Pinjam Di Tempat Gadai Sertifikat Tanah Banyak Keuntungannya

Pinjam Di Tempat Gadai Sertifikat Tanah Banyak Keuntungannya

Tempat gadai sertifikat tanah sebagai solusi keuangan anda. Memilih pinjaman dana di bank memang jadi salah satu solusi yang cerdas untuk Anda yang ingin dapatkan dana untuk kembangkan bisnis maupun untuk keperluan yang lain. Pasalnya lebih terjamin, serta bunga kredit yang relatif lebih kecil.

Tentu saat mengajukan permohonan kredit lewat bank maupun lembaga keuangan yang lain ada beberapa prosedur yang perlu untuk dilengkapi oleh debitur, salah satunya dengan sertakan agunan untuk menjadi jaminan. Di Indonesia ini ada sejumlah surat berharga yang bisa digadaikan, seperti sertifikat rumah/tanah, BPKB mobil/motor, dan surat pengangkatan pegawai.

Salah satu agunan yang kerap digadaikan debitur adalah gadai sertifikat tanah atau rumah. Itu karena sertifikat tanah dianggap mempunyai nilai tinggi serta tak mengalami penyusutan nilai jual apabila dijual lagi. Selain itu, ada juga cara menjaminkan sertifikat atas nama orang lain di bank yang cukup mudah dilakukan. Lalu, tempat gadai sertifikat tanah pun sekarang sudah banyak yang terpercaya. Anda pun bisa lakukan pula take over pinjaman jaminan sertifikat.

Nah, bagi Anda yang ingin ajukan kredit dengan cara menggadaikan sertifikat rumah dan masih merasa bingung bagaimana cara untuk melakukannya, sekarang akan membahas sejumlah keuntungan dan persyaratan mengajukan kredit dengan menggadai sertifikat tanah.

Keuntungan Ajukan Pinjaman dengan Jaminkan Sertifikat Tanah

1. Proses Pencarian Dana Cepat

Dengan ajukan pinjaman jaminan sertifikat tanah, Anda bisa terima dana dengan proses pencarian cepat. Pastinya akan ada survey yang membantu penyedia pinjaman memutuskan apakah Anda dinilai mampu untuk bayar pinjaman atau tidak. Selain itu, proses gadai rumah di pegadaian pun relatif aman serta terpercaya, sesuai regulasi serta prosedur berlaku.

2. Tenor yang Lebih Lama

Keuntungan lainnya adalah tenor relatif lebih lama daripada dengan jaminan aset yang lain. Biasanya, tenor yang diberikan adalah 1 hingga 5 tahun. Selain itu, sejumlah tempat gadai sertifikat rumah pun memberikan kemudahan dengan bentuk tenor yang dapat diperpanjang sesuai kemampuan bayar.

3. Bunga yang Ringan

Biasanya, bunga diberikan oleh tempat gadai sertifikat rumah perorangan berbeda-beda. Namun, jika Anda jaminkan sertifikat rumah, bunga relatif lebih ringan daripada perbankan. Walaupun demikian, pastikan jika Anda memahami benar jumlah bunga yang perlu untuk dibayarkan supaya tak membebani Anda pada kemudian hari. Telitilah di dalam memilih tempat pinjaman dengan jaminan sertifikat tanah dan bandingkan layanan sejumlah lembaga keuangan yan berikan layanan terbaik, mampu untuk mengukur nilai tukar secara akurat, serta suku bunga terendah yang sesuai kebutuhan serta kemampuan bayar.

4. Jumlah Pinjaman Lebih Besar

Keuntungan yang sudah tentu didapatkan serta menjadi alasan sertifikat rumah dijadikan sebagai jaminan adalah jumlah dana yang didapatkan lebih besar dibandingkan jaminan aset yang lain. Walaupun demikian, tetap pastikan jika Anda ajukan nominal pinjaman sesuai kebutuhan serta kemampuan bayar.

Jika Anda putuskan untuk ajukan pinjaman dengan sertifikat tanah sebagai jaminan, pastikan jika Anda memilih tempat gadai sertifikat tanah terpercaya serta diawasi OJK, sehingga lebih terjamin kredibilitasnya, serta Anda bisa untuk mendapatkan dana cepat cair.

Perhatikan Beberapa Hal Supaya Proses Gadai Sertifikat Bisa Berjalan dengan Lancar

1. Lokasi Rumah

Sertifikat rumah memang jadi salah satu agunan yang memiliki daya jual yang tinggi untuk dapatkan pinjaman. Ini karena, nilai rumah yang cenderung lebih besar dibandingkan dengan kendaraan atau aset yang lainnya. Namun, bukan artinya semua rumah dapat dijadikan agunan. Tidak jarang pihak bank ataupun lembaga pembiayaan yang lainnya menolah rumah diagunkan, bukan? Apa alasannya?

