Cara Ajukan Pinjaman Mandiri Agunan Sertifikat Rumah

Cara Ajukan Pinjaman Mandiri Agunan Sertifikat Rumah

Pinjaman mandiri agunan sertifikat rumah solusi keuangan anda. Banyak orang yang tergesa-gesa dengan persiapan yang belum matang saat ingin mengajukan  pinjaman mandiri agunan sertifikat rumah. Akhirnya, mereka mungkin banyak yang mengalami kegagalan. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum memulai menggadaikan sertifikat rumah, salah sagunya lengkapi semua dokumen persyaratan dan lokasi rumahnya.

Memilih bank atau lembaga keuangan yang menerima gadai juga menjadi salah satu faktor penentu anda. pastikan jika lembaga keuangan atau bank sudah terdaftar di OJK sehingga lembaga tersebut sudah bisa terjamin keamanannya saat anda ingin menggadaikan sertifikat rumah. Nantinya Tempat gadai sertifikat rumah tersebut bisa memberikan solusi terbaik dan nyaman untuk para nasabahnya.

Gadaikan sertifikat rumah di lembaga dengan legalitas resmi

Tentunya anda tak ingin mendapatkan masalah saat ingin menggadaikan sertifikat bukan? Sekarang sudah banyak sekali finance non-perbankan yang menerima proses gadai sertifikat dan bersaing dalam mendapatkan nasabah. Pastikan anda memilih lembaga keuangan profesional dengan legalitasnya dan di bawah naungan OJK ataupun APPI.

Biasanya proses gadai sertifikat di bank memang lebih aman, namun bukan berarti lembaga keuangan yang non-perbankan menjadi tak aman. Nah, anda harus jeli saat memilihnya dan jangan mudah tergiur dengan iklan saja.

Pilih lembaga yang terpercaya dan kredibel

Memilih lembaga pembiayaan yang sudah mempunyai predikat baik menjadi salah satu kunci penting yang tak boleh anda lewatkan. Pastikan anda tidak mudah tertipu di kemudian harinya. Jika anda tertipu, nantinya rumah anda yang akan menjadi jaminan nya. Memilih pinjaman mandiri agunan sertifikat rumah harus dilakukan dengan hati-hati.

Anda bisa perhatikan dengan baik apakah lembaga keuangan tersebut sudah mempunyai predikat baik atau belum. Anda bisa tanyakan kepada orang sekitar yang sudah pernah menggadaikan sertifikat rumahnya di tempat tersebut. reputasi yang bagus menjadi salah satu ciri lembaga keuangan yang memiliki kinerja profesional.

Perhatikan layanan yang diberikan

Lembaga keuangan yang anda pilih harus mempunyai reputasi bagus di kalangan nasabahnya. Sudah banyak jumlah nasabah dengan lembaga keuangan tersebut bisa menjadi salah satu faktor bahwa banyak nasabah yang sudah percaya dengan kredibilitasnya. Perhatikan juga pelayanan yang diberikan.

Selain itu anda juga bisa perhatikan cabang yang dimiliki oleh lembaga tersebut. jumlah cabang juga bisa menjadi salah satu faktor penentu kekuatan modal dan kepercayaan public yang didabpatkan.

Anda bisa bandingkan produk kreditnya

Jangan hanya sebatas mengunjungi satu lembaga pembiayaan saja. Akan lebih baik jika anda survei beberapa lembaga keuangan saat ingin menggadai sertifikat. Anda bisa bandingkan besaran suku bunga dengan biaya administrasi yang ditawarkan. Anda bisa pilih lembaga mana yang menyediakan suku bunga paling rendah sebagai acuan.

Itulah beberapa cara pinjaman mandiri agunan sertifikat rumah, pastikan anda harus memahami resiko dari setiap kredit dengan baik.

