Bank yang Bisa Gadai Sertifikat Rumah

Bank yang Bisa Gadai Sertifikat Rumah

Bank yang bisa gadai sertifikat rumah atau dapat memproses pinjaman sertifikat rumah cukup beragam. Pada dasarnya pilihan bank tersebut terbagi menjadi bank umum dan bank BPR. Kedua pilihan bank tersebut dapat anda jadikan pilihan tempat pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah.

Kedua bank tersebut dapat menjadi pilihan anda yang saat ini sedang mencari tempat gadai sertifikat rumah. Masing – masing bank tersebut memiliki kebijakan dan aturan kredit yang berbeda satu dengan yang lainnya. Sebelum mengajukan pinjaman sertifikat rumah ada baiknya anda mempelajari tentang ketentuan di bank tersebut.

 

Bank yang Bisa Gadai Sertifikat Rumah Bank Umum dan BPR

Bank yang Bisa Gadai Sertifikat Rumah Bank Umum dan BPR

Bank merupakan badan usaha yang menghimpun dana dari berbagai kalangan masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit atau lainnya. Dengan seperti itu masyarakat dapat mengajukan pinjaman kredit ke bank.

Di Indonesia sendiri bank terbagi menjadi dua, yaitu : Bank umum dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) atau yang dahulu di kenal dengan nama Bank Perkreditan Rakyat. Kedua jenis bank tersebut pada prinsipnya memiliki tujuan yang sama yaitu sebagai perantara keuangan.

Kami akan membahas kedua bank tersebut dari segi pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah. Karena kedua bank tersebut dapat memproses pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah. Berikut ini beberapa perbedaan dalam pengajuan pinjaman di kedua bank tersebut :

1. Proses Kecepatan Pinjaman

Proses kecepatan pinjaman ketika mengajukan kredit jaminan sertifikat rumah di bank umum tentu akan memakan waktu lebih lama. Oleh sebab itu bagi sebagian masyarakat yang membutuhkan dana pinjaman cepat akan mengajukan kredit sertifikat rumah di Bank BPR.

Namun pengajuan sertifikat rumah dimanapun tidak ada yang dapat proses 1 hari cair. Jika ada hanya salah satu bentuk promosi iklan saja untuk menarik calon debitur mengajukan pinjaman. Proses pengajuan pinjaman sertifikat rumah di Bank BPR dapat memakan waktu 5 – 7 hari kerja.

Jika anda mengajukan pinjaman sertifikat rumah tersebut di bank umum tentu akan memakan waktu proses yang lebih lama dari waktu tersebut.

2. SLIK OJK

Mengajukan gadai sertifikat rumah di bank umum calon debitur wajib memiliki SLIK OJK yang bagus atau yang dahulu di kenal dengan BI Checking. SLIK OJK menjadi analisa penilaian awal bank dalam memfilter calon debitur. Jika memiliki riwayat kredit kurang bagus tentu pengajuan pinjaman akan di tolak bank umum.

Untuk anda yang memiliki sedikit masalah SLIK OJK dapat mengajukan pinjaman di Bank BPR. Kebijakan SLIK OJK tentunya mengikuti aturan kebijakan yang ada di bank BPR tersebut. Setiap bank BPR memiliki kebijakan yang berbeda – beda dalam meloloskan toleransi kendala pinjaman kredit.

3. Tingkat Suku Bunga

Besaran bunga per bulan menjadi pertimbangan calon debitur dalam memilih tempat pinjaman gadai sertifikat rumah. Ketika anda mencari suku bunga rendah maka dapat mengajukan ke bank umum. Bunga per bulan yang ditawarkan bank umum lebih kecil dari bank BPR

Namun semuanya kembali ke data yang anda miliki karena jika anda terkendala SLIK OJK maka anda tidak dapat memilah milih tempat gadai yang menawarkan suku bunga rendah.

