Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Di Bank

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Di Bank

Pinjaman jaminan sertifikat rumah di bank dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan pinjaman dengan nominal besar. Pinjaman dengan nominal besar terkadang memang menjadi kebutuhan oleh sebagian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup. Nominal pinjaman yang dapat anda ajukan mulai dari pinjaman 20 Juta sampai dengan 5 Milyar.

Agunan yang dapat menjadi jaminan ke bank harus berupa Sertipikat Hak Milik (SHM) atau Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Sertifikat rumah merupakan surat berharga yang dapat anda jadikan jaminan ke bank atau lembaga keuangan. Jika jaminan masih berbentuk Akta Jual Beli, Akta Hibah dan Girik di kami tidak dapat bantu prosesnya.

Langkah Pinjaman Sertifikat Rumah Di Bank

Menggadaikan Sertifikat Rumah

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah di bank dapat menjadi pilihan pinjaman yang aman jika ingin mengajukan kredit. Produk pinjaman jaminan sertifikat rumah di bank ada beberapa produk pinjaman di antaranya Produk pinjaman kredit multiguna, Produk pinjaman KUR, Produk pinjaman KPR. Masing – masing produk pinjaman tersebut mempunyai syarat dan ketentuan masing – masing.

Untuk produk pinjaman yang kami tawarkan ialah produk pinjaman kredit multiguna. Produk multiguna yang kami tawarkan untuk membiayai beberapa kebutuhan yang ada di masyarakat mulai dari biaya renovasi rumah, biaya pendidikan, biaya tambahan modal usaha dan berbagai kebutuhan biaya hidup lainnya.

Sebelum ingin mengajukan pinjaman di bank maka pilihlah bank atau lembaga keuangan yang mempunyai kredibilitas baik yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berikut ini beberapa langkah dalam pengajuan sertifikat rumah di bank :

1 SLIK OJK

Proses awal pengajuan pinjaman sertifikat rumah di bank ialah proses BI Checking. Saat ini layanan BI Checking dari Bank Indonesia sudah berpindah ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Istilah Bi Checking sebenarnya telah berubah menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Namun untuk SLIK OJK memiliki arti dan fungsi yang sama dengan istilah BI Checking.

Jika mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah di bank untuk SLIK OJK wajib bagus tanpa ada riwayat kredit macet. Akan tetapi beberapa bank memiliki toleransi kebijakan mengenai penilaian SLIK OJK. Jika pengajuan pinjaman di Bank Perekonomian Rakyat (BPR) untuk SLIK OJK terdapat toleransi apabila terdapat riwayat kredit macet dan sudah lunas dapat di bantu dengan melampirkan bukti surat keterangan lunas.

Akan lebih baik untuk selalu menjaga pembayaran angsuran pinjaman anda demi menjaga kualitas SLIK OJK anda. Dengan selalu menjaga jatuh tempo pembayaran kredit anda akan memudahkan apabila membutuhkan dana pinjaman di kemudian hari.

2. Persiapkan Dokumen Kredit

Sebagai syarat pengajuan pinjaman kredit harus melengkapi dokumen yang di minta oleh bank untuk syarat pengajuan pinjaman. Untuk dokumen awal yang di minta untuk pengajuan SLIK OJK ialah KTP, Kartu Keluarga dan Buku nikah atau surat nikah.

Untuk produk pinjaman kredit multiguna bank dapat membiayai karyawan dan wiraswasta. Apabila sumber pendapatan dari karyawan maka data yang anda perlu siapkan Slip Gaji atau Surat Keterangan Penghasilan dan Surat Keterangan Karyawan/ID Card. Selanjutnya untuk sumber pendapatan dari usaha maka data yang anda perlu siapkan Surat Keterangan Usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB) dan juga nota – nota pembelian penjualan.

3. Survei

Proses survei menjadi bagian yang wajib dalam mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah. Ketika proses survei dilakukan oleh pihak bank pastikan seluruh kelengkapan data sudah disiapkan dengan selengkap – lengkapnya. Karena semakin cepat melengkapi dokumen persyaratan kredit akan semakin cepat proses pengajuan pinjaman.

