Ingin Gadai Sertifikat Bukan Atas Nama Sendiri, Apa Bisa?

Ingin Gadai Sertifikat Bukan Atas Nama Sendiri, Apa Bisa?

Menggadaikan harta benda saat berada pada kondisi finansial yang cukup sulit menjadi hal yang wajar dilakukan oleh sebagian orang. Namun tidak sedikit dari kita yang belum memahaminya. Sehingga banyak muncul pertanyaan apakah bisa gadai sertifikat bukan atas nama sendiri?

Jika pada posisi yang cukup sulit namun harus menutup kebutuhan sehari-hari. Jika kita tidak memiliki pekerjaan yang tetap dengan penghasilan yang stabil atau belum memiliki harta benda lain seperti kendaraan yang dapat digadaikan, mau tidak mau kita menggadaikan sertifikat rumah ataupun tanah.

Saat ini, banyak lembaga yang telah mendapat legalitas OJK menawarkan gadai sertifikat rumah cepat cair. Namun, tidak sedikit pula yang ingin mengajukan pinjaman ingin gadai sertifikat bukan atas nama sendiri.

Apakah boleh Gadai Sertifikat Bukan Atas Nama Sendiri?

Jawabannya adalah boleh dan bisa dilakukan, namun ada persyaratan yang perlu dan wajib diperhatikan oleh pihak yang ingin berhutang atau debitur.

Untuk bisa disetujui pengajuan pinjaman dengan menggadaikan sertifikat rumah, tentunya sertifikat tersebut harus atas nama si peminjam atau debitur. Jika kasusnya kita telah membeli rumah namun nama pemilik rumah tersebut masih orang lain, kita harus memproses balik nama terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menghindari sengketa. Apabila dikemudian hari terjadi keterlambatan pembayaran angsuran atau malah kemacetan pembayaran dan akan diadakan eksekusi terkait jaminan tersebut.

Sertifikat Hak Milik atau SHM

Dalam proses balik nama ini, nama pemilik sertifikat rumah yang tadinya adalah milik si penjual akan diganti dengan nama pemilik saat ini (atau yang membeli). Sertifikat yang telah dibalik nama ini adalah Sertifikat Hak Milik atau SHM atas rumah yang dimiliki. Sertifikat ini yang nantinya akan menjadi bukti dan jaminan yang kuat untuk proses pinjaman atau gadaian di lembaga perbankan.

Proses pengurusan balik nama ini tentu membutuhkan waktu dan biaya. Hal yang harus dilakukan untuk proses balik nama sertifikat adalah kita harus mengunjungi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk membantu mengurusnya.

Atau kita juga bisa mendatangi langsung badan pertanahan setempat dengan surat pengantar dari PPAT. Proses pengurusan balik nama memang memerlukan waktu yang cukup panjang. Namun ini adalah langkah yang aman dengan bukti yang paling kuat.

Karena dengan pengurusan balik nama ini, jika kita ingin meminjam atau menggadaikan sertifikat maka tidak ada lagi campur tangan dari pihak lain. Sehingga langsung berurusan dengan si peminjam atau debitur.

Demikian sedikit informasi untuk kamu yang ingin gadai sertifikat bukan atas nama sendiri. Agar bisa mendapatkan pinjaman dan tidak mau menanggung resiko kedepannya. Maka baiknya harus melalui proses balik nama dan sertifikat tersebut harus atas nama sendiri. Semoga membantu!.

Tips Memilih Bank Gadai Sertifikat Rumah

Tips Memilih Bank Gadai Sertifikat Rumah

Saat dalam keadaan mendesak dan membutuhkan cukup banyak biaya atau dana, menggadaikan harta yang dimiliki menjadi salah satu jawabannya. Salah satu yang dapat dilakukan adalah menggadaikan sertifikat di bank gadai sertifikat rumah.

Desakan kebutuhan yang semakin meningkat dengan harga kebutuhan yang juga semakin hari semakin naik, namun terkadang keadaan finansial kita yang belum stabil tidak jarang dari kita untuk meminjam uang di bank dengan menggadaikan sertifikat harta yang kita miliki.

Sebelum mengajukan pinjaman dengan menggadaikan harta benda seperti sertifikat rumah, wajib bagi kamu untuk tahu beberapa hal sebelum memutuskan untuk meminjam dana yang cukup besar.

Jangan hanya mudah tergiur dengan iming-iming gadai sertifikat rumah cepat cair, penting bagi kita untuk tahu beberapa hal dan riset yang mendalam sebelum menggadaikan sertifikat rumah. Lantas apa saja yang perlu diperhatikan untuk mengetahui bank gadai sertifikat rumah yang kredibel?

