Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Bunga Rendah

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Bunga Rendah

Pinjaman jaminan sertifikat rumah bunga rendah dapat menjadi alternatif pilihan pinjaman untuk anda. Faktor tingkat suku bunga menjadi pertimbangan beberapa masyarakat dalam memilih tempat pinjaman. Semakin kecil tingkat suku bunga yang menjadi penawaran maka akan semakin rendah pembayaran cicilan per bulan.

Mencari tingkat suku bunga yang rendah tentu akan merepotkan untuk anda karena harus menanyakan satu per satu tempat gadai. Oleh sebab itu anda membutuhkan konsultasi tanya jawab seputar pinjaman sertifikat rumah dan tim marketing kami akan membantu proses tersebut.

Pilihan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Bunga Rendah

Pilihan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Bunga Rendah

Tempat pinjaman sertifikat rumah dengan bunga rendah banyak di cari oleh masyarakat. Dengan keunggulan tempat gadai atau lembaga keuangan  tersebut menawarkan suku bunga rendah. Maka akan semakin banyak daya tarik masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman.

Saat ini jika ingin mengajukan pinjaman sertifikat bunga rendah maka dapat mengajukan di bank. Bank memang sudah di kenal oleh masyarakat menawarkan tingkat suku bunga per bulan yang rendah. Dan bank – bank yang menawarkan suku bunga rendah secara rata – rata ialah bank umum.

Bank umum merupakan bank besar yang masyarakat sudah mengenalinya. Jadi sangat gampang menemukan bank umum di sekitar tempat tinggal kita. Karena bank umum ini ialah bank besar yang sudah memiliki banyak kantor cabang di seluruh Indonesia.

Beberapa bank umum yang dapat anda pilih sebagai tempat pinjaman jaminan sertifikat rumah. Mulai dari Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank Syariah Indonesia dan bank umum lainnya. Bank tersebut memiliki modal yang sangat besar maka bisa memberikan tingkat suku bunga per bulan yang rendah.

Akan tetapi mengajukan pinjaman di bank umum juga tidak mudah. Karena bukan berarti anda memiliki sertifikat rumah ditangan akan dengan mudah mendapatkan pinjaman dimanapun. Semua lembaga keuangan seperti bank memiliki prosedur dan proses analisa sampai pinjaman tersebut cair.

Prosedur mengajukan pinjaman di bank memang lebih ketat mulai dari SLIK OJK, Data keuangan dan lain sebagainya. Jika kondisi data yang anda miliki bagus maka tidak perlu khawatir akan hal tersebut. Anda tinggal mengikuti aturan prosedur kredit di bank tersebut.

 

Beberapa Ketentuan Gadai Sertifikat Rumah

Menggadaikan jaminan sertifikat rumah yang anda miliki harus mengikuti ketentuan di lembaga keuangan tersebut. Masing – masing lembaga keuangan memiliki aturan kredit dalam memproses data calon nasabahnya. Anda harus mengikuti aturan dimana anda mengajukan pinjaman.

Berikut ini beberapa ketentuan dalam gadai sertifikat rumah :

1. Memiliki Sertifikat Rumah Nama Sendiri/Pasangan/Orangtua

Sertifikat rumah yang akan menjadi jaminan wajib atas nama sendiri. Akan tetapi jika sertifikat tersebut atas nama pasangan sah suami istri tidak menjadi masalah. Pemohon dapat salah satu antara suami dan istri tersebut.

Jika sertifikat atas nama orangtua maka wajib salah satu anak kandung yang maju sebagai pemohon. Selain hubungan tersebut maka di kami tidakbisa mengajukan pinjaman. Misalkan sertifikat tersebut atas nama saudara seperti paman, om, tante, sepupu dan lainnya maka proses tidak dapat berjalan.

2. Memiliki Penghasilan Tetap

Penghasilan tetap dapat berupa dari usaha dan karyawan. Untuk dokumen persyaratan kredit menyesuaikan dengan sumber pendapatan apakah berasal dari usaha atau karyawan.

