Pinjaman BPRKS Jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman BPRKS Jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman BPRKS jaminan sertifikat rumah dapat menjadi altenatif menarik mendapatkan pinjaman dana. Untuk pinjaman tersebut dapat anda manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan finansial dan mendukung berbagai proyek pekerjaan.

Pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah merupakan pinjaman dengan mengagunkan SHM/SHGB yang anda miliki. Untuk mendapatkan nominal pinjaman yang anda ajukan.

Keuntungan Pinjaman BPRKS Jaminan Sertifikat Rumah

Keuntungan Pinjaman BPRKS Jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di BPRKS memiliki beberapa keuntungan yang dapat anda manfaatkan. Dengan adanya keuntungan tersebut dapat menarik minat calon debitur dalam mengajukan pinjaman kredit jaminan sertifikat rumah.

Berikut ini keuntungan dalam pengajuan pinjaman sertifikat di BPRKS :

1. Suku Bunga yang Lebih Rendah

Pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah menawarkan pinjaman yang lebih rendah jika membandingkan pinjaman lain. Ketika anda mengajukan pinjaman ke bank tingkat suku bunga yang di tawarkan lebih rendah dengan lembaga keuangan lainnya.

Hal ini bisa di sebabkan karena pinjaman ini menggunakan aset properti sebagai jaminan. Dengan menggunakan agunan sertifikat rumah sebagai jaminan maka akan mengurangi resiko gagal bayar dalam pinjaman kredit.

Meskipun penilaian bank menentukan pinjaman kredit di setujui atau tidak bukan hanya dari penilaian jaminan saja. Karena dalam analisa kredit bank di kenal dengan istilah 5C (Character, Capacity, Collateral, Condition, Capital) dalam penilaian kredit.

Jadi bukan berarti anda memiliki jaminan sertifikat rumah maka akan mudah mendapat persetujuan pinjaman dari bank. Karena kembali lagi mengajukan pinjaman ke bank ada beberapa aspek yang menjadi penilaian.

2. Plafon Pinjaman yang Lebih Tinggi

Mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah memiliki peluang mendapatkan pinjaman dengan nilai tinggi. Hal ini dapat menjadi keuntungan bagi calon debitur yang membutuhkan dana besar untuk modal proyek atau usaha.

Namun besar kecilnya pinjaman yang di dapatkan oleh calon debitur tergantung dari beberapa aspek penilaian. Untuk penilaian pertama ialah harga jual aset properti yang menjadi jaminan. Dan penilaian kedua ialah berapa besar pendapatan bersih calon debitur dalam 3 – 6 bulan terakhir.

Dalam penilaian aset properti rumah yang menjadi jaminan perhitungan Loan To Value (LTV) bank dapat berbeda – beda kebijakan. Pada dasarnya dalam pinjaman kredit multiguna maksimal pemberian pinjaman di 50 – 60% dari harga jual rumah tersebut.

Penilaian yang tidak kalah pentingnya ialah kapasitas pendapatan per bulan yang dimiliki calon debitur. Dan penilaian ini adalah penilaian yang paling menentukan dalam besar kecilnya pinjaman yang di dapat.

Karena walaupun nilai aset yang calon debitur miliki memiliki harga jual tinggi namun tidak diimbangi dengan kapasitas pendapatan per bulan yang tinggi. Maka akan sulit untuk mendapatkan nilai pinjaman maksimal yang di ajukan oleh calon debitur.

3. Tenor Pinjaman Fleksibel

Calon debitur dapat memilih tenor jangka waktu pinjaman sesuai dengan kesanggupan dan kemampuan bayar per bulan. Dengan tenor yang fleksibel memungkinkan calon debitur dalam mengatur keuangan sesuai dengan kondisi keuangan mereka.

Dalam pinjaman kredit multiguna beberapa bank menawarkan tenor pinjaman di 1 – 5 tahun. Ada baiknya calon debitur memikirkan dengan matang tenor pinjaman yang akan di ambil. Agar tidak memberatkan dalam pembayaran angsuran kedepannya.

