terakhir beserta turutannya jika ada.
    3. Salinan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
    4. Salinan PBB 3 tahun terakhir.

Pinjamantunaiku.com sendiri sudah lama dipercaya sebagai solusi pembiayaan yang mudah, cepat, dan praktis oleh masyarakat Indonesia. Tak hanya terima gadai sertifikat rumah saja, Pinjamantunaiku.com juga pasti menjaga keamanan dokumen-dokumen jaminan yang telah Anda serahkan.

Tips Memilih Tempat Terima Gadai Sertifikat Rumah Yang Aman Dan Terpercaya

Tips Memilih Tempat Terima Gadai Sertifikat Rumah Yang Aman Dan Terpercaya

Terima gadai sertifikat rumah ketika membutuhkan dana yang mendesak, tak jarang orang yang menggadaikan harta bendanya untuk menjadi solusi, salah satunya adalah gadai sertifikat rumah. Banyaknya tempat terima gadai sertifikat rumah yang ada pada saat ini membuat Anda harus cermat dalam memilih lembaga yang aman dan terpercaya.

Tips Memilih Tempat Terima Gadai Sertifikat Rumah Yang Aman Dan Terpercaya

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda jadikan sebagai pertimbangan pada saat memilih tempat gadai sertifikat rumah yang aman dan terpercaya :

  1. Pilih Lembaga atau Tempat Gadai yang Sudah Bersertifikat OJK dan APPI

Saat melakukan pegadaian sertifikat rumah, tentunya Anda tidak ingin tersandung masalah. Oleh karena itu, Anda bisa memilih lembaga pembiayaan yang profesional dan sudah pasti memiliki legalitas serta izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan juga APPI (Asuransi Perusahaan Pembiayaan Indonesia).

  1. Memperhatikan Layanan Pembiayaan

Tempat terima gadai sertifikat rumah yang Anda pilih tentunya harus memiliki reputasi yang bagus, terutama di mata para nasabahnya. Banyaknya jumlah nasabah kemudian bisa anda jadikan sebagai bukti bahwa tempat gadai tersebut memiliki kredibilitas yang tinggi karena banyak yang mempercayainya untuk menggadaikan sertifikat rumah mereka.

Perhatikan juga pelayanan yang di berikan, apakah tempat atau lembaga tersebut memberikan pelayanan yang baik dan memprioritaskan kebutuhan Anda atau tidak. Selain itu, Anda juga bisa memperhatikan banyaknya jumlah cabang yang di miliki oleh tempat atau lembaga tersebut. Jumlah cabang ini kemudian bisa anda jadikan sebagai tolak ukur dari kekuatan modal, minat, dan juga kepercayaan publik pada lembaga tersebut.

  1. Pilih Tempat Gadai yang Sudah Berpengalaman

Tempat gadai atau lembaga yang profesional dan memiliki reputasi yang bagus tentunya akan tetap bertahan di tengah terjadinya gejolak ekonomi. Jika Anda menemukan lembaga atau tempat gadai yang sudah lama berdiri hingga saat ini, maka Anda bisa mempertimbangkannya untuk menjadi tujuan gadai sertifikat rumah karena biasanya mereka akan memiliki pengalaman yang baik.

  1. Bandingkan Produk Kredit dari Beberapa Tempat Gadai

Sebaiknya, Anda tidak hanya mengunjungi satu lembaga pembiayaan saja, Anda bisa mencari info gadai sertifikat rumah dan melakukan survei terlebih dahulu dengan mendatangi beberapa lembaga pembiayaan.

Setelah itu, Anda bisa membandingkan besarnya suku bunga yang di tawarkan dan juga biaya administrasinya. Pilihlah tempat yang memberikan suku bunga paling rendah dan biaya administrasi yang kecil, sehingga Anda tidak terlalu terbebani pada saat proses angsuran.

  1. Pahami Risiko dari Produk Pinjaman

Sebagai seorang nasabah, Anda harus memahami mengenai risiko yang mungkin terjadi pada produk pinjaman yang akan Anda ambil. Saat menggadaikan sertifikat rumah, sudah bisa di pastikan bahwa akan ada risiko yang cukup besar.

Jika pembayaran cicilan sampai terhambat atau kredit macet, Anda akan memiliki risiko untuk kehilangan tanah atau rumah yang Anda gadaikan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami secara mendalam mengenai risiko yang mungkin terjadi pada setiap produk pinjaman.

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa tips yang bisa Anda pertimbangkan sebelum menentukan tempat terima gadai sertifikat rumah. Dengan memperhatikan beberapa tips tersebut maka bisa dipastikan bahwa Anda akan memilih tempat gadai yang sesuai dengan kebutuhan dan tentunya aman dan terpercaya.