Cara menggadai sertifikat rumah di bank bisa menjadi salah satu cara mendapatkan pinjaman dana dengan jumlah cukup besar. Mengingat saat ini harga jual rumah memiliki inflasi peningkatan nilai jual dari tahun ke tahun sehingga membuat harga rumah memiliki nilai jual tinggi.

Namun  menggadai sertifikat rumah tentu tidak mudah dan perlu tahapan proses jika anda mengajukan pinjaman di bank. Anda dapat membaca artikel ini sebagai tambahan informasi mengenai gadai sertifikat rumah ke bank.

 

Cara Menggadai Sertifikat Rumah Di Bank Perlu Anda Pahami

Cara Menggadai Sertifikat Rumah Di Bank Perlu Anda Pahami

Menggadai sertifikat rumah di bank dapat menjadi solusi cerdas untuk anda yang membutuhkan dana dalam jumlah besar. Karena bank merupakan lembaga terpercaya yang sudah menjadi pilihan masyarakat dalam mengajukan layanan kredit pinjaman apapun.

Dengan mengajukan kredit di bank membuat masyarakat memiliki rasa aman karena bank tersebut memiliki kredibilitas dan integritas. Namun ada baiknya teliti terlebih dahulu sebelum anda mengajukan pinjaman di bank.

Dan pastikan bank yang anda pilih ialah bank terpercaya yang telah memiliki izin dari OJK. Karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan lembaga pengawas jasa keuangan di Indonesia.

Sebelum anda mengajukan pinjaman di bank tersebut wajib anda pahami cara menggadai sertifikat rumah. Karena untuk memperlancar proses pinjaman anda sampai dengan mendapat persetujuan.

Berikut ini cara menggadai sertrifikat rumah di bank :

1. Menyiapkan Dokumen – Dokumen Penting

Sebelum anda menggadai sertifikat rumah ke bank pastikan anda menyiapkan dokumen – dokumen persyaratan. Dokumen persyaratan tersebut menjadi data yang harus anda persiapkan dengan lengkap.

Berikut dokumen yang perlu anda persiapkan :

  • KTP dan KK : Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga sebagai identitas pribadi dan keluarga
  • Buku Nikah/Akta Cerai/Surat Kematian : Data tersebut menjadi data lampiran
  • NPWP : Nomor Pokok Wajib Pajak sebagai bukti kepatuhan pajak
  • Slip Gaji atau Legalitas Usaha : Bukti penghasilan yang menunjukan sumber pendapatan anda
  • Rekening Koran 3 Bulan Terakhir : Untuk melihat dana masuk dan keluar dan melihat kapasitas keuangan
  • PBB dan Sertifikat Rumah : Pastikan kondisi sertifikat rumah atas nama sendiri atau pasangan

2. Memilih Bank yang Tepat

Pilih bank yang tepat dalam menggadai sertifikat rumah yang anda miliki. Bank yang tepat ialah bank yang terpercaya memiliki kredibilitas dan integritas yang baik.

Ketika anda akan mengajukan pinjaman kredit sertifikat rumah ke bank maka akan ada pengecekan SLIK OJK terlebih dahulu. Pastikan kondisi SLIK OJK anda memiliki catatan riwayat kredit atau skor kredit yang baik.

Apabila anda memilih mengajukan pinjaman di bank umum maka kondisi SLIK OJK wajib memiliki skor kredit baik. Artinya catatan riwayat kredit anda tidak memiliki riwayat tunggakan kredit atau bahkan kredit macet. Karena jika terdapat catatan kredit kurang baik akan sulit mengajukan pinjaman di bank umum.

Jika kondisi SLIK OJK anda terdapat sedikit masalah riwayat kredit maka anda dapat memilih Bank BPR sebagai tempat pengajuan kredit. Bank BPR memiliki sedikit toleransi untuk anda yang memiliki kendala di SLIK OJK.

Apabila anda memiliki catatan riwayat kredit macet namun sudah lunas maka cukup melampirkan bukti pembayaran atau surat keterangan lunasnya.

3. Proses Verifikasi dan Penilaian

Bank akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang anda berikan sebagai persyaratan pinjaman kredit. Berikan dokumen yang anda miliki dengan sebenar – benarnya untuk memperlancar proses pengajuan kredit pinjaman anda.

Bank akan menilai properti harga jual rumah yang anda jaminkan. Namun ajukanlah pinjaman kredit yang rasional jangan mendekati harga jual rumah.

Apabila memang pinjaman kredit yang anda ajukan tidak mencukupi untuk kebutuhan maka ada baiknya solusi menjual rumah menjadi pilihan solusi lainnya.

Selanjutnya bank juga akan menilai kapasitas kemampuan bayar per bulan calon debiturnya. Karena kapasitas tersebut menjadi hal yang paling menentukan berapa nominal kredit pinjaman yang di dapatkan.

4. Persetujuan dan Penandatanganan Akad Kredit

Setelah proses verifikasi dan penilaian telah selesai maka bank akan memberikan keputusan mengenai permohonan pinjaman anda. Jika pinjaman anda mendapat persetujuan maka bank akan memberikan surat persetujuan pemberian pinjaman kredit.

Sertifikat rumah yang anda miliki akan di lakukan proses pengecekan terlebih dahulu ke BPN. Setelah pengecekan sertifikat rumah tersebut selesai maka akan di lakukan akad kredit tanda tangan perjanjian kontrak kredit.

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)