4. Limit Pinjaman

Limit pinjaman yang diberikan oleh bank umum memiliki dana yang tidak terbatas dan dapat diajukan dalam bentuk perorangan atau perusahaan (PT). Sedangkan dana pengajuan di bank BPR masing – masing memiliki Batas Maksimal Pencairan Kredit (BMPK)

 

Bank yang Bisa Gadai Sertifikat Rumah, Berikut Syarat Gadai Sertifikat Rumah :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/Id Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota2 atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan
  • Fotocopy PBB
  • Fotocopy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

Cara Memilih Tempat Gadai Sertifikat Rumah Aman & Cepat

Cara Memilih Tempat Gadai Sertifikat Rumah Aman & Cepat

Cara memilih tempat gadai sertifikat rumah aman & cepat dapat anda ajukan di beberapa lembaga keuangan resmi. Dengan adanya pilihan beberapa lembaga keuangan dalam proses pengajuan pinjaman jaminan sertifikat rumah menjadi kemudahan masyarakat dalam memilih tempat gadai sertifikat rumah.

Saat ini sangat mudah menemukan lembaga keuangan di tempat sekitar tempat tinggal yang dapat memproses pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah. Bahkan ketika di rumah tanpa kemanapun seseorang dapat mengajukan pinjaman melalui handphone yang terakses oleh internet.

Dengan kemudahan tersebut tentu masyarakat tetap lebih berhati – hati dalam memilih pinjaman gadai sertifikat rumah. Sebelum mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah sebaiknya mengecek dan mencari informasi terlebih dahulu tempat pinjaman yang akan anda pilih.

Berikut Ini Cara Memilih Tempat Gadai Sertifikat Rumah Aman & Cepat

Cara Gadai Sertifikat Aman

Gadai sertifikat rumah ialah menjaminkan surat berharga berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) ke lembaga keuangan untuk mendapatkan pinjaman dana. Pemilik rumah hanya mengagunkan surat rumah saja yang menjadi jaminan sedangkan unit rumah masih dapat di jadikan tempat tinggal.

Gadai sertifikat rumah di ajukan untuk mendapatkan nominal pinjaman besar. Karena dengan mengajukan sertifikat rumah nominal pinjaman yang dapat anda ajukan mulai dari 20 juta sampai dengan 5 milyar. Untuk nominal pinjaman yang akan di setujui tergantung dari hasil analisa bank yang akan menilai kesanggupan bayar per bulan calon debiturnya.

Proses gadai sertifikat rumah biasanya memerlukan waktu proses 1 – 2 minggu sampai dengan dana pinjaman cair ke rekening pribadi anda. Berikut ini beberapa cara dalam proses pinjaman jaminan sertifikat rumah, yaitu :

1. Sudah Berbentuk Sertifikat

Jaminan yang sudah berbentuk sertifikat ialah jaminan yang dapat kami bantu untuk ajukan proses pinjaman. Sertifikat rumah yang dapat menjadi jaminan ialah Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Karena dengan sudah berbentuk sertifikat maka status kepemiliki kuat dan jelas.

Untuk sertifikat rumah yang berbentuk Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) ada jangka waktu masa berlakunya biasanya 30 tahun. Sebaiknya jika masih berbentuk SHGB sekalian di tingkatkan menjadi SHM dan tidak ada masa berlakunya ketika surat rumah tersebut sudah menjadi SHM.

Jika kondisi surat rumah yang di jaminkan masih berbentuk Akta Jual Beli (AJB), Akta Hibah dan Girik maka di kantor kami tidak dapat untuk bantu prosesnya.

2. Nama Di Sertifikat Rumah

Pemohon sebaiknya ialah atas nama di sertifikat rumah atau atas nama pasangan yang sah karena proses pasti akan lebih mudah. Mengajukan pinjaman sertifikat rumah maka suami istri wajib mengetahui dan keduanya wajib untuk tanda tangan karena sertifikat rumah merupakan harta bersama.

Ketika pasangan suami istri sudah berpisah dan ingin mengajukan pinjaman jaminan sertifikat. Maka pertama sertifikat wajib atas nama pemohon tersebut tidak bisa jika atas nama pasangan yang telah berpisah. Lalu hal kedua akan di lihat pembelian rumah tersebut apakah pembelian sebelum menikah, pembelian ketika menikah, dan pembelian sesudah pisah.

Akan menjadi kendala jika sertifikat rumah tersebut di beli ketika masih menikah dengan pasangan sah artinya secara hukum rumah tersebut masih milik bersama. Solusinya ialah dengan surat ketetapan pengadilan pembagian harta gono – gini yang di keluarkan pengadilan dan menjelaskan bahwa hak dari rumah tersebut sepenuhnya ialah hak dari salah satu pasangan.

