Cara Menggadai Sertifikat Rumah Di Bank

Cara Menggadai Sertifikat Rumah Di Bank

Cara menggadai sertifikat rumah di bank bisa menjadi salah satu cara mendapatkan pinjaman dana dengan jumlah cukup besar. Mengingat saat ini harga jual rumah memiliki inflasi peningkatan nilai jual dari tahun ke tahun sehingga membuat harga rumah memiliki nilai jual tinggi.

Namun  menggadai sertifikat rumah tentu tidak mudah dan perlu tahapan proses jika anda mengajukan pinjaman di bank. Anda dapat membaca artikel ini sebagai tambahan informasi mengenai gadai sertifikat rumah ke bank.

 

Cara Menggadai Sertifikat Rumah Di Bank Perlu Anda Pahami

Cara Menggadai Sertifikat Rumah Di Bank Perlu Anda Pahami

Menggadai sertifikat rumah di bank dapat menjadi solusi cerdas untuk anda yang membutuhkan dana dalam jumlah besar. Karena bank merupakan lembaga terpercaya yang sudah menjadi pilihan masyarakat dalam mengajukan layanan kredit pinjaman apapun.

Dengan mengajukan kredit di bank membuat masyarakat memiliki rasa aman karena bank tersebut memiliki kredibilitas dan integritas. Namun ada baiknya teliti terlebih dahulu sebelum anda mengajukan pinjaman di bank.

Dan pastikan bank yang anda pilih ialah bank terpercaya yang telah memiliki izin dari OJK. Karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan lembaga pengawas jasa keuangan di Indonesia.

Sebelum anda mengajukan pinjaman di bank tersebut wajib anda pahami cara menggadai sertifikat rumah. Karena untuk memperlancar proses pinjaman anda sampai dengan mendapat persetujuan.

Berikut ini cara menggadai sertrifikat rumah di bank :

1. Menyiapkan Dokumen – Dokumen Penting

Sebelum anda menggadai sertifikat rumah ke bank pastikan anda menyiapkan dokumen – dokumen persyaratan. Dokumen persyaratan tersebut menjadi data yang harus anda persiapkan dengan lengkap.

Berikut dokumen yang perlu anda persiapkan :

  • KTP dan KK : Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga sebagai identitas pribadi dan keluarga
  • Buku Nikah/Akta Cerai/Surat Kematian : Data tersebut menjadi data lampiran
  • NPWP : Nomor Pokok Wajib Pajak sebagai bukti kepatuhan pajak
  • Slip Gaji atau Legalitas Usaha : Bukti penghasilan yang menunjukan sumber pendapatan anda
  • Rekening Koran 3 Bulan Terakhir : Untuk melihat dana masuk dan keluar dan melihat kapasitas keuangan
  • PBB dan Sertifikat Rumah : Pastikan kondisi sertifikat rumah atas nama sendiri atau pasangan

2. Memilih Bank yang Tepat

Pilih bank yang tepat dalam menggadai sertifikat rumah yang anda miliki. Bank yang tepat ialah bank yang terpercaya memiliki kredibilitas dan integritas yang baik.

Ketika anda akan mengajukan pinjaman kredit sertifikat rumah ke bank maka akan ada pengecekan SLIK OJK terlebih dahulu. Pastikan kondisi SLIK OJK anda memiliki catatan riwayat kredit atau skor kredit yang baik.

Apabila anda memilih mengajukan pinjaman di bank umum maka kondisi SLIK OJK wajib memiliki skor kredit baik. Artinya catatan riwayat kredit anda tidak memiliki riwayat tunggakan kredit atau bahkan kredit macet. Karena jika terdapat catatan kredit kurang baik akan sulit mengajukan pinjaman di bank umum.

Jika kondisi SLIK OJK anda terdapat sedikit masalah riwayat kredit maka anda dapat memilih Bank BPR sebagai tempat pengajuan kredit. Bank BPR memiliki sedikit toleransi untuk anda yang memiliki kendala di SLIK OJK.