Hal terpenting usaha sudah jalan minimal selama 1 tahun karena jika tujuan kredit untuk membuka usaha baru tanpa ada sumber pendapatan dalam beberapa bulan terakhit. Maka proses tersebut tidak dapat di jalankan

3. Usia Minimal 21 Tahun

Usia pemohon dalam proses pengajuan pinjaman kredit wajib berusia minimal 21 tahun. Untuk usia maksimal pemohon ialah 65 tahun lunas kredit

4. Memiliki Kartu Identitas yang Berlaku

Dokumen identitas merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki oleh pemohon. Sebagai warga negara Indonesia yang baik tentu anda wajib memiliki identitas diri. Untuk data identitas tersebut seperti KTP dan Kartu Keluarga.

 

Syarat Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah  :

  1. Fotocopy KTP Suami Istri
  2. Fotocopy Kartu Keluarga
  3. Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  4. Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/Id Card (Bagi Karyawan)
  5. SKU/NIB + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  6. Rekening Koran Tabungan
  7. Fotocopy PBB
  8. Fotocopy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

5 Hal Yang Wajib Diperhatikan Agar Pinjaman Sertifikat Rumah Berjalan Lancar

5 Hal Yang Wajib Diperhatikan Agar Pinjaman Sertifikat Rumah Berjalan Lancar

Pinjaman Sertifikat Rumah Ini 5 Hal Wajib Perhatikan

Pinjaman sertifikat rumah sebagai solusi dana mendesak. Saat berada dalam kondisi terdesak membutuhkan dana dalam jumlah besar, mengajukan agunan sertifikat rumah menjadi opsi yang banyak dipilih. Namun, tentu ada risiko dari opsi ini. Di mana ada risiko penyitaan terlebih jika terjadi ketidaksanggupan membayar angsuran sesuai kesepakatan.

Siapa saja wajib hati-hati. Saat Anda memutuskan untuk mengajukan dengan jaminan sertifikat rumah kiranya perlu waspada supaya terhindar dari risiko penyitaan. Oleh karena itu, berikut ini diberikan 5 hal yang wajib diperhatikan agar proses pinjaman kredit dengan agunan sertifikat rumah berjalan lancar terhindar dari penolakan ataupun penyitaan:

1. Mempertimbangkan Lokasi Rumah Untuk Pinjaman Sertifikat Rumah

Sertifikat rumah memiliki daya jual tinggi untuk memperoleh pinjaman karena nilainya yang cenderung lebih besar dibanding kendaraan atau aset lain. Akan tetapi, perlu digaris bawahi ternyata tidak semua rumah dapat dijadikan agunan. Salah satu pertimbangannya adalah lokasi rumah.

Rumah dengan lokasi di dekat pemakaman, dekat sutet, di gang sempit, atau rumah bekas tempat terjadinya perkara kriminal bisa jadi akan ditolak. Karenanya saat akan mengajukan pinjaman pastikan lokasi rumah strategis. Adapun jika lokasi memang tidak memungkinkan Anda bisa mengajukan pinjaman di lembaga pemberi pinjaman yang memiliki persyaratan lebih ringan tapi tetap terpercaya.

2. Selektif Memilih Bank atau Lembaga Pemberi Pinjaman Sertifikat Rumah

Jangan karena membutuhkan dana cepat Anda jadi asal memasukkan sertifikat rumah sebagai agunan pinjaman di mana saja. Ingat ada risiko kredit yang harus rutin dibayar dan risiko penyitaan. Dalam hal ini Anda harus memilih bank atau lembaga pemberi pinjaman yang kredibel. Sehingga Anda bisa memastikan pemberi pinjaman terpercaya dan aman.

Sebelum teken surat pinjaman, pahami betul besar kredit yang harus dibayar, bunga, jumlah angsuran, dan lainnya. Pastikan risiko kredit yang harus dibayar tidak memberatkan Anda.

3. Memperhatikan Persyaratan Pinjaman

Untuk bisa mengajukan gadai sertifikat rumah biasanya ada beberapa persyaratan tambahan yang diberlakukan. Seperti penghasilan bulanan minimal yang mana persyaratan ini bergantung dengan kebijakan masing-masing lembaga pemberi pinjaman.

