Pinjaman Agunan Sertifikat Rumah Di Bank

Pinjaman Agunan Sertifikat Rumah Di Bank

Pinjaman agunan sertifikat rumah di bank menjadi salah satu jenis pinjaman yang banyak di cari masyarakat. Dengan menjaminkan sertifikat  rumah yang anda miliki dapat memperoleh dana pinjaman. Dan pinjaman yang di dapatkan bisa anda gunakan untuk berbagai keperluan mendesak.

Untuk pinjaman jaminan sertifikat rumah di bank nominal pinjaman yang di tawarkan tergantung ketentuan bank tersebut. Produk kredit multiguna sertifikat rumah di kami nominal pinjaman yang dapat anda ajukan mulai dari 20 juta sampai dengan 5 milyar.

Cara Mengajukan Pinjaman Agunan Sertifikat Rumah Di Bank

Cara Mengajukan Pinjaman Agunan Sertifikat Rumah Di Bank

Untuk mengajukan pinjaman sertifikat rumah ke bank anda perlu memahami beberapa prosedur pengajuan terlebih dahulu. Setiap bank pada umumnya memiliki alur prosedur yang kurang lebih sama. Sebagai calon debitur yang baik tentu anda harus mengikuti alur prosedur pada bank tersebut.

Sikap anda dalam mengajukan pinjaman di bank juga menjadi penilaian apakah anda orang yang kooperatif atau bersikap menyepelekan. Ada baiknya anda mengikuti seluruh alur prosedur pinjaman kredit bank agar proses pinjaman dapat berjalan dengan lancar.

Berikut ini beberapa tahapan dalam pengajuan pinjaman agunan sertifikat rumah di bank, yaitu :

1. Pilih Bank Terpercaya

Anda wajib memilih bank yang memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik. Memilih bank yang terpercaya dapat anda pilih apabila bank tersebut telah terdaftar dan mendapat izin dari OJK. Dengan telat terdaftarnya bank tersebut maka akan menghindarkan anda dari resiko kerugian di kemudian hari.

Sebelum mengajukan pinjaman ada baiknya mencari informasi sebanyak – banyaknya. Jika anda kesulitan dalam memilih bank mana yang akan anda tuju. Maka anda dapat berkonsultasi dengan tim marketing kami melalui nomor Whatsapp yang tercantum dalam website.

Tim marketing kami akan membantu anda dalam mendapatkan bank yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi data anda. Karena setiap bank pasti memiliki aturan kredit yang berbeda – beda dalam proses pinjaman.

2. Pelajari Suku Bunga dan Biaya Potongan

Untuk tingkat suku bunga antara bank satu dengan yang lainnya bisa berbeda – beda. Calon debitur akan mencari dan mempertimbangkan suku bunga per bulan yang termurah. Karena akan meringankan dalam membayar cicilan per bulan yang akan anda bayar.

Akan tetapi dengan suku bunga rendah terkadang tidak semua data calon debitur dapat di proses dan di setujui oleh bank. Karena kembali lagi dengan kondisi data yang anda miliki banyak faktor pertimbangan. Mulai dari SLIK OJK, Kondisi data keuangan, Kondisi data jaminan dan lain sebagainya.

Untuk biaya potongan juga dapat berbeda – beda antara satu bank dengan yang lainnya. Pada umumnya untuk total estimasi biaya potongan dapat berjumlah 8 – 10% dari nilai pinjaman. Untuk total biaya potongan sendiri terdiri dari : Biaya administrasi, Biaya Provisi, Tabungan, Notaris dan Asuransi Jiwa serta Kebakaran.

3. SLIK OJK

Anda wajib menyadari kondisi SLIK OJK yang anda miliki. Karena seluruh riwayat pembayaran kredit anda tergambar dalam laporan SLIK OJK. Jika kondisi kredit tersebut sudah kondisi lunas maka sudah tidak menjadi masalah jika anda mengajukan di Bank BPR.

Dalam penilaian SLIK OJK anda dapat mengajukan di bank umum atau Bank BPR. Jika anda memiliki riwayat kondisi SLIK OJK yang baik maka anda dapat mengajukan di bank umum tentu dengan bunga yang lebih rendah.

