Kredit Dengan Agunan Sertifikat Rumah: Solusi Pinjaman Bank BRI Untuk Kebutuhan Finansial

Kredit Dengan Agunan Sertifikat Rumah: Solusi Pinjaman Bank BRI Untuk Kebutuhan Finansial

Kredit dengan agunan sertifikat rumah merupakan salah satu jenis kredit yang banyak di tawarkan oleh bank-bank di Indonesia. Salah satu bank yang menawarkan kredit dengan agunan sertifikat rumah adalah Bank BRI. Pinjaman bank BRI jaminan sertifikat rumah ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan dana tambahan untuk memenuhi kebutuhan finansial.

Kredit Dengan Agunan Sertifikat Rumah

Pinjaman bank adalah fasilitas yang di berikan oleh bank kepada nasabahnya untuk meminjam uang dengan persyaratan tertentu dan pembayaran bunga yang sudah di sepakati. Pinjaman bank dapat di gunakan untuk berbagai keperluan, seperti untuk modal usaha, pembelian rumah, kendaraan, atau kebutuhan pribadi lainnya.

Setiap bank memiliki jenis pinjaman yang berbeda-beda, dengan persyaratan, bunga, dan jangka waktu pembayaran yang berbeda pula. Namun, pada umumnya, bank akan mempertimbangkan beberapa faktor dalam memberikan persetujuan pinjaman, seperti latar belakang keuangan nasabah, penghasilan, dan riwayat kredit.

Bank BRI sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, memiliki program pinjaman dengan jaminan SHM rumah yang bisa anda manfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka. Dalam program ini, pihak bank memberikan dana pinjaman kepada nasabah yang di jamin dengan sertifikat rumah sebagai agunan. Hal ini memudahkan nasabah dalam mengajukan pinjaman dan menurunkan risiko bagi pihak bank dalam memberikan pinjaman.

Untuk mendapatkan kredit dengan agunan sertifikat rumah di Bank BRI, nasabah harus memenuhi beberapa syarat yang di tetapkan oleh bank. Pertama, nasabah harus memiliki sertifikat rumah yang sah dan masih berlaku. Sertifikat rumah tersebut menjadi jaminan atau agunan yang akan di ambil alih oleh pihak bank jika nasabah gagal membayar cicilan pinjaman. Kedua, nasabah harus memiliki penghasilan tetap atau usaha yang stabil dan memiliki kemampuan membayar cicilan pinjaman sesuai dengan ketentuan yang telah di tetapkan.

Setelah memenuhi syarat tersebut, nasabah bisa mengajukan kredit dengan agunan sertifikat rumah di Bank BRI.

Apa Yang Harus Dilakukan?

  1. Mengisi formulir permohonan kredit dengan pinjaman jaminan sertifikat. Nasabah harus mengisi formulir permohonan kredit dengan lengkap dan jelas. Formulir ini bisa di dapatkan di kantor cabang Bank BRI terdekat atau melalui website resmi Bank BRI.
  2. Melampirkan dokumen yang di perlukan Nasabah harus melampirkan dokumen-dokumen yang di butuhkan seperti fotokopi KTP, fotokopi sertifikat rumah, fotokopi NPWP, slip gaji atau laporan keuangan usaha, dan surat pernyataan yang berisi informasi tentang penggunaan dana pinjaman.
  3. Menyerahkan agunan sertifikat rumah Nasabah harus menyerahkan sertifikat rumah kepada pihak bank sebagai jaminan atau agunan. Agunan ini akan di ambil alih oleh pihak bank jika nasabah gagal membayar cicilan pinjaman.

