Tempat Gadai Sertifikat Rumah Nama Orangtua

Tempat Gadai Sertifikat Rumah Nama Orangtua

Tempat gadai sertifikat rumah nama orangtua dapat menjadi pilihan pinjaman untuk anak kandung yang membutuhkan dana pinjaman. Gadai sertifikat rumah atas nama orangtua dapat mengajukan dengan pemohon anak kandung dan seizin dari orangtua atas nama di sertifikat rumah tersebut.

Karena pada akhirnya ketika akan akad kredit kedua orangtua wajib hadir untuk ikut tanda tangan pinjaman jaminan sertifikat rumah. Sebaiknya anak kandung meminta izin terlebih dahulu dan berbicara mengenai pengajuan pinjaman kredit dengan jaminan sertifikat rumah atas nama orangtua.

Berikut Ini Tempat Gadai Sertifikat Rumah Nama Orangtua

Berikut Ini Tempat Gadai Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua

Menggadaikan pinjaman jaminan sertifikat atas nama orangtua dapat anda ajukan di beberapa tempat pegadaian resmi. Salah satu tempat gadai yang dapat memproses pinjaman kredit dengan jaminan sertifikat rumah atas nama orangtua ialah Bank Perekonomian Rakyat atau Bank BPR.

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat atas nama orangtua atau nama mertua harus memperhatikan beberapa hal agar pinjaman kredit yang anda ajukan dapat berjalan lancar. Nominal pinjaman yang dapat anda ajukan mulai dari pinjaman 20 juta sampai dengan 5 milyar.

Berikut ini beberapa kondisi jaminan sertifikat rumah atas nama orangtua, yaitu :

1. Sertifikat Rumah Nama Kedua Orangtua Masih Ada

Kondisi sertifikat rumah atas nama orangtua dan yang maju sebagai pemohon anak kandungnya maka bisa mengajukan prosesnya. Apabila pinjaman telah mendapat persetujuan maka kedua orangtua wajib hadir tanda tangan di kantor jika salah satu tidak bisa hadir maka pinjaman tidak dapat di cairkan.

2. Sertifikat Rumah Nama Orangtua Masih Ada Tetapi Pasangan Sudah Meninggal

Kondisi sertifikat rumah atas nama orangtua yang masih ada tetapi orangtua satu lagi sudah meninggal dapat juga di ajukan dengan pemohon salah satu anak kandung. Namun prosesnya cukup berbeda dengan kondisi kedua orangtua yang masih ada keduanya.

Ada kebijakan Bank BPR yang cukup dengan surat persetujuan saja untuk anak kandung lainnya bahwa menyetujui sertifikat rumah tersebut di jaminkan oleh salah satu anak kandung lain. Akan tetapi ada juga kebijakan Bank BPR yang mewajibkan seluruh anak kandung ikut hadir ketika tanda tangan akad kredit pinjaman.

Jadi prosedur pinjaman dengan kondisi jaminan sertifikat rumah seperti ini kembali lagi kepada kebijakan Bank BPR yang anda ajukan. Sebagai calon debitur sebaiknya mengikuti dan menghormati kebijakan Bank BPR yang anda pilih sebagai tempat pengajuan dana pinjaman.

3. Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua Sudah Meninggal

Kondisi sertifikat rumah atas nama orangtua yang sudah meninggal dapat di ajukan oleh salah satu ahli waris. Dan prosesnya juga cukup berbeda dengan kondisi sertifikat nama orangtua lainnya di atas. Dan tidak semua Bank BPR dapat memproses jaminan sertifikat rumah atas nama orangtua sudah meninggal.

Proses pinjaman sertifikat rumah atas nama orangtua yang sudah meninggal wajib proses sekalian balik nama dan dapat di potong dari pinjaman. Oleh sebab itu untuk potongan pinjaman dengan kondisi sertifikat rumah seperti ini sangat besar potongannya karena ada potongan biaya balik nama sertifikat rumah dan potongan biaya awal bank seperti admin, provisi, dll.

Sering terjadi kendala dengan kondisi sertifikat rumah seperti ini dikarenakan terlalu banyaknya jumlah ahli waris yang tercantum di surat keterangan waris. Dan ada juga kendala jika ahli waris ada anak dibawah umur yang mengharuskan untuk pembuatan surat pengampuhan pengadilan terlebih dahulu.