Selain itu, ada juga beberapa persyaratan lain seperti usia peminjam, status kewarganegaraan, dan lainnya yang mana mengharuskan Anda menyiapkan sejumlah dokumen yang dibutuhkan.

4. Menentukan Nilai Agunan Sesuai Kebutuhan

Mungkin rumah yang dijadikan agunan memiliki nilai tinggi, meski demikian cukup ajukan nilai sesuai kebutuhan. Karena semakin besar nilai pinjaman artinya semakin besar pula cicilan yang harus dibayar.

5. Komitmen Membayar Cicilan

Setelah pinjaman disetujui, pastikan untuk membayar cicilan sebagaimana harusnya. Komitmen ini penting agar sertifikat rumah bisa kembali ke tangan Anda. Jangan sampai rumah disita karena tidak sanggup melunasi pinjaman.

Demikian 5 hal yang harus Anda perhatikan agar proses gadai sertifikat rumah lancar tanpa harus ada penolakan ataupun penyitaan. Satu hal lagi yang perlu ditekankan, ajukan pinjaman hanya di lembaga pemberi pinjaman yang sudah terbukti kredibel dan terpercaya.

PERSYARATAN GADAI SERTIFIKAT RUMAH

PERSYARATAN GADAI SERTIFIKAT RUMAH

PERSYARATAN GADAI SERTIFIKAT RUMAH

 

Persyaratan gadai sertifikat rumah perlu anda pahami. Pinjaman kredit multiguna dengan jaminan sertifikat rumah menjadi solusi cerdas bagi mereka yang membutuhkan dana untuk mengembangkan bisnis dan berbagai keperluan lainnya.

Jaminan yang dapat di proses berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas nama pemohon suami/istri atau anak/orangtua.

Jika surat rumah masih Akta Jual Beli atau Girik tidak dapat kami bantu proses.

Pinjaman yang kami tawarkan mulai dari minimal 20 juta sampai dengan 5 milyar.

Pastikan SLIK BI Checking anda tidak memiliki riwayat tunggakan kredit atau kredit macet yang akan menjadi kendala ketika pengajuan nanti.

Jika memiliki riwayat kredit macet dan sudah lunas cukup melampirkan bukti surat keterangan lunasnya saja.

Berikut persyaratan gadai sertifikat rumah yang wajib di siapkan calon debitur :

  1. Fotocopy KTP Suami Istri
  2. Fotocopy Kartu Keluarga
  3. Fotocopy Buku Nikah
  4. Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  5. SKU + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  6. Rekening Koran/Rekening Tabungan
  7. Fotocopy PBB + IMB
  8. Fotocopy SHM/SHGB

Persyaratan Gadai Sertifikat

 

Pilih Tempat Gadai Terpercaya

Memilih tempat gadai jaminan sertifikat rumah saat ini harus sesuai dengan kebutuhan pinjaman anda. Banyak pilihan tempat gadai sertifikat rumah antara lain Bank, Lembaga Pembiayaan, Bank Perkreditan Rakyat, Koperasi dan Pegadaian.

Pilihlah tempat gadai sertifikat rumah yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena OJK memiliki peran penting dalam sektor jasa keuangan.

Dengan telah terdaftarnya perusahaan di OJK tersebut tentu legalitasnya pun jelas dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi calon debitur.

 

SLIK BI Checking

SLIK Bi Checking terkadang menjadi kendala dalam mengajukan pinjaman sertifikat rumah. Mengajukan pinjaman di Bank konvensional Bi checking di wajibkan bagus dan tanpa cacat pembayaran.

Jika SLIK Bi Checking calon debitur terdapat telat pembayaran dan masuk di Kolektibilitas 2 atau 3 sebaiknya mengajukan di Bank Perkreditan Rakyat  yang memiliki toleransi BI Checking lebih longgar.

Namun tidak semua Bank Perkreditan Rakyat juga dapat memproses Kolektibilitas 3 tergantung dari masing – masing kebijakan BPR tersebut.

