Pinjaman Cepat Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman Cepat Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman sertifikat Bank BPR ialah pinjaman cepat dengan jaminan sertifikat rumah di Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Bank BPR dahulu di kenal dengan nama Bank Perkreditan Rakyat. Namun per tanggal 12 Januari 2023 nama BPR di sahkan menjadi Bank Perekonomian Rakyat oleh Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (PERBARINDO).

Pinjaman kredit multiguna merupakan salah satu produk pinjaman Bank BPR dengan agunan berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Pinjaman kredit multiguna tersebut sangat di minati oleh masyarakat karena keunggulan proses yang cepat dan juga mudah.

Untuk nominal pinjaman maksimal yang dapat anda ajukan di Bank BPR tergantung dari seberapa besar dana yang di kelola oleh Bank BPR tersebut. Masing – masing Bank BPR memiliki Batas Maksimal Pencairan Kredit karena Bank BPR di kelola oleh swasta. Untuk nominal pinjaman yang Bank BPR kami tawarkan mulai dari pinjaman 20 Juta sampai dengan 5 Milyar.

Cara Gadai Mengajukan Pinjaman Cepat Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah

Gadai Sertifikat Rumah

Saat ini sudah sangat mudah menemukan Bank BPR di sekitar tempat tinggal. Karena kemajuan Bank BPR sangat pesat dan produknya sangat di minati oleh masyarakat. Anda dapat berkonsultasi dengan tim marketing kami di Bank BPR mana yang dapat mengajukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan anda.

Karena Bank BPR memiliki beberapa kebijakan yang berbeda – beda satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu jika pinjaman anda di tolak di salah satu Bank BPR bukan tidak mungkin pinjaman anda akan mendapat persetujuan di Bank BPR lainnya. Dan calon debitur harus memahami dan menghormati aturan kebijakan yang di buat oleh Bank BPR tersebut.

Bank BPR di kelola oleh swasta terkadang ada keterbatasan cabang yang hanya dapat memproses pinjaman di suatu daerah tertentu saja. Anda dapat dengan mudah mendatangi Bank BPR terdekat menanyakan skema proses pinjaman. Atau anda dapat menghubungi tim marketing kami untuk konsultasi seputar permasalahan pinjaman.

Berikut ini kami akan membahas tentang cara gadai sertifikat rumah di Bank BPR, yaitu :

1. Proses SLIK OJK

Proses awal ketika akan mengajukan pinjaman di Bank BPR maka akan di lakukan proses pengecekan SLIK OJK terlebih dahulu. Biasanya staff marketing dari Bank BPR akan meminta dokumen awal pengecekan SLIK OJK meliputi : Fotocopy KTP suami istri, Fotocopy Kartu Keluarga, Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah.

Mengajukan pinjaman sertifikat rumah di Bank BPR di kenal lebih mudah jika membandingkan pengajuan di Bank Umum. Jika calon debitur terkendala SLIK OJK kolektibilitas 2 masih dapat di bantu proses pengajuan pinjaman di Bank BPR. Lalu apabila terdapat kredit macet yang telah lunas maka cukup melampirkan Surat Keterangan Lunas.

Untuk proses pengajuan SLIK OJK di Bank BPR biasanya memakan waktu proses 1 – 2 hari sampai dengan hasil SLIK OJK keluar hasilnya.

2. Proses Survei

Setelah lolos SLIK OJK maka selanjutnya proses survei lokasi jaminan rumah. Proses survei akan di jalankan oleh surveyour dan credit analyst bank BPR yang akan menilai dan menganalisa dokumen persyaratan pinjaman kredit anda. Proses survei terkadang bisa di jalankan 1 – 2 kali survei. Tergantung nominal pinjaman yang anda ajukan dan kebijakan kantor Bank BPR tersebut.

Ketika survei berlangsung usahakan dokumen persyaratan kredit yang di minta oleh Bank BPR sudah dilengkapi semua. Karena dengan persyaratan dokumen yang sudah lengkap akan memudahkan dan mempercepat proses pengajuan pinjaman kredit.

