Ini Caranya! Pinjaman Uang Dengan Jaminan Sertifikat Tanah Di Bank BRI

Ini Caranya! Pinjaman Uang Dengan Jaminan Sertifikat Tanah Di Bank BRI

Pinjaman uang jaminan sertifikat tanah di Bank BRI dapat diajukan dengan cara menggadai surat tersebut. Jika ingin meminjam uang dalam jumlah besar, maka Anda dapat memilih pinjaman Kredit Usaha Mikro atau KUR atau bisa juga Kupedes BRI untuk usaha ataupun pribadi.

Bank BRI menawarkan banyak sekali pilihan pinjaman yang dapat Anda manfaatkan untuk melakukan pinjaman di bank. Mulai dari rumah, pembelian kendaraan, modal usaha, investasi, dan juga KPR.

Umumnya, apabila masyarakat ingin meminjam uang dalam jumlah banyak, maka harus memenuhi berbagai persyaratan yang berlaku, supaya pihak bank menyetujui pengajuan tersebut. Salah satunya yaitu dengan agunan sertifikat rumah atau tanah.

Pastinya, sertifikat yang dijadikan sebagai jaminan memiliki kriteria khusus, karena tidak semua jenis sertifikat bisa dijadikan sebagai jaminan pinjaman. Pihak bank akan tetap melakukan survei dan BI Checking.

Cara Mengajukan Pinjaman Uang Jaminan Sertifikat Tanah di Bank BRI

Jika Anda tertarik untuk melakukan meminjam uang dengan agunan sertifikat rumah, maka Anda perlu melakukan tahapan yang ada di bawah ini.

1.Lengkapi Dokumen Persyaratan

Lengkapi semua dokumen yang diperlukan seperti KTP, KK, NPWP, dan juga dokumen lainnya sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan.

2. Datang ke Kantor Cabang BRI Untuk Pinjaman Uang Jaminan Sertifikat Tanah Di Bank BRI

Kemudian, Anda bisa datang ke kantor cabang Bank BRI terdekat untuk mengajukan pinjaman tersebut. Setelah itu, Anda sudah bisa melakukan pinjaman uang dengan agunan SHM.

3. Isi Formulir Pengajuan

Setelah itu, ada petugas yang akan meminta Anda untuk mengisi formulir. Anda bisa isi formulir tersebut sesuai dengan jenis pinjaman yang ingin Anda ajukan.

4. Pengajuan Pinjaman Akan Diproses

Pihak BRI akan memproses pengajuan pinjaman Anda. Setelah itu, akan ada prose verifikasi data dari dokumen yang Anda berikan dan melakukan survey.

5. Menunggu Keputusan Bank BRI

Apabila tahap uji kelayakan Anda dinilai memenuhi persyaratan, maka Bank BRI akan menyetujui kredit yang Anda ajukan. Setelah itu Anda harus menunggu keputusan dari pihak Bank BRI, apakah pengajuan pinjaman disetujui atau tidak.

6. Pinjaman Disetujui

Setelah pinjaman disetujui oleh pihak bank, maka Anda hanya tinggal menandatangani kontrak pinjaman dengan pihak bank.

7. Dana Pinjaman Dicairkan

Pihak bank akan mencairkan dana pinjaman ke rekening sesuai dengan nominal yang sudah disepakati.

Demikian penjelasan mengenai tata cara mengajukan pinjaman dengan agunan sertifikat rumah. Jika Anda ingin mengajukan pinjaman di bank, maka pastikan bahwa Anda sudah memahami persyaratan dan ketentuannya. Hal ini bertujuan agar pinjaman yang Anda ajukan bisa disetujui oleh pihak bank.

Cara Gadai Sertifikat Di Tempat Gadai Sertifikat Rumah

Cara Gadai Sertifikat Di Tempat Gadai Sertifikat Rumah

Tempat gadai sertifikat rumah sebagai tempat pilihan pinjaman. Menggadaikan barang bisa menjadi alternatif terbaik apabila ingin memiliki suntikan dana yang besar dengan proses pembayaran yang ringan. Sebelum Anda pergi ke tempat gadai sertifikat rumah, ada baiknya untuk memahami bagaimana langkah – langkah dalam proses pengajuan gadai agar menerima suntikan dana dan angsuran yang paling cocok dengan Anda.