Apabila anda memiliki catatan riwayat kredit macet namun sudah lunas maka cukup melampirkan bukti pembayaran atau surat keterangan lunasnya.

3. Proses Verifikasi dan Penilaian

Bank akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang anda berikan sebagai persyaratan pinjaman kredit. Berikan dokumen yang anda miliki dengan sebenar – benarnya untuk memperlancar proses pengajuan kredit pinjaman anda.

Bank akan menilai properti harga jual rumah yang anda jaminkan. Namun ajukanlah pinjaman kredit yang rasional jangan mendekati harga jual rumah.

Apabila memang pinjaman kredit yang anda ajukan tidak mencukupi untuk kebutuhan maka ada baiknya solusi menjual rumah menjadi pilihan solusi lainnya.

Selanjutnya bank juga akan menilai kapasitas kemampuan bayar per bulan calon debiturnya. Karena kapasitas tersebut menjadi hal yang paling menentukan berapa nominal kredit pinjaman yang di dapatkan.

4. Persetujuan dan Penandatanganan Akad Kredit

Setelah proses verifikasi dan penilaian telah selesai maka bank akan memberikan keputusan mengenai permohonan pinjaman anda. Jika pinjaman anda mendapat persetujuan maka bank akan memberikan surat persetujuan pemberian pinjaman kredit.

Sertifikat rumah yang anda miliki akan di lakukan proses pengecekan terlebih dahulu ke BPN. Setelah pengecekan sertifikat rumah tersebut selesai maka akan di lakukan akad kredit tanda tangan perjanjian kontrak kredit.

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BJB

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BJB

Cara gadai sertifikat rumah di Bank BJB adalah salah satu cara mendapatkan pinjaman dana tunai dengan cepat dan aman. Bank BJB (Bank Jabar Banten) dapat menjadi pilihan tempat pinjaman untuk anda yang menawarkan berbagai keunggulan dan kemudahan.

Artikel ini akan membahas mengenai cara menggadaikan sertifikat rumah di bank. Semoga artikel ini dapat membantu dan memberikan informasi tambahan untuk anda yang ingin menggadaikan sertifikat rumah.

 

Berikut Ini Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BJB

Berikut Ini Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BJB

Bank BJB merupakan bank pembangunan daerah yang di dirikan sejak tahun 1961 di Bandung Jawa Barat. Dengan mengajukan pinjaman sertifikat rumah di Bank BJB dapat menjadi solusi cepat keuangan anda.

Gadai sertifikat rumah sendiri merupakan proses pinjaman dengan agunan berupa sertifikat rumah yang akan menjadi jaminan ke bank. Jaminan sertifikat tersebut berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Dengan menggadaikan sertifikat rumah memiliki waktu proses yang agak cukup lama. Karena proses pinjaman ini memiliki beberapa tahapan prosedur pinjaman kredit sampai dengan cair.

Untuk proses menggadaikan sertifikat rumah yang anda miliki dapat memiliki waktu proses 10 – 14 hari kerja. Anda harus mempersiapkan waktu yang cukup dengan perencanaan keuangan matang ketika akan menggadaikan sertifikat rumah.

Karena jangan sampai dengan estimasi waktu yang agak panjang tersebut tidak cukup waktunya untuk memenuhi tujuan kredit anda.

Sebelum anda menggadaikan sertifikat rumah maka wajib anda pahami terlebih dahulu cara dan ketentuannya. Agar proses pinjaman yang anda akan ajukan dapat berjalan dengan lancar.

Berikut ini proses cara gadai sertifikat rumah di Bank BJB :

1. Konsultasi Awal

Anda dapat berkonsultasi dengan bagian pemasaran atau staff marketing yang mengerti aturan dan ketentuan bank. Jaminan sertifikat rumah yang anda jaminkan dapat anda informasikan di awal sudah atas nama sendiri atau nama orangtua.

Di awal anda dapat menginformasikan jumlah pinjaman yang anda akan ajukan ke bank. Namun ajukanlah pinjaman yang rasional tidak mendekati harga jual pasaran rumah.