4. Proses Persetujuan Cepat

Karena menggunakan aset jaminan sertifikat sebagai pengajuan pinjaman maka proses dapat berjalan cepat. Namun dengan catatan data persyaratan dokumen kredit yang di minta telah anda lengkapi dengan selengkap – lengkapnya.

Dan dalam prosedur pinjaman sertifikat rumah memiliki tahapan prosedur dalam proses pinjaman kredit sampai cair. Seluruh tahapan prosedur tersebut wajib di ikuti oleh calon debitur sampai dengan dana pinjaman cair.

Mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah memang tidak mudah. Dan lembaga keuangan juga akan menilai karakter calon debitur dalam mengajukan pinjaman. Jadi bersikap kooperatif dapat menjadi nilai tambah dalam proses pengajuan pinjaman.

Apabila anda bersikap menyepelekan atau menggampangi proses dan tidak mau ikut aturan. Maka bukan tidak mungkin pengajuan pinjaman anda akan mendapat penolakan.

Perbandingan Pinjaman BPRKS Jaminan Sertifikat Rumah

Ketika mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di BPRKS atau lembaga keuangan lainnya. Tidak ada salahnya jika membandingkan tempat satu dengan yang lainnya.

Karena sebagai calon debitur pasti menginginkan tempat pinjaman sertifikat rumah yang sesuai dengan keinginan anda.

Berikut ini beberapa hal yang dapat anda perbandingkan di tempat gadai satu dengan yang lainnya, yaitu :

1. Tingkat Suku Bunga

Pertimbangan dalam memilih tempat pinjaman yang sesuai dengan keinginan salah satunya tingkat suku bunga per bulan. Sebagai calon debitur akan mencari tingkat suku bunga pinjaman dengan tawaran terendah.

2. Potongan Biaya

Setiap mengajukan pinjaman di lembaga keuangan terdapat potongan awal pinjaman. Untuk potongan tersebut meliputi administrasi, provisi, tabungan, notaris dan asuransi.

Untuk total biaya potongan pinjaman dapat berbeda – beda antara tempat gadai satu dengan yang lainnya. Hal ini dapat menjadi pertimbangan juga calon debitur dalam memilih tempat pinjaman yang tepat.

3. Pinalty pelunasan

\Jika calon debitur melunasi pinjaman lebih cepat sebelum waktunya pelunasan. Maka beberapa lembaga keuangan menerapkan aturan pinalty dari sisa pokok hutang.

Untuk besaran nominal pinalty antara lembaga keuangan satu dengan yang lainnya dapat berbeda – beda. Anda dapat juga bernegosiasi dalam besaran tersebut untuk mendapatkan potongan diskon pelunasan.

 

Info Lebih Lanjut Hub Pinjaman BPRKS Jaminan Sertifikat Rumah

Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

 

 

 

 

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah, Berikut 4 Tempat Gadai

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah, Berikut 4 Tempat Gadai

Pinjaman jaminan sertifikat rumah dapat menjadi pilihan untuk anda yang memiliki kebutuhan mendesak. Mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah dapat anda ajukan di beberapa tempat gadai.

Pinjaman gadai sertifikat rumah dapat menjadi solusi tepat dan cepat untuk kebutuhan dana anda. Proses pinjaman ini biasanya memakan waktu 1 – 2 minggu sampai dengan dana pinjaman cair ke rekening anda.

Berikut ini kami akan membahas mengenai beberapa tempat gadai sertifikat rumah yang dapat menjadi pilihan.

4 Tempat Gadai Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

4 Tempat Gadai Pinjaman jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman jaminan sertifikat rumah merupakan jenis pinjaman yang menggunakan sertifikat rumah sebagai agunan. Serttifikat rumah yang dapat menjadi jaminan ialah Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Ketika anda ingin mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah maka ada beberapa pilihan tempat gadai. Pilihan tempat gadai tersebut dapat memudahkan masyarakat dalam memproses pinjaman, Karena masing – masing tempat gadai memiliki aturan kredit dan kebijakan yang berbeda – beda.