Ketika survei dilaksanakan berikan informasi dengan jelas dan benar karena bukan tidak mungkin bank akan mengkroscek segala informasi yang anda berikan. Jika terdapat informasi yang tidak sesuai maka tidak segan – segan bank akan menolak pengajuan pinjaman kredit anda.

4. Akad Kredit

Setelah pinjaman anda disetujui oleh bank maka bank akan mengeluarkan Surat Persetujuan Putusan Kredit (SP2K) atau Offer Letter (OL). Ketika calon debitur telah menandatangani surat tersebut maka akan dilakukan pengecekan keabsahan sertifikat rumah di BPN oleh notaris rekanan bank.

Setelah proses pengecekan sertifikat rumah selesai maka proses akhir ialah akad kredit tanda tangan di kantor suami istri jika sudah berkeluarga. Setelah proses tanda tangan selesai dengan pihak bank dan notaris maka dana pinjaman akan ditransfer ke rekening pribadi anda.

 

Syarat Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota – nota atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan 3 – 6 Bulan Terakhir
  • Fotocopy PBB + IMB
  • Fotocopy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

Syarat Dan Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BRI

Syarat Dan Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BRI

Gadai sertifikat rumah di bank BRI sebagai solusi pinjaman anda. Apakah Anda butuh uang cepat? Untuk modal usaha, nikah, atau yang lainnya? Sertifikat rumah khususnya dalam kepemilikan SHM memiliki banyak keuntungan. Selain sertifikat legal tertinggi, sertifikat rumah juga dapat digunakan sebagai jaminan untuk pengajuan pinjaman bank.

Salah satu bank yang dapat memberikan dana pinjaman tersebut adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Bagi Anda yang ingin memulai usaha dan melakukan investasi lainnya.

Sertifikat yang dijadikan agunan tentunya harus memenuhi kriteria tertentu, karena tidak semua jenis sertifikat bisa dijadikan agunan pinjaman. Bank masih melakukan investigasI. Lalu bagaimana syarat dan cara gadai sertifikat rumah di bank BRI? Untuk mempelajari lebih lanjut hal tersebut, berikut artikel ini memiliki penjelasan terperinci.

Syarat Ajukan Gadai Sertifikat Rumah di Bank BRI

Untuk mendapatkan dana pinjaman bank BRI jaminan sertifikat rumah, Anda harus mengetahui dan mengikuti beberapa persyaratan dokumen yang harus dipenuhi sebagai berikut:

  • Nasabah adalah warga negara Indonesia yang saat ini tidak menerima kredit dari lembaga keuangan lain.
  • Usia minimum nasabah adalah 21 tahun dan usia maksimum 64 tahun (selama proses pelunasan).
  • Mempunyai bisnis atau usaha yang telah beroperasi selama paling tidak satu tahun
  • Memasukkan dokumen identitas berupa E-KTP, KK (Kartu Keluarga) dan/atau SIM Card yang masih aktif.
  • Pas foto terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar. Mengikat atas nama orang tersebut, bukan atas nama orang lain atau orang tua. Jika bukan milik pribadi, surat persetujuan sertifikat harus diperoleh.
  • Surat Legalitas Usaha (Wajib mendapatkan keterangan usaha dari Kepala Desa/Lurah/Pasar).

Cara Mengajukan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah di Bank Bri

Dalam mengajukan pinjaman atau gadai sertifikat rumah di bank BRI, terdapat beberapa langkahnya yang bisa Anda ikuti.