Karena jika memang kebutuhan pinjaman anda tinggi maka sebaiknya menjual rumah tersebut dapat menjadi solusi lainnya.

2. SLIK OJK

Pengecekan SLIK OJK menjadi persyaratan awal ketika anda akan mengajukan pinjaman ke bank. Pastikan SLIK OJK yang anda miliki atau catatan riwayat pembayaran kredit anda memiliki skor catatan kredit yang baik.

Selalu menjaga pembayaran anda di pinjaman apapun menjadi kunci catatan SLIK OJK anda memiliki skor kredit yang baik. Dan usahakan mengambil pinjaman sesuai dengan kemampuan pemnayaran angsuran per bulan anda.

Jika anda memiliki catatan SLIK OJK yang kurang baik sebaiknya anda selesaikan terlebih dahulu sampai dengan lunas. Karena catatan SLIK OJK tersebut akan ada sampai kapanpun sebelum anda melakukan pembayaran pelunasan kredit.

3. Penilaian Properti dan Kapasitas Keuangan

Bank akan menganalisa dokumen kredit yang telah anda siapkan sebagai permohonan pinjaman kredit. Penilaian pertama ialah asset properti yang akan anda jaminkan.

Usahakan asset properti tidak berada dalam kondisi asset yang tidak sesuai kriteria bank. Seperti rumah dekat dengan makam, rumah dekat dengan SUTET, rumah kawasan banjir dan lain sebagainya.

Selanjutnya penilaian kapasitas keuangan yang akan di lihat dari pendapatan per 3 – 6 bulan terakhir. Pihak bank akan meminta anda melengkapi dokumen keuangan pendapatan.

Karena besar kecilnya pinjaman yang akan anda dapatkan nanti akan tergantung dari besaran pendapatan per bulan.

4. Akad Kredit

Setelah pinjaman kredit anda mendapat persetujuan maka akan di lakukan pengecekan sertifikat asli terlebih dahulu. Untuk pengecekan sertifikat asli ini biasanya memerlukan waktu beberapa hari.

Dan proses terakhir ialah tanda tangan akad kredit dengan bank dan notaris. Sebaiknya anda baca dengan teliti dan pahami sebelum anda menandatangani kontrak kredit tersebut.

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah, Berikut 4 Tempat Gadai

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah, Berikut 4 Tempat Gadai

Pinjaman jaminan sertifikat rumah dapat menjadi pilihan untuk anda yang memiliki kebutuhan mendesak. Mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah dapat anda ajukan di beberapa tempat gadai.

Pinjaman gadai sertifikat rumah dapat menjadi solusi tepat dan cepat untuk kebutuhan dana anda. Proses pinjaman ini biasanya memakan waktu 1 – 2 minggu sampai dengan dana pinjaman cair ke rekening anda.

Berikut ini kami akan membahas mengenai beberapa tempat gadai sertifikat rumah yang dapat menjadi pilihan.

4 Tempat Gadai Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

4 Tempat Gadai Pinjaman jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman jaminan sertifikat rumah merupakan jenis pinjaman yang menggunakan sertifikat rumah sebagai agunan. Serttifikat rumah yang dapat menjadi jaminan ialah Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Ketika anda ingin mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah maka ada beberapa pilihan tempat gadai. Pilihan tempat gadai tersebut dapat memudahkan masyarakat dalam memproses pinjaman, Karena masing – masing tempat gadai memiliki aturan kredit dan kebijakan yang berbeda – beda.

Berikut ini 4 pilihan tempat gadai sertifikat rumah yang dapat anda pilih, yaitu :

1. Bank

Bank merupakan lembaga keuangan terpercaya yang dapat menjadi pilihan tempat mengagunkan sertifikat rumah. Pilihan bank pun sangat beragam dan masing – masing bank tersebut memiliki tingkat suku bunga yang berbeda. Salah satu jenis produk bank adalah produk pinjaman kredit multiguna.

