Gadai Sertifikat Rumah Sumber Pendapatan Usaha menjadi solusi finansial yang cerdas untuk pengusaha yang membutuhkan modal tambahan pengembangan usaha. Dengan keuntungan suku bunga rendah dan jumlah pinjaman cukup besar akan sangat membantu para pengusaha yang mencari pinjaman dana.

Jika anda memiliki agunan Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) maka dapat anda ajukan pinjaman dana tersebut. Sebelum mengajukan anda dapat mempelajari mengenai persyaratan pinjaman sertifikat rumah bagi pengusaha atau wiraswasta.

Persyaratan Gadai Sertifikat Rumah Sumber Pendapatan Usaha

Persyaratan Gadai Sertifikat Rumah Sumber Pendapatan Usaha

Dalam dunia usaha kesediaan modal terkadang memiliki peran penting untuk meraih kesuksesan dalam berwiraswasta. Namun tidak jarang para pengusaha menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan sumber pendanaan yang di butuhkan.

Salah satu solusi keuangan yang dapat menjadi solusi cerdas ialah dengan gadai sertifikat rumah. Karena menggadaikan sertifikat rumah menjadi pilihan beberapa masyarakat dalam mendapatkan pinjaman dana yang tepat.

Gadai sertifikat rumah sendiri ialah proses seseorang menjaminkan surat rumah yang di miliki ke lembaga keuangan untuk mendapatkan pinjaman. Sertifikat rumah yang anda miliki akan menjadi jaminan sesuai dengan kesepakatan jangka waktu kredit sampai dengan lunas.

Dengan menggadaikan sertifikat rumah tersebut tentu memiliki persyaratan kredit yang harus anda siapkan. Jika sumber pendapatan yang anda dapat per bulan dari usaha maka anda wajib melengkapi persyaratan yang di informasikan.

Berikut ini beberapa persyaratan data keuangan yang harus anda lengkapi :

1. Legalitas Usaha

Sebagai peminjam yang memiliki sumber pendapatan dari usaha maka legalitas usaha menjadi persyaratan yang harus anda lengkapi. Legalitas usaha sendiri memiliki beberapa perbedaan apakah usaha yang anda jalankan perorangan atau sudah berbadan hukum.

Jika usaha yang anda jalankan masih perorangan anda dapat melengkapi Surat Keterangan Usaha (SKU) yang anda jalankan. Atau anda dapat melengkapi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bukti legalitas usaha yang anda jalankan.

Berapa lama usaha yang anda jalankan akan menjadi penilaian karena jika usaha anda baru buka akan sulit mengajukan pinjaman dana. Karena lembaga keuangan akan melihat stabilitas usaha yang anda jalankan dalam beberapa bulan terakhir.

Jika usaha yang anda jalankan sudah berbadan hukum maka anda wajib melengkapi Akta Legalitas Perusahaan + SIUP & TDP. Persyaratan ini dapat anda siapkan bagi para pengusaha menengah ke atas yang telah menjalankan usahanya dalam skala lebih besar.

2. Invoice atau Nota – Nota

Selanjutnya sebagai pengusaha anda wajib melengkapi data seperti invoice atau nota – nota sebagai persyaratan bukti menjalankan usaha anda. atau anda dapat melengkapi persyaratan lain seperti Purchase Order (PO) dan pembukuan usaha.

Persyaratan dalam bidang usaha ini lebih menyesuaikan kepada usaha yang anda jalankan saat ini. Persyaratan yang di minta bisa saja berbeda tergantung dengan usaha yang anda jalankan.

Lembaga keuangan juga akan melihat kondisi usaha yang anda jalankan apakah dalam skala kecil atau skala besar. Lalu perputaran uang keluar masuk per bulan akan menjadi bahan penilaian lembaga keuangan dalam menilai calon debitur.

Karena nilai pinjaman yang anda dapatkan nantinya akan tergantung dari seberapa besar pemasukan bersih dari usaha yang anda jalankan.

3. Rekening Koran Tabungan

Data rekening koran tabungan menjadi data persyaratan yang wajib anda lengkapi dalam pengajuan pinjaman. Namun terkadang data rekening koran tabungan tidak tergambar karena ada beberapa pengusaha yang lebih senang transaksi secara cash.

Jadi dengan transaksi secara cash tersebut uang keluar masuk tidak akan terlihat di rekening koran tabungan calon debitur. Hal ini yang mewajibkan lembaga keuangan menganalisa lebih dalam mengenai pendapatan calon debiturnya.

Kembali lagi jika transaksi lebih banyak cash tentunya lembaga keuangan memiliki penilaian dalam menganalisa kemampuan bayar calon debiturnya.

Keuntungan Gadai Sertifikat Rumah Untuk Pengusaha

Dengan menggadaikan jaminan sertifikat rumah yang anda miliki tentu akan ada beberapa keuntungan. Anda dapat mempelajari dan memperhitungkan dengan matang sebelum anda mengajukan pinjaman jaminan sertifikat rumah.

Berikut ini beberapa keuntungan dalam gadai sertifikat rumah untuk pengusaha :

1. Tambahan Modal Cepat

Anda tidak perlu bingung mencari tambahan modal untuk pengembangan usaha yang anda jalankan. Karena dengan mengajukan pinjaman sertifikat rumah dalam waktu 1 – 2 minggu dana sudah dapat di cairkan.

Hal ini karena anda mengajukan ke lembaga keuangan pasti memerlukan waktu dan proses. Berbeda halnya jika anda meminjam ke rekan bisnis atau kerabat anda yang tidak memerlukan prosedur dan proses.

Sebagai calon debitur sebaiknya anda memahami proses pinjaman tersebut. Karena mengajukan di lembaga keuangan manapun tifdak ada yang dapat proses instan langsung cair.

Apabila ada lembaga keuangan yang menawarkan proses instan sebaiknya anda teliti terlebih dahulu. Dan jangan ke makan oleh janji manis marketing yang menawarkan proses tersebut.

2. Suku Bunga Rendah

Tingkat penawaran suku bunga per bulan dengan jaminan sertifikat rumah cenderung lebih rendah jika membandingkan beberapa pinjaman. Hal ini tentu akan membantu perputaran keuangan anda sebagai pengusaha untuk merencanakan keuangan ke depan.

3. Jumlah Pinjaman Besar

Dengan adanya nilai aset properti rumah yang anda jaminkan maka peluang untuk mendapatkan pinjaman dengan jumlah besar sangat memungkinkan. Karena saat ini harga properti rumah memiliki nilai harga jual tinggi jika membandingkan dengan beberapa aset lainnya.

Namun berapa jumlah pinjaman yang akan anda dapatkan akan tergantung dari berapa besar pendapatan yang anda peroleh dalam setiap bulannya. Kembali lagi kepada kapasitas keuangan anda dan kemampuan anda dalam membayar cicilan per bulan.

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)