BERIKUT CARA & PROSES PINJAMAN SERTIFIKAT RUMAH

BERIKUT CARA & PROSES PINJAMAN SERTIFIKAT RUMAH

BERIKUT INI CARA & PROSES DALAM PINJAMAN SERTIFIKAT RUMAH

 

Cara  proses pinjaman sertifikat rumah tentu harus anda pahami betul ketika ingin mengajukan pinjaman dengan agunan sertifikat rumah. Memilih pinjaman dana dengan gadai sertifikat rumah dapat menjadi solusi cerdas untuk anda yang saat ini sedang membutuhkan dana baik untuk pengembangan bisnis ataupun kredit konsumtif.

Untuk suku bunga per bulan yang di tawarkan relatif kecil karena setiap lembaga keuangan di Indonesia yang resmi di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sertifikat rumah menjadi salah satu agunan yang memiliki nilai jual tinggi dan tidak mengalami penyusutan nilai jual dari tahun ke tahun. Oleh sebab itu anda perlu memperhatikan tempat yang aman dalam memilih tempat gadai sertifikat rumah.

Pada umumnya masyarakat akan memilih pengajuan ke bank umum terlebih dahulu dengan penawaran suku bunga relatif rendah. Seperti Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI dan beberapa bank umum lainnya yang telah dikenal oleh masyarakat.

Namun tidak semua data pengajuan dapat di proses oleh bank tersebut ada beberapa kendala di lapangan seperti halnya BI checking, Berapa lama prosesnya, Lokasi jaminan dan lain sebagainya.

Ada beberapa alternatif tempat dalam mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah antara lain Bank, Lembaga Pembiayaan, Bank Perkreditan Rakyat, Pegadaian dan Koperasi. Masing – masing tempat tersebut tentu memiliki keunggulan sendiri – sendiri dalam proses gadai sertifikat rumah.

Rata – rata tempat gadai tersebut telah menerapkan sistem SLIK BI Checking dalam proses pengajuannya. Oleh sebab itu selalu jaga pembayaran kredit anda demi memudahkan pengajuan pinjaman anda berikutnya di kemudian hari.

Jika Bi Checking terkendala di pinjaman tanpa jaminan seperti kartu kredit, KTA, dan pinjaman online dengan limit kecil dan tidak terlalu banyak masih ada beberapa bank BPR yang bisa bantu prosesnya.

Namun jika terkendala di pinjaman dengan jaminan seperti Mobil, Motor dan Rumah sangat sulit membantu prosesnya sebelum menyelesaikan kredit macet tersebut.

Gadai Sertifikat Rumah

CARA MENGAJUKAN PINJAMAN SERTIFIKAT RUMAH

Mengajukan pinjaman sertifikat rumah menjadi cara dalam memperoleh dana yang cukup besar. Karena aset nilai rumah memiliki nilai jual yang tinggi. Namun dengan jaminan yang bernilai tinggi tersebut bukan hal yang pasti bank atau lembaga pembiayaan akan memberikan pinjaman yang tinggi juga ke calon debiturnya.

Semua kembali lagi ke data penghasilan keuangan 3- 6 bulan terakhir yang akan di nilai oleh bank atau lembaga pembiayaan. Oleh sebab itu jika anda tidak memiliki penghasilan tetap dan baru mau memulai usaha tanpa ada pendapatan lain lagi.

Sudah di pastikan data anda akan sulit diproses karena kembali lagi bank atau lembaga pembiayaan akan menilai keuangan anda 3 – 6 bulan terakhir.

Meskipun nillai harga rumah yang di jaminkan tinggi namun penghasilan calon debitur minim maka akan sulit mendapatkan pinjaman maksimal. Oleh sebab itu berikan semua informasi penghasilan pemasukan keuangan anda per bulan agar bank dapat menganalisa dan menyimpulkan pendapatan keuangan anda.

Pada dasarnya bank memiliki kebijakan sendiri – sendiri dalam memberikan berapa besar pinjaman yang diberikan kepada calon debitur . Untuk hitungan kasarnya bank akan memberikan besaran angsuran sebesar 30 – 40% dari total pendapatan bersih per bulan setelah dikurangi juga dengan rasio hutang berjalan apabila terdapat pinjaman di tempat lain.