Produk kredit multiguna bank sangat diminati oleh masyarakat karena dapat membiayai segala kebutuhan. Mulai dari pembiayaan renovasi rumah, biaya pendidikan anak, modal usaha dan lainnya.

Untuk lama waktu proses di bank biasanya dapat  memakan waktu proses yang agak lama. Karena bank memiliki analisa ketat dalam menilai kelayakan kredit calon debiturnya.

Dengan ketatnya proses di bank tentu ada point lebih yang menjadi keunggulan. Dan keunggulan proses di bank ialah penawaran tingkat suku bunga perbulan yang sangat ringan. Hal ini menjadi daya tarik masyarakat dalam memilih bank sebagai tempat gadai sertifikat rumah terbaik.

Jika anda mengajukan proses di bank maka akan mengajukan proses pengecekan SLIK OJK terlebih dulu. Atau dahulu masyarakat lebih mengenal dengan istilah BI Checking. Proses ini ialah proses wajib dalam pengajuan pinjaman. Oleh sebab itu selalu jaga riwayat pembayaran kredit anda agar selalu mendapatkan skor kredit yang baik.

Dari rangkain tersebut pilihlah bank dengan kredibilitas yang baik. Memilih bank yang telah terdaftar dan mendapat izin dari OJK menjadi salah satu hal terpenting.

2. Bank BPR

Mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di Bank BPR dapat menjadi pilihan. Bank BPR atau saat ini penyebutannya Bank Perekonomian Rakyat terdapat produk kredit multiguna sertifikat rumah. Saat ini Bank BPR juga sangat mudah anda temukan di lokasi sekitar tempat tinggal anda.

Proses pinjaman di Bank BPR memiliki proses yang lebih mudah dan simpel jika membandingkan proses di bank umum. Oleh sebab itu bagi sebagian masyarakat yang menginginkan proses mudah maka dapat mengajukan di Bank BPR.

Proses pinjaman di Bank BPR dapat memakan waktu 1 – 2 minggu sampai dengan dana cair ke rekening anda. Proses kembali lagi pada kecepatan anda dalam melengkapi dokumen persyaratan kredit pinjaman.

Untuk proses pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah di Bank BPR memiliki tingkat suku bunga yang agak lebih tinggi. Setiap bank BPR memiliki tingkat suku bunga yang berbeda – beda satu dengan yang lainnya.

Kemudahan dalam mengajukan pinjaman di Bank BPR ialah jika anda terkendala di SLIK OJK sedikit. Terkadang calon debitur terkendala di pinjaman tanpa jaminan dengan nominal sedikit dan dapat merusak kualitas skor kredit anda. Apabila anda mengajukan pinjaman di Bank BPR ada beberapa yang dapat membantu proses kredit tersebut.

Jika kondisi pinjaman kredit macet anda sudah lunas maka tinggal melampirkan bukti surat keterangan lunasnya saja. Dengan melampirkan bukti surat keterangan lunas tersebut maka proses pinjaman anda dapat berlanjut.

Dengan semakin banyaknya pertumbuhan bank BPR di sekitar lokasi tempat tinggal anda. Maka anda harus memilih dengan hati – hati dan mencari informasi terlebih dahulu ketika anda mengajukan.

Pilihlah Bank BPR yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan. Dengan memilih bank BPR tersebut maka akan menghindarkan anda dari resiko kerugian di kemudian hari.

3. Finance

Perusahaan pembiayaan finance atau leasing masyarakat mengenal sebagai tempat gadai BPKB kendaraan bermotor. Perusahaan leasing memang sangat mudah anda temukan dengan penawaran pinjaman jaminan BPKB mobil dan BPKB motor.

Namun saat ini perusahaan pembiayaan finance atau leasing juga dapat memproses jaminan sertifikat rumah. Hal ini tentu dapat menjadi pilihan masyarakat dalam memilih tempat pinjaman sesuai dengan kebutuhan.

Untuk proses pinjaman dengan sertifikat rumah biasanya memakan waktu proses yang tidak jauh dengan Bank BPR. Proses pinjaman dapat memakan waktu 1 – 2 minggu sampai dana cair.