Informasikan data yang anda miliki dengan sebenar – benarnya sesuai dengan apa yang ada. Karena pasti akan ada pengecekan dari Bank BPR untuk memastikan informasi yang anda berikan. Jika sampai informasi tersebut salah bukan tidak mungkin data pengajuan pinjaman anda akan ditolak.

3. Pengecekan Sertifikat Rumah

Setelah data pengajuan pinjaman kredit anda lengkap akan diajukan ke pemutus pinjaman kredit atau komite kredit. Jika pinjaman anda di setujui. Maka akan di berikan Surat Persetujuan Perjanjian Kredit oleh bank. Sebagai dasar bahwa pinjaman anda telah disetujui dengan nominal pinjaman dan angsuran yang tercantum.

Bank akan menjelaskan nominal pinjaman yang di setujui. Angsuran per bulan yang wajib dibayarkan dan potongan pinjaman lainnya di awal. Setelah calon debitur menyetujui maka akan di lakukan pengecekan keabsahan sertifikat rumah dahulu oleh notaris rekanan bank di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Untuk pengecekan sertifikat rumah ini bervariatif lama prosesnya karena tergantung dari kondisi sertifikat rumah yang anda miliki. Biasanya proses pengecekan sertifikat rumah ini dapat memakan waktu 1 – 3 hari dan apabila terdapat lebih dari itu sebaiknya anda menanyakan kendala apa yang terjadi di pengecekan sertifikat rumah.

4. Akad Kredit

Proses akhir ialah proses akad kredit yang akan dilakukan tanda tangan perjanjian kontrak dengan bank dan juga dengan notaris rekanan bank. Tanda tangan ini di jalankan di satu tempat bisa di kantor bank dan juga bisa di jalankan di kantor notaris rekanan bank.

Ketika tanda tangan akad kredit maka mewajibkan untuk hadir seluruh pihak jika sertifikat atas nama pasangan maka suami istri wajib hari tanda tangan di kantor. Begitu juga apabila sertifikat rumah atas nama orangtua maka jika anak kandung yang maju sebagai pemohon untuk kedua orangtua juga wajib untuk hadir tanda tangan di kantor.

Dan terakhir ialah proses pencairan dana pinjaman yang akan di transfer ke rekening pribadi calon debitur.

Persyaratan Pinjaman Cepat Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota – nota atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan
  • Fotocopy PBB
  • Fotocopy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

 

Gadai Sertifikat Rumah Di BPR (Tlp/WA : 0858 9268 2443)

Gadai Sertifikat Rumah Di BPR (Tlp/WA : 0858 9268 2443)

Gadai sertifikat rumah di Bank BPR dapat menjadi alternatif mendapatkan dana pinjaman dengan jaminan Sertipikat Hak Milik (SHM) atau Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Bank BPR atau dulu yang terkenal dengan nama Bank Perkreditan Rakyat kini telah berubah nama menjadi Bank Perekonomian Rakyat.

Perubahan nama tersebut diluncurkan oleh Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (PERBARINDO) sesuai dengan (UU) Nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang di sahkan pada 12 Januari 2023.

Sebagian masyarakat  memilih mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di Bank BPR karena proses yang cukup cepat dan mudah. Selain itu Bank BPR juga dapat membantu sebagian masyarakat yang memiliki kendala sedikit di SLIK OJK khususnya pinjaman tanpa jaminan dengan syarat dan ketentuan mengikuti peraturan kebijakan Bank BPR tersebut.

Bank BPR Apakah Resmi?

Cara Gadai Sertifikat Rumah

Bank BPR atau saat ini kita kenal dengan nama Bank Perekonomian Rakyat. Ialah bank yang berfungsi  menyalurkan kredit kepada masyarakat baik pengusaha atau karyawan tetapi juga dapat menerima simpanan dari masyarakat. Bank BPR di kenal di masyarakat sebagai bank yang memiliki proses kredit yang relatif cepat dan persyaratan yang lebih sederhana.