1. Pastikan Legalitas OJK dan APPI

Pastinya jika kita ingin meminjam dana dan tidak mau terlibat dalam masalah yang besar di kemudian hari, wajib bagi kita untuk melakukan riset bank gadai sebelum memutuskan untuk meminjam uang.

Lakukanlah riset atau penelitian bank apakah bank yang menyediakan layanan gadai sertifikat tersebut telah memiliki legalitas dari OJK (otoritas jasa keuangan) dan juga APPI (asuransi perusahaan pembiayaan Indonesia).

Karena dengan mempertimabngkan hal itu, kamu bisa memastikan keamanan dananya karena telah mendapatkan izin serta diawasi oleh pemerintah.

2. Perhatikan Layanannya

Wajib bagi kita untuk mengetahui bagaimana layanan yang diberikan bank kepada nasabahnya. Tentunya jika bank gadai memiliki reputasi yang baik dan mementingkan nasabahnya, kamu bisa mempertimbangkan hal itu.

Selain itu, perlu juga bagi kita untuk mengetahui pengalaman pembiayaan bank gadainya. Jika memiliki reputasi yang baik serta pengalaman pembiayaan gadai yang baik tentu bank tersebut professional untuk menangani nasabah mereka.

3. Pahami Resiko Pinjaman

Meminjam dana dengan sertifikat rumah tentu dana yang akan didapatkan cukup besar. Sebelum memutuskan hal tersebut, perlu juga bagi kamu untuk memahami resiko kreditnya.

Kita harus paham apabila dikemudian hari memiliki kendala dalam pembayaran kita harus memilih lembaga mana yang menawarkan pembayaran yang relatif lebih lama.

Sebagai tips untuk memilih bank gadai yang kredibel, kamu juga bisa membandingkan lembaga pinjaman dengan yang lainnya. Pilihlah bank gadai dengan suku bunga yang relatif rendah dan biaya untuk administrasinya juga relatif kecil.

Dengan beberapa pertimbangan tersebut kamu dapat sedikit teringankan dengan beban angsurannya. Nah demikian sedikit informasi untuk memilih bank gadai sertifikat rumah yang kredibel. Kamu bisa mempertimbangkan beberapa hal sebelum mantap untuk menggadaikan sertifikat rumah.

Syarat Gadai Sertifikat Rumah Di Bank 2023

Syarat Gadai Sertifikat Rumah Di Bank 2023

Agar pinjaman dapat segera disetujui, maka memperhatikan syarat gadai sertifikat rumah di Bank memang sangat penting untuk diperhatikan. Sebab kurang satu syarat saja, ternyata akan membuat pengajuan tidak diterima dan diminta untuk melengkapi kembali. Tentu saja ini akan membuat Anda tidak segera mendapatkan dana bukan?

Membutuhkan dana cepat cair dengan jumlah yang besar memang akan membuat seseorang bingung akan mendapatkannya dari mana? Jangan khawatir karena gadai sertifikat rumah inilah ternyata akan memberikan pinjaman cepat cair nantinya. Sebelum Anda memutuskan untuk gadai maka pahami sejumlah syaratnya dahulu.

Syarat Gadai Sertifikat Rumah di Bank 2023

Seperti sudah diketahui bahwa bank menjadi salah satu tempat favorit bagi nasabah untuk menggadaikan sertifikat rumah mereka. Dengan menggadaikan dokumen inilah ternyata peluang untuk mendapatkan dana dengan jumlah besar bisa didapatkan.

Tetapi sebelum Anda memutuskan buat datang ke lembaga keuangan, maka sangat penting agar memperhatikan beberapa syaratnya dibawah ini:

  1.       Fotokopi Kartu Identitas (KTP)
  2.       Salinan Buku Nikah (Pasangan Menikah)
  3.       Fotokopi Kartu Keluarga
  4.       Fotokopi Slip Gaji
  5.       Fotokopi NPWP
  6.       Fotokopi buku tabungan
  7.       Surat keterangan karyawan dari pihak perusahaan
  8.       Sertifikat rumah yang akan digadaikan

Selain syarat diatas, Anda juga perlu memperhatikan kondisi dari rumah yang akan digadaikan. Agar gadai sertifikat rumah cepat cair, maka pastikan bahwa rumah tidak dekat dengan Menara sutet, terhindar dari banjir dan luas jalan di depan rumah harus minimal 3 meter.

Keunggulan Gadai Pakai Sertifikat Rumah

Tidak bisa dipungkiri bahwa jenis gadai ini banyak diminati oleh masyarakat karena sejumlah keunggulan yang ditawarkan di dalamnya. Berikut ini beberapa keunggulan yang bisa didapatkan dengan gadai sertifikat rumah ini.