Setelah mengajukan kredit menggunakan agunan sertifikat rumah, nasabah harus menunggu beberapa waktu untuk proses persetujuan dari pihak bank. Proses ini meliputi pengecekan dokumen dan agunan, serta penilaian kelayakan nasabah dalam memperoleh pinjaman. Jika nasabah lolos dalam penilaian, pihak bank akan memberikan persetujuan dan dana pinjaman akan cair

Risiko Kredit Dengan Agunan Sertifikat Rumah

Risiko Kredit Dengan Agunan Sertifikat Rumah

Kredit dengan agunan sertifikat rumah bisa menjadi solusi untuk penuhi kebutuhan dengan dana besar. Misal anda membutuhkan dana besar untuk biaya kesehatan, biaya pendidikan, atau lainnya maka tidak ada salahnya mengajukan pinjaman dana memadai.

Gadai sertifikat rumah cepat cair sebenarnya mudah saja dilakukan, asalkan anda tidak salah pilih lembaga keuangan. Fintech atau lembaga keuangan yang terpercaya pasti akan menjamin dana cepat cair dan bisa segera digunakan oleh kreditur sesuai kebutuhan nantinya.

Sekilas Tentang Kredit Agunan Sertifikat Rumah

Produk pinjaman jaminan sertifikat rumah umumnya sering kali diajukan dan diberikan langsung kepada nasabah yang berprofesi sebagai karyawan swasta. Masa kerja minimal dimiliki oleh calon kreditur sekitar 1 tahun untuk memenuhi syarat bisa mengajukan pinjaman.

Kreditur setidaknya memiliki pendapatan tetap sehingga bisa dinilai layak untuk mengajukan pinjaman menggunakan jaminan sertifikat. Mereka memilih produk satu ini tentu saja agar bisa memenuhi kebutuhan dengan dana besar sehingga tidak ada jalan lain.

Melihat aset yang dijaminkan memiliki nilai besar, maka nominal pinjaman dana yang akan didapatkan oleh kreditur sudah pasti besar. Biasanya kreditur bisa mendapatkan pencairan dana sekitar 60%  dari nilai agunan sehingga wajar kalau nilainya memang cukup besar.

Tenor yang diberikan kepada kreditur juga cukup panjang sekitar 1-5 tahun, bahkan beberapa diantaranya bisa diperpanjang. Kreditur dengan agunan sertifikat rumah berhak mendapatkan bunga ringan, oleh sebab itu perlu selektif dalam memilih lembaga keuangan.

Risiko Kredit dengan Agunan Sertifikat Rumah

Mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah memang menawarkan banyak kelebihan, namun risiko yang ditawarkan juga besar. Mau tahu apa saja risiko kredit agunan dengan jaminan sertifikat rumah? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Risiko Ditolak

Saat anda memutuskan untuk mengajukan pinjaman bank, maka akan mendapatkan risiko pengajuan ditolak. Tidak semua sertifikat rumah bisa dijaminkan begitu saja, oleh sebab itu nantinya ada proses penilaian untuk memastikan kelayakan bangunan.

Lembaga keuangan nantinya akan meninjau lokasi rumah, persyaratan lengkap, kemampuan finansial, dan nilai pengajuan pinjaman. Hal seperti ini penting untuk dilakukan guna antisipasi mengurangi risiko kredit macet.

2. Kredit Macet

Untuk menghindari terjadinya kredit macet, maka anda bisa melakukan simulasi pinjaman sebelum mengajukan pinjaman sertifikat rumah. Sesuaikan nominal pinjaman dengan kondisi finansial sehingga nantinya tidak mengalami kebingungan saat membayar cicilan.

3. Ajukan Pinjaman Aman

Kreditur harus memastikan bahwa pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah aman. Cara menentukan aman atau tidaknya pengajuan pinjaman bisa dengan melakukan pengecekan OJK mengenai lembaga keuangan tersebut.

Tujuan melakukan pengecekan agar transaksi bayar pinjaman bisa berjalan dengan aman dan lancar. Kredit dengan agunan sertifikat rumah memang menawarkan kelebihan, namun anda harus komitmen untuk melakukan pembayaran sebaik mungkin.