Apabila SLIK Bi checking calon debitur memiliki kolektibilitas 3 ke atas sebaiknya diajukan ke Lembaga Non BI Checking bisa Koperasi ataupun lainnya.

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH

JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH

JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH

 

Jaminan Sertifikat Rumah menjadi solusi gadai yang tepat bagi anda yang mencari dana tambahan untuk berbagai macam keperluan hidup. Dengan menjaminkan sertifikat yang anda miliki jumlah pinjaman yang di peroleh dapat berjumlah besar.  Dapat tergantung dari nilai jaminan yang anda miliki dan berapa besar pendapatan keuangan per bulan.

Untuk jaminan sertifikat rumah yang dapat kami proses berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangun (SHGB).

Berikut beberapa jenis surat rumah :

  • Sertifikat Hak Milik (SHM), Sertifikat hak milik merupakan jenis sertifikat yang memiliki legalitas paling kuat. SHM dapat beralih dan di alihkan kepada orang lain.
  • Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), adalah sebuah hak yang di berikan kepada seseorang untuk membangun bangunan di atas tanah paling lama 30 tahun. dan SHGB dapat di perpanjang selama 20 tahun.
  • Akta Jual Beli (AJB), adalah dokumen yang menyatakan adanya perpindahan atau peralihan hak pada suatu bidang lahan dari pemilik/penjual kepada pembeli sebagai pemilik baru. Namun dalam legalitas AJB belum begitu kuat jika di bandingkan SHM dan SHGB.
  • Girik, Surat Keterangan atas sebidang tanah yang di keluarkan dari kelurahan dan kecamatan setempat, Girik merupakan surat yang menerangkan identitas pembayar pajak pada suatu lahan

 

Jaminan Sertifikat Rumah

 

Gadai Sertifikat Rumah Wajib Nama Sendiri

Mengajukan pinjaman sertifikat rumah untuk pemohon wajib nama yang tercantum di sertifikat rumah suami/istri atau anak/orangtua.Apabila sertifikat rumah masih atas nama pemilik lama maka prosesnya wajib di balik nama ke atas nama pemohon.

Beberapa bank dapat membantu proses balik nama sertifikat ke atas nama pemohon untuk biayanya potong dari pencairan. Namun ada beberapa bank juga yang tidak dapat proses. Jadi sebaiknya pastikan sebelum mengajukan pinjaman sertifikat rumah sudah atas milik anda sendiri agar prosesnya lebih mudah dan tidak banyak pemotongan biaya.

Sertifikat atas nama orangtua dapat di ajukan dan apabila orangtua masih di bawah 60 tahun dan memiliki penghasilan ada beberapa bank yang masih dapat memproses. Namun apabila orangtua tidak memiliki penghasilan biasanya anak yang maju sebagai pemohon dan kedua orangtua wajib ikut tanda tangan di depan notaris.

Apabila salah satu orangtua sudah tidak ada maka di wajibkan seluruh anak kandung ikut tanda tangan di hadapan notaris.

Dan yang terakhir jika atas nama di sertifikat sudah almarhum maka wajib di balik nama ke ahli warisnya dengan melampirkan surat keterangan waris dari kelurahan dan kecamatan setempat.

Mengajukan pinjaman namun suami istri telah bercerai maka wajib di cek dahulu apakah rumah tersebut harta gono gini atau tidak. Karena jika harta gono gini tidak dapat di ajukan dan wajib menyertakan surat penetapan pengadilan terlebih dahulu.

Apabila membeli rumah tersebut sebelum atau sesudah pernikahan maka di pastikan harta tersebut bukan termasuk harta gono gini namun apabila membeli rumah tersebut ketika pernikahan maka di pastikan harta tersebut masuk harta gono gini.

 

Tempat Gadai Sertifikat Rumah

Mengajukan pinjaman multiguna sertifikat rumah saat ini dapat mengajukan di Bank, Lembaga Pembiayaan, Bank Perkreditan Rakyat, Pegadaian dan Koperasi.

