Cara Memilih Tempat Gadai Sertifikat Rumah Aman & Cepat

Cara Memilih Tempat Gadai Sertifikat Rumah Aman & Cepat

Cara memilih tempat gadai sertifikat rumah aman & cepat dapat anda ajukan di beberapa lembaga keuangan resmi. Dengan adanya pilihan beberapa lembaga keuangan dalam proses pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah menjadi kemudahan masyarakat dalam memilih tempat gadai sertifikat rumah.

Saat ini sangat mudah menemukan lembaga keuangan di tempat sekitar tempat tinggal yang dapat memproses pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah. Bahkan ketika di rumah tanpa kemanapun seseorang dapat mengajukan pinjaman melalui handphone yang terakses oleh internet.

Dengan kemudahan tersebut tentu masyarakat tetap lebih berhati – hati dalam memilih pinjaman gadai sertifikat rumah. Sebelum mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah sebaiknya mengecek dan mencari informasi terlebih dahulu tempat pinjaman yang akan anda pilih.

Berikut Ini Cara Memilih Tempat Gadai Sertifikat Rumah Aman & Cepat

Cara Gadai Sertifikat Aman

Gadai sertifikat rumah ialah menjaminkan surat berharga berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) ke lembaga keuangan untuk mendapatkan pinjaman dana. Pemilik rumah hanya mengagunkan surat rumah saja yang menjadi jaminan sedangkan unit rumah masih dapat di jadikan tempat tinggal.

Gadai sertifikat rumah di ajukan untuk mendapatkan nominal pinjaman besar. Karena dengan mengajukan sertifikat rumah nominal pinjaman yang dapat anda ajukan mulai dari 20 juta sampai dengan 5 milyar. Untuk nominal pinjaman yang akan di setujui tergantung dari hasil analisa bank yang akan menilai kesanggupan bayar per bulan calon debiturnya.

Proses gadai sertifikat rumah biasanya memerlukan waktu proses 1 – 2 minggu sampai dengan dana pinjaman cair ke rekening pribadi anda. Berikut ini beberapa cara dalam proses pinjaman jaminan sertifikat rumah, yaitu :

1. Sudah Berbentuk Sertifikat

Jaminan yang sudah berbentuk sertifikat ialah jaminan yang dapat kami bantu untuk ajukan proses pinjaman. Sertifikat rumah yang dapat menjadi jaminan ialah Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Karena dengan sudah berbentuk sertifikat maka status kepemiliki kuat dan jelas.

Untuk sertifikat rumah yang berbentuk Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) ada jangka waktu masa berlakunya biasanya 30 tahun. Sebaiknya jika masih berbentuk SHGB sekalian di tingkatkan menjadi SHM dan tidak ada masa berlakunya ketika surat rumah tersebut sudah menjadi SHM.

Jika kondisi surat rumah yang di jaminkan masih berbentuk Akta Jual Beli (AJB), Akta Hibah dan Girik maka di kantor kami tidak dapat untuk bantu prosesnya.

2. Nama Di Sertifikat Rumah

Pemohon sebaiknya ialah atas nama di sertifikat rumah atau atas nama pasangan yang sah karena proses pasti akan lebih mudah. Mengajukan pinjaman sertifikat rumah maka suami istri wajib mengetahui dan keduanya wajib untuk tanda tangan karena sertifikat rumah merupakan harta bersama.

Ketika pasangan suami istri sudah berpisah dan ingin mengajukan pinjaman jaminan sertifikat. Maka pertama sertifikat wajib atas nama pemohon tersebut tidak bisa jika atas nama pasangan yang telah berpisah. Lalu hal kedua akan di lihat pembelian rumah tersebut apakah pembelian sebelum menikah, pembelian ketika menikah, dan pembelian sesudah pisah.

Akan menjadi kendala jika sertifikat rumah tersebut di beli ketika masih menikah dengan pasangan sah artinya secara hukum rumah tersebut masih milik bersama. Solusinya ialah dengan surat ketetapan pengadilan pembagian harta gono – gini yang di keluarkan pengadilan dan menjelaskan bahwa hak dari rumah tersebut sepenuhnya ialah hak dari salah satu pasangan.