  • Lengkapi dokumen persyaratan seperti KK, NPWP dan persyaratan yang diperlukan.
  • Pergi ke cabang BRI kemudian kunjungi customer service untuk mengajukan pinjaman.
  • Isi formulir aplikasi pinjaman yang Anda terima. Tinjau aplikasi dan pertanyaan pinjaman.
  • Tunggu beberapa hari untuk keputusan Bank BRI.
  • Pinjaman disetujui oleh bank.
  • Mencairkan pinjaman serta agunan sertifikat akan ditahan oleh bank sampai lunas

Syarat Kondisi Rumah Saat Menggadaikan Sertifikat Rumah

Anda dapat mengirimkannya langsung ke cabang BRI terdekat untuk seluruh proses pengurusan. Anda dapat menyelesaikan pemeriksaan kredit dalam waktu 3-7 hari kerja dengan biaya 30 menit dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Rumah yang dijadikan pinjaman, harus mudah dijangkau dan dilalui kendaraan roda empat. Hal ini karena lokasi yang strategis memengaruhi perkiraan harga dan memudahkan penyelidikan lokasi.
  • Pastikan bangunan layak huni dan dalam kondisi sangat baik.
  • Tidak dalam perselisihan, baik secara internal maupun eksternal.
  • Letak rumah tidak menghadap pertigaan, tusuk sate, atau SUTET karena dianggap mistis, tidak membawa kebahagiaan maupun kesedihan.
Ketahui Produk Dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BRI

Ketahui Produk Dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BRI

Gadai sertifikat rumah di bank BRI pilihan untuk anda. Saat akan mulai membangun usaha atau apapun itu, terkadang anda pasti akan membutuhkan dana yang lebih. Biasanya jika hanya menggunakan uang tabungan saja mungkin masih kurang. Sehingga beberapa dari anda pasti akan mencoba untuk meminjam di bank.

Salah satu jenis pinjaman yang cukup mudah untuk diajukan adalah pinjaman dengan gadai sertifikat rumah di bank BRI. Apalagi bank BRI adalah bank yang sering dipakai saat ingin menggadaikan sertifikat itu. Dengan dua produk unggulannya yaitu KUPEDES dan KUR.

Menggadai sertifikat ini tentunya akan sangat membantu anda, apalagi bagi yang masuk ke dunia UMKM. Bagi yang ingin mencoba tapi bingung dengan jenis produk bank BNI apa yang bisa digunakan dan apa saja syaratnya, dibawah ini ada ulasannya untuk anda,

Produk Untuk Gadai Sertifikat Rumah Bank BRI

Beberapa produk yang dapat anda pakai ketika gadai sertifikat di bank BRI adalah,

1. BRI KUR

BRI KUR sejak lama telah dikenal menjadi salah satu solusi yang paling baik dalam bisnis, yang akhirnya selalu dimanfaatkan bagi banyak wiraswasta dengan jaminannya adalah sertifikat rumah ataupun tanah dengan bunga yang ringan. KUR BRI ini juga terdiri atas 4 jenis, yaitu,

KUR Mikro

Jenis yang ini bisa anda pilih menjadi sarana usaha ataupun investasi dengan nominal yang bisa didapat adalah sekitar Rp 50 juta dengan tenor sekitar 12 sampai dengan 36 bulan.

KUR Super Mikro

Diketahui untuk KUR Super Mikro ini bisa menjadi solusi dana lebih cepat tanpa adanya agunan sertifikat rumah sampai dengan Rp 10 juta, dengan nominal bunganya sekitar 6% di tiap tahun.

KUR Kecil

Untuk jenis ini akan membantu dengan memberikan sekitar Rp 25 juta sampai dengan Rp 500 juta per debitur, dengan opsi tenor yang diberikan adalah selama 4 tahun sebagai kredit modal kerja dan selama 5 tahun sebagai kredit investasi.

KUR TKI

Yang terakhir ada produk bagi tenaga kerja indonesia yang sedang bekerja di luar negeri dengan plafon Rp 25 juta dan masa pinjaman yang sampai 3 tahun.

2. BRI KUPEDES

Selain produk KUR BRI, gadai sertifikat rumah di bank BRI dapat menggunakan kupedes yang akan menjadi salah satu produk untuk pinjaman dengan tingkat suku bunga yang cukup bersaing. Bisa individu dalam badan usaha ataupun perorangan.