Berikut ini 4 pilihan tempat gadai sertifikat rumah yang dapat anda pilih, yaitu :

1. Bank

Bank merupakan lembaga keuangan terpercaya yang dapat menjadi pilihan tempat mengagunkan sertifikat rumah. Pilihan bank pun sangat beragam dan masing – masing bank tersebut memiliki tingkat suku bunga yang berbeda. Salah satu jenis produk bank adalah produk pinjaman kredit multiguna.

Produk kredit multiguna bank sangat diminati oleh masyarakat karena dapat membiayai segala kebutuhan. Mulai dari pembiayaan renovasi rumah, biaya pendidikan anak, modal usaha dan lainnya.

Untuk lama waktu proses di bank biasanya dapat  memakan waktu proses yang agak lama. Karena bank memiliki analisa ketat dalam menilai kelayakan kredit calon debiturnya.

Dengan ketatnya proses di bank tentu ada point lebih yang menjadi keunggulan. Dan keunggulan proses di bank ialah penawaran tingkat suku bunga perbulan yang sangat ringan. Hal ini menjadi daya tarik masyarakat dalam memilih bank sebagai tempat gadai sertifikat rumah terbaik.

Jika anda mengajukan proses di bank maka akan mengajukan proses pengecekan SLIK OJK terlebih dulu. Atau dahulu masyarakat lebih mengenal dengan istilah BI Checking. Proses ini ialah proses wajib dalam pengajuan pinjaman. Oleh sebab itu selalu jaga riwayat pembayaran kredit anda agar selalu mendapatkan skor kredit yang baik.

Dari rangkain tersebut pilihlah bank dengan kredibilitas yang baik. Memilih bank yang telah terdaftar dan mendapat izin dari OJK menjadi salah satu hal terpenting.

2. Bank BPR

Mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di Bank BPR dapat menjadi pilihan. Bank BPR atau saat ini penyebutannya Bank Perekonomian Rakyat terdapat produk kredit multiguna sertifikat rumah. Saat ini Bank BPR juga sangat mudah anda temukan di lokasi sekitar tempat tinggal anda.

Proses pinjaman di Bank BPR memiliki proses yang lebih mudah dan simpel jika membandingkan proses di bank umum. Oleh sebab itu bagi sebagian masyarakat yang menginginkan proses mudah maka dapat mengajukan di Bank BPR.

Proses pinjaman di Bank BPR dapat memakan waktu 1 – 2 minggu sampai dengan dana cair ke rekening anda. Proses kembali lagi pada kecepatan anda dalam melengkapi dokumen persyaratan kredit pinjaman.

Untuk proses pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah di Bank BPR memiliki tingkat suku bunga yang agak lebih tinggi. Setiap bank BPR memiliki tingkat suku bunga yang berbeda – beda satu dengan yang lainnya.

Kemudahan dalam mengajukan pinjaman di Bank BPR ialah jika anda terkendala di SLIK OJK sedikit. Terkadang calon debitur terkendala di pinjaman tanpa jaminan dengan nominal sedikit dan dapat merusak kualitas skor kredit anda. Apabila anda mengajukan pinjaman di Bank BPR ada beberapa yang dapat membantu proses kredit tersebut.

Jika kondisi pinjaman kredit macet anda sudah lunas maka tinggal melampirkan bukti surat keterangan lunasnya saja. Dengan melampirkan bukti surat keterangan lunas tersebut maka proses pinjaman anda dapat berlanjut.

Dengan semakin banyaknya pertumbuhan bank BPR di sekitar lokasi tempat tinggal anda. Maka anda harus memilih dengan hati – hati dan mencari informasi terlebih dahulu ketika anda mengajukan.

Pilihlah Bank BPR yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan. Dengan memilih bank BPR tersebut maka akan menghindarkan anda dari resiko kerugian di kemudian hari.

3. Finance

Perusahaan pembiayaan finance atau leasing masyarakat mengenal sebagai tempat gadai BPKB kendaraan bermotor. Perusahaan leasing memang sangat mudah anda temukan dengan penawaran pinjaman jaminan BPKB mobil dan BPKB motor.