3. Pilih Tempat Gadai Terpercaya

Saat ini sangat mudah menemukan tempat pinjaman dana dengan jaminan sertifikat rumah. Masing – masing tempat gadai tersebut bersaing menawarkan kemudahan dan proses cepat dalam pengajuan kredit. Seharusnya hal ini menjadi kemudahan masyarakat dalam memilih pinjaman dana.

Ada baiknya memperhatikan dan mencari informasi terlebih dahulu tempat gadai sertifikat rumah yang akan anda pilih. Anda dapat menanyakan beberapa hal mulai dari legalitas perusahaan, berapa lama waktu proses, tingkat suku bunga per bulan, potongan pinjaman dan lain sebagainya.

Pastikan bank atau lembaga keuangan yang anda pilih ialah lembaga keuangan yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan telah terdaftarnya perusahaan tersebut akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada calon debitur.

4. Riwayat SLIK OJK

Bank akan menilai pengajuan pinjaman anda apakah layak di berikan pinjaman atau tidak. Untuk proses filter pertama dalam pengajuan pinjaman kredit ialah SLIK OJK oleh sebab itu selalu jaga pembayaran anda dan jangan meminjamkan data pribadi anda ke orang lain karena banyak yang justru menjadi masalah ke depannnya yang akan merugikan anda sendiri.

Jika anda mengajukan pinjaman kredit ke bank maka riwayat kredit pinjaman anda wajib baik tanpa ada riwayat pinjaman macet. Jika anda terkendala di SLIK OJK sedikit dengan nominal pinjaman kecil maka dapat mengajukan pinjaman di Bank Perekonomian Rakyat (BPR) atau Finance.

Selalu jaga pembayaran angsuran per bulan anda sesuai dengan jatuh tempo pembayaran yang sudah di tetapkan. Dengan selalu membayarkan angsuran tepat sesuai dengan jatuh tempo akan memudahkan anda untuk mengambil pinjaman kredit selanjutnya jika dikemudian hari membutuhkan pinjaman kembali.

5. Potongan Pinjaman

Pinjaman dana yang anda terima dari bank atau lembaga keuangan tidak bulat anda terima karena ada potongan awal di depan. Besaran potongan awal pinjaman di setiap lembaga keuangan berbeda – beda besarannya sebaiknya menanyakan di awal terlebih dahulu.

Untuk biaya potongan pinjaman awal ialah : Biaya administrasi, Biaya Provisi, Tabungan, Biaya Notaris, Asuransi Jiwa, dan Asuransi Kebakaran

Seperti yang awal kami infokan untuk biaya berbeda – beda setiap lembaga keuangan estimasi potongan biaya perkiraan bisa 6 – 10% dari nilai pinjaman yang disetujui.

Berikut Video Pengajuan Pinjaman Dana :

 

Persyaratan Gadai Sertifikat Rumah Untuk Memilih Cara Gadai Sertifikat Aman

Mengajukan pinjaman dana jaminan sertifikat rumah maka harus mempersiapkan beberapa persyaratan kredit agar pinjaman anda mendapatkan persetujuan. Ketika mempersiapkan persyaratan kredit yang diminta sebaiknya bersikap kooperatif karena bank atau lembaga keuangan akan menilai juga karakter dari calon debiturnya.

Data persyaratan kredit yang sudah terkumpul akan menjadi bahan penilaian bank atau lembaga keuangan dalam menganalisa calon debiturnya apakah layak diberikan pinjaman atau tidak. Kejujuran anda dalam memberikan informasi kepada bank juga akan menjadi penilaian lebih.

Untuk jenis profesi yang dapat dibantu untuk pengajuan pinjaman kredit sertifikat rumah ialah sebagai karyawan yang menerima gaji per bulan dan juga sebagai pengusaha yang menjalankan kegiatan usaha. Karyawan dan wiraswasta sebaiknya menginformasikan jika ada sumber pendapatan lain karena akan menjadi nilai tambahan jika mengajukan pinjaman di angka maksimal.