Syarat Gadai Sertifikat Rumah di BRI

Nah, setelah tahu produk yang bisa digunakan saat ingin gadai sertifikat rumah, anda juga perlu mengetahui syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi, yaitu,

  1. Memiliki bisnis yang telah berjalan paling tidak selama 1 tahun
  2. Nasabah adalah WNI yang tidak menerima kredit dari lembaga keuangan yang lain
  3. Usia minimal 21 tahun dan maksimal 36 tahun selama proses pelunasan.
  4. Memiliki Surat Legalitas Usaha, wajib memperoleh keterangan usahanya dari Kepala desa atau lurah atau pasar.
  5. Melampirkan identitas berupa KK, E-KTP atau SIM yang aktif
  6. 2 lembar Pas Foto 4×6
  7. Wajib memakai nama pribadi, bukan orang lain maupun orang tua. Jika bukan hak milik pribadi, maka harus memiliki surat persetujuan dari sertifikat yang akan digunakan saat gadai sertifikat rumah di bank BRI.
Syarat Dan Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BRI Yang Penting Anda Tahu

Syarat Dan Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BRI Yang Penting Anda Tahu

Gadai sertifikat rumah di bank BRI sebenarnya apa sja sih syarat dan caranya. Pasti itu akan Anda tanyakan, ketika Anda ingin mengajukan pinjaman ke bank BRI dengan jaminan sertifikat rumah. Yang pasti syarat dan cara mengajukan pinjaman atau gadai ke bank BRI dengan jaminan sertifikat rumah tersebut tidak terlalu rumit.

Aneka syarat gadai sertifikat rumah di BRI

Mulai dari syarat pinjaman sertifikat rumah, berikut ini adalah beberapa persyaratan gadai sertifikat rumah di bank BRI yang perlu Anda perhatikan, antara lain :

  1. Fotokopi identitas diri, baik itu KTP atau juga SIM.
  2. Fotokopi KK / Kartu Keluarga.
  3. Nomor Pokok Wajib pajak / NPWP
  4. Fotokopi buku tabungan BRI.
  5. Pas foto pasangan suami atau istri, terutama bagi yang sudah menikah.
  6. Sertifikat Hak Milik / SHM dan juga Sertifikat Hak Guna Bangun / SHGB.
  7. Mengisi formulir pinjaman dari BRI.
  8. Tidak mempunyai riwayat kredit yang bermasalah.
  9. Mempunyai bisnis yang setidaknya sudah berjalan selama 1 tahu, bagi Anda yang pengusaha.
  10. Melampirkan surat izin usaha, adalah cara gadai sertifikat rumah di bank BRI penting anda lampirkan, terutama bagi Anda yang pengusaha.
  11. Melampirkan slip gaji bagi Anda yang pegawai, atau karyawan.

Cara gadai sertifikat rumah di BRI

Setelah mengetahui berbagai macam syarat gadai sertifikat rumah di bank BRI yang harus Anda penuhi. Maka berikutnya Anda perlu mengetahui cara mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah tersebut, yaitu :

1. Lengkapi dokumen persyaratan yang diajukan

Hal pertama cek syarat gadai sertifikat rumah di BRI, dan juga kelengkapan dokumennya. Pastikan syarat dan kelengkapan dokumen lengkap.

2. Mendatangi kantor cabang BRI

Berikutnya kunjungi kantor cabang BRI terdekat. Kali ini kunjungi bagian Customer Service, untuk mengajukan pinjaman.

3. Mengisi formulir pengajuan pinjaman

Dalam hal ini pihak petugas SC akan meminta Anda mengisi formulir. Isi formulir tersebut sesuai dengan data yang ada, dan juga jenis pinjaman yang ingin diajukan.

4. Pengajuan pinjaman akan diproses

Setelah proses pengisian formulir selesai Anda isi, dan berbagai macam syarat dan kelengkapan dokumen diserahkan pada pihak petugas BRI, berikutnya akan ada proses verifikasi data dari dokumen yang telah diberikan, dan juga dilakukan proses survey.

