Gadai Sertifikat Belum Balik Nama

Gadai Sertifikat Belum Balik Nama

Gadai sertifikat belum balik nama bagaimana cara mengajukan pinjaman tersebut agar dapat bisa di proses. Karena menggadaikan sertifikat rumah yang anda miliki menjadi salah satu solusi finansial untuk berbagai kebutuhan mendesak.

Namun pinjaman yang kami tawarkan ialah produk pinjaman kredit multiguna yang berbeda dengan pinjaman KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Lalu untuk lebih jelasnya anda dapat membaca artikel ini sebagai tambahan informasi gadai sertifikat rumah.

 

Bagaimana Gadai Sertifikat Belum Balik Nama

Bagaimana Gadai Sertifikat Belum Balik Nama

Gadai sertifikat adalah pinjaman yang di berikan oleh lembaga keuangan dengan menjaminkan sertifikat rumah tersebut sebagai jaminan. Sertifikat rumah yang di jaminkan berbentuk Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Sertifikat yang menjadi jaminann di lembaga keuangan akan di simpan sampai dengan pinjaman tersebut lunas. Jika terjadi gagal bayar atau cedera janji dalam kesepakatan kredit tersebut maka akan berisiko terhadap jaminan asset rumah yang anda miliki.

Pastikan anda telah memikirkan pengajuan kredit sertifikat rumah secara matang agar tidak terjadi risiko kerugian kedepannya. Anda wajib memilih angsuran per bulan sesuai dengan kemampuan bayar per bulan anda dan jangan sampai memberatkan.

Namun bagaimana jika sertifikat tersebut belum balik nama?

Berikut ini kami akan memberikan penjelasan sertifikat rumah belum balik nama :

1. Sertifikat Masih Nama Orangtua

Jika sertifikat rumah yang anda miliki masih atas nama orangtua kandung maka prosesnya tidak perlu di balik nama ke nama anda. Karena cukup dengan kedua orangtua hadir tanda tangan di kantor maka anda dapat mengajukan kredit tersebut tanpa balik nama.

Berbeda halnya jika nama di sertifikat tersebut sudah tiada atau sudah almarhum. Maka jika sertifikat atas nama almarhum orangtua wajib sekalian balik nama sertifikat ke seluruh ahli warisnya. Dan seluruh ahli waris tersebut di wajibkan untuk hadir tanda tangan di kantor.

Apabila terdapat salah satu ahli waris tidak bisa hadir maka proses pinjaman tersebut tidak dapat di proses. Meskipun solusi dengan surat kuasa atau apapun tetap tidak bisa karena notaris pasti meminta untuk hadir tanda tangan.

Jadi sebaiknya sebelum anda mengajukan pinjaman sertifikat rumah ini di musyawarahkan terlebih dahulu dengan orangtua dan saudara kandung lainnya. Karena saudara kandung lain memiliki hak atas sertifikat rumah yang akan menjadi jaminan ke lembaga keuangan.

2. Sertifikat Masih Atas Nama Pemilik Sebelumnya

Jika sertifikat rumah masih atas nama pemilik sebelumnya maka prosesnya wajib sekalian balik nama sertifikat tersebut. Namun karena pinjaman yang kami tawarkan ialah pinjaman produk kredit multiguna yang berbeda dengan pinjaman KPR jual beli rumah maka ada ketentuannya.

Untuk ketentuan tersebut jika sertifikat belum balik nama maka wajib sudah membuat perjanjian jual beli atau Akta Jual Beli (AJB) di notaris. Biasanya ketika anda sudah membuat perjanjian AJB dengan pemilik sebelumnya sudah melakukan pembayaran pajak penjual dan pembeli. Jadi yang belum di lakukan hanya tinggal balik namanya sertifikat rumah tersebut saja.

Lalu bagaimana jika transaksi yang anda lakukan dalam proses jual beli hanya berdasarkan kwitansi bermaterai saja. Maka proses pengajuan pinjaman sertifikat rumah tidak dapat kami bantu prosesnya.

Karena seperti yang kami informasikan di awal untuk produk pinjaman yang kami tawarkan ialah produk kredit pinjaman kredit multiguna. Berbeda dengan produk pinjaman KPR rumah yang dapat memproses jual beli balik nama sertifikat rumah dari proses awal.