Lengkapi semua persyaratan dokumen kredit yang diminta oleh bank atau lembaga keuangan. Berikut ini kami akan menginfokan persyaratan pinjaman kredit dalam gadai sertifikat rumah, yaitu :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/Id Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota – nota atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan
  • Fotocopy PBB + IMB
  • Fotocopy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Cara Gadai Sertifikat Aman Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

5 Tips Cari Tempat Gadai Sertifikat Yang Aman

5 Tips Cari Tempat Gadai Sertifikat Yang Aman

Tempat gadai sertifikat untuk solusi keuangan anda. Anda butuh dana cepat? Bingung karena tak ada tabungan? Tenang! Jika Anda masih memiliki sertifikat tanah atau properti, gadaikan saja di lembaga keuangan yang terpercaya. Namun jangan sembarangan ya. Ini dia lima tips cari tempat gadai sertifikat yang aman!

1. Pahami Syarat dan Ketentuan Pinjaman

Tiap lembaga keuangan pasti memiliki syarat dan ketentuan masing-masing. Bahkan terkadang berbeda-beda, tergantung kebijakannya. Pastikan Anda memahami semua persyaratan dan biaya yang dijelaskan dengan tegas dan transparan.

Tips penting agar Anda mendapat informasi lebih cepat yaitu dengan mengunjungi laman website atau media sosialnya. Suatu lembaga keuangan yang kredibel pasti menyajikan informasi syarat dan ketentuannya di sana. Namun, jika Anda tidak menemukannya, Anda bisa menghubungi customer service pada saat jam kerja.

2. Pastikan Keamanan dan Pengawasan

Di Indonesia, keamanan dan pengawasan suatu lembaga pembiayaan yaitu telah bersertifikat OJK dan APPI. Pastikan lembaga pembiayaan yang Anda pilih telah memenuhi standar legalitas, berpredikat baik, dan terpercaya. Hal ini penting agar di kemudian hari tidak terjadi hal-hal buruk yang tak terduga.

Anda bisa menggunakan layanan pembiayaan dari Pinjamantunaiku.co yang aman dan mudah. Pinjamantunaiku.com terima gadai sertifikat rumah untuk kemudahan kebutuhan finansial Anda.

3. Lakukan Riset Tempat Gadai Sertifikat

Memang bertransaksi melalui online lebih cepat, namun sebelum itu pastikan Anda telah melakukan survei dan riset. Apalagi terkait tempatnya, jangan asal tergiur dengan bunga rendah dan cepat cair. Namun Anda tetap harus mempertimbangkan kelayakan dan keamanan lembaga keuangan yang Anda pilih.

Lakukan riset secara langsung dengan mendatangi suatu lembaga pembiayaan. Tanyakan hal-hal yang penting dan berkonsultasilah hingga Anda merasa paham. Jika Anda masih ragu-ragu, jangan sesekali mengiyakan dan tergiur dengan obrolan semata. Pikirkan dengan matang dan bijak agar Anda tidak terjerumus ke hal-hal yang tak diinginkan.

4. Pertimbangkan Kemampuan Melunasi Pinjaman

Hal yang tak kalah penting yaitu mempertimbangkan risiko dan kemampuan melunasi pinjaman. Ibarat kata jangan mau enak di awalnya saja, namun Anda tetap perlu memikirkan efek jangka panjangnya. Memang Anda bisa memilih jangka waktu pembayaran hingga beberapa tahun.

Hal ini penting agar nantinya saat membayar kredit tidak beresiko kredit macet. Jika sampai kredit macet, bisa jadi Anda akan kehilangan sertifikat Anda sebagai jaminan.

5. Bandingkan Produk Kredit Antar Lembaga Pembiayaan

Lakukan perbandingan produk kredit antar lembaga pembiayaan. Hal ini berguna untuk mengetahui secara pasti keunggulan dan kelemahan antar lembaga pembiayaan. Anda bisa membandingkan terkait suku bunganya, jangka waktunya, biaya administrasi, syarat dan ketentuan, serta proses pencairannya.