5. Menunggu keputusan dari BRI

Anda dalam hal ini hanya perlu menunggu, apakah pihak bank BRI menyetujui dan menilai bahwa Anda layak menerima pinjaman yang diajukan. Biasanya proses tersebut akan memakan waktu selama beberapa hari saja.

6. Pinjaman disetujui

Apabila nasabah dalam hal ini Anda dinyatakan lolos, maka pinjaman akan disetujui. Anda hanya perlu mengunjungi bank BRI, untuk menandatangani kontrak perjanjian kredit pinjaman.

7. Pinjaman cair

Berikutnya pihak bank BRi akan mencairkan pinjaman, dan langsung mentransfer ke nomor rekening nasabah. Sementara sertifikat yang diajukan akan ditahan / disimpan oleh pihak bank sebagai agunan / jaminan.

Demikianlah aneka syarat dan cara mengajukan pinjaman sertifikat rumah, yang perlu Anda perhatikan ketika mengajukan pinjaman ke bank BRI.

BERIKUT CARA & PROSES PINJAMAN SERTIFIKAT RUMAH

BERIKUT CARA & PROSES PINJAMAN SERTIFIKAT RUMAH

BERIKUT INI CARA & PROSES DALAM PINJAMAN SERTIFIKAT RUMAH

 

Cara  proses pinjaman sertifikat rumah tentu harus anda pahami betul ketika ingin mengajukan pinjaman dengan agunan sertifikat rumah. Memilih pinjaman dana dengan gadai sertifikat rumah dapat menjadi solusi cerdas untuk anda yang saat ini sedang membutuhkan dana baik untuk pengembangan bisnis ataupun kredit konsumtif.

Untuk suku bunga per bulan yang di tawarkan relatif kecil karena setiap lembaga keuangan di Indonesia yang resmi di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sertifikat rumah menjadi salah satu agunan yang memiliki nilai jual tinggi dan tidak mengalami penyusutan nilai jual dari tahun ke tahun. Oleh sebab itu anda perlu memperhatikan tempat yang aman dalam memilih tempat gadai sertifikat rumah.

Pada umumnya masyarakat akan memilih pengajuan ke bank umum terlebih dahulu dengan penawaran suku bunga relatif rendah. Seperti Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI dan beberapa bank umum lainnya yang telah dikenal oleh masyarakat.

Namun tidak semua data pengajuan dapat di proses oleh bank tersebut ada beberapa kendala di lapangan seperti halnya BI checking, Berapa lama prosesnya, Lokasi jaminan dan lain sebagainya.

Ada beberapa alternatif tempat dalam mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah antara lain Bank, Lembaga Pembiayaan, Bank Perkreditan Rakyat, Pegadaian dan Koperasi. Masing – masing tempat tersebut tentu memiliki keunggulan sendiri – sendiri dalam proses gadai sertifikat rumah.

Rata – rata tempat gadai tersebut telah menerapkan sistem SLIK BI Checking dalam proses pengajuannya. Oleh sebab itu selalu jaga pembayaran kredit anda demi memudahkan pengajuan pinjaman anda berikutnya di kemudian hari.

Jika Bi Checking terkendala di pinjaman tanpa jaminan seperti kartu kredit, KTA, dan pinjaman online dengan limit kecil dan tidak terlalu banyak masih ada beberapa bank BPR yang bisa bantu prosesnya.

Namun jika terkendala di pinjaman dengan jaminan seperti Mobil, Motor dan Rumah sangat sulit membantu prosesnya sebelum menyelesaikan kredit macet tersebut.

Gadai Sertifikat Rumah

CARA MENGAJUKAN PINJAMAN SERTIFIKAT RUMAH

Mengajukan pinjaman sertifikat rumah menjadi cara dalam memperoleh dana yang cukup besar. Karena aset nilai rumah memiliki nilai jual yang tinggi. Namun dengan jaminan yang bernilai tinggi tersebut bukan hal yang pasti bank atau lembaga pembiayaan akan memberikan pinjaman yang tinggi juga ke calon debiturnya.