3. Pilih Tempat Gadai Terpercaya

Saat ini sangat mudah menemukan tempat pinjaman dana dengan jaminan sertifikat rumah. Masing – masing tempat gadai tersebut bersaing menawarkan kemudahan dan proses cepat dalam pengajuan kredit. Seharusnya hal ini menjadi kemudahan masyarakat dalam memilih pinjaman dana.

Ada baiknya memperhatikan dan mencari informasi terlebih dahulu tempat gadai sertifikat rumah yang akan anda pilih. Anda dapat menanyakan beberapa hal mulai dari legalitas perusahaan, berapa lama waktu proses, tingkat suku bunga per bulan, potongan pinjaman dan lain sebagainya.

Pastikan bank atau lembaga keuangan yang anda pilih ialah lembaga keuangan yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan telah terdaftarnya perusahaan tersebut akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada calon debitur.

4. Riwayat SLIK OJK

Bank akan menilai pengajuan pinjaman anda apakah layak di berikan pinjaman atau tidak. Untuk proses filter pertama dalam pengajuan pinjaman kredit ialah SLIK OJK oleh sebab itu selalu jaga pembayaran anda dan jangan meminjamkan data pribadi anda ke orang lain karena banyak yang justru menjadi masalah ke depannnya yang akan merugikan anda sendiri.

Jika anda mengajukan pinjaman kredit ke bank maka riwayat kredit pinjaman anda wajib baik tanpa ada riwayat pinjaman macet. Jika anda terkendala di SLIK OJK sedikit dengan nominal pinjaman kecil maka dapat mengajukan pinjaman di Bank Perekonomian Rakyat (BPR) atau Finance.

Selalu jaga pembayaran angsuran per bulan anda sesuai dengan jatuh tempo pembayaran yang sudah di tetapkan. Dengan selalu membayarkan angsuran tepat sesuai dengan jatuh tempo akan memudahkan anda untuk mengambil pinjaman kredit selanjutnya jika dikemudian hari membutuhkan pinjaman kembali.

5. Potongan Pinjaman

Pinjaman dana yang anda terima dari bank atau lembaga keuangan tidak bulat anda terima karena ada potongan awal di depan. Besaran potongan awal pinjaman di setiap lembaga keuangan berbeda – beda besarannya sebaiknya menanyakan di awal terlebih dahulu.

Untuk biaya potongan pinjaman awal ialah : Biaya administrasi, Biaya Provisi, Tabungan, Biaya Notaris, Asuransi Jiwa, dan Asuransi Kebakaran

Seperti yang awal kami infokan untuk biaya berbeda – beda setiap lembaga keuangan estimasi potongan biaya perkiraan bisa 6 – 10% dari nilai pinjaman yang disetujui.

Berikut Video Pengajuan Pinjaman Dana :

 

Persyaratan Gadai Sertifikat Rumah Untuk Memilih Cara Gadai Sertifikat Aman

Mengajukan pinjaman dana jaminan sertifikat rumah maka harus mempersiapkan beberapa persyaratan kredit agar pinjaman anda mendapatkan persetujuan. Ketika mempersiapkan persyaratan kredit yang diminta sebaiknya bersikap kooperatif karena bank atau lembaga keuangan akan menilai juga karakter dari calon debiturnya.

Data persyaratan kredit yang sudah terkumpul akan menjadi bahan penilaian bank atau lembaga keuangan dalam menganalisa calon debiturnya apakah layak diberikan pinjaman atau tidak. Kejujuran anda dalam memberikan informasi kepada bank juga akan menjadi penilaian lebih.

Untuk jenis profesi yang dapat dibantu untuk pengajuan pinjaman kredit sertifikat rumah ialah sebagai karyawan yang menerima gaji per bulan dan juga sebagai pengusaha yang menjalankan kegiatan usaha. Karyawan dan wiraswasta sebaiknya menginformasikan jika ada sumber pendapatan lain karena akan menjadi nilai tambahan jika mengajukan pinjaman di angka maksimal.