 

Syarat Gadai Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua :

  • Fotocopy KTP Kedua Orangtua
  • Fotocopy Kartu Keluarga Orangtua
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah Orangtua
  • Fotocopy KTP Anak Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga Anak
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah Anak
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/Id Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota – nota atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan 3 Bulan Terakhir
  • Fotocopy PBB
  • Fotocpy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

Beginilah Syarat Dan Proses Gadai Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua

Beginilah Syarat Dan Proses Gadai Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua

Gadai sertifikat rumah atas nama orangtua telah menjadi salah satu pilihan yang cukup sering dilakukan bagi banyak orang ketika terdesak membutuhkan uang. Gadai sertifikat rumah memang hal yang mudah dilakukan dan menjadi hal untuk mendapat Pinjaman cepat jaminan sertifikat rumah, tapi jika anda ingin menggadai dengan nama orang tua, bagaimana caranya?

Bagi yang ingin mengetahuinya, anda bisa melihat penjelasan lengkap artikel ini,

Persyaratan Dan Dokumen Saat Gadai Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua

Beberapa syarat dan dokumen yang diperlukan yaitu,

Persyaratan umum dan dokumen yang dibutuhkan

Berikut syarat dan beberapa dokumen yang harus anda penuhi,

  • Anda adalah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau telah menikah.
  • Mempunyai sertifikat rumah dengan nama orang tua yang akan dipakai menjadi jaminan.
  • Surat kuasa izin dari orang tua yang akan digadaikan settifikatnya.
  • Fotokopi KTP dari pemohon serta orang tua.
  • Kartu Keluarga (KK) yang telah mencakup data lengkap pemohon serta orang tua.
  • Surat nikah atau surat cerai (yang berlaku) untuk membuktikan hubungan dari anda sebagai pemohon dengan orang tua.
  • Bukti penghasilan dari anda sebagai pemohon jika diperlukan

Surat kuasa serta dokumen tambahan

Dikarenakan nantinya sertifikat rumah yang digadaikan akan bernama orang tua, anda sebagai peminjam juga perlu menyertakan surat kuasa yang menyatakan jika orang tua telah memberikan izin kepada anda sebagai peminjam untuk menggadaikan sertifikat rumah tersebut.

Surat kuasa itu nantinya harus dibuat di hadapan notaris dan langsung ditandatangani peminjam serta orang tua.

Proses dari Gadai Sertifikat Rumah Atas Nama Orangtua

Untuk proses dari gadai sertifikat rumah atas nama orangtua ini akan melibatkan beberapa langkah yang akan memastikan dalam kelancaran proses juga keamanan ketika transaksi. Dibawah ini terdapat beberapa langkah yang perlu anda ikuti,

  1. Melakukan ajukan pinjaman pada kantor cabang

Agar nantinya anda bisa melakukan pinjaman, anda perlu mendatangi kantor cabang dari tempat menggadai. Pastikan juga jika anda telah membaca semua dokumen yang memang diperlukan.

Nantinya ketika sampai di kantor cabang, akan ada petugas yang kembangi dalam mengisi formulir pengajuan kemudian memeriksa semua dokumen yang anda bawa.

  1. Melakukan Verifikasi serta penilaian jaminan

Setelah ada selesai mengajukan pinjaman, tempat gadai biasanya akan akan melakukan verifikasi dokumen serta jaminan yang diberikan. Proses verifikasi ini biasanya dapat meliputi pemeriksaan legalitas dari sertifikat rumah serta penilaian dari nilai jaminan.

Penilaian tersebut sangat penting dilakukan dalam menentukan plafon pinjaman yang bisa anda dapat. Penilaian nantinya akan dilakukan dari petugas penilai yang memang bekerja dengan kantor gadai.

  1. Telah mendapat persetujuan dan melakukan pencairan dana

Jika dokumen serta jaminan yang anda berikan sudah diverifikasi dan juga disetujui, kantor gadai pub akan langsung menyetujui pinjaman tersebut.