Cara Gadai Sertifikat Rumah Proses Cepat Tanpa Harus Melakukan Survey

Cara Gadai Sertifikat Rumah Proses Cepat Tanpa Harus Melakukan Survey

Gadai sertifikat rumah proses cepat tanpa survey bisa dijadikan pilihan untuk mendapatkan uang tunai secara cepat. Tentu hal ini akan sangat membantu terlebih saat Anda dalam kondisi urgent butuh dana.

Pada umumnya proses gadai sertifikat membutuhkan proses yang cukup kompleks, salah satunya karena ada tahapan survey ke lokasi. Melalui survey itu pula pihak penyedia pinjaman atau tempat gadai akan mempertimbangkan apakah dana bisa diberikan atau pengajuan ditolak. Karena proses yang kompleks inilah tidak jarang orang-orang memilih opsi lain yang tidak repot seperti gadai di jasa gadai tanpa survey seperti lembaga non resmi.

Di sini jelas Anda harus hati-hati dan tidak boleh asal memilih jasa gadai. Adapun berikut ini cara kredit dengan agunan sertifikat rumah tanpa survey yang bisa Anda coba:

1. Pilih Lembaga Terpercaya

Pertama-tama Anda harus memilih lembaga terpercaya. Pastikan legalitasnya, informasi ini bisa Anda ketahui dengan mencari data terkait perizinan dan legalitas jasa gadai yang akan dipilih.

Pastikan Anda tidak menyerahkan sertifikat rumah atau tanah Anda kepada pihak yang salah. Karena tidak sedikit kasus sertifikat dibawa kabur oleh jasa gadai abal-abal.

Contoh lembaga yang melayani gadai tanpa survey adalah koperasi. Kekurangannya dana pinjaman yang diberikan biasanya tidak terlalu besar.

2. Jenis Sertifikat Rumah

Jika ingin proses gadai sertifikat rumah proses cepat yang Anda ajukan disetujui, maka jenis sertifikat rumah sebaiknya SHM atau Sertifikat Hak Milik. Jenis sertifikat ini menunjukkan kepemilikan yang sah akan properti yang digadaikan. Sebenarnya bisa saja mengajukan sertifikat jenis HGB tapi biasanya memiliki keterbatasan.

3. Gadai Sertifikat Rumah Proses Cepat Sebaiknya Nama Anda Ada di Sertifikat

Poin ketiga ini memastikan Anda seharusnya menjadi pemilik dari sertifikat yang digadai. Jika nama pemilik sertifikat berbeda dengan nama pengaju permohonan, maka biasanya proses pengajuan akan lebih sulit.

4. Melengkapi Dokumen Untuk Gadai Sertifikat Rumah Proses Cepat

Pada umumnya untuk gadai sertifikat membutuhkan sejumlah dokumen pelengkap. Adapun dokumen yang dimaksud mulai dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Surat Nikah bagi yang sudah menikah, Slip Gaji, NPWP. Mutasi Rekening Koran, SHM atau IMB atau SHGB yang akan dijadikan gadaian.

Setelah semua dokumen yang diperlukan siap Anda dapat mengisi formulir dan diminta mengisi nominal yang dibutuhkan. Dalam hal ini perlu dipahami jika nominal dana yang cair mungkin tidak cocok dengan yang diinginkan. Memang ada banyak hal yang mempengaruhi seperti gaji bulanan Anda, mutasi rekening, dan lainnya.

Pada intinya sebelum dana cair Anda harus mengetahui kepastian besar dana pinjaman yang bisa didapat dan lama tenor. Jika Anda merasa tidak cocok Anda bisa menarik pengajuan gadai sertifikat rumah proses cepat. Akan tetapi, jika Anda memilih untuk menerima maka harus siap dengan konsekuensi membayar cicilan dan jangka waktunya.