Untuk SLIK OJK di leasing ada beberapa yang mewajibkan melakukan cek SLIK OJK. Namun ada juga beberapa leasing yang bisa proses tanpa melakukan SLIK OJK. Namun hal ini tentu mengikuti aturan kredit yang berlaku di leasing tersebut.

Ada baiknya anda memilih tempat gadai di perusahaan finance atau leasing yang terpercaya. Anda dapat mencari informasi sebanyak – banyaknya mengenai tempat gadai yang akan anda tuju.

4. Koperasi

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah di koperasi dapat menjadi pilihan juga untuk anda. Proses pinjaman di koperasi kadang menjadi alternatif untuk anda yang kesulitan dalam mencari pinjaman.

Proses pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di koperasi biasanya memakan waktu 1 – 2 minggu sampai dana cair. Proses pinjaman ini hampir sama pada umumnya lama waktu prosesnya.

Jika anda mengajukan pinjaman di koperasi maka tidak ada pengecekan SLIK OJK. Hal ini tentu dapat bermanfaat bagi masyarakat yang memiliki SLIK OJK yang kurang baik.

Namun tentu ada aturan yang harus menjadi pertimbangan masyarakat dalam memilih pinjaman tersebut. Anda dapat mempertimbangkan mulai dari tingkat suku bunga per bulan dan potongan pinjaman.

Kembali lagi masing – masing tempat gadai memiliki keunggulan dan kekurangan masing – masing dalam proses kredit. Maka pilihlah tempat gadai yang sesuai dengan data dan kebutuhan yang anda miliki.

 

Keunggulan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah memiliki beberapa keunggulan. Dengan menjaminkan sertifikat rumah yang anda miliki maka pinjaman yang anda dapat berjumlah besar. Dengan pinjaman yang anda dapat tentu dapat anda manfaatkan untuk berbagai keperluan.

Berikut ini beberapa keunggulan dalam pinjaman jaminan sertifikat rumah, yaitu :

1. Rumah Masih Anda Tempati

Ketika mengajukan pinjaman dengan sertifikat rumah maka cukup sertifikat saja yang menjadi agunan. Sedangkan unit rumah yang anda miliki masih dapat anda tinggali. Hal ini tentu menjadi keuntungan bagi anda karena cukup agunan SHM saja yang menjadi jaminan.

2. Plafon Pinjaman Tinggi

Dengan menjaminkan sertifikat rumah yang anda miliki maka akan mendapatkan dana pinjaman berjumlah besar. Hal ini tergantung juga dari nilai harga jaminan rumah dan terpenting besaran pendapatan per bulan yang anda dapatkan.

3. Tenor Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

Jangka waktu tenor pinjaman dalam pinjaman kredit multiguna sertifikat rumah antara 1 – 5 tahun. Tenor pinjaman yang dapat anda pilih wajib menyesuaikan dengan kemampuan bayar per bulan.

4. Aman dan Terpercaya Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

Proses pinjaman jaminan sertifikat rumah wajib anda lakukan di lembaga keuangan terpercaya. Lembaga keuangan terpercaya ialah lembaga keuangan yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK.

 

 

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank Cepat

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank Cepat

Cara gadai sertifikat rumah di bank cepat dapat menjadi informasi bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkan dana. Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah dapat menjadi solusi bagi anda mendapatkan pinjaman dengan cepat dan mudah.

Pilihan mengajukan pinjaman di bank sudah menjadi pilihan sebagian besar masyarakat. Dengan mengajukan pinjaman di bank dapat memperoleh beberapa keuntungan. Mulai dari keamanan, tingkat suku bunga, dan lain sebagainya.

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank yang Tepat

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank yang Tepat

Menggadaikan sertifikat rumah ke bank menjadi cara mendapatkan pinjaman dana dengan jumlah besar. Pinjaman yang menjadi penawaran bank berupa pinjaman kredit multiguna. Pinjaman ini dapat membiayai segala kebutuhan yang ada di masyarakat. Mulai dari kebutuhan produktif, konsumtif dan investasi.