Bank BPR merupakan lembaga perbankan resmi yang di atur berdasarkan UU No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan dan sebagaimana telah di ubah dengan UU No. 10 tahun 1998. Bank BPR dalam layanannya menyediakan jasa keuangan kepada para pengusaha mikro, kecil, dan menengah.

Saat ini Bank BPR telah berkembang mengikuti kemajuan zaman dan jumlahnya pun meningkat dengan pesat. Hampir setiap wilayah kota di Indonesia terdapat BPR yang membantu menyalurkan kredit untuk masyarakat. BPR merupakan lembaga keuangan yang di atur dan di awasi ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jika anda ingin mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di BPR ada baiknya meneliti dan mengecek terlebih dahulu. Anda bisa menanyakan mulai dari sudah terdaftar OJK, Tingkat suku bunga per bulan, Berapa lama prosesnya, Potongan pinjaman, Pinalty pelunasan di percepat dan lain sebagainya.

Berikut ini kami akan menginformasikan jenis – jenis BPR, antara lain :

1. Berdasarkan Kepemilikan

Dari berdasarkan kepemilikannya BPR dapat anda bedakan menjadi 2, yaitu : BPR milik pemerintah (umumnya Pemerintah Daerah Tingkat II) dan BPR Milik swasta. Untuk BPR swasta sangat mudah anda temukan di sekitar tempat tinggal karena BPR saat ini telah berkembang sangat pesat.

2. Berdasarkan Pengelolaan

Dari berdasarkan pengelolaannya BPR di bagi menjadi 2 jenis, yaitu : BPR Konvensional dan BPR syariah (BPRS). Dari kedua jenis pengelolaan BPR tersebut di kelola seperti halnya bank umum dan di kelola dengan menggunakan prinsip syariah.

3. Berdasarkan Jenis

  • BPR Badan Perkreditan Desa (BKD) : Merupakan lembaga keuangan yang beroperasi di pedesaan, Namun tahun 1992 melalui UU Perbankan, BKD di berikan status BPR tetapi dengan karakteristik yang unik. Bank Desa dan Lumbung Desa merupakan contoh dari jenis BPR Badan Perkreditan Desa
  • LDKP (Lembaga Dana Kredit Pedesaan) : LDKP ini dapat berbentuk Perusahaan Daerah (PD), Koperasi, Perseroan Terbatas (PT), dan bentuk lainnya
  • BPR bukan Badan Perkreditan Desa : contohnya adalah BPR eks LDKP, Bank Pasar, BKPD (Bank Karya Produksi Desa), dan Bank Pegawai

 

Keuntungan Gadai Sertifikat Rumah Di BPR

Agunan Sertifikat Rumah

Menggadaikan sertifikat rumah di Bank BPR dapat menjadi pilihan tepat untuk anda. Dengan mengajukan pinjaman sertifikat rumah di Bank BPR tentu berbeda dengan pengajuan pinjaman sertifikat rumah di bank umum. Masing – masing bank tersebut mempunyai ketentuan dan kebijakan yang berbeda – beda satu sama lain.

Pinjaman sertifikat rumah dapat memudahkan masyarakat memperoleh dana pinjaman dengan jumlah cukup besar. Dengan mengagunkan jaminan sertifikat rumah ke bank sementara unit rumah masih dapat anda jadikan tempat tinggal sehari – hari dapat menjadi langkah cerdas dalam memperoleh dana pinjaman.

Berikut  ini beberapa keuntungan yang dapat anda peroleh dari menggadaikan sertifikat rumah di BPR, yaitu :

1. Proses Mudah

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah di Bank BPR di kenal relatif lebih mudah jika mengajukan di bank umum. Terkadang banyak calon debitur yang memiliki kendala pengajuan pinjaman karena SLIK OJK yang bermasalah terdapat tunggakan bahkan kredit macet.