Meskipun dengan solusi lain seperti surat kuasa atau apapun maka proses tetap tidak bisa di lakukan. Karena memang sudah aturan kredit dan kebijakannya seperti itu.

 

Syarat Gadai Sertifikat Belum Balik Nama

Persyaratan gadai sertifikat rumah belum balik nama wajib anda persiapkan dengan benar agar proses berjalan maksimal. Dan pastikan anda telah mengetahui dan memahami proses pinjaman sertifikat rumah ini dengan benar.

Berikut persyaratan pinjaman yang harus anda lengkapi :

  • Fotocopy KTP Suami Istri
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Buku Nikah atau Surat Nikah
  • Fotocopy Dasar AJB Pembelian Dengan Pemilik Sebelumnya (Dasar Balik Nama)
  • Slip Gaji + Surat Keterangan Kerja/Id Card (Bagi Karyawan)
  • Surat Keterangan Usaha atau Nomor Induk Berusaha (Bagi Wiraswasta)
  • Rekening Koran 3 Bulan Terakhir
  • Fotocopy PBB
  • Fotocopy SHM/SHGB

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

 

Cara Menggadai Sertifikat Rumah Di Bank

Cara Menggadai Sertifikat Rumah Di Bank

Cara menggadai sertifikat rumah di bank bisa menjadi salah satu cara mendapatkan pinjaman dana dengan jumlah cukup besar. Mengingat saat ini harga jual rumah memiliki inflasi peningkatan nilai jual dari tahun ke tahun sehingga membuat harga rumah memiliki nilai jual tinggi.

Namun  menggadai sertifikat rumah tentu tidak mudah dan perlu tahapan proses jika anda mengajukan pinjaman di bank. Anda dapat membaca artikel ini sebagai tambahan informasi mengenai gadai sertifikat rumah ke bank.

 

Cara Menggadai Sertifikat Rumah Di Bank Perlu Anda Pahami

Cara Menggadai Sertifikat Rumah Di Bank Perlu Anda Pahami

Menggadai sertifikat rumah di bank dapat menjadi solusi cerdas untuk anda yang membutuhkan dana dalam jumlah besar. Karena bank merupakan lembaga terpercaya yang sudah menjadi pilihan masyarakat dalam mengajukan layanan kredit pinjaman apapun.

Dengan mengajukan kredit di bank membuat masyarakat memiliki rasa aman karena bank tersebut memiliki kredibilitas dan integritas. Namun ada baiknya teliti terlebih dahulu sebelum anda mengajukan pinjaman di bank.

Dan pastikan bank yang anda pilih ialah bank terpercaya yang telah memiliki izin dari OJK. Karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan lembaga pengawas jasa keuangan di Indonesia.

Sebelum anda mengajukan pinjaman di bank tersebut wajib anda pahami cara menggadai sertifikat rumah. Karena untuk memperlancar proses pinjaman anda sampai dengan mendapat persetujuan.

Berikut ini cara menggadai sertrifikat rumah di bank :

1. Menyiapkan Dokumen – Dokumen Penting

Sebelum anda menggadai sertifikat rumah ke bank pastikan anda menyiapkan dokumen – dokumen persyaratan. Dokumen persyaratan tersebut menjadi data yang harus anda persiapkan dengan lengkap.

Berikut dokumen yang perlu anda persiapkan :

  • KTP dan KK : Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga sebagai identitas pribadi dan keluarga
  • Buku Nikah/Akta Cerai/Surat Kematian : Data tersebut menjadi data lampiran
  • NPWP : Nomor Pokok Wajib Pajak sebagai bukti kepatuhan pajak
  • Slip Gaji atau Legalitas Usaha : Bukti penghasilan yang menunjukan sumber pendapatan anda
  • Rekening Koran 3 Bulan Terakhir : Untuk melihat dana masuk dan keluar dan melihat kapasitas keuangan
  • PBB dan Sertifikat Rumah : Pastikan kondisi sertifikat rumah atas nama sendiri atau pasangan

2. Memilih Bank yang Tepat

Pilih bank yang tepat dalam menggadai sertifikat rumah yang anda miliki. Bank yang tepat ialah bank yang terpercaya memiliki kredibilitas dan integritas yang baik.