Penolakan itu disebabkan karena lokasi rumah di kawasan banjir ataupun rumah berada di lokasi dekat sutet, di gang sempit, pemakaman, ataupun rumah bekas tindakan kriminal dan lain sebagainya.

Misalnya lokasi rumah di atas mungkin saja tidak diterima pihak bank sebagai agunan. Maka dari itu, sebelum gadai sertifikat tanah/rumah, pastikan dahulu lokasi rumah strategis atau tidak? Jika tidak masuk kategori tersebut, kemungkinan besar ajuan pinjaman bisa ditolak.

2. Pilihlah Bank atau Lembaga Pemberi Pinjaman Terpercaya

Ada banyak bank maupun lembaga pembiayaan yang terima gadai sertifikat tanah. Namun, sebelum Anda memilih, sebaiknya cari tahu bank serta lembaga mana saja yang telah terdaftar serta diawasi OJK supaya lebih aman. Itu karena jika lembaga pembiayaan dipilih tak terdaftar OJK, Anda tak bisa dapatkan perlindungan hukum jika terjadi risiko penipuan.

Perbankan lebih dikenal masyarakat di dalam menyediakan produk pinjaman bank dengan jaminan sertifikat rumah. Langkah pertama perlu Anda lakukan adalah memastikan bank penyedia pinjaman yang aman serta terpercaya.

Jika bisa, hindari gadai rumah pada perorangan yang tidak terpercaya.

3. Perhatikan Persyaratan Gadai Sertifikat Tanah

Saat memutuskan untuk menggadaikan sertifikat rumah di bank, maka ada sejumlah syarat perlu untuk dipenuhi. Biasanya, debitur harus memiliki penghasilan bulanan sedikitnya Rp. 4 juta. Itu pun tergantung kebijakan bank masing-masing.

Usia pun harus menjadi perhatian Anda. Debitur yang menjadi syarat gadai sertifikat rumah di bank minimal berumur 21 tahun sampai 65 tahun. Tentunya harus WNI yang berprofesi sebagai pengusaha, karyawan, serta profesional.

Selain itu, ada pula sejumlah dokumen yang perlu dilengkapi sebagai berikut:

  • Surat Keterangan Pekerja (SKP)
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi KK
  • Slip gaji 3 bulan terakhir
  • Fotokopi Akte Nikah (jika sudah menikah)
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi PBB terakhir
  • Fotokopi SHM, SHGB, dan IMB
  • Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Sertifikat rumah

Jika persyaratan sudah lengkap, Anda hanya tinggal menyerahkan dokumen serta formulir aplikasi pinjaman ke bank atau lembaga keuangan. Nanti pihak bank akan lakukan verifikasi kelengkapan dokumen. Setelahnya, bank pun akan lakukan survei dengan kunjungi lokasi rumah yang sertifikatnya akan digadaikan. Jangan panik, jika nanti petugas bank akan melakukan wawancara ke Anda.

Pertanyaan yang diajukan petugas biasanya tentang rencana penggunaan uang yang akan dipinjam. Selain itu, petugas pun akan tanyakan mengenai pekerjaan saat ini serta pertanyaan-pertanyaan lain.

4. Tentukan Nilai Pengajuan Pinjaman yang Sesuai dengan Kebutuhan

Menjaminkan sertifikat tanah untuk dapatkan pinjaman uang bukan merupakan hal yang sepele. Sebagaimana diketahui, tanah/rumah merupakan kebutuhan primer yang berharga sekali. Jadi, ada baiknya ajukan nominal pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan di dalam membayar cicilan. Biasanya pihak kreditur lebih dulu akan menilai aset rumah dijaminkan.

5. Komitmen dalam Membayar Cicilan

Pasti sebagai debitur akan senang jika pengajuan pinjaman disetujui, bukan? Tidak apa Anda merasa lega, tapi ingat Anda masih memiliki tanggung jawab untuk membayar cicilan hutang tiap bulannya. Maka dari itu, saat gadai sertifikat rumah disetujui, Anda harus memiliki komitmen untuk membayar cicilan. Komitmen ini penting supaya sertifikat rumah dapat kembali ke tangan. Jangan sampai tanah/rumah disita karena tak sanggup membayar cicilan.

Tips Gadai Sertifikat Rumah

Setidaknya ada dua hal yang perlu untuk Anda ketahui sebelum mengajukan pinjaman dengan jaminan menggadaikan sertifikat tanah/rumah, yaitu sebagai berikut:

  • Pastikan sertifikat rumah/tanah telah terdaftar di lembaga bersertifikat OJK
  • Mencermati dengan teliti setiap risikonya

Selain gadai rumah di pegadaian dan bank, Anda pun bisa menggadaikan sertifikat tersebut di lembaga pembiayaan yang terpercaya seperti pinjamantunaiku.com. Jadi, Anda hanya perlu berhati-hati dalam memilih tempat gadai sertifikat tanah agar mendapatkan yang aman dan terpercaya.