Risiko Kredit Dengan Agunan Sertifikat Rumah Sebelum Mengajukan

Risiko Kredit Dengan Agunan Sertifikat Rumah Sebelum Mengajukan

Kredit dengan agunan sertifikat rumah ada beberapa hal yang harus anda pahami, salah satunya adalah pahami resikonya terlebih dahulu. Salah satu logika yang bisa anda renungkan adalah bahwa rumah menjadi salah satu aset terpenting untuk hidup anda. Apakah anda sudah merasa yakin untuk menggadaikan aset terpenting tersebut?

Nah, anda harus bisa mendapatkan sedikit gambaran terkait risiko apa saja yang mungkin anda hadapi. Saat seseorang sudah membutuhkan dana mendesak, maka sertifikat rumah sudah menjadi salah satu adalah ataupun senjata terakhir untuk menyelesaikan masalah keuangan tersebut. Namun ada beberapa poin yang bisa anda renungkan terlebih dahulu.

Adanya risiko kredit dengan agunan sertifikat rumah ditolak oleh bank atau finance

Mungkin anda berpikir jika saat menggadaikan sertifikat rumah untuk mendapatkan pinjaman, maka anda sudah pasti disetujui oleh pihak bank. Namun, anda jangan senang dulu karena bank nantinya akan memutuskan secara matang terkait dengan pinjaman anda, khususnya jika anda dalam kondisi mendesak untuk mendapatkan pinjaman.

Bank mempunyai analisanya sendiri saat ingin memutuskan pengajuan kreditnya. Nah, ada beberapa hal yang membuat bank mungkin tidak menyetujui permintaan anda, seperti kondisi yang sangat terdesak mungkin membuat bank berpikir jika anda bisa berpotensi menimbulkan kredit macet. Nah, jadi tak semua Tempat gadai sertifikat rumah akan menyetujui pinjaman anda.

Hal ini dikarenakan saat seseorang sudah memutuskan untuk menggadaikan aset terpenting nya seperti sertifikat rumah sebagai kebutuhan primer, selalu ada pertanyaan di balik pengajuan kredit tersebut. apakah untuk kepentingan pendidikan, pengobatan ataupun kebutuhan lain yang sifatnya konsumtif.

Menentukan bank atau finance untuk ajukan kredit dengan agunan sertifikat rumah

Banyak hal yang mengatakan jika bank terbaik adalah bank yang bisa menyetujui kredit pinjaman kita. Namun untuk konteks yang sesungguhnya, tak cukup itu saja. Anda harus bisa memilih bank atau fintech yang tepat, mengapa demikian? Tentunya untuk meminimalkan risiko dan tanggungan yang nantinya akan anda hadapi saat ingin kredit dengan agunan sertifikat rumah.

Anda bisa pilih bank yang menyediakan suku bunga ringan dan jangan sampai anda mudah tergiur dengan tawaran bunga paling rendah. Bank atau fintech tersebut juga harus mempunyai reputasi bagus di mata orang banyak. Bank atau fintech tersebut biasanya sudah mempunyai banyak nasabah dengan sistem lebih profesional.

Pentingnya memahami risiko kredit pinjaman

Tak hanya bank saja yang menyiapkan manajemen risiko untuk kredit yang diajukan nasabahnya. Anda juga harus mengetahui kemungkinan risiko untuk setiap pinjaman yang ingin anda ambil. Intinya anda harus mengetahui kemungkinan resiko dari kredit dengan agunan sertifikat rumah agar anda bisa berhati-hati dan tidak ceroboh.

PINJAMAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH ATAS NAMA ORANGTUA

PINJAMAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH ATAS NAMA ORANGTUA

PINJAMAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH ATAS NAMA ORANGTUA

 

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah  Orangtua dapat menjadi salah satu alternatif pilihan pinjaman anda. Ketika anda membutuhkan pinjaman dengan dana cukup besar. Tentu menjaminkan Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dapat menjadi pilihan langkah tepat.