Ketika anda akan mengajukan pinjaman kredit sertifikat rumah ke bank maka akan ada pengecekan SLIK OJK terlebih dahulu. Pastikan kondisi SLIK OJK anda memiliki catatan riwayat kredit atau skor kredit yang baik.

Apabila anda memilih mengajukan pinjaman di bank umum maka kondisi SLIK OJK wajib memiliki skor kredit baik. Artinya catatan riwayat kredit anda tidak memiliki riwayat tunggakan kredit atau bahkan kredit macet. Karena jika terdapat catatan kredit kurang baik akan sulit mengajukan pinjaman di bank umum.

Jika kondisi SLIK OJK anda terdapat sedikit masalah riwayat kredit maka anda dapat memilih Bank BPR sebagai tempat pengajuan kredit. Bank BPR memiliki sedikit toleransi untuk anda yang memiliki kendala di SLIK OJK.

Apabila anda memiliki catatan riwayat kredit macet namun sudah lunas maka cukup melampirkan bukti pembayaran atau surat keterangan lunasnya.

3. Proses Verifikasi dan Penilaian

Bank akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang anda berikan sebagai persyaratan pinjaman kredit. Berikan dokumen yang anda miliki dengan sebenar – benarnya untuk memperlancar proses pengajuan kredit pinjaman anda.

Bank akan menilai properti harga jual rumah yang anda jaminkan. Namun ajukanlah pinjaman kredit yang rasional jangan mendekati harga jual rumah.

Apabila memang pinjaman kredit yang anda ajukan tidak mencukupi untuk kebutuhan maka ada baiknya solusi menjual rumah menjadi pilihan solusi lainnya.

Selanjutnya bank juga akan menilai kapasitas kemampuan bayar per bulan calon debiturnya. Karena kapasitas tersebut menjadi hal yang paling menentukan berapa nominal kredit pinjaman yang di dapatkan.

4. Persetujuan dan Penandatanganan Akad Kredit

Setelah proses verifikasi dan penilaian telah selesai maka bank akan memberikan keputusan mengenai permohonan pinjaman anda. Jika pinjaman anda mendapat persetujuan maka bank akan memberikan surat persetujuan pemberian pinjaman kredit.

Sertifikat rumah yang anda miliki akan di lakukan proses pengecekan terlebih dahulu ke BPN. Setelah pengecekan sertifikat rumah tersebut selesai maka akan di lakukan akad kredit tanda tangan perjanjian kontrak kredit.

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di BRI

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di BRI

Cara gadai sertifikat rumah di BRI dapat anda pelajari sebagai solusi mendesak mendapatkan pinjaman dana tunai berbagai kebutuhan. BRI (Bank Rakyat Indonesia) menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia yang dapat anda pilih sebagai tempat pinjaman kredit sertifikat rumah.

Mengajukan pinjaman di Bank BRI sudah menjadi pilihan banyak masyarakat karena Bank BRI merupakan bank terpercaya di Indonesia. Bagi anda yang sedang membtuhkan pinjaman dana dengan jumlah besar maka mengajukan pinjaman di Bank BRi dapat menjadi solusi tepat.

 

Perhatikan Ini Cara Gadai Sertifikat Rumah Di BRI

Perhatikan Ini Cara Gadai Sertifikat Rumah Di BRI

Bank BRI dapat menjadi solusi tepat untuk anda yang menginginkan pinjaman dana dengan agunan sertifikat rumah. Karena Bank BRi merupakan salah satu bank tertua di indonesia yang berdiri sejak tahun 1895. Dan di dirikan oleh Raden Bei Arai Wiraatmadja.

Sebagai bank miliki negara maka Bank BRI berfokus pada layanan kredit untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Bank BRI memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia khususnya di pedesaa.

Layanan kredit pinjaman di Bank BRI sangat beragam mulai dari pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR), modal kerja, KPR dan berbagai macam pinjaman lainnya. Dengan banyaknya fasilitas pinjaman tersebut menyesuaikan dengan kebutuhan pinjaman yang ada di masyarakat.