Mengagunkan sertifikat rumah yang anda miliki wajib di tempat terpercaya. Oleh sebab itu anda jangan sampai salah memilih dalam mengajukan kredit gadai sertifikat rumah di bank.

Berikut ini cara memilih bank dalam menggadaikan sertifikat rumah, yaitu :

1. Pilih Bank Terpercaya

Memilih bank terpercaya dengan kredibilitas baik merupakan syarat wajib dalam mengagunkan sertifikat rumah. Dengan memilih bank tersebut akan menghindarkan anda dari resiko penipuan atau kerugian. Hal ini akan berdampak di masa yang akan datang setelah proses pinjaman berjalan.

Pilihlah bank yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena OJK merupakan lembaga yang mengawasi jasa keuangan yang berada di Indonesia.

Ada baiknya anda mencari informasi sebanyak – banyaknya di tempat yang akan anda ajukan. Semakin banyak anda mendapatkan informasi akan semakin memudahkan anda memilih bank yang akan anda proses.

2. Tingkat Suku Bunga

Besaran suku bunga per bulan yang menjadi penawaran oleh bank berbeda beda antara satu dengan yang lainnya. Tingkat suku bunga per bulan menjadi perhatian juga karena akan mempengaruhi besaran angsuran per bulan.

Calon debitur pasti akan mencari bunga terendah dalam memilih tempat gadai sertifikat rumah. Semakin rendah tingkat suku bunga yang di tawarkan akan semakin meringankan cicilan.

Namun banyak faktor lain juga calon debitur memilih tempat pinjaman sertifikat rumah yang tepat. Semua kembali lagi kepada kebutuhan calon debitur masing – masing.

3. Potongan Biaya Pinjaman

Ketika mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah dana yang cair tidak diterima full. Pada umumnya mengajukan pinjaman di lembaga keuangan akan muncul biaya potongan awal pinjaman. Memang sudah sewajarnya lembaga keuangan tersebut menerapkan potongan pinjaman.

Namun anda dapat mencari potongan biaya pinjaman yang kecil. Karena setiap bank menerapkan jumlah biaya potongan yang berbeda- beda tergantung dari kebijakan masing – masing.

Potongan awal pinjaman di bank biasanya meliputi :

  • Biaya Administrasi
  • Biaya Provisi
  • Tabungan
  • Notaris
  • Asuransi Jiwa
  • Asuransi Kebakaran

 

Tips Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank

Agar pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah anda dapat berjalan lancar. Maka anda dapat memperhatikan beberapa tips. Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah terkadang susah – susah gampang dan anda harus paham dengan kondisi data yang anda miliki.

Setelah anda paham dengan kondisi data yang anda punya selanjutnya proses mencari tempat gadai yang cocok.

Berikut ini beberapa tips dalam gadai sertifikat rumah :

1. Siapkan Dokumen Persyaratan Lengkap

Menyiapkan dokumen persyaratan menjadi tahapan awal yang perlu anda siapkan dan perhatikan.Dokumen persyaratan kredit akan menjadi penilaian bank apakah kredit yang anda ajukan layak atau tidak. Oleh sebab itu sebaiknya lengkapi persyaratan dokumen dengan selengkap – lengkapnya.

Persyaratan dokumen kredit tersebut ialah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/ID Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan
  • Fotocopy PBB
  • Fotocopy SHM/SHGB

2. Pahami Syarat dan Ketentuan Pinjaman

Syarat dalam mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah dapat di ajukan oleh karyawan dan wiraswasta. Anda dapat melampirkan bukti data keuangan yang anda miliki seperti yang kami jelaskan sebelumnya.