Cara Gadai Sertifikat Rumah

Setiap tempat gadai sertifikat tanah memiliki cara yang berbeda-beda. Namun pada umumnya proses menggadai ini akan melalui tahapan –  tahapan seperti melengkapi berbagai macam persyaratan yang ditentukan oleh bank atau tempat gadai lainnya. Penjelasan lebih detailnya ada di bawah ini.

1. Menggali informasi secara detail sebelum ke tempat gadai sertifikat rumah

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mencari informasi sedetail mungkin. Anda bisa bertanya soal berapa besar bunga, biaya – biaya tambahan, jumlah pinjaman yang bisa Anda dapatkan, jangka waktu pinjaman. Jangka waktu pinjaman harus disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Jangan lupa untuk memastikan tanah atau rumah Anda bebas dari sengketa. Anda harus memeriksa legalitas dan kelengkapan sertifikat rumah Anda.

2. Datang langsung ke tempat gadai

Cara gadai sertifikat selanjutnya adalah mendatangi kantor gadai setelah mengumpulkan informasi terkait sertifikat rumah dan sebagainya. Pastikan Anda telah melengkapi dokumen persyaratan, setelah itu Anda akan diarahkan petugas untuk mengisi formulir.

Dokumen persyaratan yang umumnya digunakan adalah, Kartu keluarga asli dan fotokopinya, sertifikat rumah asli, dan slip gaji atau bukti usaha.

3. Menunggu hasil survey

Setelah persyaratan telah lengkap, pihak tempat gadai akan menaksir berapa nilai jual dari rumah yang Anda gadaikan. Apabila disetujui, dana pinjaman akan cair dalam kurun waktu 1-5 hari kerja, tergantung dari besaran nominal yang Anda ajukan pinjaman.

Memilih tempat gadai sertifikat rumah dan tanah

Setelah memahami bagaimana cara mengajukan gadai di tempat gadai, ada baiknya Anda mengikuti kiat-kiat di bawah ini untuk bisa mendapatkan tempat gadai sertifikat terbaik agar terbebas dari penipuan.

1. Pilih lembaga resmi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memilih daftar – daftar lembaga yang berada dalam pengawasan pemerintah sehingga lembaga tersebut bisa dikatakan sebagai lembaga yang resmi. Anda sebagai nasabah gadai juga lebih terjamin keamanannya apabila menggunakan jasa yang terdaftar di OJK.

Setelah memastikan terdaftar di OJK, pastikan lembaga tersebut sudah menjadi anggota APPI (Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia).

2. Teliti akan bunga yang diberikan

Bunga pinjaman menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dalam memilih tempat gadai. Jangan sekali-kali untuk memilih tempat gadai yang  memiliki suku bunga pinjaman dengan jumlah yang fantastis agar Anda tidak kesusahan membayar penebusan sertifikat rumah di kemudian hari.

Jadi, pastikan bunga yang diberikan sesuai dengan kemampuan Anda.

Demikian artikel mengenai cara dan kiat dalam memilih tempat gadai sertifikat rumah terbaik. Apabila Anda mencari perusahaan pembiayaan untuk gadai sertifikat rumah Anda, pinjamantunaiku.com bisa memberikan pendanaan terbaik untuk Anda.

Syarat Gadai Sertifikat Rumah Di Bank Pahami Dahulu Beberapa Hal Berikut

Syarat Gadai Sertifikat Rumah Di Bank Pahami Dahulu Beberapa Hal Berikut

Gadai sertifikat rumah di bank ini adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan pinjaman dana. Nah, gadai sertifikat rumah inilah ternyata banyak dipilih oleh sebagian besar orang. Khususnya bagi mereka dimana ingin mendapatkan pinjaman dana dengan jumlah besar terutama untuk kebutuhan usaha.