Semua kembali lagi ke data penghasilan keuangan 3- 6 bulan terakhir yang akan di nilai oleh bank atau lembaga pembiayaan. Oleh sebab itu jika anda tidak memiliki penghasilan tetap dan baru mau memulai usaha tanpa ada pendapatan lain lagi.

Sudah di pastikan data anda akan sulit diproses karena kembali lagi bank atau lembaga pembiayaan akan menilai keuangan anda 3 – 6 bulan terakhir.

Meskipun nillai harga rumah yang di jaminkan tinggi namun penghasilan calon debitur minim maka akan sulit mendapatkan pinjaman maksimal. Oleh sebab itu berikan semua informasi penghasilan pemasukan keuangan anda per bulan agar bank dapat menganalisa dan menyimpulkan pendapatan keuangan anda.

Pada dasarnya bank memiliki kebijakan sendiri – sendiri dalam memberikan berapa besar pinjaman yang diberikan kepada calon debitur . Untuk hitungan kasarnya bank akan memberikan besaran angsuran sebesar 30 – 40% dari total pendapatan bersih per bulan setelah dikurangi juga dengan rasio hutang berjalan apabila terdapat pinjaman di tempat lain.

Berikut ini beberapa ketentuan dalam mengajukan proses gadai sertifikat rumah :

  • Usia pemohon minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun lunas kredit, Namun untuk usia maksimal kembali ke kebijakan bank masing – masing karena ada beberapa bank yang menerapkan batas usia kredit 65 tahun lunas
  • Lokasi rumah tidak dekat dengan SUTET, Tidak dekat pemakaman, Tidak dekat Kali besar, Tidak banjir
  • Plafon pinjaman mulai dari 20 juta – 5 milyar
  • Tenor pinjaman untuk kredit multiguna tidak jauh dari tenor 5 tahun maksimal

PROSES PINJAMAN AGUNAN SERTIFIKAT RUMAH

Proses pinjaman dengan agunan sertifikat rumah memiliki waktu yang cukup panjang antara 1 – 2 minggu sampai dana cair ke rekening pribadi anda. Untuk gadai sertifikat rumah memiliki waktu panjang karena ada beberapa proses yang harus di lewati.

Namun kembali lagi ke kebijakan bank masing – masing juga dan tergantung berapa besar nilai pinjaman yang di ajukan. Karena jika anda mengajukan ke cabang dengan nilai nominal tertentu biasanya cabang tersebut di berikan wewenang approval pada nilai yang sudah di tetapkan. Sedangkan jika ingin mengajukan pinjaman lebih besar harus persetujuan pusat oleh sebab itu perlu waktu lebih lama dalam proses pengajuannya.

Proses awal ketika mengajukan pinjaman sertifikat rumah yaitu SLIK BI Checking. Pada proses awal tersebut bank akan meminta dokumen untuk pengajuan BI checking kepada calon debitur. Untuk prosedur ini sangat efisien untuk bank karena bank dapat melihat riwayat kredit calon debitur. Dan dapat memilih proses lanjut atau tidaknya sebelum proses survey.

Karena jika dilakukan proses survey terlebih dahulu tentu akan membuang waktu, tenaga dan biaya serta tidak efisien jika ternyata BI checking calon debitur kurang bagus yang pada akhirnya data tersebut di tolak.

Selanjutnya proses survey dan pengumpulan data sebagai syarat pengajuan pinjaman kredit. Pada saat proses survey berikan informasi dengan sebenar – benarnya. Karena bank atau lembaga pembiayaan pasti akan mengkroscek informasi dari calon debiturnya.

Jika pinjaman anda telah di setujui proses selanjutnya pengecekan jaminan sertifikat rumah di BPN yang di lakukan oleh notaris rekanan bank.

Pada proses pengecekan ini biasanya memerlukan waktu pengecekan beberapa hari dan setelah pengecekan selesai baru proses akad kredit di hadapan notaris dan pencairan dana.

Persyaratan Gadai Sertifikat Rumah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Untuk Karyawan)
  • SKU + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran/Rekening Tabungan
  • Fotocopy PBB + IMB
  • Fotocopy SHM/SHGB

 

Untuk Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)