Itulah lima tips cari tempat gadai sertifikat yang aman untuk Anda. Perhatian hal-hal di atas agar Anda tidak mudah tergiur dengan tawaran lembaga pembiayaan yang tidak bertanggung jawab.

Tips Aman Memilih Tempat Gadai Sertifikat Rumah Perorangan

Tips Aman Memilih Tempat Gadai Sertifikat Rumah Perorangan

Tempat gadai sertifikat rumah perorangan sebagai solusinya tempat pilihan pinjaman. tempat gadai memang perorangan memang jadi pilihan terbaik lantaran tidak membutuhkan syarat yang ribet dan panjang. Meski begitu, pilihlah tempat pinjaman dana perorangan yang aman dengan mengikuti tips berikut:

1. Memilih Dari Orang yang Sudah Dikenal

Ketika ingin meminjam di perorangan dengan jaminan sertifikat rumah Anda, sebaiknya memilih tempat gadai sertifikat tanah dari orang yang sudah dikenal dekat.

Anda bisa memilih orang terdekat yang sudah familiar dengan tempat gadai tersebut sehingga Anda tidak perlu merasa khawatir dan mereka juga dapat menaruh kepercayaan kepada Anda sebagai peminjam.

Selain itu, untuk menghindari kerugian Anda bisa dengan mengambil pinjaman dari sahabat, keluarga dekat, dan juga kolega yang sudah akrab dengan menjaminkan sertifikat.

2. Hindari Lintah Darat

Rentenir umumnya menjadi jalan keluar terakhir yang paling banyak digunakan ketika membutuhkan uang cepat. Jika Anda ingin menggunakan aset seperti sertifikat rumah sebagai jaminan pinjaman, jangan sampai menggunakan tempat yang dapat menimbulkan kerugian dan juga sudah mendapatkan reputasi jelek di masyarakat seperti lintah darah ini.

Hal in lantaran rentenir cenderung menawarkan bunga besar, bahkan tidak masuk akal. Nantinya, Anda malah semakin runyam karena tidak bisa membayar jaminan yang berakibat sertifikat jadi milik mereka.

3. Pastikan Peminjam Memiliki Jumlah Pinjaman yang Diinginkan

Apabila ingin mengambil pinjaman di perorangan, pastikan orang tersebut memiliki jumlah uang yang Anda butuhkan sesuai jaminan yang Anda tawarkan.

Maka sebelum memilih tempat gadai sertifikat rumah perorangan, cobalah membuat daftar atau list terlebih dahulu orang maupun tempat yang dapat menerima pengajuan pinjaman yang akan Anda tawarkan.

4. Jelaskan Rincian Kegunaan Hasil Pinjaman

Anda harus menjelaskan dengan rinci mengenai pembayaran yang akan dilakukan saat ingin meminjam. Hal ini untuk membuat pemberi pinjaman rasa tenang dan kepercayaan kepada Anda.

Apalagi, jika mereka anggota keluarga sendiri atau teman dekat yang biasanya akan merasa tidak enak sehingga tidak banyak tanya terkait rinciannya. Sebagai peminjam, maka Anda bisa mengambil inisiatif dengan menyinggung mengenai detail pinjaman secara rinci.

5. Lakukan perjanjian Hitam Di Atas Putih

Agar transaksi pinjaman dapar melindungi kedua belah pihak, sebaiknya melakukan perjanjian hitam di atas putih. Pastikan untuk mempunyai surat tertulis bermaterai mengenai detail pinjaman tersebut.

Mulai dari jaminan sertifikat, besarnya pinjaman yang diberikan, besar cicilan yang harus dibayar, hingga tempo pembayaran. Cara ini dapat melindungi pemberi pinjaman serta Anda yang mengambil pinjaman.

Demikian tips tempat gadai sertifikat rumah perorangan yang bisa Anda lakukan ketika membutuhkan dana terdesak. Semoga bermanfaat.