Sama seperti dengan gadai bpkb mobil, gadai sertifikat inilah juga membutuhkan beberapa persyaratan dimana harus dipenuhi oleh nasabah sebelum mendapatkan dana pinjaman. Adapun prosesnya juga akan berlangsung selama beberapa hari sehingga nasabah diharuskan agar bersabar dalam menunggu dananya tersebut.

Adapun pinjaman sertifikat rumah sendiri menjadi solusi paling tepat buat sebagian besar orang untuk memenuhi biaya kebutuhan yang semakin naik dari waktu ke waktu. Tetapi perlu diingat bahwa anda sebaiknya mengajukan pinjaman tersebut ketika dalam kondisi terdesak saja sehingga dapat meminimalisir berbagai macam kerugian.

Sekilas Tentang Gadai Sertifikat Rumah

Sebelum anda mengetahui bagaimana syarat untuk gadai sertifikat tersebut maka penting agar mengetahui sekilas tentang pinjaman satu ini. Sebenarnya kehadirannya tidak jauh berbeda dengan gadai sertifikat tanah di Bank. Dimana kalau dilihat maka pinjaman tersebut masuk ke dalam kredit multiguna.

Bahkan sebagian besar orang mengenal produk KGM dengan sebutan gadai sertifikat tersebut. Itu karena jaminan yang diminta biasanya merupakan aset yang dimiliki oleh pihak nasabah seperti sertifikat rumah atau tanah. Biasanya produknya dapat diberikan kepada pegawai tetap dan sudah bekerja minimal 2 tahun ataupun pengusaha dimana sedang menjalankan usahanya minimal satu tahun.

Biasanya seorang nasabah akan mengambil kredit multiguna untuk berbagai kebutuhan seperti renovasi rumah, mengembangkan usaha atau bisnis ataupun kebutuhan lainnya dimana memerlukan dana dengan jumlah yang besar.

Saat ini hampir semua bank memang menyediakan layanan tersebut bahkan tidak sedikit pula bank memberikan layanan berupa take over pinjaman jaminan sertifikat. Terutama bagi para nasabah dimana merasa angsuran terasa berat ataupun bunganya akan terasa lebih mahal.

Syarat-syarat Gadai Sertifikat Rumah di Bank

Bagi anda yang ingin melakukan gadai sertifikat tersebut maka harus memahami dahulu bagaimana syarat gadai sertifikat rumah di bank dahulu. Hal tersebut sangat penting karena untuk memperlancar prosesnya nanti. Sebab apabila terdapat beberapa syarat yang kurang ternyata prosesnya tidak dapat berjalan dengan leluasa.

Adapun beberapa persyaratan dimana harus dipenuhi ketika akan gadai sertifikat rumah di bank BCA ataupun bank-bank lainnya diantaranya adalah.

  1.   Merupakan warga negara Indonesia
  2.   Berusia minimal 21 tahun
  3.   Mempunyai penghasilan tetap
  4.   Mempunyai jaminan berupa property dengan kondisi pembangunan 100%
  5.   NPWP atau bukti pajak penghasilan
  6.   KTP, Akta Nikah bagi yang sudah menikah, Kartu Keluarga dan Akta Lahir
  7.   Sertifikat pecahan dimana sudah balik nama
  8.   Formulir KMG
  9.   Bukti kwitansi DP
  10. Serta keterangan penghasilan atau slip gaji

Perlu diketahui bahwa syarat di atas kemungkinan besar hampir sama dengan gadai sertifikat rumah di bank BRI, mandiri ataupun bank-bank lainnya. Sebagai informasi lebih lanjut, maka nasabah dapat bertanya kepada bagian customer service dari pihak bank yang bersangkutan.

Proses Gadai Sertifikat Rumah Ke Bank

Sampai disini, anda pastinya sudah mengetahui bagaimana syarat gadai sertifikat rumah di bank mandiri ataupun bank lainnya bukan? lantas bagaimanakah prosesnya? Adapun prosesnya sendiri ternyata tidaklah rumit seperti yang anda bayangkan sebelumnya. langsung saja berikut ini beberapa proses dalam pegadaian sertifikat tersebut

1. Pastikan Telah Memenuhi Syarat Administratif

Hal paling utama yang harus diperhatikan oleh nasabah adalah pastikan sudah memenuhi syarat administratif terlebih dahulu. Adapun syarat-syaratnya bisa memperhatikan pada penjelasan dari kami sebelumnya.