  1. Bisa Dapat Pinjaman Dengan Jumlah Besar

Alasan kenapa banyak orang menjadikan sertifikat rumah sebagai agunan adalah karena bisa mendapatkan dana pinjaman dengan jumlah besar. Tentu saja Anda harus tetap memperhatikan jumlah pinjaman sesuai kemampuan membayar cicilan nantinya.

  1. Proses Lebih Mudah dan Cepat

Dibandingkan dengan pinjaman lainnya, gadai dengan sertifikat ternyata menawarkan proses lebih mudah dan cepat. tetapi memang Anda harus melewati proses survey terlebih dahulu untuk memutuskan apakah Anda layak untuk mendapatkan pinjaman ataukah tidak.

  1. Bunga Lebih Ringan

Yang terpenting dalam proses gadai adalah bunga yang terdapat didalamnya tersebut. Jangan khawatir karena bunga dari pinjaman inilah ternyata jauh lebih ringan dibandingkan dengan lainnya.

  1. Tenor Yang Panjang

Nikmati pula jangka waktu pembayaran atau tenor yang lebih panjang yakni mulai dari 1-5 tahun lamanya. Bahkan sebagian besar dari lembaga akan menyediakan tenor yang bisa disesuaikan kebutuhan nasabah.

Membutuhkan dana dengan jumlah besar memang mengharuskan Anda untuk memutar otak untuk mendapatkan pinjaman. Salah satunya adalah dengan melakukan di pinjamantunaiku.com sekarang juga dan pahami syarat gadai sertifikat rumah di bank.

Tips Menggadaikan Sertifikat Rumah, Perhatikan Ini Agar Tidak Salah

Tips Menggadaikan Sertifikat Rumah, Perhatikan Ini Agar Tidak Salah

Saat ini, menggadaikan sertifikat rumah ternyata banyak dicari oleh masyarakat terutama bagi mereka dimana ingin mendapatkan pinjaman dengan cepat. Pinjaman inilah juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak tetapi memang sebaiknya jangan dilakukan dengan sembarangan.

Sebab apabila Anda melakukan gadai sertifikat hanya untuk kebutuhan konsumtif saja, ternyata hanya akan merugikan di kemudian hari. Bahkan bisa menyebabkan Anda kesulitan untuk membayar cicilan nantinya. Oleh sebab itulah, sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman maka sebaiknya simak beberapa hal berikut.

Sekilas Tentang Pinjaman Menggadaikan Sertifikat Rumah

Mendapatkan pinjaman dengan menggunakan agunan atau jaminan memang banyak dipilih oleh masyarakat. Sebab dengan adanya agunan itulah, Anda dapat memperoleh dana pinjaman cukup banyak. Ini tentu sangat berguna bagi Anda yang akan mengembangkan usaha ataupun hal penting lainnya.

Dari sekian banyaknya pilihan jenis pinjaman maka gadai dengan menggunakan sertifikat rumah ternyata paling banyak dicari. Terlebih lagi kalau nasabah membutuhkan dana dengan jumlah besar, maka menjadikan sertifikat rumah sebagai pinjaman adalah pilihan tepat.

Tetapi perlu diketahui bahwa pinjaman ini biasanya diberikan kepada pegawai tetap dimana telah bekerja minimal 2 tahun atau pengusaha dimana sudah menjalankan usahanya minimal 1 tahun. Ada beberapa tujuan dari gadai sertifikat ini yang biasanya dilakukan oleh nasabah.

Misalnya saja untuk melakukan renovasi rumah, mengembangkan bisnis ataupun kebutuhan lainnya dimana butuh dana dengan jumlah besar. Dengan memilih gadai sertifikat rumah inilah ternyata akan memberikan sejumlah keuntungan nantinya.

Tips Gadai Surat Rumah

Apabila ini adalah pengalaman pertama kali akan melakukan gadai, maka perlu memahami beberapa tips gadai sertifikat rumah cepat cair berikut ini

  1. Lokasi dari Rumah

Walaupun sertifikat rumah dapat digunakan sebagai agunan, tetapi lokasi dari tempat tinggal ternyata juga dijadikan sebagai bahan pertimbangan lho. Sebab tidak semua rumah dapat dijadikan sebagai agunan seperti rumah yang berada di Kawasan banjir. Karena itulah, pastikan bahwa lokasi rumah aman dari bencana alam ataupun tindak kriminalitas.