Saat ini kami menawarkan pinjaman dengan agunan berupa sertifikat rumah. Untuk jaminan sertifikat rumah yang dapat anda agunkan berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Jika anda memiliki jaminan tersebut maka dapat anda ajukan untuk mendapatkan pinjaman kredit. Namun tentu perlu anda perhatikan mengenai cara gadai sertifikat rumah agar mendapatkan hasil maksimal.

Berikut ini kami akan memberikan informasi cara gadai sertifikat rumah di Bank BRI :

1.  Persiapkan Dokumen Persyaratan

Siapkan dokumen persyaratan kredit yang menjadi persyaratan dalam pengajuan pinjaman. Persyaratan kredit tersebut dapat anda lengkapi dengan selengkap – lengkapnya untuk mempermudah proses pinjaman anda.

Untuk persyaratan pinjaman yang anda siapkan antara lain :

  • Dokumen Identitas : FC KTP, FC KK, FC Buku Nikah
  • Dokumen Keuangan : Legalitas Usaha
  • Dokumen Jaminan : FC PBB dan FC Sertifikat rumah

2. Kunjungi Cabang BRI

Datangi cabang Bank BRI terdekat di sekitar tempat tinggal anda dengan membawa dokumen persyaratan kredit. Dengan jarak kantor cabang terdekat memudahkan anda dalam proses pengajuan pinjaman.

Anda dapat berkomunikasi dengan petugas bagian pemasaran untuk konsultasi mengenai pinjaman yang anda ajukan. Dan petugas akan mengecek SLIK OJK anda terlebih dahulu sebagai awal proses pengajuan pinjaman.

Pastikan kondisi SLIK OJK anda tidak memiliki kendala riwayat tunggakan kredit ataupun kendala kredit macet. Kendala SLIK OJK sering kali menjadi penyebab calon debitur mendapat penolakan pinjaman kredit.

Jadi usahakan selalu menjaga kondisi pembayaran anda sesuai dengan jatuh tempo pembayaran. Karena akan sulit kedepannya jika anda memiliki riwayat pembayaran yang kurang baik.

3. Penilaian Usaha

Untuk besar kecilnya pinjaman yang akan anda dapat akan tergantung dari besaran pendapatan yang anda dapat setiap bulannya. Petugas survey akan menilai berapa pinjaman yang layak di berikan kepada calon debiturnya.

Usahakan untuk usaha yang anda jalankan memiliki usaha yang stabil dan telah jalan kurang lebih satu tahun. Apabila usaha yang anda jalankan baru berjalan atau mau berjalan maka akan sulit mendapatkan pinjaman.

4. Penandatanganan Kontrak Kredit

Setelah pinjaman kredit yang anda ajukan sudah mendapatkan persetujuan pinjaman. Maka akan di lakukan akad kredit atau tanda tangan perjanjian kesepakatan kontrak kredit.

Sebelum anda menandatangani kontrak kredit tersebut dapat anda baca terlebih dahulu mengenai isi dari kontrak kredit tersebut. Jika ada suatu hal yang tidak anda mengerti ada baiknya anda tanyakan terlebih dahulu sebelum anda menandatangani perjanjian kontrak kredit.

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BJB

Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BJB

Cara gadai sertifikat rumah di Bank BJB adalah salah satu cara mendapatkan pinjaman dana tunai dengan cepat dan aman. Bank BJB (Bank Jabar Banten) dapat menjadi pilihan tempat pinjaman untuk anda yang menawarkan berbagai keunggulan dan kemudahan.

Artikel ini akan membahas mengenai cara menggadaikan sertifikat rumah di bank. Semoga artikel ini dapat membantu dan memberikan informasi tambahan untuk anda yang ingin menggadaikan sertifikat rumah.

 

Berikut Ini Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BJB

Berikut Ini Cara Gadai Sertifikat Rumah Di Bank BJB

Bank BJB merupakan bank pembangunan daerah yang di dirikan sejak tahun 1961 di Bandung Jawa Barat. Dengan mengajukan pinjaman sertifikat rumah di Bank BJB dapat menjadi solusi cepat keuangan anda.

Gadai sertifikat rumah sendiri merupakan proses pinjaman dengan agunan berupa sertifikat rumah yang akan menjadi jaminan ke bank. Jaminan sertifikat tersebut berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Dengan menggadaikan sertifikat rumah memiliki waktu proses yang agak cukup lama. Karena proses pinjaman ini memiliki beberapa tahapan prosedur pinjaman kredit sampai dengan cair.