Tetapi jika anda memiliki kendala sedikit di SLIK OJK misalkan kendala di pinjaman tanpa jaminan. Maka anda dapat mengajukan pinjaman di Bank BPR.

Jika anda masih mencari bank atau tempat mana yang akan anda tuju. Maka anda dapat konsultasi dengan tim marketing kami secara gratis tanpa biaya apapun. Tim marketing kami akan membantu proses pengajuan pinjaman anda.

 

Syarat Pinjaman Agunan Sertifikat Rumah Di Bank :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/Id Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rek Koran Tabungan 3 Bulan Terakhir
  • Fc PBB
  • Fc SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Ajukan Pinjaman Sertifikat Rumah Dan Mengajukan Kredit Dengan Agunan!

Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Ajukan Pinjaman Sertifikat Rumah Dan Mengajukan Kredit Dengan Agunan!

Membutuhkan dana dalam skala besar secara cepat, biasanya cara yang paling banyak digunakan adalah mengajukan pinjaman sertifikat rumah, atau dengan kata lain mengajukan pinjaman dengan agunan sertifikat rumah.

Yang perlu diperhatikan saat mengajukan pinjaman sertifikat rumah

Tapi tahukah Anda, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika akan mengajukan pinjaman dengan sertifikat rumah tersebut, yaitu :

1. Rumah berada di lokasi yang strategis

Sebelum Anda mengajukan pinjaman pastikan rumah yang akan dijadikan agunan tersebut berlokasi di tempat yang tepat apalagi strategis. Yang dimaksud dengan lokasi yang tepat ini, antara lain tidak berada di lokasi rawan banjir, dekat dengan SUTET, dekat dengan area pemakanan, di gang sempit yang sulit dilalui kendaraan. Jika demikian, ada kemungkinan pengajuan Anda akan sulit dilakukan. Ini akan jadi cara melakukan pinjaman dibank penting yang harus Anda perhatikan dengan baik.

2. Pilih lembaga keuangan yang terpercaya

Hal berikutnya yang perlu Anda perhatikan, ketika akan mengajukan gadai sertifikat rumah di bank adalah memilih lembaga keuangan yang terpercaya, baik itu bank atau lembaga keuangan lainnya. Pastikan pihak lembaga keuangan tersebut sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan, hal ini dilakukan agar pinjaman Anda aman.

3. Cermati berbagai macam syarat yang diminta

Setelah Anda mendapatkan bank yang dianggap tepat, sebagai tempat untuk mengajukan pinjaman atas nama orang tua, atau pinjaman sertifikat rumah atas nama sendiri. Berikutnya Anda perlu mengecek aneka macam syarat dan dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan kredit tersebut. Pastikan Anda menyanggupi berbagai macam syarat dan dokumen yang diajukan.

4. Mengajukan Pinjaman Sertifikat Rumah sesuai kebutuhan

Mengingat besaran pinjaman di bank anda akan mendapat hingga 80%, dari nilai rumah itu sendiri. Maka dalam hal ini Anda sebaiknya mengajukan pinjaman sesuai kebutuhan, dan tidak mudah tergiur dengan tingginya nilai pinjaman dana yang ada.

Bukan tanpa alasan, mengingat, Anda perlu memikirkan tentang nominal DP yang harus dibayar, cicilan dan juga bunga yang harus dibayar, belum lagi masa tenor yang perlu Anda perhatikan. Hal hal tersebut perlu Anda pertimbangkan, agar tidak mengganggu kestabilan keuangan anda kelak.

5. Komitmen untuk melunasi angsuran

Dalam hal mengajukan pinjaman maka Anda harus mempunyai komitmen tegas untuk melunasi angsuran tersebut. Termasuk ketika Anda mengajukan take over pinjaman. Jadi dalam hal pinjaman ini, Anda perlu memperhatikan total besaran cicilan yang harus dibayar setiap bulannya.

Maksimalnya 30% dari total keuangan Anda per bulannya. Hal ini dilakukan agar besaran cicilan tersebut, tidak terlalu mengganggu keuangan bulanan Anda. Serta jangan sampai rumah yang dijadikan agunan tersebut nantinya disita oleh pihak kreditur.