Jika mengajukan pinjaman di Bank BPR untuk hasil SLIK OJK masing – masing BPR mempunyai kebijakan sendiri – sendiri dalam menilai calon debiturnya. Jika terdapat kolektibilitas 2 pembayaran di SLIK OJK beberapa BPR masih dapat membantu prosesnya dengan menilai semua pertimbangan.

Apabila terdapat kredit macet di SLIK OJK maka akan lebih baik menyelesaikan dengan melunasi pinjaman tersebut sampai mendapatkan Surat Keterangan Lunas yang dapat menjadi bahan pertimbangan. Ataupun jika terdapat kendala di pinjaman tanpa jaminan masing – masing Bank BPR memiliki kebijakan sendiri – sendiri ada yang dapat membantu untuk hold dana pelunasan dari pinjaman kredit yang macet.

Hal terpenting dalam pengajuan pinjaman di Bank BPR dapat membantu pengajuan bersumber dari gaji atau karyawan dan bersumber dari usaha. Apabila dalam 3 bulan terakhir tidak terdapat sumber penghasilan yang masuk atau baru mau menjalankan usaha maka sudah pasti pengajuan pinjaman akan di tolak.

2. Proses Cepat

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah memerlukan waktu beberapa hari sampai dana dapat cair ke rekening pribadi anda. Pada umumnya mengajukan pinjaman di Bank BPR memerlukan waktu 1 – 2 minggu sampai dana pinjaman cair ke rekening pribadi anda.

Pengajuan pinjaman bisa saja berjalan lebih cepat apabila dokumen persyaratan kredit yang diminta oleh Bank BPR sudah lengkap. Kelengkapan dokumen memang menjadi syarat penentu dalam kecepatan proses sertifikat karena dengan dokumen yang sudah lengkap maka data akan langsung diajukan ke komite kredit.

Besar kecilnya nominal pinjaman juga dapat mempengaruhi kecepatan proses kredit karena jika nominal pinjaman kecil ada beberapa kebijakan Bank BPR untuk approval kantor cabang saja. Sementara jika pengajuan pinjaman kredit besar tentu approval harus sampai dengan kantor pusat dan tentu memiliki proses agak sedikit lebih lama.

3. Persyaratan Mudah

Agar pengajuan pinjaman kredit anda dapat di setujui maka harus menyiapkan beberapa persyaratan kredit. Ada baiknya melengkapi persyaratan kredit tersebut dengan selengkap – lengkapnya untuk memudahkan pengajuan pinjaman sertifikat rumah anda.

Untuk persyaratan kredit dapat dibagi menjadi 2 tipe persyaratan yaitu : persyaratan kredit yang bersumber penghasilan dari karyawan dan persyaratan kredit yang bersumber penghasilan dari wiraswasta.

Berikut ini persyaratan kredit dalam mengajukan pinjaman sertifikat rumah di Bank BPR :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota – nota atau Akta Legalitas + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan 3 – 6 Bulan Terakhir
  • Fotocopy PBB
  • Fotocopy SHM/SHGB

4. Dana Pinjaman Lebih Besar

Mengajukan pinjaman sertifikat rumah nilai pengajuan pinjaman dapat mendapatkan pinjaman dengan jumlah cukup besar. Akan tetapi hal ini kembali lagi kepada kapasitas pendapatan per bulan calon debitur yang dapat dinilai dari mutasi uang keluar masuk rekening koran atau seberapa besar kegiatan usaha yang dijalankan.

Pinjaman yang dapat diajukan di Bank BPR mulai dari pinjaman 20 Juta sampai dengan pinjaman 5 Milyar. Bank BPR pasti akan memberikan pinjaman dibawah harga jual rumah, untuk pinjaman yang diberikan biasanya 50 – 70% dari harga jual rumah. Namun ada juga Bank BPR yang memberikan maksimal pinjaman di 50 – 70% harga likuiditas hal tersebut kembali kepada kebijakan masing – masing Bank BPR.