Anda kemudian akan menandatangani perjanjian dari pinjaman serta surat kuasa yang memang akan digunakan untuk memberikan hak kepada kantor gadai untuk menjual sertifikat rumah tersebut jika anda gagal melunasi pinjaman yang dilakukan.

Setelah semua proses gadai sertifikat rumah atas nama orang tua telah selesai, kantor gadai akan langsung mencairkan dana pinjaman tersebut ke rekening anda atau juga bisa langsung memberikannya tunai, tergantung dengan kesepakatan sebelumnya yang sudah disetujui. Selanjutnya, anda pun wajib untuk membayar semua cicilan pinjaman sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Gadai Sertifikat Rumah Di Pegadaian Atas Nama Orangtua, Apakah Bisa?

Gadai Sertifikat Rumah Di Pegadaian Atas Nama Orangtua, Apakah Bisa?

Gadai sertifikat rumah di pegadaian atas nama orangtua dapat menjadi solusi terhadap banyak orang yang sedang dalam situasi mendesak. Hal tersebut bisa dikatakan bijaksana dan kurang karena saat orang tuanya mengetahui secara pasti tentu tidak jadi masalah. Tetapi jika disalahgunakan tentunya beda perkara nantinya. Pihak bank seringkali menolak kasus seperti itu karena juga menghindari kerumitan jangka panjang tapi bukan berarti tidak bisa.

Cara gadai sertifikat rumah di pegadaian atas nama orangtua:

1. Balikan nama

Adalah sebuah cara yang cukup simpel dan sadar 100% bahwa hak milik utuh dari orang tua diberikan ke anaknya sehingga hak penuh utuh kedua adalah anaknya. Misalnya, orang tua memiliki 3 rumah dengan 2 anak yang ketiga rumahnya tersebut masih nama orang tuanya. Kemudian karena anaknya ingin meminjam dana ke bank dengan jaminan sertifikat rumah maka nama salah satu rumahnya harus diubah ke nama anak. Ingat, pengubahan nama sebaiknya dilakukan saat orang tua masih hidup agar lebih mudah administrasi data dan kroscek persetujuannya.

Dalam hal ini, anak nantinya mengurus akta rumah ke pihak pejabat pembuat sertifikat terdekat sehingga butuh waktu setidaknya 6 bulan paling lama. Barulah setelah sertifikat tersebut turun atas nama anak kemudian bisa dijaminkan ke bank untuk pinjaman.

2. Surat kuasa

Adalah cara kedua dalam mengajukan Kredit dengan agunan sertifikat rumah ke bank. Surat kuasa dibuat atas nama orang tua dengan bubuhan materai 6000 sebanyak 3 lembar dan disaksikan oleh bukti akurat. Hal ini menjadi ladang bagi mereka yang ingin bermain nakal, kendati demikian surat kuasa gadai sertifikat rumah di pegadaian atas nama orangtua tidak serta merta mudah di acc oleh pihak bank dengan banyak aturan di dalamnya. Misalnya, pihak bank juga harus meneliti apakah surat kuasa tersebut sadar, nyata, tidak dalam terpaksa. Kemudian, jika setelah semua tidak ada masalah barulah step pengisian ajuan pinjaman bank bisa diberikan. Nyatanya, untuk pegadaian yang diawasi OJK dan lembaga keamanan negara tidak akan mudah memberikan rayuan 1 hari cair terutama jika bunganya rendah.

Terkecuali jika Anda memilih bunga tinggi kemungkinan bisa segera cair dalam waktu kurang dari 2 hari.

3. Mencari lembaga yang bisa gadai sertifikat rumah di pegadaian atas nama orangtua

Tidak semua lembaga bisa mencairkan pinjaman jaminan sertifikat rumah atau lainnya tetapi ada juga yang bisa. Solusi yang mungkin sedikit beresiko yakni poin ketiga ini, mencari lembaga yang mau acc dengan nama orang lain, bukan nama Anda.

Setiap aturan pinjaman dana ke bank atau pegadaian tentunya tidak semudah yang dikira. Ada baiknya jika Anda menyesuaikan dengan gaji yang masuk dan angsuran yang keluar nantinya. Banyak kasus sertifikat melayang karena peminjam lalai dan kurang disiplin mengatur keuangan rumah tangga.