2. Datang ke Pihak Bank Terdekat

Sesudah tidak, anda bisa datang ke pihak bank terdekat. Disinilah anda bisa mengajukan gadai sertifikat rumah di bank BNI ataupun bank-bank lainnya di Indonesia. Pastikan bahwa semua berkat diatas diserahkan kepada pihak terkait.

3. Mengisi Formulir

Setelah itu, anda akan diminta untuk mengisi formulir terkait dengan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah tersebut. nantinya terdapat sejumlah data dimana harus diisi dengan baik dan benar. Jangan sampai memalsukan data apapun di dalamnya karena  akan meningkatkan berbagai macam risiko.

4. Tentukan Jumlah Pinjaman

Jangan khawatir karena pihak dari bank akan menyediakan adanya tabel pinjaman bank jaminan sertifikat tersebut sebagai bahan pertimbangan bagi nasabah. Adapun pinjaman yang bisa didapatkan sangat bervariasi mulai dari Rp250 HINGGA Rp5 miliar rupiah. Sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan yang dimiliki masing-masing.

5. Tunggu Hingga Proses Pencairan Dilakukan

Setelah anda melakukan proses pengajuan, nantinya pihak bank tidak akan langsung mencairkan dananya. Tetapi terdapat sejumlah tahapan yang harus dilewati terlebih dahulu. Saran dari kami adalah pastikan anda mengikuti prosedurnya dengan baik termasuk ketika petugas datang langsung ke lapangan untuk memantau.

Tips Aman Gadai Sertifikat Rumah

Perlu diingat bahwa dokumen satu ini memang menjadi dokumen yang sangat penting karena nilainya memang cukup besar. Bahkan bisa dibilang bahwa kegiatan menggadaikan sertifikat tersebut mempunyai risiko yang cukup besar loh.

Adapun beberapa risiko yang bisa terjadi setelah menggadaikan sertifikat seperti sertifikat akan ditahan hingga masa kredit tersebut berakhir, apabila hutang tersebut tidak bisa dibayar maka rumah akan disita oleh pihak bank terkait, hingga tingginya nilai bunga yang harus dibayarkan oleh pihak nasabah.

Itulah mengapa sebagai seorang nasabah yang pintar memang diwajibkan agar memahami cara gadai sertifikat rumah di bank yang cerdas dan terhindar dari kerugian besar.

1. Nama Terdaftar dalam Sertifikat

Apabila anda ingin menggadaikan sertifikat rumah maka sebaiknya harus dibuktikan dengan nama kepemilikannya. Banyak lembaga keuangan dimana tidak memberikan layanan gadai dengan sertifikat rumah dimana belum balik nama. Oleh karena itulah prosesnya biasanya akan cukup lama bahkan kemungkinan besar gagal pun juga cukup tinggi.

2. Gadai Di Bank Saja

Jangan pernah melakukan gadai di lembaga keuangan yang belum jelas seperti belum terdaftar dalam OJK alias otoritas jasa keuangan. Sebab apabila anda nekad mendaftarkan gadai di lembaga keuangan yang belum terdaftar ojk, besar kemungkinan akan terjadi tindak penipuan juga cukup besar.

3. Pastikan Kelengkapan Syarat

Jangan lupa juga anda harus memastikan bahwa syarat gadai sertifikat rumah di bank tersebut sudah dipenuhi. Siapkan semua berkas yang diminta dan dikumpulkan ke dalam satu map sehingga lebih rapi. Hal ini tentu akan memberikan kemudahan dalam proses verifikasi nantinya.

4. Memeriksa Status 5C Anda

Terakhir jangan lupa juga sebagai calon nasabah, anda juga harus memeriksa 5C dahulu yakni capacity, character, capital, condition serta collateral untuk memastikan bahwa anda layak memperoleh pinjaman tersebut.