Masing – masing tempat memiliki keunggulan sendiri – sendiri mulai dari bunga, kecepatan proses, Bi checking dan lainnya.

Sebelum mengajukan hal yang paling terpenting ajukan di bank atau lembaga keuangan yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena OJK memiliki peran penting dalam kegiatan sektor jasa keuangan.

SLIK BI Checking

SLIK adalah Sistem Layanan Informasi Keuangan yang pengelolaanya menjadi tanggung jawab OJK bertujuan untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pelayanan informasi keuangan.

Sebelum anda mengajukan pinjaman proses pertama yang di lakukan BI Checking terlebih dahulu pastikan riwayat pembayaran kredit anda tidak ada masalah atau kredit macet.

Apabila terkendala Bi Checking sebaiknya mengajukan pinjaman di Lembaga Keuangan Non Bi Checking.

Jika terdapat riwayat kredit macet namun sudah lunas maka cukup menyertakan bukti surat keterangan lunasnya saja.

 

Jumlah Pinjaman Yang Anda Dapat

Menghitung jumlah pinjaman yang akan calon debitur dapat tergantung dari berapa harga nilai jaminan yang di jaminkan dan berapa pendapatan keuangan per bulan calon debitur.

Pertama untuk nilai jaminan bank atau lembaga keuangan pasti memberikan pinjaman kredit di bawah harga pasaran sekitar 50 – 70% dari harga pasaran rumah. Berbeda dengan pinjaman KPR yang dapat memberikan LTV sampai 90% dari harga pasar dan juga tenor 10 tahun ke atas.

Untuk pinjaman multiguna jaminan sertifikat rumah maksimal tenor di 5 tahun namun ada beberapa bank yang memberikan diatas 5 tahun.

Selanjutnya pastikan keuangan anda stabil dalam 6 bulan terakhir karena bank biasanya akan meminta bukti pendapatan anda dari rekening koran. Jika karyawan tentu tidak akan pusing karena gambaran gaji sudah tergambar di rekening koran setiap bulan.

Untuk wiraswata biasanya di tambahkan bukti cashflow pembukuan keuangan yang di dapat per bulan.

Bank atau lembaga pembiayaan akan menilai kesanggupan angsuran calon debitur 30% dari pendapatan per bulan.

Misalkan calon debitur memiliki penghasilan bersih 10 juta per bulan maka kesanggupan pembayaran angsuran di kisaran 3 juta per bulan.

 

Kawasan Perumahan dan Pemukiman

Kawasan rumah yang di jadikan jaminan ada beberapa jenis antaralain perumahan, cluster, komplek, pemukiman dan lainnya.

Untuk jaminan di kawasan perumahan memiliki market value yang lebih tinggi apabila di bandingkan dengan kawasan pemukiman.

Nilai jaminan pasar yang di peroleh dapat tinggi dan kemungkinan mendapatkan pinjaman dengan jumlah cukup besar.

Untuk rumah kawasan pemukiman nilai harga pasar cenderung kecil dan apabila jaminan tersebut berda dalam gang atau rumah helikopter maka ada beberapa bank yang dapat proses dan tidak dapat proses.

Nilai pinjaman yang di peroleh dari rumah dalam gang tidak jauh dari 100 juta kebawah.

 

Kondisi Rumah Yang Dijaminkan

Bank atau Lembaga pembiayaan memiliki beberapa kriteria terhadap rumah yang akan menjadi jaminan, antara lain :

  • Rumah bukan terletak di kawasan banjir
  • Rumah tidak dekat dengan pemakaman
  • Rumah minimal 100 meter dari SUTET
  • Rumah kondisi terawat
  • Rumah tidak berada di gang sempit

 

Persyaratan Pinjaman Sertifikat Rumah :

  1. Fotocopy KTP Suami Istri
  2. Fotocopy Kartu Keluarga
  3. Fotocopy Buku Nikah
  4. Slip Gaji + Surat Ket Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  5. SKU + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  6. Rek Koran/Rek Tabungan
  7. Fotocopy PBB
  8. Fotocopy SHM/SHGB

Untuk Info Lebih Lanjut

Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)