Namun saat ini perusahaan pembiayaan finance atau leasing juga dapat memproses jaminan sertifikat rumah. Hal ini tentu dapat menjadi pilihan masyarakat dalam memilih tempat pinjaman sesuai dengan kebutuhan.

Untuk proses pinjaman dengan sertifikat rumah biasanya memakan waktu proses yang tidak jauh dengan Bank BPR. Proses pinjaman dapat memakan waktu 1 – 2 minggu sampai dana cair.

Untuk SLIK OJK di leasing ada beberapa yang mewajibkan melakukan cek SLIK OJK. Namun ada juga beberapa leasing yang bisa proses tanpa melakukan SLIK OJK. Namun hal ini tentu mengikuti aturan kredit yang berlaku di leasing tersebut.

Ada baiknya anda memilih tempat gadai di perusahaan finance atau leasing yang terpercaya. Anda dapat mencari informasi sebanyak – banyaknya mengenai tempat gadai yang akan anda tuju.

4. Koperasi

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah di koperasi dapat menjadi pilihan juga untuk anda. Proses pinjaman di koperasi kadang menjadi alternatif untuk anda yang kesulitan dalam mencari pinjaman.

Proses pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah di koperasi biasanya memakan waktu 1 – 2 minggu sampai dana cair. Proses pinjaman ini hampir sama pada umumnya lama waktu prosesnya.

Jika anda mengajukan pinjaman di koperasi maka tidak ada pengecekan SLIK OJK. Hal ini tentu dapat bermanfaat bagi masyarakat yang memiliki SLIK OJK yang kurang baik.

Namun tentu ada aturan yang harus menjadi pertimbangan masyarakat dalam memilih pinjaman tersebut. Anda dapat mempertimbangkan mulai dari tingkat suku bunga per bulan dan potongan pinjaman.

Kembali lagi masing – masing tempat gadai memiliki keunggulan dan kekurangan masing – masing dalam proses kredit. Maka pilihlah tempat gadai yang sesuai dengan data dan kebutuhan yang anda miliki.

 

Keunggulan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

Mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah memiliki beberapa keunggulan. Dengan menjaminkan sertifikat rumah yang anda miliki maka pinjaman yang anda dapat berjumlah besar. Dengan pinjaman yang anda dapat tentu dapat anda manfaatkan untuk berbagai keperluan.

Berikut ini beberapa keunggulan dalam pinjaman jaminan sertifikat rumah, yaitu :

1. Rumah Masih Anda Tempati

Ketika mengajukan pinjaman dengan sertifikat rumah maka cukup sertifikat saja yang menjadi agunan. Sedangkan unit rumah yang anda miliki masih dapat anda tinggali. Hal ini tentu menjadi keuntungan bagi anda karena cukup agunan SHM saja yang menjadi jaminan.

2. Plafon Pinjaman Tinggi

Dengan menjaminkan sertifikat rumah yang anda miliki maka akan mendapatkan dana pinjaman berjumlah besar. Hal ini tergantung juga dari nilai harga jaminan rumah dan terpenting besaran pendapatan per bulan yang anda dapatkan.

3. Tenor Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

Jangka waktu tenor pinjaman dalam pinjaman kredit multiguna sertifikat rumah antara 1 – 5 tahun. Tenor pinjaman yang dapat anda pilih wajib menyesuaikan dengan kemampuan bayar per bulan.

4. Aman dan Terpercaya Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

Proses pinjaman jaminan sertifikat rumah wajib anda lakukan di lembaga keuangan terpercaya. Lembaga keuangan terpercaya ialah lembaga keuangan yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK.

 

 

Bank yang Bisa Gadai Sertifikat Rumah

Bank yang Bisa Gadai Sertifikat Rumah

Bank yang bisa gadai sertifikat rumah atau dapat memproses pinjaman sertifikat rumah cukup beragam. Pada dasarnya pilihan bank tersebut terbagi menjadi bank umum dan bank BPR. Kedua pilihan bank tersebut dapat anda jadikan pilihan tempat pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah.