Mempunyai kebutuhan dengan modal yang besar memang mengharuskan anda agar bisa memutar otak buat memperoleh dananya tersebut. Salah satunya adalah dengan cara gadai sertifikat rumah di bank dimana akan memberikan pinjaman dengan jumlah besar.

Berbagi Tips Dan Syarat Pengalaman Gadai Sertifikat Rumah

Berbagi Tips Dan Syarat Pengalaman Gadai Sertifikat Rumah

Pengalaman gadai sertifikat rumah merupakan jalan alternatif ketika ingin mendapatkan pinjaman dana besar dalam waktu yang cepat. Di sini akan menjelaskan ada beberapa hal yang harus anda pahami cara gadai sertifikat rumah di pegadaian. Sebelumnya anda harus tau terlebih dahulu apa itu pengertian pegadaian.

Pegadaian adalah lembaga yang dapat memberikan masyarakat pinjaman dana dengan cara menerima barang dari peminjam sebagai jaminan. Berbagai macam barang yang bisa digunakan sebagai jaminan, mulai dari BPKB kendaraan bermotor, alat elektronik, alat pertanian dan lain sebagainya.

Jika anda membutuhkan dana dalam jumlah yang besar, anda juga bisa menjaminkan sertifikat rumah anda, dengan mencari tahu info gadai sertifikat rumah di pegadaian. Untuk keamanan, anda tidak perlu khawatir karena lembaga ini merupakan BUMN yang telah berdiri selama puluhan tahun.

Pengalaman gadai sertifikat rumah ada sejumlah persyaratan yang harus anda penuhi sebelum menggadaikan sertifikat rumah di pegadaian :

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Fotokopi KTP
  3. Fotokopi Kartu Keluarga
  4. Fotokopi Surat Nikah jika sudah menikah
  5. Surat keterangan domisili jika ada
  6. Fotokopi IMB
  7. Fotokopi Pajak Bumi Bangunan ( PBB )
  8. Surat keterangan usaha ( SKU ), serta
  9. Sertifikat rumah asli yang akan disimpan di pegadaian

Namun, selain sembilan syarat di atas, anda juga harus memastikan bahwa sertifikat rumah asli itu adalah milik anda dan bukan milik orang lain. Setelah semua syarat itu diserahkan, petugas pegadaian pun akan menaksir nilai jual rumah anda.

Dan yang terakhir anda juga harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan pegadaian mengenai pinjaman dana, diantaranya adalah :

  1. Calon debitur bisa meminjam dana mulai dari Rp50 ribu sampai Rp 5miliar
  2. Jangka waktu peminjaman dana maksimal 4 bulan
  3. Jangka waktu peminjaman bisa diperpanjang dengan membayar bunga 0,75 persen per hari
  4. Biaya administrasi Rp2ribu sampai Rp125 ribu.

Pengalaman gadai sertifikat rumah, ada beberapa tips agar pengajuan gadai sertifikat rumah di pegadian agar cepat disetujui:

  1. Jumlah pinjaman

Untuk mengadai sertifikat rumah di pegadaian memang menjadi jalan anda untuk mendapat dana dalam jumlah besar. Namun begitu, bukan berarti anda bisa seenaknya mengajukan pinjman dana yang terlalu besar. Anda harus bisa memperkirakan nilai harga rumah anda saat ini.

  1. Sesuaikan angsuran dengan gaji

Besaran jumlah pinjaman anda juga harus disesuaikan dengan kemampuan anda mengangsur pinjaman. Jangan sampai jumlah angsuran malah lebih besar dari jumlah penghasilan anda setiap bulan. Karena pihak pegadaian nantinya akan mengukur kemampuan anda dalam mengembalikan dana berdasarkan jumlah penghasilan anda. Jika pihak pegadaian merasa bahwa anda tidak mampu membayar angsuran, pengajuan pinjaman pasti ditolak.

  1. Jujur

Jujurlah kepada pihak pegadaian mengenai tujuan penggunaan pinjaman dana tersebut, sebagai contoh untuk tambahan modal usaha, membayar utang, dan lain-lain. Kejujuran anda akan menjadi bahan pertimbangan pegadaian untuk menyetujui pengajuan pinjaman dana anda.