 

 

Untuk Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

Inilah Cara Mengajukan Pinjaman Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah

Inilah Cara Mengajukan Pinjaman Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman Bank BPR jaminan sertifikat rumah bisa menjadi alternative. Kebutuhan hidup baik mereka yang masih single, apalagi yang sudah berkeluarga, terkadang tidak bisa diprediksikan. Sehingga membuat anda harus mencari dana lain guna memenuhi kebutuhan tersebut terlebih yang sifatnya urgent dan mendadak.

Namun anda masih memiliki pilihan apakah ingin mengajukan pinjaman pada bank syariah. Karena saat ini mudah dijumpai bank yang sudah beralih ke syariah. Asalkan persyaratan yang anda lengkapi sudah memenuhi persyaratan, maka dapat dipastikan anda akan mendapatkan dana pinjaman sesuai jumlah yang dikehendaki. Agar anda lebih selektif dalam memilih lembaga peminjam dana, Yuk simak ulasannya:

Pinjaman Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah Limit Dana Besar

Pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah yang anda ajukan ke BPR memiliki limit maksimum pinjaman yang lumayan lebih tinggi dari bank lainnya. Anda akan mendapatkan maksimum pinjaman dana hingga 80% dari nilai akan sertifikat rumah yang anda miliki. Tentu ini akan sangat melegakan bagi konsumen.

Maka semakin tinggi nilai sertifikat rumah anda maka akan semakin tinggi pula dana yang bisa anda dapatkan.Dengan begitu akan ada beberapa kebutuhan mendesak yang bisa tertutupi tentunya.

Rumah tetap ditempati

Sertifikat rumah yang anda berikan kepada pihak BPR, tidak serta merta mengharuskan anda mengosongkan rumah anda dan menyewa rumah lain sementara menunggu pinjaman anda lunas. Pihak BPR memiliki perbedaan dengan beberapa lembaga keuangan lainnya yaitu dengan memberikan akses pemilik rumah menempati rumahnya hingga jangka waktu pinjaman lunas.

Dengan begitu maka anda akan sangat dimudahkan dan merasa lega. Serasa anda tidak sedang menggadaikan apapun karena rumah tetap bisa anda tempati.

Berbagai kemudahan akan anda temukan dengan menggadaikan sertifikat rumah anda kepada BPR. Jika anda berminat mengajukan gadai sertifikat rumah di BPR, berikut beberapa syarat yang harus anda penuhi, baik syarat bagi anda sebagai konsumen serta syarat administrasi yang harus dilengkapi:.

Persyaratan administrasi Pinjaman Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah

  • Syarat administrasi yang umum diberlakukan adalah melengkapi KTP anda dan pasangan anda jika memang sudah berkeluarga. Disamping Kartu Keluarga juga diharuskan, maka anda juga harus menyertakan slip gaji sebagai takaran pihak BPR akan kemampuan finansial anda. Selanjutnya adalah rekening Koran selama 3 bulan yang terakhir.
  • Bagi anda yang berprofesi sebagai pegawai, maka hendaknya melampirkan surat keterangan bekerja di suatu instansi. Dan jika anda seorang pengusaha maka harus melampirkan TDP, SIUP serta SKU. Dan yang terpenting adalah surat asli sertifikat rumah anda serta HGB, SHM, PBB dan IMB dalam waktu 3 tahun terakhir.

Persyaratan Nasabah

Dalam hal ini anda harus sudah berumur 21 tahun minimal dan 55 tahun usia maksimal. Untuk pengembalian pinjaman maka anda disyaratkan agar mencicil pada periode dan jumlah tertentu. Dan yang terakhir adalah jika anda berstatus pegawai atau sudah bekerja dalam kurun waktu 2 tahun.

Mudah bukan? Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda dalam mengajukan pinjaman di BPR.

Syarat Ajukan Pinjaman Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah, Wajib Diketahui!

Syarat Ajukan Pinjaman Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah, Wajib Diketahui!