Lengkapi semua persyaratan dokumen kredit yang diminta oleh bank atau lembaga keuangan. Berikut ini kami akan menginfokan persyaratan pinjaman kredit dalam gadai sertifikat rumah, yaitu :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah/Surat Nikah
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Karyawan/Id Card (Bagi Karyawan)
  • SKU/NIB + Nota – nota atau Akta Legalitas Perusahaan + SIUP + TDP (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran Tabungan
  • Fotocopy PBB + IMB
  • Fotocopy SHM/SHGB

Info Lebih Lanjut Cara Gadai Sertifikat Aman Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

Jenis Dan Syarat Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Di Bank BCA

Jenis Dan Syarat Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Di Bank BCA

Pinjaman bank BCA jaminan sertifikat rumah sebenarnya tidak sesulit kedengarannya, asalkan Anda mengetahui persyaratannya.

Sertifikat rumah sendiri dapat dijadikan sebagai jaminan pinjaman dan merupakan salah satu solusi terbaik saat Anda membutuhkan uang cepat. Nah, salah satu bank yang bisa jadi pilihan adalah Bank BCA.

Faktanya, ada banyak situasi berbeda ketika Anda perlu mendapatkan uang dengan cepat. Misalnya, kebutuhan untuk kesehatan, pendidikan, atau ekspansi perusahaan. Tentu saja, salah satu solusi terbaik dalam kasus seperti ini adalah dengan agunan sertifikat rumah. Agar prosesnya lebih aman, Anda bisa mengajukan pinjaman ke bank ternama, termasuk BCA.

Lalu apa saja jenis dan persyaratan pinjaman bank BCA jaminan sertifikat rumah , berikut simak di bawah ini.

Jenis-jenis Pinjaman Bank BCA Jaminan Sertifikat Rumah

Ada beberapa jenis pinjaman jaminan sertifikat tanah di Bank BCA. Dikutip dari situs resmi BCA, jenis-jenis pinjaman tersebut sebagai berikut.

KPR BCA

Jenis kredit pertama di BCA dengan sertifikat jaminan adalah KPR BCA. Merupakan layanan pinjaman bagi nasabah yang ingin membeli dan menjual, merenovasi, dan menggalang dana untuk berbagai keperluan.

Dana Pinjaman KPR BCA dengan Sertifikat Jaminan memberikan plafon pinjaman mulai dari Rp50 juta hingga Rp10 miliar. Jangka waktu yang ditawarkan berkisar dari 1 hingga 20 tahun.

Kredit Usaha (KU) BCA

Lalu, ada Kredit Bisnis BCA. Jenis pinjaman ini berbentuk pinjaman modal kerja pribadi atau modal kerja bersama. Berbeda dengan KPR BCA, kredit usaha BCA ini hanya memiliki jangka waktu atau cicilan maksimal lima tahun.

Kredit Investasi (KI)

Jenis ketiga pinjaman BCA dengan jaminan sertifikat adalah pinjaman investasi (KI). Nasabah dapat menggunakan dana pinjaman kredit investasi untuk membeli, membangun, dan merenovasi kebutuhan usahanya, seperti: B. Bangunan, bangunan komersial, mesin, dll.

KUR BCA

Jenis terakhir gadai sertifikat rumah adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dana KUR ini ditujukan untuk modal usaha atau investasi yang berkaitan dengan produksi UMKM milik nasabah.

Persyaratan Pinjaman Bank BCA Jaminan Sertifikat Rumah

Umumnya, persyaratan untuk mendapatkan pinjaman jaminan sertifikat rumah adalah:

  • Pemohon adalah Warga Negara Indonesia (WNI).
  • 18 tahun ke atas atau sudah menikah.
  • Pada akhir kredit, usia maksimum karyawan adalah 55 tahun dan usia maksimum profesional dan pengusaha adalah 65 tahun.
  • Minimum satu tahun masa kerja di tempat kerja terakhir dengan dua tahun pengalaman profesional.
  • Setidaknya, dua tahun pengalaman dalam bisnis untuk profesional dan pengusaha. Anda bisa menggabungkan perhitungan cicilan antara penghasilan suami istri untuk mendapatkan limit kredit yang lebih tinggi.
  • Angsuran bulanan dibayar dengan debit langsung dari rekening BCA Anda.
  • Menandatangani perjanjian pinjaman dan pelepasan hak tanggungan (APHT).

Di bawah ini adalah beberapa dokumen terkait pinjaman jaminan sertifikat rumah yang perlu dibuat.