Dengan mengajukan pinjaman agunan jaminan sertifikat rumah pinjaman yang di ajukan mulai dari 20 Juta sampai dengan 5 Milyar. Pinjaman yang di tawarkan merupakan pinjaman kredit multiguna yang dapat membiayai segala kebutuhan yang ada di masyarakat.

Untuk proses pinjaman dengan agunan sertifikat rumah itu sendiri proses memakan waktu 1 – 2 minggu sampai dana cair ke rekening pribadi anda.

Gadai Sertifikat Rumah Orangtua

Jika sertifikat rumah yang akan anda agunkan milik orangtua tentu berbeda prosesnya dengan mengagunkan sertifikat rumah atas nama sendiri atau pasangan suami istri. Ketika ingin menggadaikan sertifikat rumah milik orangtua bank akan menanyakan berapa usia kedua orangtua saat ini ayah dan ibu.

Mekanisme kebijakan setiap bank tentu berbeda tidak bisa di sama ratakan karena setiap bank memiliki prosedur sendiri – sendiri. Jika kedua orangtua sudah di atas 65 tahun ada bank yang masih dapat membantu proses dan juga ada yang tidak bisa. Dan pastinya ketika usia orangtua sudah berumur tersebut pemohon wajib salah satu anak kandungnya. lalu jika di setujui kedua orangtua juga wajib hadir ikut tanda tangan ketika akad kredit di laksanakan.

Selanjutnya jika sertifikat rumah atas nama orangtua namun salah satu dari orangtua tersebut sudah tidak ada. Maka seluruh anak kandung dari orangtua wajib hadir ikut tanda tangan pas akad kredit bank. Biasanya bank juga meminta sekalian untuk membuat surat keterangan waris dari kelurahan dan kecamatan setempat.

Kembali lagi ke kebijakan bank yang anda proses karena kebijakan bank berbeda – beda terkadang jika anak yang di miliki terlalu banyak lebih dari tiga orang ada bank yang tidak dapat membantu prosesnya.

Jika sertifikat yang anda miliki atas nama almarhum orangtua maka prosesnya wajib balik nama ke seluruh ahli waris anak kandungnya. Bank akan meminta untuk membuat surat keterangan waris dari kelurahan dan kecamatan setempat. Jika nanti pinjaman di setujui maka seluruh anak kandung yang tercantum dalam surat keterangan waris wajib hadir ketika akad kredit bank dilaksanakan.

Terkadang ada kendala juga ketika anak kandung ada beberapa yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau masih dibawah umur. Biasanya bank akan meminta surat pengampuhan dari pengadilan untuk anak yang masih di bawah umur.

 

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Orangtua

Pinjaman Agunan Sertifikat Rumah

Pinjaman dengan agunan sertifikat rumah menjadi solusi tepat untuk anda yang saat ini sedang membutuhkan dana pinjaman dengan jumlah cukup besar. Nilai pinjaman yang di dapat tergantung dari nilai harga rumah dan terpenting pendapatan 3 – 6 bulan terakhir yang tercermin.

Sudah pasti bank akan memberikan nilai pinjaman di bawah harga jual rumah yang di jaminkan karena kembali ke sistem dasar gadai bukan sistem jual. Pemberian pinjaman terhadap nilai jaminan bank juga berbeda – beda penilaian antara 50 – 70% dari nilai jual harga rumah. Namun kembali lagi ke kapasitas pendapatan per bulan. Karena walaupun harga rumah tinggi namun kapasitas pendapatan minim bank tidak dapat memberikan pinjaman jumlah besar.

Jika anda memiliki Bi Checking yang kategori bagus dan lancar pasti akan memilih bank dengan prioritas bunga rendah. Pinjaman Bank BCA Jaminan Sertifikat Rumah, Pinjaman Bank BRI Jaminan Sertifikat Rumah, Pinjaman Bank BNI Jaminan Sertifikat Rumah, Pinjaman Bank Mandiri Jaminan Sertifikat Rumah, Pinjaman Pegadaian Jaminan Sertifikat Rumah dan beberapa bank atau tempat gadai lainnya yang menawarkan pinjaman dengan bunga rendah.