Berikut ini beberapa ketentuan dalam mengajukan proses gadai sertifikat rumah :

  • Usia pemohon minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun lunas kredit, Namun untuk usia maksimal kembali ke kebijakan bank masing – masing karena ada beberapa bank yang menerapkan batas usia kredit 65 tahun lunas
  • Lokasi rumah tidak dekat dengan SUTET, Tidak dekat pemakaman, Tidak dekat Kali besar, Tidak banjir
  • Plafon pinjaman mulai dari 20 juta – 5 milyar
  • Tenor pinjaman untuk kredit multiguna tidak jauh dari tenor 5 tahun maksimal

PROSES PINJAMAN AGUNAN SERTIFIKAT RUMAH

Proses pinjaman dengan agunan sertifikat rumah memiliki waktu yang cukup panjang antara 1 – 2 minggu sampai dana cair ke rekening pribadi anda. Untuk gadai sertifikat rumah memiliki waktu panjang karena ada beberapa proses yang harus di lewati.

Namun kembali lagi ke kebijakan bank masing – masing juga dan tergantung berapa besar nilai pinjaman yang di ajukan. Karena jika anda mengajukan ke cabang dengan nilai nominal tertentu biasanya cabang tersebut di berikan wewenang approval pada nilai yang sudah di tetapkan. Sedangkan jika ingin mengajukan pinjaman lebih besar harus persetujuan pusat oleh sebab itu perlu waktu lebih lama dalam proses pengajuannya.

Proses awal ketika mengajukan pinjaman sertifikat rumah yaitu SLIK BI Checking. Pada proses awal tersebut bank akan meminta dokumen untuk pengajuan BI checking kepada calon debitur. Untuk prosedur ini sangat efisien untuk bank karena bank dapat melihat riwayat kredit calon debitur. Dan dapat memilih proses lanjut atau tidaknya sebelum proses survey.

Karena jika dilakukan proses survey terlebih dahulu tentu akan membuang waktu, tenaga dan biaya serta tidak efisien jika ternyata BI checking calon debitur kurang bagus yang pada akhirnya data tersebut di tolak.

Selanjutnya proses survey dan pengumpulan data sebagai syarat pengajuan pinjaman kredit. Pada saat proses survey berikan informasi dengan sebenar – benarnya. Karena bank atau lembaga pembiayaan pasti akan mengkroscek informasi dari calon debiturnya.

Jika pinjaman anda telah di setujui proses selanjutnya pengecekan jaminan sertifikat rumah di BPN yang di lakukan oleh notaris rekanan bank.

Pada proses pengecekan ini biasanya memerlukan waktu pengecekan beberapa hari dan setelah pengecekan selesai baru proses akad kredit di hadapan notaris dan pencairan dana.

Persyaratan Gadai Sertifikat Rumah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Untuk Karyawan)
  • SKU + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran/Rekening Tabungan
  • Fotocopy PBB + IMB
  • Fotocopy SHM/SHGB

 

Untuk Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

PINJAMAN PEGADAIAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH

PINJAMAN PEGADAIAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH

PINJAMAN PEGADAIAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH

 

Pinjaman Pegadaian Jaminan Sertifikat Rumah merupakan salah satu alternatif solusi kebutuhan dana anda. Jaminan yang dapat anda ajukan berupa Sertipikat Hak Milik (SHM) atau Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Pegadaian merupakan lembaga yang memberikan masyarakat pinjaman dana dengan cara menerima jaminan sebagai syarat pinjaman. Jika membutuhkan dana dengan jumlah cukup besar tentu pinjaman jaminan sertifikat rumah dapat menjadi solusinya.