Masing – masing bank memiliki ketentuan dalam memproses calon debiturnya. Berikut ini beberapa ketentuan dalam gadai sertifikat rumah di bank :

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia Minimal 21 Tahun dan Maksimal 65 Tahun Lunas Kredit
  • Sertifikat Rumah Atas Nama Sendiri/Pasangan/Orangtua
  • Memiliki Penghasilan Tetap

3. Gunakan Pinjaman Dengan Bijak

Setelah pinjaman dana yang anda ajukan berhasil cair. Maka anda wajib menggunakan dana tersebut dengan bijak sesuai tujuan kredit awal pinjaman. Jangan sampai dana pinjaman yang telah anda dapat justru dipergunakan untuk kepentingan lain yang bisa merugikan anda kedepannya.

Selalu jaga riwayat pembayaran kredit anda untuk memudahkan jika anda membutuhkan pinjaman di kemudian hari.

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank simak artikel berikut ini. Kondisi ekonomi seseorang umumnya tidak bisa diprediksi dengan mudah. Ada saatnya kita berada di dalam kondisi keuangan yang baik, ada kalanya juga berada di dalam keadaan yang terpuruk. Pada saat berada di dalam titik yang paling terendah umumnya seseorang akan membutuhkan dana yang besar untuk bisa kembali bangkit kembali. Bagi Anda yang memiliki properti seperti rumah, pinjaman dengan cara gadai sertifikat rumah di bank merupakan solusi yang paling terbaik. Lalu bagaimana proses yang seharusnya dilakukan ? Simak ulasannya  di bawah ini.

Melengkapi Syarat dan Ketentuan yang Berlaku

Lembaga gadai sertifikat rumah di bank baik itu untuk bank maupun non bank pasti akan memiliki berbagai syarat dan juga ketentuan yang memang seharusnya dipenuhi oleh para calon nasabah. Persyaratan ini nantinya akan diterapkan agar mereka bisa mendapatkan informasi valid dari para calon debitur mereka. Informasi ini nantinya akan meliputi, identitas diri hingga status riwayat kredit di waktu pengajuan.

Untuk syarat cara gadai sertifikat rumah di bank yang pasti wajib untuk dipersiapkan adalah berbagai dokumen yang ada di bawah ini :

  • Pasport
  • Agunan
  • NPWP
  • Kartu keluarga
  • KTP
  • Slip Gaji
  • Surat Izin Usaha

Sedangkan pada ketentuannya sendiri akan meliputi :

  • Syarat minimal usia
  • Minimal penghasilan untuk setiap bulannya
  • Riwayat kredit yang dimiliki oleh calon debitur

Proses dalam Pengajuan

Jika nantinya memang sudah memenuhi syarat dan juga ketentuan – ketentuan yang ada di atas, para calon nasabah diharuskan untuk melakukan pengajuan di kantor cabang bank yang akan digunakan. Proses pengajuan ini umumnya akan dimulai dari pengisian formulir hingga menyerahkan berbagai persyaratan. Selanjutnya, pengajuan untuk gadai sertifikat rumah bunga rendah ini akan dilanjut ke dalam proses verifikasi dokumen.

Melakukan Verifikasi Pada Berkas

Setelah itu, dilanjutkan dengan melakukan verifikasi berkas beserta dokumen untuk melakukan pengecekan terkait dengan kredibilitas berkas yang nantinya akan diajukan ke gadai sertifikat rumah Bandung. Proses verifikasi ini nantinya juga akan melibatkan BI checking, yaitu proses pengecekan riwayat dari kredit debitur selama 2 tahun terakhir. Hal ini nantinya dilakukan pihak bank agar bisa menghindari para calon nasabah yang memanipulasi identitas dan juga data yang dimilikinya.

Survei Agunan

Survei agunan dilakukan jika calon nasabah mengajukan cara gadai sertifikat rumah di bank multiguna, tanah atau jaminan yang lainnya multiguna dengan jaminan sertifikat rumah, tanah dan lain sebagainya. Proses ini dilakukan agar bisa mengetahui keadaan agunan secara fisik dan juga legalitasnya. Selain itu, proses survei ini bisa membantu pihak bank untuk menaksir dari nilai agunannya. Nilai taksiran inilah yang nantinya akan menjadi patokan besaran berapa uang yang nantinya cair jika sudah disetujui oleh pihak bank.