  • Fotokopi sertifikat tanah.
  • Fotokopi izin mendirikan bangunan. Harap lampirkan salinan cetak biru.
  • Salinan kontrak penjualan.
  • Salinan pajak properti dan pajak konstruksi (terakhir).
  • Salinan RAB juga diperlukan, terutama bagi nasabah yang mengajukan pinjaman perbaikan rumah.
Syarat  Dan Cara Kredit Jaminan BPKB Mobil Di Bank BCA

Syarat Dan Cara Kredit Jaminan BPKB Mobil Di Bank BCA

Kredit jaminan BPKB mobil di bank BCA untuk mendapatkan pinjaman dengan nominal yang besar bisa di bilang susah-susah gampang.

Keunggulan utama kredit jaminan BPKB mobil BCA adalah angsuran tetap di setiap bulannya. Bahkan, tidak ada perubahan biaya angsuran maupun biaya tambahan.

Bahkan, kredit jaminan BPKB mobil BCA memberikan dana yang besar hingga mencapai Rp500 juta. Syarat dan ketentuan yang harus di penuhi serta proses persetujuannya sangat mudah.

Syarat Kredit Jaminan BPKB Mobil Di Bank BCA

Sebelum mendapatkan dana pinjaman dari Bank BCA dengan jaminan BPKB, ada beberapa hal yang harus Anda pahami. Ingat, pinjaman BCA ini hanya di tujukan kepada perseorangan, wiraswasta atau personal, dan juga perusahaan.

Berikut ini persyaratan gadai BPKB di BCA

  • Harus Warga Negara Indonesia
  • Merupakan seorang karyawan tetap, wiraswasta, atau seorang pengusaha
  • Sudah tercatat sebagai karyawan tetap selama 2 tahun
  • Usia peminjam minimal sudah 21 tahun atau telah menikah
  • Ketika masa pinjaman sudah berakhir, umur peminjam maksumal sudah 64 tahun.
  • Mobil yang akan di gadai wajib di bekali asuransi dari KKB BCA
  • Cara pembayaran angsuran melalui autodebet dari rekening Bank BCA.

Persyaratan Dokumen

  • Fotokopi KTP Pemohon dan suami/istri
  • Fotokopi kartu keluarga
  • Fotokopi akta nikah/cerai
  • Fotokopi STNK dan BPKB
  • Fotokopi rekening tabungan BCA
  • Fotokopi rekening koran tiga bulan terakhir
  • Fotokopi sertifikat kepemilikan rumah
  • Slip gaji satu bulan terakhir
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi SIP

Cara Mengajukan Pinjaman

Lalu, bagaimana cara melakukan pinjaman Bank BCA dengan jaminan BPKB mobil? Anda bisa mengajukannya secara daring melalui fasilitas di situs Bank BCA atau yang lebih mudah dengan cara mendatangi kantor cabang terdekat.

Untuk mengajukan pinjaman di kantor Bank BCA, simak langkah-langkahnya berikut ini:

  • Anda harus siapkan semua syarat dan dokumen yang di butuhkan.
  • Kemudian, kunjungi kantor BCA terdekat.
  • Temui satpam dan bilang Anda ingin mengajukan KKB Refinancing.
  • Mengambil nomor antrian ke customer service.
  • Tunggu sampai di panggil.
  • Saat nomor Anda sudah di panggil, langsung sambangi CS BCA.
  • Sampaikan tanpa ragu ke CS BCA bahwa Anda ingin mengajukan pinjaman KKB Refinancing.
  • Berikan semua syarat dan dokumen yang sudah Anda siapkan kepada petugas.
  • Kalian akan diberikan formulir pengajuan kredit dan silahkan isi secara lengkap.
  • Setelah selesai, petugas akan menjelaskan prosedur pinjaman dengan detail kepada Anda sebagai peminjam.
  • Kemudian, ada proses survey untuk memverifikasi data Anda dalam kurun waktu selama 14 hari.
  • Pada saat pinjaman sudah disetujui, segeralah datang ke Bank BCA untuk melakukan kontrak.

Untuk dana pinjaman yang bisa diajukan di Bank BCA dengan menggadai BPKB mobil, Anda bisa meminjam uang mulai dari Rp30 juta hingga Rp400 juta. Jika tidak bisa melunasi pinjaman, bisa saja Bank BCA melakukan take over gadai BPKB mobil Anda.