Pinjaman bank BPR jaminan sertifikat rumah mungkin menjadi pilihan bagi sebagian orang yang butuh dana cepat. Alasannya tidak lain karena dinilai lebih aman ketimbang harus meminjam dana ke pinjaman online. Meski begitu, untuk bisa mengajukan pinjaman ke BPR ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan ini berkaitan dengan beberapa dokumen yang dibutuhkan ataupun persyaratan nasabahnya. Lantas, apa saja masing-masing persyaratannya baik dari nasabah ataupun dokumen tersebut? Untuk ulasan selengkapnya, berikut penjelasannya.

Persyaratan Pinjaman Bank BPR Jaminan Sertifikat Rumah untuk Nasabah

Sebelum melakukan pengajuan pinjaman ke BPR, pastikan anda telah memenuhi persyaratan-persyaratan di bawah ini:

  • Memiliki usia minimal 21 tahun
  • Memiliki usia maksimal 55 tahun untuk karyawan swasta sedangkan untuk profesional ataupun pengusaha memiliki usia maksimal 60 tahun
  • Mempunyai penghasilan tetap setiap bulan
  • Bersedia dan mampu memenuhi cicilan di setiap bulannya dengan nominal yang sudah ditentukan dan disepakati
  • Untuk pegawai yang hendak mengajukan pinjaman, harus sudah bekerja minimal dua tahun

Persyaratan untuk Dokumen

Selain persyaratan sebagai nasabah yang harus dipenuhi, ada sejumlah persyaratan untuk dokumen yang harus disiapkan juga. Apa saja? Berikut dokumen-dokumen yang diperlukan:

  • Kartu Keluarga nasabah
  • Slip gaji nasabah
  • Rekening koran selama tiga bulan terakhir sebelum pengajuan
  • SIUP, TDP sera SKU untuk pengusaha
  • Surat keterangan kerja untuk para pegawai
  • Fotokopi IMB dan PBB dengan jangka waktu tiga tahun terakhir juga fotokopi SHM dan HGB
  • Sertifikat rumah asli

Itulah beberapa syarat yang harus dipenuhi jika ingin mengajukan pinjaman bank BPR jaminan sertifikat rumah. Usahakan untuk memenuhi persyaratan tersebut, agar pinjaman yang diajukan bisa disetujui dengan kesepakatan yang sesuai.

Kentungan Pinjaman di BPR

Nah, usai mengetahui syarat-syarat pengajuan pinjaman ke BPR dengan jaminan sertifikat rumah. Anda juga harus mengetahui apa saja keuntungan yang bisa didapatkan dari mengajukan pinjaman ke BPR. Simak ulasannya sebagai berikut.

1.Bunga Kecil

Ketimbang bank ataupun lembaga lainnya, suku bunga pinjaman yang dikenakan oleh BPR relatif lebih rendah. BPR umumnya menetapkan bunga sebesar 9 hingga 12 persen untuk masa pinjaman satu tahun. Kemudian, 10 hingga 14 persen untuk masa pinjaman dua tahun.

Kemudian, 15 persen untuk masa pinjaman tiga tahun. Sedangkan untuk dan ayang diperoleh yakni mencapai 80 persen dari nilai sertifikat rumah. Pastikan anda memilih jasa gadai sertifikat rumah yang baik dan dapat dipercaya agar mendapatkan suku bunga yang sesuai juga.

2.Rumah Masih Bisa Ditinggali

Keuntungan lain yang didapatkan yakni meskipun sertifikat dipakai untuk melakukan pinjaman, namun rumah anda masih bisa ditinggali. Dengan begitu, anda pun tidak perlu khawatir kehilangan tempat tinggal meskipun menggunakan sertifikatnya untuk mendapatkan dana.

Demikianlah ulasan mengenai syarat yang harus dipenuhi jika ingin mengajukan pinjaman bank BPR jaminan sertifikat rumah. Dijelaskan pula mengenai keuntungan dari melakukan pinjaman di BPR.