Untuk proses menggadaikan sertifikat rumah yang anda miliki dapat memiliki waktu proses 10 – 14 hari kerja. Anda harus mempersiapkan waktu yang cukup dengan perencanaan keuangan matang ketika akan menggadaikan sertifikat rumah.

Karena jangan sampai dengan estimasi waktu yang agak panjang tersebut tidak cukup waktunya untuk memenuhi tujuan kredit anda.

Sebelum anda menggadaikan sertifikat rumah maka wajib anda pahami terlebih dahulu cara dan ketentuannya. Agar proses pinjaman yang anda akan ajukan dapat berjalan dengan lancar.

Berikut ini proses cara gadai sertifikat rumah di Bank BJB :

1. Konsultasi Awal

Anda dapat berkonsultasi dengan bagian pemasaran atau staff marketing yang mengerti aturan dan ketentuan bank. Jaminan sertifikat rumah yang anda jaminkan dapat anda informasikan di awal sudah atas nama sendiri atau nama orangtua.

Di awal anda dapat menginformasikan jumlah pinjaman yang anda akan ajukan ke bank. Namun ajukanlah pinjaman yang rasional tidak mendekati harga jual pasaran rumah.

Karena jika memang kebutuhan pinjaman anda tinggi maka sebaiknya menjual rumah tersebut dapat menjadi solusi lainnya.

2. SLIK OJK

Pengecekan SLIK OJK menjadi persyaratan awal ketika anda akan mengajukan pinjaman ke bank. Pastikan SLIK OJK yang anda miliki atau catatan riwayat pembayaran kredit anda memiliki skor catatan kredit yang baik.

Selalu menjaga pembayaran anda di pinjaman apapun menjadi kunci catatan SLIK OJK anda memiliki skor kredit yang baik. Dan usahakan mengambil pinjaman sesuai dengan kemampuan pemnayaran angsuran per bulan anda.

Jika anda memiliki catatan SLIK OJK yang kurang baik sebaiknya anda selesaikan terlebih dahulu sampai dengan lunas. Karena catatan SLIK OJK tersebut akan ada sampai kapanpun sebelum anda melakukan pembayaran pelunasan kredit.

3. Penilaian Properti dan Kapasitas Keuangan

Bank akan menganalisa dokumen kredit yang telah anda siapkan sebagai permohonan pinjaman kredit. Penilaian pertama ialah asset properti yang akan anda jaminkan.

Usahakan asset properti tidak berada dalam kondisi asset yang tidak sesuai kriteria bank. Seperti rumah dekat dengan makam, rumah dekat dengan SUTET, rumah kawasan banjir dan lain sebagainya.

Selanjutnya penilaian kapasitas keuangan yang akan di lihat dari pendapatan per 3 – 6 bulan terakhir. Pihak bank akan meminta anda melengkapi dokumen keuangan pendapatan.

Karena besar kecilnya pinjaman yang akan anda dapatkan nanti akan tergantung dari besaran pendapatan per bulan.

4. Akad Kredit

Setelah pinjaman kredit anda mendapat persetujuan maka akan di lakukan pengecekan sertifikat asli terlebih dahulu. Untuk pengecekan sertifikat asli ini biasanya memerlukan waktu beberapa hari.

Dan proses terakhir ialah tanda tangan akad kredit dengan bank dan notaris. Sebaiknya anda baca dengan teliti dan pahami sebelum anda menandatangani kontrak kredit tersebut.

 

Info Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)

Cara Menggadaikan BPKB Motor Di Pegadaian

Cara Menggadaikan BPKB Motor Di Pegadaian

Cara menggadaikan BPKB motor di pegadaian dapat anda pelajari untuk mempermudah proses pengajuan pinjaman BPKB motor anda. Dalam pengajuan pinjaman BPKB motor memiliki proses pinjaman yang relatif mudah jika membandingkan pinjaman dengan jaminan lainnya.

Dengan kemudahan proses tersebut menjadikan pinjaman ini salah satu alternatif pinjaman yang banyak di pilih oleh masyarakat. Untuk anda yang ingin mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB motor maka dapat menghubungi kami di nomor whatsapp 0858 9268 2443.

