5 Pertimbangan Sebelum Gadai Sertifikat Tanah

5 Pertimbangan Sebelum Gadai Sertifikat Tanah

Gadai sertifikat tanah tanpa pertimbangan yang benar dan matang bukan hal yang dianjurkan. Pasalnya ada sejumlah risiko di balik proses gadai sertifikat. Sebut saja mulai dari risiko terlilit hutang hingga sertifikat tanah yang digadaikan bisa hilang karena tidak sanggung melunasi pinjaman sampai jatuh tempo.

Mengapa Harus Gadai Sertifikat Tanah

Daripada harus terlilit masalah di kemudian hari, tentu lebih bijak jika Anda menimbang beberapa hal berikut ini:

1. Pertimbangkan Alasannya Baik-Baik

Saat Anda terpikirkan untuk kredit dengan agunan sertifikat rumah atau tanah tentu alasannya karena sesuatu yang mendesak. Ambil waktu untuk berpikir secara tenang, apakah benar langkah ini menjadi langkah terbaik yang harus diambil?

Ada risiko cukup berat jika Anda gagal membayar, di mana hal terburuknya adalah penyitaan sertifikat yang digadai. Dalam hal ini sebaiknya Anda juga berdiskusi dengan anggota keluarga yang lain yang dapat dipercaya.

2. Mempertimbangkan Kondisi Finansial Pribadi

Siapa tidak tergiur dengan besar dana yang bisa didapat dari gadai sertifikat tanah. Akan tetapi, apakah benar Anda siap dengan beban tagihan yang harus rutin dibayar tiap bulannya? Dalam hal ini Anda harus mempertimbangkan kemampuan finansial pribadi.

Lakukan perhitungan pemasukan lalu dikurangi dengan pengeluaran wajib tiap bulannya. Adakah selisih dari pemasukan dan pengeluaran? Apakah selisih tersebut lebih dari cukup untuk membayar cicilan?

3. Mempertimbangkan Rasio Hutang

Pastikan rasio hutang tidak melebihi angka 30% dari pendapatan bulanan. Hal ini tidak hanya meminimalisir risiko kredit macet di kemudian hari tetapi juga meningkatkan peluang proses pengajuan gadai berjalan lancar.

Jangan kaget jika proses gadai yang diajukan ditolak. Pasalnya pihak lembaga keuangan juga memiliki kebijakan dan mempertimbangkan kondisi nasabah. Jika pihak lembaga keuangan menilai nasabah tidak mampu untuk membayar cicilan kredit dan berpotensi besar kredit macet, maka kemungkinan besar proses ajuan gadai akan ditolak.

4. Mempertimbangkan Tempat Lembaga Keuangan

Sekarang ini bukan hal sulit menemukan lembaga keuangan yang melayani fasilitas kredit atau gadai dengan sertifikat tanah ataupun rumah. Selain harus mempertimbangkan kemampuan diri, Anda juga harus cermat dalam memilih lembaga keuangan untuk tempat mengajukan gadai.

Selalu utamakan memilih lembaga keuangan yang terbukti legal dan aman. Hal ini tentu memberi jaminan lebih pada keamanan sertifikat yang digadaikan.

5. Mempertimbangkan Suku Bunga yang Ditetapkan

Saat proses gadai disetujui, maka saat itu pula ada beban hutang dengan suku bunga yang harus Anda tanggung. Adanya suku bunga ini membuat nilai cicilan yang harus dibayar semakin besar. Karenanya cari tahu lebih dulu tentang besar suku bunga pinjamannya.

Setiap lembaga keuangan memiliki besar suku bunga pinjaman gadai sertifikat tanah berbeda. Pastikan Anda mengetahuinya dan hal-hal yang dipersyaratkan lainnya di awal sebelum teken surat perjanjian.