Berikut beberapa keuntungan menggadaikan sertifikat di pegadaian :

  • Terpercaya karena pegadaian merupakan perusahaan BUMN milik negara
  • Bunga relatif ringan
  • Pencairan relatif cepat
  • Tenor jangka waktu cukup lama

Menggadaikan sertifikat rumah di pegadaian merupakan solusi kebutuhan anda mendapatkan uang cepat dengan jumlah besar. Tidak ada seorang yang ingin menggadaikan sertifikat rumah selama memiliki jumlah tabungan yang mencukupi.  Karena sertifikat rumah merupakan aset berharga yang harus anda jaga. Namun terkadang kebutuhan mendesak memaksa seseorang mengambil jalan dengan menggadaikan sertifikat rumah.

Meminjam dana di pegadaian dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang bingung mencari kebutuhan biaya seperti dana pendidikan, renovasi rumah, modal usaha dan lain sebagainya.

Proses pinjamanpun cukup cepat dan tenor waktu pembayaran di sesuaikan dengan kemampuan bayar per bulan calon debitur. Namun di setujui atau tidaknya pinjaman anda tergantung dari kelengkapan data yang anda berikan. Karena pihak pegadaian akan menilai dan menganalisa kelengkapan semua persyaratan yang telah di ajukan.

Pinjaman Pegadaian Jaminan Sertifikat Rumah

Tips Pinjaman Anda Disetujui

Mengajukan pinjaman sertifikat rumah terkadang susah – susah gampang apabila baru mengajukan pinjaman tersebut. Hal awal yang perlu di perhatikan ketika ingin menggadai sertifikat rumah tentu SLIK BI Checking. Pastikan riwayat pinjaman anda tidak memiliki kredit macet. Apabila ada kredit macet yang sudah lunas dapat melampirkan bukti Surat Keterangan Lunasnya. Jika terkendala di Bi Checking tentu wajib mengajukan ke lembaga non Bi Checking seperti koperasi atau Bank Perkreditan Rakyat yang memiliki kebijakan lebih longgar untuk Bi Checkingnya.

Anda dapat memilih tempat pengajuan pinjaman sertifikat rumah antara lain di Bank, Lembaga Pembiayaan/Finance, Bank Perkreditan Rakyat, Koperasi dan Pegadaian. Masing – masing lembaga keuangan tersebut tentu memiliki keunggulan sendiri – sendiri. Masing – masing lembaga mempunyai kebijakan yang berbeda- beda mulai dari Bi Checking, Tingkat Suku Bunga, Berapa Lama Prosesnya, Tenor Pinjaman dan lain sebagainya.

Berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan juga agar pinjaman dapat di setujui :

  • Jangan mengajukan pinjaman melebihi nilai taksiran harga jual rumah atau mendekati harga jual. Pada umumnya bank atau lembaga pembiayaan memiliki kebijakan Loan To Value (LTV) yang berbeda – beda mulai dari 50 – 70% dari nilai jual rumah. Namun perlu menjadi perhatian juga data keuangan pendapatan rutin yang masuk per bulan. Karena akan sangat mempengaruhi besar kecilnya nilai pinjaman yang anda peroleh.
  • Sesuaikan pembayaran angsuran dengan kemampuan bayar per bulan anda demi menghindari resiko tertunggak. Pihak bank atau finance akan menilai besaran pendapatan yang anda terima per bulannya dan biasanya ada perhitungan rasio besaran angsuran maksimal 30% dari jumlah total pendapatan per bulan. Dengan melihat juga total pinjaman anda yang sedang berjalan di tempat lain.
  • Berikan informasi dengan sebenar – benarnya dan alasan tujuan penggunaan dana pinjaman anda karena akan menjadi penilaian juga oleh pihak bank atau finance.

 

Syarat Pinjaman Pegadaian Jaminan Sertifikat Rumah :

  1. Fotocopy KTP Suami Istri
  2. Fotocopy Kartu Keluarga
  3. Fotocopy Buku Nikah
  4. Slip Gaji + Surat Ket Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  5. SKU + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  6. Rekening Koran/Rekening Tabungan
  7. Fotocopy PBB + IMB
  8. Fotocopy SHM/SHGB

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)