Itulah persyaratan dan langkah-langkah dalam kredit jaminan BPKB mobil BCA. Semoga artikel ini memudahkan Anda mendapatkan biaya besar dari Bank BCA.

Alternatif Solusi Keuangan Melalui Gadai BPKB Mobil Di Bank BCA

Alternatif Solusi Keuangan Melalui Gadai BPKB Mobil Di Bank BCA

Gadai BPKB mobil di bank BCA dapat menjadi solusi. Masalah keuangan sebenarnya memiliki banyak solusi yang rasional sekaligus efektif, terutama bagi siapapun yang memiliki aset. Salah satu aset yang bisa anda gunakan untuk memperoleh solusi masalah keuangan adalah mobil atau kendaraan bermotor lain. Kepemilikan aset berupa mobil bisa memberi solusi berupa gadai BPKB mobil di bank BCA untuk mendapatkan uang tunai yang anda butuhkan.

Gadai BPKB di BCA Solusi Masalah Keuangan

Tidak semua orang tahu atau menyadari bahwa BCA sebagai sebuah lembaga keuangan memiliki layanan gadai untuk kendaraan bermotor. Salah satu bentuk layanan BCA yang bisa menjadi solusi masalah keuangan ini adalah Kredit Kendaraan Bermotor atau KKB Refinancing.

Layanan KKB Refinancing ini dapat menjadi solusi alternatif untuk mendapatkan dana segar. Pinjaman kredit ini bisa anda peroleh dengan menjaminkan BPKB kendaraan mobil jenis apapun. Kredit gadai kendaraan bermotor dengan jaminan BPKB atau surat bukti kepemilikan mobil ini menawarkan beberapa kemudahan dan juga kelebihan.

Salah satu kelebihan gadai BPKB mobil di bank BCA adalah memungkinkan pemilik kendaraan bermotor untuk mendapatkan pencairan dana refinancing dengan jumlah yang cukup besar. Artinya layanan gadai kendaraan bermotor ini bisa menjadi solusi masalah keuangan dengan jumlah nominal yang cukup besar.

Kemudahan yang bisa di peroleh dari layanan gadai mobil dari BCA ini adalah persyaratan yang mudah. Selain itu juga tidak ada proses persetujuan kredit yang rumit selama syarat – syarat yang di butuhkan sudah terpenuhi. Artinya selama persyaratan sudah terpenuhi, tidak akan ada halangan untuk memperoleh pencairan kredit.

Kelebihan dan kemudahan lain yang bisa di dapat dari layanan Gadai BPKB mobil di BCA adalah besarnya angsuran yang tetap. Layanan kredit ini menjamin tidak akan ada perubahan angsuran berupa kenaikan. Nasabah akan mendapatkan angsuran yang ringan dengan jumlah yang tetap.

Selama masa mengangsur atau membayar kredit dalam jangka waktu tertentu, nasabah akan di kenakan suku bunga flat dan fix sehingga tidak akan terjadi perubahan nilai besaran angsuran sejak angsuran pertama hingga pelunasan kredit. Hal ini bisa sangat memudahkan dalam mengelola keuangan terkait tanggung jawab membayar angsuran kredit.

Nasabah BCA yang menggunakan rekening tabungan di bank tersebut untuk menerima gaji juga bisa melakukan autodebet untuk kebutuhan pembayaran angsuran. Pilihan ini bisa sangat memudahkan karena tidak perlu meluangkan waktu khusus untuk membayar angsuran kredit.

Syarat KKB Refinancing dari BCA

Adapun persyaratan dokumen untuk mengajukan KKB Refinancing atau gadai BPKB mobil di BCA berupa :

  • Fotokopi identitas diri pemohon.
  • Fotokopi identitas suami atau istri pemohon. Syarat dokumen ini dapat diganti dengan akta nikah atau akta cerai.
  • Fotokopi sertifikat kepemilikan rumah atas nama nasabah.
  • Fotokopi rekening tabungan BCA dan rekening koran selama 3 bulan terakhir.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi SIUP.
  • Fotokopi surat ijin praktek untuk nasabah profesional.
  • Fotokopi STNK.
  • BPKB asli.

Setelah nasabah melengkapi persyaratan dokumen tersebut, maka akan gadai BPKB mobil di bank BCA langsung disetujui dengan nilai kredit yang disepakati.