Kedua bank tersebut dapat menjadi pilihan anda yang saat ini sedang mencari tempat gadai sertifikat rumah. Masing – masing bank tersebut memiliki kebijakan dan aturan kredit yang berbeda satu dengan yang lainnya. Sebelum mengajukan pinjaman sertifikat rumah ada baiknya anda mempelajari tentang ketentuan di bank tersebut.

 

Bank yang Bisa Gadai Sertifikat Rumah Bank Umum dan BPR

Bank yang Bisa Gadai Sertifikat Rumah Bank Umum dan BPR

Bank merupakan badan usaha yang menghimpun dana dari berbagai kalangan masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit atau lainnya. Dengan seperti itu masyarakat dapat mengajukan pinjaman kredit ke bank.

Di Indonesia sendiri bank terbagi menjadi dua, yaitu : Bank umum dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) atau yang dahulu di kenal dengan nama Bank Perkreditan Rakyat. Kedua jenis bank tersebut pada prinsipnya memiliki tujuan yang sama yaitu sebagai perantara keuangan.

Kami akan membahas kedua bank tersebut dari segi pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah. Karena kedua bank tersebut dapat memproses pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah. Berikut ini beberapa perbedaan dalam pengajuan pinjaman di kedua bank tersebut :

1. Proses Kecepatan Pinjaman

Proses kecepatan pinjaman ketika mengajukan kredit jaminan sertifikat rumah di bank umum tentu akan memakan waktu lebih lama. Oleh sebab itu bagi sebagian masyarakat yang membutuhkan dana pinjaman cepat akan mengajukan kredit sertifikat rumah di Bank BPR.

Namun pengajuan sertifikat rumah dimanapun tidak ada yang dapat proses 1 hari cair. Jika ada hanya salah satu bentuk promosi iklan saja untuk menarik calon debitur mengajukan pinjaman. Proses pengajuan pinjaman sertifikat rumah di Bank BPR dapat memakan waktu 5 – 7 hari kerja.

Jika anda mengajukan pinjaman sertifikat rumah tersebut di bank umum tentu akan memakan waktu proses yang lebih lama dari waktu tersebut.

2. SLIK OJK

Mengajukan gadai sertifikat rumah di bank umum calon debitur wajib memiliki SLIK OJK yang bagus atau yang dahulu di kenal dengan BI Checking. SLIK OJK menjadi analisa penilaian awal bank dalam memfilter calon debitur. Jika memiliki riwayat kredit kurang bagus tentu pengajuan pinjaman akan di tolak bank umum.

Untuk anda yang memiliki sedikit masalah SLIK OJK dapat mengajukan pinjaman di Bank BPR. Kebijakan SLIK OJK tentunya mengikuti aturan kebijakan yang ada di bank BPR tersebut. Setiap bank BPR memiliki kebijakan yang berbeda – beda dalam meloloskan toleransi kendala pinjaman kredit.

3. Tingkat Suku Bunga

Besaran bunga per bulan menjadi pertimbangan calon debitur dalam memilih tempat pinjaman gadai sertifikat rumah. Ketika anda mencari suku bunga rendah maka dapat mengajukan ke bank umum. Bunga per bulan yang ditawarkan bank umum lebih kecil dari bank BPR

Namun semuanya kembali ke data yang anda miliki karena jika anda terkendala SLIK OJK maka anda tidak dapat memilah milih tempat gadai yang menawarkan suku bunga rendah.

4. Limit Pinjaman

Limit pinjaman yang diberikan oleh bank umum memiliki dana yang tidak terbatas dan dapat diajukan dalam bentuk perorangan atau perusahaan (PT). Sedangkan dana pengajuan di bank BPR masing – masing memiliki Batas Maksimal Pencairan Kredit (BMPK)

 

Bank yang Bisa Gadai Sertifikat Rumah, Berikut Syarat Gadai Sertifikat Rumah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/Id Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan
  • Fotocopy PBB
  • Fotocopy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)