 

Langkah Cara Menggadaikan BPKB Motor Di Pegadaian

Langkah Cara Menggadaikan BPKB Motor Di Pegadaian

Gadai BPKB motor ialah cara di mana pemilik kendaraan motor menyerahkan BPKB kendaraan motor yang di miliki. Dengan menyerahkan BPKB motor tersebut akan menerima dana pinjaman kredit dari lembaga keuangan.

Dalam proses ini BPKB kendaraan yang anda miliki akan di simpan di lembaga pegadaian sampai dengan pinjaman lunas. Namun motor yang anda miliki masih dapat anda pergunakan untuk segala keperluan sehari – hari.

Selama anda membayar angsuran dengan tepat waktu sesuai dengan jatuh tempo maka anda akan aman terhindar dari risiko. Namun jika pembayaran angsuran anda tersendat atau tertunggak sebaiknya di komunikasikan dengan lembaga pegadaian untuk mencari solusi.

Sebelum menggadaikan BPKB motor yang anda miliki terdapat langkah – langkah prosedur kredit sampai pinjaman tersebut cair.

Berikut ini langkah – langkah cara menggadaikan BPKB motor di pegadaian :

1. Kunjungi Kantor Pegadaian Terdekat

Anda dapat mencari tahu lokasi kantor pegadaiaan yang ada di sekitar tempat tinggal anda. Dengan dekatnya lokasi kantor tersebut juga akan memudahkan anda dalam mengajukan proses pinjaman kredit.

Saat ini sudah sangat mudah mencari kantor pegadaian BPKB motor karena hampir sudah dapat di temukan di seluruh Indonesia. Namun jika anda tidak ingin ribet berpergian keluar rumah maka dari dalam rumah pun anda dapat mengajukan kredit pinjaman.

Dengan kemajuan teknologi saat ini memberikan kemudahan ke semua akses termasuk pengajuan pinjaman. Anda hanya cukup menghubungi tim marketing kami maka akan kami bantu untuk proses pengajuan pinjaman kredit.

2. Konsultasi Dengan Petugas

Anda selanjutnya dapat berkonsultasi dengan petugas staff bagian pemasaran atau marketing kantor pegadaian BPKB tersebut. Informasi awal ialah anda menginformasikan BPKB motor apa dan tahun berapa yang nanti akan anda jadikan jaminan.

Lalu apakah BPKB kendaraan motor tersebut sudah atas nama anda sendiri atau orang lain. Setelah itu petugas bagian pemasaran akan memberikan informasi simulasi pinjaman yang di dapatkan beserta dengan informasi angsuran per bulan.

Setelah itu anda akan di minta untuk pengecekan SLIK OJK terlebih dahulu dengan memberikan beberapa data persyaratan SLIK OJK. Pastikan anda tidak memiliki kendala pinjaman seperti tunggakan kredit atau bahkan kredit macet.

3. Persiapkan Dokumen

Proses selanjutnya anda akan di minta untuk mempersiapkan data lengkap pengajuan pinjaman kredit. Untuk data lengkap persyaratan kredit dapat anda lengkapi ketika proses survey di laksanakan ke rumah domisili tempat tinggal.

Pada saat survey untuk petugas survey juga akan mengecek kondisi fisik kendaraan motor yang akan anda jaminkan. Kondisi kendaraan motor wajib dalam kondisi baik dan terawat dan usahakan jangan terlalu banyak modifikasi.

Anda akan di minta juga untuk mengisi formulir pengajuan pinjaman kredit sebagai data lampiran pengajuan pinjaman.

4. Penandatanganan Perjanjian

Setelah pinjaman kredit anda mendapat persetujuan anda akan di minta menandatangani perjanjian kontrak kredit. Dalam perjanjian tersebut mencakup besaran pinjaman, angsuran per bulan, tenor, potogan biaya dan lainnya.

Bacalah isi kontrak perjanjian tersebut dengan teliti sebelum anda menandatanganinya. Apabila ada hal yang belum anda mengerti dapat anda tanyakan kepada petugas agar tidak terjadi kesalahan kedepannya.

 

Informasi Lebih Lanjut Hub : 0858 9268 2443 (Tlp/WA)