Apabila anda terkendala dengan BI Checking namun di Kartu Kredit, KTA dan sejenis pinjaman online dengan limit kecil. Masih ada beberapa Bank Perkreditan Rakyat yang dapat membantu proses pengajuan pinjaman sertifikat rumah anda.

Namun jika terkendala di pinjaman dengan jaminan aset seperti mobil, motor dan rumah jika terdapat kredit macet. Wajib dilunaskan terlebih dahulu atau melampirkan bukti surat keterangan lunasnya.

Selalu jaga pembayaran kredit per bulan anda untuk memudahkan jika kemudian hari membutuhkan pinjaman dana kembali.

 

Persyaratan Gadai Sertifikat Rumah

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karywan/ID Card (Bagi Karyawan)
  • SKU + Nota2 atau AKta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran/Rekening Tabungan
  • Fotocopy PBB + IMB
  • Fotocopy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

GADAI SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN BANK BRI JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI PEGADAIAN – PINJAMAN UANG JAMINAN SERTIFIKAT TANAH DI BANK – PINJAMAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN BANK BCA JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN PEGADAIAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN MANDIRI JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN BANK BNI JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – GADAI SERTIFIKAT RUMAH PROSES CEPAT – PEGADAIAN SERTIFIKAT RUMAH – GADAI SERTIFIKAT TANAH – GADAI SERTIFIKAT TANAH DI PEGADAIAN – GADAI SERTIFIKAT RUMAH BUKAN ATAS NAMA SENDIRI – BUTUH DANA CEPAT JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI BANK – PINJAMAN DENGAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH BUNGA RENDAH – PINJAMAN AGUNAN SERTIFIKAT RUMAH – SYARAT GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI PEGADAIAN – TAKE OVER PINJAMAN JAMINAN SERTIFIKAT – TEMPAT GADAI SERTIFIKAT RUMAH – CARA GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI PEGADAIAN – GADAI SERTIFIKAT RUMAH PROSES CEPAT – FINANCE JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN DENGAN AGUNAN SERTIFIKAT RUMAH – JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH ATAS NAMA ORANGTUA – GADAI SERTIFIKAT RUMAH ATAS NAMA ORANGTUA – KREDIT BPR JAMINAN SERTIFIKAT – AGUNAN SERTIFIKAT RUMAH – GADAI SURAT RUMAH – KREDIT JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN JAMINAN SERTIFIKAT TANAH – PINJAMAN BANK JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN UANG JAMINAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN JAMINAN SERTIFIKAT ATAS NAMA ORANGTUA – PENGGADAIAN SERTIFIKAT RUMAH – GADAI RUMAH DI BANK – GADAI SERTIFIKAT RUMAH BUNGA RENDAH – PINJAMAN GADAI SERTIFIKAT RUMAH – KREDIT DENGAN AGUNAN SERTIFIKAT RUMAH – PINJAMAN SERTIFIKAT TANAH – CARA GADAI SERTIFIKAT RUMAH – GADAI SERTIFIKAT RUMAH CEPAT CAIR – PEGADAIAN SURAT RUMAH – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI JAKARTA – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI BOGOR – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI DEPOK – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI TANGERANG – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI BEKASI – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI SERPONG – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI BSD – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI BINTARO – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI PONDOK AREN – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI PAMULANG – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI CIPUTAT – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI CILEDUG – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI CIPONDOH – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI KARAWACI – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI CISAUK – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI LEGOK – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI KELAPA DUA – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI BEJI – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI BOJONGSARI – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI CINERE – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI SAWANGAN – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI LIMO – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI PANCORAN MAS – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI CISEENG – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI PARUNG – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI CIBINONG – GADAI SERTIFIKAT RUMAH DI BOJONGGEDE