Jadi demikianlah beberapa hal yang penting Anda perhatikan terlebih dahulu, sebelum mengajukan pinjaman sertifikat rumah di bank. Pastikan Anda memahami hal hal tersebut, agar tidak terjebak pinjaman yang dapat merugikan Anda kelak.

GADAI SERTIFIKAT RUMAH PROSES CEPAT

GADAI SERTIFIKAT RUMAH PROSES CEPAT

GADAI SERTIFIKAT RUMAH PROSES CEPAT

 

Gadai Sertifikat Rumah Proses Cepat melayani pinjaman multiguna untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Pinjaman yang kami tawarkan mulai dari pinjaman minimal 20 juta sampai dengan 5 milyar. Pinjaman multiguna jaminan sertifikat rumah menjadi pilihan masyarakat karena dana pinjaman dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan mulai dari dana pendidikan, dana pengobatan, renovasi rumah dan lain sebagainya. Untuk plafon pinjaman tergantung dari harga nilai jaminan rumah dan pendapatan keuangan per bulan calon debitur. Proses pinjaman memakan waktu kurang lebih 1 – 2 minggu semakin cepat melengkapi data tentu semakin cepat proses pengajuan kreditnya.

Pinjaman Sertifikat Rumah

 

Gadai Sertifikat Rumah

Memilih pinjaman dengan gadai sertifikat rumah menjadi salah satu solusi cerdas bagi anda yang ingin mendapatkan pinjaman dengan jumlah yang cukup besar. Menggadaikan sertifikat rumah di bank tentu memberikan rasa aman dan nyaman bagi debitur karena jaminan di simpan di safety box yang sangat aman. Namun pilihlah bank atau lembaga pembiayaan yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena OJK memiliki peran penting dalam kegiatan di sektor jasa keuangan.

Mengajukan pinjaman ke bank atau lembaga keuangan lainnya harus memenuhi syarat proses SLIK Bi Checking. Pastikan Bi checking anda tidak memiliki tunggakan dan apabila ada tunggakan maka sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu. Jika memiliki riwayat kredit macet dan sudah lunas tidak menjadi masalah cukup hanya melampirkan bukti surat keterangan lunasnya saja. Selalu jaga pembayaran kredit anda sesuai dengan jatuh tempo pembayaran untuk menjaga kualitas penilaian Bi checking anda.

 

Proses Gadai SHM Rumah

Mengajukan pinjaman multiguna jaminan sertifikat rumah pemohon harus sesuai dengan nama yang ada di sertifikat rumah Suami/istri atau anak/orangtua. Apabila yang tercantum di sertifikat rumah masih atas nama pemilik lama maka wajib untuk dibalik nama keatas nama pemohon proses pengajuan pinjamannya. Ada beberapa bank yang dapat membantu proses sekalian balik nama sertifikat ke atas nama pemohon dengan biaya balik nama dipotong melalui pinjaman kredit.

Jika pemohon anak namun sertifikat atas nama orangtua dan kedua orangtua masih hidup maka cukup satu anak tersebut saja yang ikut tanda tangan di depan notaris. Dan apabila sertifikat nama orangtua dan salah satu orangtua sudah tidak ada maka seluruh anak kandung dari orangtua tersebut diwajibkan ikut tanda tangan di depan notaris dengan tambahan surat ahli waris dari kelurahan dan kecamatan.

Selain itu kondisi rumah yang dapat digadaikan harus memiliki beberapa kriteria, diantaranya :

  • Bukan kawasan banjir
  • Tidak dekat dengan pemakaman
  • Minimal jarak 100 m dari SUTET
  • Lokasi gang sempit, ada beberapa bank yang dapat memproses lokasi rumah dalam gang

 

Persyaratan Gadai Sertifikat Rumah :

  1. Fotocopy KTP Suami Istri
  2. Fotocopy Kartu Keluarga
  3. Fotocopy Buku Nikah
  4. Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  5. SKU + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  6. Rekening Koran/Rekening Tabungan
  7. Fotocopy PBB
  8. Fotocopy SHM/SHGB

 

Untuk Info Lebih Lanjut Hub :

Tlp/WA : 0858 9268 2443