  1. Perhatikan Syarat Untuk Gadai

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan syarat-syarat untuk proses gadai. Biasanya seorang debitur diwajibkan memiliki pendapatan per bulan minimal 4 juta rupiah tetapi juga tergantung dengan kebijakan lembaga keuangan yang dipilih.

  1. Nilai Pengajuan Harus Sesuai Kebutuhan

Menjadikan sertifikat rumah sebagai jaminan ternyata memiliki risiko cukup besar, karena itulah Anda juga perlu menentukan nilai pengajuan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dalam membayar. Jangan mengambil dana pinjaman apabila di luar kemampuan membayar.

Tidak bisa dipungkiri bahwa melakukan gadai dengan sertifikat memang bukanlah hal sepele karena itulah harus diperhatikan dengan baik. Selain itu apabila Anda akan menggadaikan sertifikat rumah, pastikan pilih lembaga keuangan terpercaya seperti pinjamantunaiku.com saja.

Risiko Kredit Dengan Agunan Sertifikat Rumah

Risiko Kredit Dengan Agunan Sertifikat Rumah

Mengajukan kredit dengan agunan sertifikat rumah bisa menjadi solusi untuk penuhi kebutuhan dengan dana besar. Misal anda membutuhkan dana besar untuk biaya kesehatan, biaya pendidikan, atau lainnya maka tidak ada salahnya mengajukan pinjaman dana memadai.

Gadai sertifikat rumah cepat cair sebenarnya mudah saja dilakukan, asalkan anda tidak salah pilih lembaga keuangan. Fintech atau lembaga keuangan yang terpercaya pasti akan menjamin dana cepat cair dan bisa segera digunakan oleh kreditur sesuai kebutuhan nantinya.

Sekilas Tentang Kredit Agunan Sertifikat Rumah

Produk pinjaman jaminan sertifikat rumah umumnya sering kali diajukan dan diberikan langsung kepada nasabah yang berprofesi sebagai karyawan swasta. Masa kerja minimal dimiliki oleh calon kreditur sekitar 1 tahun untuk memenuhi syarat bisa mengajukan pinjaman.

Kreditur setidaknya memiliki pendapatan tetap sehingga bisa dinilai layak untuk mengajukan pinjaman menggunakan jaminan sertifikat. Mereka memilih produk satu ini tentu saja agar bisa memenuhi kebutuhan dengan dana besar sehingga tidak ada jalan lain.

Melihat aset yang dijaminkan memiliki nilai besar, maka nominal pinjaman dana yang akan didapatkan oleh kreditur sudah pasti besar. Biasanya kreditur bisa mendapatkan pencairan dana sekitar 60%  dari nilai agunan sehingga wajar kalau nilainya memang cukup besar.

Tenor yang diberikan kepada kreditur juga cukup panjang sekitar 1-5 tahun, bahkan beberapa diantaranya bisa diperpanjang. Kreditur dengan agunan sertifikat rumah berhak mendapatkan bunga ringan, oleh sebab itu perlu selektif dalam memilih lembaga keuangan.

Risiko Kredit dengan Agunan Sertifikat Rumah

Mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah memang menawarkan banyak kelebihan, namun risiko yang ditawarkan juga besar. Mau tahu apa saja risiko kredit agunan dengan jaminan sertifikat rumah? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Risiko Ditolak

Saat anda memutuskan untuk mengajukan pinjaman bank, maka akan mendapatkan risiko pengajuan ditolak. Tidak semua sertifikat rumah bisa dijaminkan begitu saja, oleh sebab itu nantinya ada proses penilaian untuk memastikan kelayakan bangunan.

Lembaga keuangan nantinya akan meninjau lokasi rumah, persyaratan lengkap, kemampuan finansial, dan nilai pengajuan pinjaman. Hal seperti ini penting untuk dilakukan guna antisipasi mengurangi risiko kredit macet.

2. Kredit Macet

Untuk menghindari terjadinya kredit macet, maka anda bisa melakukan simulasi pinjaman sebelum mengajukan pinjaman sertifikat rumah. Sesuaikan nominal pinjaman dengan kondisi finansial sehingga nantinya tidak mengalami kebingungan saat membayar cicilan.

3. Ajukan Pinjaman Aman

Kreditur harus memastikan bahwa pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah aman. Cara menentukan aman atau tidaknya pengajuan pinjaman bisa dengan melakukan pengecekan OJK mengenai lembaga keuangan tersebut.

Tujuan melakukan pengecekan agar transaksi bayar pinjaman bisa berjalan dengan aman dan lancar. Kredit dengan agunan sertifikat rumah memang menawarkan kelebihan, namun anda harus komitmen untuk melakukan pembayaran sebaik mungkin.